NovelToon NovelToon
Istri Yang Berhenti Mencinta

Istri Yang Berhenti Mencinta

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / CEO / Balas Dendam
Popularitas:115.1k
Nilai: 5
Nama Author: Yam_zhie

Sudah dua tahun Senja menikah dengan Adam. Pernikahan mereka memang berawal dari ketidaksengajaan. Saat itu, Adam di tinggalkan oleh calon istrinya bernama Arum satu minggu sebelum pernikahan. Selama pernikhan dua tahun itu kecanggungan sangat terasa di antara mereka. Memang tak ada tuntutan apapun dari keduanya dalam pernikahan itu. Mereka menikah hanya demi menyelamatkan harga diri keluarga Adam.

Pernikahan dingin dan hanya selayaknya seperti orang yang sedang ngkost, karena memang mereka berdua adalah teman kampus. Walau Senja tak pernah mengenal Arum. Namun enam bulan terakhir kedekatan mereka mulai terlihat walau Adam masih memberikan jarak untuk Senja.

Tiga bulan terakhir Adam mulai berubah dan sering pulang larut bahkan sering ada tugas ke luar kota. Hingga akhirnya Senja tahu kalau Adam kembali menjalin hubungan dengan Arum. Dan ternyata Arum juga sudah menikah,"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yam_zhie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Senja 20

Suasana di ruang keluarga itu berubah menjadi medan perang yang sunyi namun mematikan. Papa Surya berdiri kaku di dekat meja, napasnya memburu naik-turun, sementara lembar-lembar foto perselingkuhan Adam dan Arum berserakan di lantai marmer. Mama Maya masih terisak di sofa, menutup wajahnya dengan kedua tangan karena tak percaya anak kandungnya sendiri berengsek itu.

Senja berdiri perlahan, merapikan tas tangannya. Hatinya terasa perih, namun ada kelegaan luar biasa karena benteng kebohongan yang dibangun suaminya kini runtuh berkeping-keping oleh kebenaran mutlak.

"Papa... Mama..." cicit Senja pelan, mencoba berpamitan.

"Senja rasa kedatangan Senja sudah cukup menyampaikan semuanya. Senja mohon pamit. Urusan hukum selanjutnya sudah diurus oleh pengacara."

Papa Surya menoleh, menatap Senja dengan sorot mata penuh penyesalan mendalam. Pria paruh baya itu mendekat, lalu menepuk bahu Senja lembut.

"Jangan pergi dulu, Senja, Nak," suara Papa Surya bergetar, menahan amarah yang siap meledak.

"Kamu tetap menantu keluarga ini. Adam harus datang dan mendengarkan sendiri keputusanmu di depan kami. Tunggu sebentar lagi, dia sedang dalam perjalanan pulang setelah dihubungi kepala pelayan."

Baru saja Papa Surya menyelesaikan kalimatnya, suara deru mesin mobil yang berhenti mendadak terdengar dari luar halaman. Disusul suara hantaman pintu mobil yang ditutup kasar.

Brak!

Pintu utama terbuka lebar dengan kasar. Adam berdiri di ambang pintu, napasnya terengah-engah dan rambutnya berantakan seperti orang kesurupan. Wajahnya yang pucat pasi langsung membeku begitu mendapati Senja berdiri di ruang keluarga, berdampingan dengan kedua orang tuanya yang menatapnya dengan tatapan penuh murka.

"Senja...?" panggil Adam dengan suara serak tak percaya, matanya melotot menatap amplop cokelat dan lembar foto di lantai.

"Kamu... apa yang kamu lakukan di sini?!"

Plak!

Sebuah tamparan keras mendarat telanjang di pipi Adam sebelum pria itu sempat melangkah lebih jauh. Papa Surya mendaratkan pukulan tangannya dengan penuh tenaga, membuat wajah Adam tersentak ke samping dan sudut bibirnya berdarah.

"Papa!" teriak Adam histeris, memegang pipinya yang panas sambil menatap ayahnya tak percaya.

"Kenapa Papa memukulku?!"

