NovelToon NovelToon
Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Perjalanan Kyle Menjadi Hero

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Akademi Sihir / Anak Genius
Popularitas:442
Nilai: 5
Nama Author: satria satsu

didunia ini dimana sihir adalah segalanya, sedangkan Kyle Rouseyn dianggap sebagai yang terlemah dalam bidang sihir

Kyle adalah murid kelas 2 akademi sihir reveign yang terkenal karna menghasilkan banyak kandidat hero, semua murid dan orang orang menganggap kyle tidak akan pernah bisa menjadi hero. kyle tidak memperdulikannya, dia terus berusaha untuk membuktikan dirinya bisa menjadi hero

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon satria satsu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kyle yang ikut turnamen sihir

Abel menghampiri kyle yang masih berdiri di pintu kelas

"Kenapa kau sangat terkejut saat aku disini?" tanya abel sambil senyum senyum

"Kita baru saja kenal tadi pagi, jadi aneh saja jika kita tiba tiba bisa se akrab ini" jawab kyle dengan tegas

"Baiklah jika begitu, aku akan kembali ke kelasku" ucap abel sambil berjalan keluar dari kelasnya kyle

"Aku tidak akan menyerahkan kyle, dan aku tidak akan kalah darimu" bisik pelan abel ke celia saat sedang disampingnya

Celia yang mendengar itu langsung terdiam

"Baiklah jika itu maunya abel, akan ku ladeni" ucap celia dalam hati

Ada guru yang masuk ke kelas dan pelajaran pun dimulai. Saat masih pelajaran, kyle terus terusan terpikir tentang apa yang dibisikan abel ke celia

Bel pulang akhirnya berbunyi, kyle pergi sendirian ke tempat latihan saat sudah waktunya pulang sekolah

Saat sudah ditempat latihan, kyle mencabut pedangnya dan menggenggam erat pedangnya. Kyle memusatkan energi sihirnya ke pedang dan pedang tersebut langsung memancarkan cahaya biru yang sangat silau

"Mungkin ini bisa kujadikan serangan baruku" gumam kyle

Kyle mengayunkan pedangnya, muncul tebasan energi yang langsung melesat ke arah pedangnya kyle di ayunkan

Setelah itu, kyle memusatkan energi sihirnya menjadi bola

"Ini akan jadi serangan yang kuat" ucap kyle sambil melempar bola tadi ke langit

Bola tadi meledak saat sudah di langit

"Itulah serangan terbaruku, ledakan bola sihir" ucap kyle dengan bangga

"Sudah saatnya pulang, tiara pasti sudah menungguku" ujar kyle sambil berjalan pulang dari akademi

Saat kyle sudah sampai dirumah, ia melihat ada celia dan seorang laki laki disampingnya

"Apa itu kakakmu, celia?" tanya kyle sambil menghampiri celia

Celia sedikit tersenyum dan menjawabnya

"Ya, dia adalah kakakku, arthur"

"Aku masih tidak percaya, aku bisa bertemu dengan murid terkuat dan kandidat hero terbaik" ucap kyle dengan semangat dan merasa senang

"Tidak usah dilebih lebihkan, aku lebih terkejut saat mendengar kalo kau mengalahkan naga hitam dengan pedang. Celia yang cerita kepadaku" ujar arthur

"Tapi ada urusan apa kalian datang ke rumahku?" tanya kyle dengan nada bingung

Arthur menjawabi nya dengan jelas

"Aku ingin kau ikut dalam turnamen sihir, kumohon"

"Tanpa disuruh pun, aku akan ikut turnamen sihir dan akan ku menangkan" ucap kyle dengan semangat

"Semoga kita bertemu saat turnamen sihir, aku ingin sekali melihat kekuatanmu" kata arthur sambil mengulurkan tangannya

"Ya, aku pasti bisa" ucap kyle lalu berjabat tangan dengan arthur

"Dasar, kalian ini memang penggila sihir" ucap celia sambil heran melihat mereka berdua

Setelah itu, celia dan arthur pulang ke rumah mereka. Saat kyle membuka pintu rumahnya, ia sudah ditunggu oleh tiara yang sedikit marah

"Kakak lama sekali, aku sampai bosan menunggu kakak" ucap tiara dengan nada marah

"Maaf maaf, tadi aku berlatih dulu saat pulang dan ada urusan lain" ujar kyle sambil membujuk tiara agar tidak marah lagi

Besoknya kabar tentang arthur yang mengundang kyle untuk ikut turnamen sihir telah menyebar di akademi. Kyle yang baru saja sampai digerbang akademi melihat murid murid berbisik tentang dirinya

