NovelToon NovelToon
Sistem Supir Angkot

Sistem Supir Angkot

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Sistem / Action
Popularitas:6.7k
Nilai: 5
Nama Author: Tri Wahyuni92

Di sudut kota Bogor yang basah oleh hujan, Farrel (22 tahun) hanyalah seorang supir angkot jurusan Baranangsiang–Bubulak yang hidupnya di ujung tanduk.

Setiap hari ia harus menahan lapar, dicaci maki oleh kernet lain, difitnah mencuri uang setoran oleh mandor pangkalan, dan puncaknya: diputuskan oleh kekasihnya karena tidak mampu membelikan kuota internet. Modal hidupnya setiap hari setelah setoran hanyalah sebungkus nasi rames karet dua dan sebatang rokok eceran.

Namun, sebuah insiden pengeroyokan oleh oknum ormas di Terminal Baranangsiang mengubah takdirnya. Saat sekarat, sebuah suara mekanis bergema di otaknya: [Sistem Afeksi Kekayaan Berhasil Diaktifkan].
Sistem ini memberikan Farrel saldo tak terbatas, namun dengan syarat gila: uang tersebut hanya bisa digunakan untuk membiayai atau membelikan barang untuk wanita yang memiliki potensi afeksi (rasa suka) terhadapnya. Setiap kali persentase Favorability (tingkat kesukaan) wanita tersebut naik, saldo pribadi Farrel akan berlipat g

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tri Wahyuni92, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode: 9

Atmosfer di depan warung soto kuning itu mendadak sunyi senyap, hanya menyisakan suara tetesan air sisa hujan semalam yang jatuh dari ujung terpal.

Tiga puluh anggota ormas yang tadinya beringas kini berdiri mematung. Tatapan mata mereka tertuju pada moncong senapan serbu HK416 yang dipegang oleh sepuluh pria bertopeng tengkorak di sekeliling mereka.

Hardi, sang Ketua Ranting yang biasanya ditakuti di seluruh Bogor Tengah, menelan ludahnya dengan susah payah. Keringat dingin mengucur deras dari pelipisnya, membasahi wajah bopengnya yang kini pucat pasi. Tongkat komando kuningan yang menjadi simbol kekuasaannya bergetar hebat di tangannya.

"T-Tuan... Anda siapa sebenarnya?"

suara Hardi bergetar, kehilangan seluruh nada keangkuhannya yang tadi berapi-api. Ia menatap Farrel dengan pandangan penuh horor.

Pria di hadapannya ini jelas bukan sekadar supir angkot yang beruntung. Orang yang bisa menggerakkan pasukan paramiliter bersenjata lengkap di jantung kota Bogor pastilah sosok dari mafia tertinggi dunia bawah tanah.

Farrel tidak langsung menjawab. Ia melangkah perlahan ke arah Hardi. Setiap ketukan sepatu pantofel kulitnya di atas aspal terdengar seperti detak lonceng kematian bagi Hardi.

Plak!

Farrel menepis tongkat komando Hardi hingga terlempar dan jatuh ke dalam kubangan air becek.

Hardi tersentak, namun ia tidak berani bergerak sedikit pun karena moncong laras panjang milik Tiger langsung menempel tepat di pelipis kirinya.

"Gua udah bilang semalam di telepon, Hardi. Lu yang sebut gua supir miskin,"

kata Farrel dengan nada suara yang sangat tenang, namun memancarkan tekanan absolut yang membuat lutut Hardi terasa lemas.

"Gua cuma supir angkot yang bosan diinjak-injak sama parasit macem kalian."

Farrel lalu menoleh ke arah salah satu anak buah Hardi yang memegang jeriken bensin.

"Lu tadi mau bakar warung ini, kan?"

"E-enggak, Bang! Ampun, Bang! Saya cuma disuruh!"

Pria itu langsung menjatuhkan jeriken bensinnya dan berlutut di atas aspal, menangis tersedu-sedu sambil membenturkan kepalanya ke tanah meminta ampun.

Melihat skenario yang berbalik total ini, kain terpal warung soto perlahan tersibak. Nisa dan Ibu Siti mengintip dari dalam dengan mata membelalak sempurna.

Nisa menutup mulutnya, tak percaya melihat Farrel pria yang semalam memeluknya dengan begitu hangat di balik hujan kini berdiri tegak seperti seorang raja di dunia malam, mendominasi puluhan preman yang biasanya membuat seluruh terminal ketakutan.

Rasa takut sempat melintas di benak Nisa, namun begitu ia mengingat bagaimana Farrel mempertaruhkan nyawa dan uangnya untuk menyelamatkan keluarganya, rasa takut itu menguap, digantikan oleh rasa kagum dan keterikatan yang kian mengakar kuat.

【 Ding! Target Nisa Amanda menyaksikan kekuatan dominan Pengguna. Rasa aman dan ketergantungan emosionalnya meningkat drastis! 】

【 Tingkat Kesukaan (Favorability) Nisa Amanda naik dari 81% menjadi 86%! 】

【 Ding! Selamat! Pengguna mendapatkan tambahan uang tunai pribadi sebesar Rp 50.000.000! Saldo langsung ditransfer ke rekening BCA Anda. 】

Farrel melirik notifikasi sistem yang melayang di sudut matanya dengan puas. Fokusnya kembali ke Hardi.