"Karena kamu bajingan yang tidak tahu diuntung, Adam!" murka Papa Surya, suaranya menggelegar menggetarkan seluruh isi rumah. Pria tua itu mencengkeram kerah kemeja anaknya, menyeret Adam mendekat ke meja dan menunjuk lembar-lembar foto di lantai.

"Jelaskan ini! Foto-foto apa ini, hah?! Apa gunanya kamu mengkhianati Senja dan membawa perempuan sialan bernama Arum itu ke ranjangmu?!"

Adam menelan ludah dengan susah payah. Matanya melirik tajam ke arah Senja, penuh kebencian dan kepanikan.

"Papa tahu dari mana... Ini... ini fitnah! Senja memutarbalikkan fakta! Jangan percaya padanya, Pa!"

"Fitnah?!" Mama Maya bangkit berdiri dari sofa, wajahnya basah oleh air mata dan dipenuhi kebencian.

"Kamu masih berani berbohong di depan kami, Adam?! Semua bukti digital, rekaman, sampai surat gugatan cerai sudah ada di tangan Senja! Kamu pikir kamu bisa menipu kami selamanya?!"

Adam terhuyung mundur. Kaki-sarung kakinya terasa lemas. Ia tahu, tameng terakhirnya telah hancur. Orang tuanya yang paling membenci Arum kini sudah mengetahui segalanya.

"Mama... dengar dulu penjelasan aku..." bujuk Adam memelas, mencoba meraih tangan ibunya, namun Mama Maya menepisnya dengan kasar seolah jijik.

"Jangan sentuh saya!" bentak Mama Maya tajam.

"Selama ini kami membanggakanmu, membiarkanmu memimpin perusahaan, dan percaya kamu membimbing Senja dengan baik! Tapi apa balasanmu? Kamu merusak rumah tangga demi perempuan murahan yang dulu hampir menghancurkan hidupmu di hari pernikahan?!"

Adam menatap Senja dengan mata memerah, melampiaskan seluruh frustrasinya pada wanita yang selama ini ia anggap lemah.

"Ini semua gara-gara kamu, Senja! Kamu sengaja merusak semuanya, kan?! Kamu mau menghancurkan karierku dan membuatku diusir dari keluarga ini?!"

Adam terhuyung mundur. Kakinya terasa lemas. Ia tahu, tameng terakhirnya telah hancur. Orang tuanya yang paling membenci Arum kini sudah mengetahui segalanya.

Senja berdiri tegak, menatap manta suaminya dengan dagu terangkat. Tidak ada lagi rasa takut atau isak tangis di matanya. Yang ada hanya ketegasan seorang wanita yang telah selesai diinjak-injak.

"Bukan saya yang menghancurkan karier dan hidupmu, Mas," suara Senja tenang namun menusuk tajam ke dalam hati Adam.

"Kamu sendiri yang menghancurkannya dengan kebohonganmu, dengan uang perusahaan yang kamu hamburkan untuk perempuan lain, dan dengan kebodohanmu membiarkan Arum mengendalikan hidupmu."

"Kamu...!" Adam maju selangkah dengan tangan terkepal, nyaris kehilangan akal sehatnya dan ingin melayangkan tangan ke arah Senja.

Bugh!

Belum sempat Adam mendekat, sebuah hantaman keras mendarat di rahangnya. Papa Surya kembali memukul anaknya dengan kepalan tangan penuh amarah hingga Adam terjungkal jatuh ke atas karpet ruang keluarga.

"Kurang ajar!" bentak Papa Surya, dadanya naik turun menahan murka.

"Di depan mata saya sendiri kamu masih berani berniat menyakiti Senja?! Pergi dari rumah ini, Adam! Kamu bukan lagi anak saya!"

Adam memegang rahangnya yang sakit, darah segar merembes di sudut bibirnya. Ia mendongak, menatap kedua orang tuanya dengan keputusasaan yang teramat sangat. Tamengnya runtuh, keluarganya membuangnya, dan perusahaannya di ambang kehancuran.

