NovelToon NovelToon
Ketulusan Dalam Cinta

Ketulusan Dalam Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / Menyembunyikan Identitas / Pernikahan Kilat
Popularitas:300
Nilai: 5
Nama Author: Ray firmansyah

di saat seorang pemuda mengira sudah menemukan cinta yang tulus ternyata dia salah malah kembali di khianati...

Akankan dia menemukan cinta tulus itu...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ray firmansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9

"Apaaaa!! jadi dia hanya Pegawai kamu, aku kira dia itu beneran pacar kamu yang baru eh berarti aku boleh dong deketin Ardan." teriak Selvi seraya bercanda.

"Ck. inget kamu tuh sudah punya Suami, jangan genit-genit ke Pria lain apa kamu mau aku laporin kelakuan kamu ini sama Suami kamu." kesal Citra seraya sedikit mengancam.

"Ck. nggak asyik banget sih kamu tuh Cit, saya kan cuman bercanda doang malah di anggap serius." kesal Selvi.

"Halah saya tuh sudah tau banget luar dalamnya kamu itu, awalnya hanya bercanda tapi nantinya kalau Pria menanggapi balik kamu jadi main api nantinya, sudahlah hidup yang bahagia dan damai saja dengan Suami kamu jangan macam-macam." saran Citra.

"Iya iya Cit!! Huft..kok jadi serius begini sih." pasrah Selvi.

Sedangkan orang yang sedang di bicarakan sama kedua Wanita itu kini berada di Room Privat sedang mengaku ke klien Rian yang dari Jepang bahwa dia Adiknya Rian sekaligus penerjemah bahasa, meskipun bingung Rian dan Asistennya hanya bisa menganggukkan kepalanya saja.

Ya karena sebelum masuk Room Privat Ardan tadinya ingin mengantar makanan tetapi mendengar pembicaraan antara Rian dan Asistennya yang sedang kebingungan karena sang penerjemah bahasa tidak bisa hadir karena sedang sakit sedangkan klien sudah ada di depan keduanya

Proses Meeting membahas kerjasama pun antara kedua belah pihak pun berjalan dengan sangat lancar berkat adanya Ardan yang menjadi penerjemah dadakannya setelah beberapa menit Meeting pun selesai dengan di akhiri bertanda tangan satu sama lain di kedua belah pihak tersebut.

Setelah semuanya selesai klien dari Jepang pun pergi dari Restoran, ingin berangkat ke Bandara karena ingin langsung pulang ke Jepang, Rian berjabat tangan dengan Ardan.

"Terimakasih banyak atas bantuannya, nama kamu Ardan kan." ucap Rian.

"Sama-sama!! benar Pak! jadi Pak Rian juga sudah tau namaku." sahut Ardan.

"Tak pernah saya menyangka, bahwa ternyata kamu bisa berbahasa Jepang." kagum Rian.

"Pak Rian ini terlalu berlebihan, lagian saya hanya kebetulan bisa sedikit saja Pak." ucap Ardan.

"Wah kamu terlalu merendah sekali begitu fasih nya hanya di bilang sedikit, gimana kalau kamu bekerja di Perusahaan ku untuk menjadi penerjemah, daripada kamu kerja di Restoran ini." saran Rian.

"Terimakasih atas tawarannya Pak! tapi maaf saya tidak bisa menerima nya, karena saya sudah nyaman kerja di Restoran ini." tolak Ardan.

"Ya udah tidak apa-apa!! oh iya kalau boleh tau, apa kamu juga berniat ingin mengejar Cintanya Citra, kalau iya mari kita bersaing secara sehat." ucap Rian.

Mendengar ucapan dari Pak Rian membuat Ardan syok apalagi Reno Asistennya yang baru mendengar kalau atasannya bisa mengatakan hal yang seperti itu.

"Haha aduh!! ternyata Pak Rian masih saja salah paham denganku, sekali lagi saya jelaskan! kalau di antara saya dan Mbak Citra tidak ada hubungan apapun, selain atasan dan pegawainya saja." tawa Ardan sambil menjelaskan.

"Ya saya mengira kamu juga mengejar Cintanya, kalau begitu sekarang saya tidak punya saingan dong." sahut Rian.

"Jangan salah Pak! memang bener untuk sekarang tapi siapa yang tau untuk hari selanjutnya, kalau Pak Rian serius harus cepat pergerakannya untuk mendapatkan hatinya, karena Mbak Citra itu banyak banget Pria yang menyukainya." saran Ardan.

"Hah memang ada benarnya ucapan kamu itu, oh iya Ar panggil nama saja yah kan sekarang sedang tidak berada di Kantor." pinta Rian.

"Rasanya sangat tidak sopan kalau hanya panggil nama saja, bagaimana kalau saya panggil Bang Rian saja.'' tawar Ardan.

Bang Rian hanya menganggukkan kepalanya saja tanda setuju sedangkan Reno sang asisten diem saja tanpa mau ikut dalam pembicaraan keduanya.

"Oh iya boleh saya tahu nomor pribadi Abang!! karena nanti malam Mbak Citra ingin mentraktir makan, jadi kalau Abang ada waktu nanti malam saya akan mengundang Abang juga dan saya berharap Abang bisa datang." pinta Ardan.

"Baiklah ini kartu nama Abang!! ya udah Abang balik ke Kantor dulu dan di tunggu kabarnya nanti malam." sahut Rian sambil memberikan kartu nama.

"Hmm baiklah." ucap Ardan sambil menerimanya.

Atasan beserta Asistennya pun keluar dari Restoran karena harus kembali ke Perusahaan sedangkan Ardan kembali berkutat dengan pekerjaan melayani para pelanggan yang datang ke Restoran.

Kesibukan di Restoran pun semakin sibuk semua Pegawai sampai bolak balik melayani pelanggan, karena banyaknya pelanggan yang datang dan pergi tanpa terasa waktu pun cepat berlalu kini sudah malam.

Para Pegawai pun semuanya keluar dari Restoran untuk pulang ke Rumah masing-masing termasuk Ardan pun sudah berada di luar Restoran sedang duduk di motornya dan ketika melihat Citra sang Manager ingin masuk ke mobilnya Ardan pun bergegas untuk menghampirinya

"Hey Mbak Citra!! mau kemana jangan pura-pura lupa yah, kalau malam ini sudah janji untuk mentraktir makan malam ku." ucap Ardan.

"Iya Mbak juga tidak lupa kok Ar!! ya udah hayoo mau makan di sini atau di tempat lain?" sahut Citra seraya bertanya.

"Di sini saja lah Mbak! tapi Ar minta harus Mbak sendiri yang memasaknya yah hehe, lagian Koki juga susah pada pulang." jawab Ardan.

"Ck.kamu tuh merepotkan sekali sih, tapi baiklah Mbak akan turuti kamu untuk kali ini demi kamu yang sudah sering membantu Mbak." kesal Citra tapi tetap menuruti permintaan dari Ardan.

"Memang Mbak adalah Kakak angkat yang terbaik untukku, semoga kedepannya di pertemukan dengan jodoh yang terbaik dari yang terbaik amin." ucap Ardan.

"Amin Ya Robbal Alamin ternyata kamu tuh perayu ulung juga Ar." sahut Citra.

Citra pun kembali masuk ke Restoran dan melangkah menuju ke dapur sambil tersenyum untuk memasak makanan buat makan malam bersama Ardan sedangkan Ardan menunggu dan sambil bertukar pesan dengan Bang Rian selang beberapa menit orangnya pun sudah sampai di Restoran.

"Wah cepat juga sampainya Bang...

Bersambung

~ *See You Next* ~

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!