"Tiger," panggil Farrel tanpa menoleh.

"Siap, Tuan Besar!" jawab Tiger tegas.

"Patahkan kedua kaki anjing yang pegang gips itu,"

perintah Farrel datar, menunjuk ke arah Bang Jay yang bersembunyi di balik mobil Jeep.

"Dia gak kapok juga setelah semalam gua kasih peringatan."

"A-apa?! Jangan, Bang! Ampun—"

Krak! Krak!

"ARRRGGGHHHH!!!"

Dua tembakan tidak terdengar, melainkan suara hantaman popor senjata dan injakan sepatu boot taktis Tiger yang begitu bertenaga mematahkan tulang kering Bang Jay.

Pria itu langsung tumbang ke aspal, menjerit histeris hingga suaranya serak sebelum akhirnya pingsan karena rasa sakit yang luar biasa.

Tiga puluh anggota ormas lainnya langsung menjatuhkan diri mereka ke tanah, berlutut massal tanpa perlu diperintah. Mereka tidak mau berakhir mengenaskan seperti Bang Jay atau Kang Tato.

Hardi yang menyaksikan itu semua akhirnya runtuh. Ia menjatuhkan dirinya di hadapan sepatu pantofel Farrel, melupakan seluruh harga dirinya sebagai ketua ormas.

"Tuan Farrel... tolong ampuni nyawa saya... Saya mengaku salah! Saya tidak tahu kalau terminal ini di bawah perlindungan Anda! Tolong..."

Farrel membungkuk sedikit, mencengkeram kerah jaket loreng Hardi dan mengangkat tubuh pria besar itu dengan kekuatan fisiknya yang bernilai 20 hingga kedua kaki Hardi penat menggantung di udara.

"Lu mau ampun?"

Seringai dingin terukir di wajah tampan Farrel.

"Bisa. Tapi mulai hari ini, semua bisnis ilegal lu, uang setoran dari ratusan angkot di Bogor, dan seluruh aset ormas lu di wilayah ini... beralih fungsi menjadi milik Grup Garuda Hitam."

Farrel mendekatkan wajahnya ke telinga Hardi yang sudah gemetar.

"Lu ikut gua sekarang. Kita punya banyak hal yang harus ditandatangani di gudang belakang."

Farrel melempar tubuh Hardi ke arah Tiger.

"Bawa dia ke gudang logistik. Segel semua akses komunikasinya."

"Dimengerti, Tuan!"

Tiger dengan cepat memborgol tangan Hardi dan menyeretnya masuk ke dalam salah satu mobil Land Cruiser.

Dalam hitungan menit, iring-iringan pasukan paramiliter itu pergi meninggalkan terminal secepat saat mereka datang, membawa Hardi dan Bang Jay yang tak berdaya.

Sisa anggota ormas yang tertinggal di terminal masih berlutut, tidak ada yang berani kabur sampai Farrel memberikan isyarat dengan lambaian tangannya.

"Pergi lu semua. Dan inget, bersihin nama ormas sampah lu dari wilayah ini sebelum matahari terbenam."

"Baik, Bang! Terima kasih, Bang!"

Mereka langsung kocar-kacir melarikan diri, bahkan meninggalkan motor-motor mereka yang terparkir.

Farrel menghela napas, merapikan kerah jas hitamnya yang sedikit berdebu. Aura pembunuh di sekitarnya menguap seketika saat ia berbalik berjalan menuju warung soto.

Di depan pintu tenda, Nisa sudah berdiri menantinya.

Tanpa memedulikan pandangan beberapa mata pedagang terminal yang mengintip dari kejauhan, Nisa langsung berlari kecil dan menubrukkan tubuhnya ke dalam pelukan Farrel, mendekap pinggang pria itu dengan sangat erat seolah takut kehilangan sosok pelindungnya.

1
Fajar Fathur rizky
cepat bantai hendra beserta keluarganya bikin hendra menyesal mencari masalah dengan mcnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai para penguasa itu bikin mcnya ambil alih
eza
apakah ini terinspirasi dari kisahnyata, ehem😙😙
Tri Wahyuni: ya bisa di bilang bgtu.hehe
total 1 replies
eza
100 buat author
Tri Wahyuni: kalau suka sama ceritanya jangan lupa Giftnya ya kak
total 1 replies
eza
buset iklan
Achmad Zaki
terlalu lebay
Aisyah Suyuti
menarik
Fajar Fathur rizky
cepat bantai juga keluarga musuhnya
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dan keluarganya dengan cara paling kejam
Herman Tere
lanjuut
Herman Tere
ceritanya menarik walaupun agak berlebihan, tapi ini hiburan
Fajar Fathur rizky
cepat bantai lima puluh Preman itu bawa tubuh mereka ke musuhnya bikin musuhnya ketakutan memohon ampunan jangan libatkan keluarganya bikin mcnya tidak perduli
Fajar Fathur rizky
cepat bantai musuhnya dengan cara paling kejam
Fajar Fathur rizky
cepat bantai orang itu beserta keluarganya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!