"Pa... Ma... jangan usir aku..." rintih Adam memohon, kehilangan seluruh harga dirinya.

"Keluar!" teriak Papa Surya menunjuk pintu utama dengan jari yang bergetar hebat.

Senja menarik napas panjang, merapikan tasnya, lalu menunduk hormat kepada kedua mertuanya yang masih terduduk lemas dalam kekecewaan.

"Ma, Pa... Senja pamit," ucap Senja parau.

"Apapun keputusan Papa dan Mama selanjutnya, proses hukum perceraian ini akan terus berjalan sesuai jadwal."

Mama Maya mengulurkan tangan dengan mata basah, menggenggam jemari Senja erat-erat.

"Maafkan kami, Senja... Maafkan keluarga kami yang sudah mengecewakanmu..."

Senja mengangguk pelan, membalas genggaman itu dengan tulus sebelum akhirnya berbalik dan melangkah keluar meninggalkan rumah yang selama dua tahun ini menjadi saksi bisu penderitaannya.

Begitu ia mendorong pintu keluar dan menuruni anak tangga teras, sebuah mobil SUV hitam terparkir tenang di halaman depan.

1
nely_48
alhamdulillah lancar proses persalinan nya baby boy, arshaka Wijaya
selamat ya angkasa raya n senja atas kelahiran baby boy nya, selamat menjadi ortu baru🥰🥰🥰
nely_48
ak ikutan mules
Mukeseh
ngkak 🤣🤣
Uthie
congratulation Senja❤️Angkasa 🤗🤗
Uthie
Jeng .. jengg.. jengggg... 😏
Uthie
bagusss Senjaaa 👍😡
YuWie
adam yg anehh..ehh apa kabar lyra..sdh gak ada yg jahat2 lagikah?
Yam_zhie: kak biar adem ayem dulu loh... nanti keluarga senja muncul 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
lanjut thor tetap semangat
Yam_zhie: maksih kak😘
total 1 replies
Erna Fkpg
mau dong punya suami kayak senja udah tampan ,kaya plus suaaaayang bangett 😘😘😘
Yam_zhie: othor juga mau kak 😭😭😭
total 1 replies
YuWie
inget2 kejahatanmu dulu..sebelum mengucap masih mencintai muu senjaaa
nely_48
eh adam ngana sehat ❓ minum obat lah dulu kau adam, biar kau sadar skrg senja udh bahagia sm angkasa raya, lah ngapain ngana msh ngarepin senja ,, idiot skali cara pikir ngana adam
nely_48
dih ngapain jg s mmh maya msh ngarepin senja jd mantu nya lg, egois sekali anda sm senja, anak mu s ada. itu udh sekali nyakiti senja masa kau msh ngarepin senja d sakiti lg sm adam anak mu,,, big no ya senja, jgn mau
Fitria Syafei
semangat Adam 😏 KK cantik kereen 😍 terimakasih 😍
Yam_zhie: mkasih kka 😘😘
total 1 replies
Ilfa Yarni
udah domg manja2 nya aku ngiri nih
Yam_zhie: sama kak 😭😭😭
total 1 replies
Erna Fkpg
emang ni Adam cari perkara udah tau ada suaminya masih bilang cinta 😔💪💪💪
Erna Fkpg
kok ada orang tua tega membuang anak kandungnya demi harta sungguh orang tua yang kejam
nely_48
dunia selebar daun kelor ya senja, tetiba ketemu sm mantang mertua n mantan suami pecundang mu d mall
nely_48
jgn sampe suatu saat tuh ortu senja bangkrut trs tau klau skrg senja istri dr angkasa raya lgsg nyari senja minta bantuan,, jgn d bantu
angkasa raya tugas km untuk menghancurkan kedua ortu senja, balaskan semua rasa sakit senja pd kedua ortu gila harta itu
Fitria Syafei
hadeh Adamsari begitu gamlang nya ngucap masih mencintaimu senja ...ga tau kalii ada macam di samping nya yg mau menerkam kau Adamsari 🤨 KK cantik mantaf 😍 terimakasih 😍
Uthie
rasain 😝
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!