"Kyle tidak pantas untuk ikut turnamen sihir"

"Dia pasti langsung kalah" bisik murid murid tentang kyle

Kyle diam saja, ia terus berjalan ke kelasnya. Saat sedang berjalan di lorong, ia di hampiri oleh abel

"Hebat juga kau, di undang ikut turnamen sihir oleh arthur" ucap abel

"Aku sendiri memang ingin ikut, dan aku pasti menang" ujar kyle dengan semangat

"Jangan berpikir mudah, aku juga ikut turnamen sihir dan kau akan ku kalahkan" ujar abel dengan percaya diri

"Aku menantikan melawanmu dan arthur" kata kyle

"Aku juga menantikannya" ucap abel

Kyle berjalan masuk ke kelasnya. Saat sudah dikelas, ia di kerubungi oleh murid murid di kelas. Mereka ingin memberikan semangat untuk kyle

"Semangat kyle untuk turnamen sihirnya"

"Kami mendukungmu" ucap murid murid di kelas

Loyd menghampiri kyle dan bilang sesuatu

"Semangat, kyle. Kami semua akan mendukungmu dan jangan menyerah"

"Ya, aku pasti semangat dan tidak menyerah" ucap kyle dengan tegas

"Aku dan loyd akan membantumu berlatih untuk turnamen sihir" ujar leo sambil memegang pundaknya kyle

"Ya, ku terima bantuan kalian" ucap kyle

Saat bel istirahat berbunyi. Kyle,leo,loyd pergi ke tempat latihan

Saat mereka bertiga sudah sampai ditempat latihan, leo langsung memukul kyle dengan tangannya yang sudah dilapisi es

Kyle menahan pukulannya leo dengan pedangnya. Ia menghempaskan leo ke belakang, lalu kyle berlari cepat ke depan leo

Kyle mengayunkan pedangnya dengan cepat dan berkali kali ke leo, leo juga mengayunkan kedua tangannya yang sudah di lapisi es

Kyle dan leo masih beradu serangan, tiba tiba ada beberapa bola angin yang mengenai kyle hingga terpental ke belakang

"Kau harus bisa melawan kami berdua sekaligus" ucap loyd sambil bersiap menyerang

Loyd menembakan bola angin yang sangat banyak ke arah kyle, kyle berlari untuk menghindari bola angin dari loyd

Saat kyle masih menghindarinya, leo tiba tiba berlari cepat ke depan kyle lalu memukulnya. Kyle menahannya dengan pedang tapi tetap terhempas kebelakang

Sebelum sempat bergerak, kyle sudah di hujani bola angin miliknya loyd. Kyle terkena semua bola anginnya loyd sehingga terpental keras ke batu

"Kalian sungguh merepotkan" ucap kyle sambil bersiap bertarung lagi

Kyle menyalurkan energi sihirnya ke pedangnya hingga pedang itu bercahaya dan memancarkan aura berwarna biru. Kyle melesat ke arah leo dan loyd, ia mengayunkan pedangnya lalu muncul tebasan energi yang sangat besar dan kuat, tebasan tadi melesat cepat ke arah leo dan loyd

Leo dan loyd menyatukan kekuatan mereka lalu membuat pelindung untuk menahan tebasannya kyle. Pelindungnya leo dan loyd hancur saat terkena tebasannya kyle dan tebasan itu mengenai leo dengan loyd hingga mereka terpental dan terbaring di tanah

"Kau yang menang, kyle" ucap leo sambil bangkit dari tempat dia berbaring

"Kau sangat kuat, kyle" ucap loyd

"Akhirnya kerja kerasku tidak sia sia dan membawakan hasil" ucap kyle dengan semangat dan merasa senang

"Dan sekarang aku sangat lelah" ucap kyle

"Kami juga" ujar leo dan loyd

Setelah itu, mereka bertiga pergi ke ruang perawatan terlebih dulu untuk mengobati luka mereka. Saat sudah selesai mengobati luka mereka, kyle mengajak leo dengan loyd untuk ke kantin

Kyle,leo,dan loyd pergi ke kantin untuk beli makanan. Saat sudah beli makanan di kantin, mereka bertiga kembali ke kelas

Saat sudah di kelas, kyle langsung duduk di tempatnya dan menyantap makanannya

"Kalian terlalu berlebihan jika sedang latihan" ucap sara sambil menatap mereka bertiga

"Kami memang agak berlebihan sih" ujar leo sambil makan

"Mungkin karna tadi kami yang terlalu berlebihan, aku jadi kelelahan untuk sekarang" ucap kyle setelah selesai makan

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!