Bagaimana rasanya bila di hari pernikahanmu, laki-laki yang kamu cintai pergi begitu saja dan posisinya harus digantikan oleh calon mertuamu?
Sebuah kenyataan pahit harus dialami oleh Dyra Anastasya seorang dosen cantik yang harus menikah dengan calon mertuanya.
Seorang Darren Ethan Lee ternyata sudah mengagumi Dyra terlebih dahulu dari Ansel putra kandungnya, namun karena rasa sayang Darren membuatnya mengalah dan merestui pernikahan Dyra dengan Ansel, walau pada akhirnya dia harus menggantikan posisi anaknya demi menjaga nama baik Dyra di depan tamu undangan yang sudah hadir. Awalnya Darren berniat akan melepas Dyra ketika Ansel kembali, namun ternyata harapan Darren harus dipatahkan oleh takdir ketika Ansel membawa seorang wanita yang bernama Irene dalam keadaan sedang mengandung. Sebuah kenyataan yang tak memungkinan untuk membuat Dyra dan Ansel kembali. Ansel semakin hancur dengan rasa bencinya kepada Irene, sementara Darren dan Dyra perlahan menemukan jalannya untuk bahagia
Bagaimana kelanjutan rumah tangga mereka?
Apakah Dyra dapat mencintai Darren seperti Darren yang sangat mencintainya?
Luka itu memang sangat sulit hilang, karena bekasnya akan terus ada seumur hidup.
Tapi cinta Darren akan selalu jadi penyejuk hati untuk Dyra. Cinta yang selalu ingin melihat seorang Dyra Anastasya bahagia.
Selamat membaca semua 🥰🥰
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Eka Pradita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Flashback
Selamat membaca!
Di dalam mobil, Darren terus berpikir tentang pertemuannya tadi.
"Owen, aku ingin kau mencari tahu identitas pemilik mobil dengan plat nomor 8141. Aku ingin hasilnya dalam satu jam ke depan."
Owen tak banyak bertanya, ia pun dengan sigap langsung mengiyakan perintah dari Darren.
"Baik, Tuan. Itu masalah mudah, saya hanya butuh waktu 10 menit, Tuan."
Darren terkekeh kagum dengan pengawalnya itu. "Kau tidak usah buru-buru, Owen. Tapi baguslah, jika kau bisa cepat mendapatkannya." Darren tersenyum walau terlihat samar, ia masih membayangkan paras wanita yang sudah sejak tadi selalu bertahta di dalam pikirannya.
"Wanita itu, memang istimewa. Walau aku sering bertemu dengan yang lebih cantik darinya, tapi entah kenapa dia berhasil membuatku jatuh hati, di saat pertemuan pertama," batin Darren sambil menatap kaca mobilnya, melihat ke arah jalan.
Setelah 10 menit berkutat dengan ponselnya, sesuai dengan janji Owen, lelaki itu langsung memberitahu hasil pencariannya kepada Darren.
"Tuan, nama pemilik mobil itu adalah Dyra Anastasya, dia seorang Dosen di Korea National University."
Darren tertegun sambil menganggukkan kepalanya.
"Terima kasih Owen, kau memang selalu bisa aku andalkan," ucap Darren dengan senyuman yang terbentuk di kedua sudut bibirnya.
"Tentu Tuan, sudah tugas saya melayani apapun yang Anda butuhkan."
"Jadi wanita itu adalah seorang Dosen di Universitas yang sama dengan Ansel, mungkin aku bisa memanfaatkan situasi ini untuk bisa lebih dekat dengannya," batin Darren memikirkan sebuah rencana yang akan dilakukannya.
Sejak saat itulah Darren sering mengirimkan barang-barang yang dibutuhkan oleh Dyra tanpa sepengetahuannya. Darren memang sengaja menugaskan anak buahnya untuk diam-diam mengawasi Dyra, itulah yang menjadi alasan Darren tahu banyak hal tentang Dyra.
Namun perasaan Darren untuk Dyra hanya sebatas mencintai dalam diam dan mengagumi dengan sembunyi-sembunyi, selama bertahun-tahun lamanya, karena ternyata Ansel juga jatuh cinta pada Dyra, walau perbedaan usia yang terlampau jauh, namun itu bukanlah halangan untuk Ansel membawa Dyra menuju pelaminan.
Di situlah pengorbanan Darren teruji, sebagai orangtua. Ia lebih memilih untuk mengalah demi kebahagiaan putranya, karena bagi Darren, Dyra adalah wanita istimewa yang bisa mengarahkan Ansel untuk menjadi pribadi yang lebih baik dari sebelumnya. Darren juga yakin jika Dyra dapat membawa kebahagiaan untuk kehidupan Ansel.
🍂🍂🍂
Ansel terhenyak dengan apa yang didengarnya. Pikirannya sudah tak mampu lagi menembus masa lalu untuk mengartikan apa yang dikatakan oleh Darren. Ia pun memutuskan untuk bertanya secara langsung, agar rasa penasaran yang saat ini meronta dalam hatinya, dapat menemukan sebuah jawaban.
"Apa maksud perkataan Ayah?" tanya Ansel dengan kedua alis yang saling bertaut.
Darren mengesah kasar, ia tak menyangka harus mengungkapkan sesuatu yang sebenarnya tak ingin ia katakan pada Ansel, karena memang selama ini, ia selalu dapat menyimpan rasa untuk Dyra jauh di kedalaman hatinya, bahkan selama itu pun perasaaan cintanya untuk Dyra, tak dapat terbaca oleh Ansel maupun Dyra.
"Ayah memang mencintai Dyra lebih dulu, jauh sebelum kamu mengenalnya. Bahkan rencana Ayah dengan menjadikannya Dosen privat untukmu adalah agar Ayah bisa bertemu dengannya setiap hari di rumah."
Ansel seperti tertindih ribuan karang yang seakan berjatuhan dan terus menghimpitnya. Rasanya sungguh konyol membayangkan bahwa ia mencintai seorang wanita yang juga dicintai oleh ayahnya. Walau pada akhirnya Darren mengalah untuk kebahagiannya dengan Dyra.
"Ini bagaikan mimpi untukku, jika saja aku tahu Ayah mencintainya, mungkin aku akan melakukan hal yang sama seperti yang Ayah lakukan," batin Ansel merutuki kebodohannya yang tak dapat membaca apa yang dirasakan oleh orangtuanya.
🌸🌸🌸
Bersambung✍️
Berikan komentar kalian ya?
Jangan lupa untuk tetap memberikan like di setiap episodenya dan vote ya agar novel ini bisa maju, hingga masuk ranking top novel.
Terima kasih semua.
Jika berkenan baca karyaku yang ini ya :