NovelToon NovelToon
Tegarnya Seorang Ibu

Tegarnya Seorang Ibu

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Mengubah Takdir
Popularitas:844
Nilai: 5
Nama Author: yayuk riyani

Desi adalah seorang guru di sebuah sekolah negeri, saat ini ia memiliki 3 orang anak. Si sulung bernama Bagas, adiknya Rafi dan si bungsu bernama Aqilla. Jarak umur mereka rata-rata 2 tahun. Kehidupan rumah tangga Desi awalnya baik-baik saja. Namun, kebutuhan ekonomi yang kian mendesak membuat suami Desi mencoba mencari pekerjaan di luar kota. Suami Desi bekerja di luar kota demi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Namun, siapa sangka ternyata Ridwan menikah lagi diam-diam tanpa sepengetahuan Desi. Akibatnya, Ridwan menjadi abai dengan nafkah untuk anak-anaknya. Bahkan seringkali tidak memberi nafkah sama sekali, sehingga Desi harus berjuang seorang diri untuk memenuhi kebutuhan anak-anaknya. Ya, anak-anaknya memiliki ayah tapi nasib mereka tak jauh berbeda dari anak yatim yang tidak memiliki ayah. Bahkan terkadang untuk makan pun Desi harus berhutang. Sungguh menyedihkan kehidupannya. Pernikahannya bagai tergantung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yayuk riyani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 28. Modul oh modul ...

Tahapan PPG masih panjang. Setelah selesai lapor diri, Desi harus menentukan universitas mana yang akan dia ikuti PPG nya. Ada beberapa pilihan universitas yang sudah ditentukan dari pemerintah. Desi memilih universitas yang terdekat. Setelah itu, mulai masa pembelajaran modul-modul mata kuliah. Ada 14 modul yang harus dipelajari. Setiap modul dipelajari sekitar 1 minggu. Satu modul terdiri dari 4 sub modul. Di awal modul hari pertama ada pretest kemudian hari kedua sampai hari kelima kegiatannya pagi meresume modul, setelah dinilai lanjut sesi tanya jawab tentang modul, malamnya ada test tulis tentang sub modul hari itu. Hari keenam ada post test. Hari minggu libur. Hari senin nya lanjut modul ke dua. Begitu seterusnya hingga selesai 14 modul atau sekitar 14 minggu. Kemudian, nanti ada PPL atau magang kemudian ada test Ukin (Uji Kinerja) atau praktek mengajar dan terakhir test UP (Uji Pengetahuan). Sebenarnya, masa perkuliahan selama PPG adalah satu tahun. Namun, dipersingkat hingga menjadi sekitar 6 bulan.

Saat ini, Desi masih dalam tahap pembelajaran modul-modul mata kuliah. Desi masih tahap modul pertama. PPG ini dilaksanakan secara daring (dalam jaringan). Jadi tidak bertemu langsung dengan dosennya. Semua dilaksanakan secara online.

'Alhamdulillah, modul pertama hampir selesai. Semoga lancar sampai UP nanti.' , gumam Desi dalam hati sambil berdo'a.

Desi hampir tiap hari sibuk. Sibuk di rumah, tidak ada mbok Muna lagi sekarang. Mengurus 3 anak sendirian. Mesin cuci rusak dan belum bisa memperbaiki. Akhirnya mencuci manual pakai tangan. Suaminya, sudah sibuk dengan istri keduanya. Masih sambil berjualan es mambo dititip di kantin. Ditambah sekarang mengikuti kegiatan PPG.

'Ya Allah, kuatkan hamba, sehatkan badan hamba. Kuatkan iman hamba. Sehatkan lahir dan bathin hamba. Juga lancarkan PPG hamba, semoga bisa lulus dengan nilai yang baik. Aamiin ya rabbal 'alamiin....' , do'a Desi dalam hati.

Hari-hari cepat berlalu. Tanpa terasa, Desi sudah memasuki bulan ketiga PPG nya. Masih sekitar 4 bulan lagi PPG nya.

Desi mencoba menghilangkan pikiran buruk yang merasuki pikirannya. Apalagi dengan mengingat banyaknya kesibukan dia saat ini. Dia mencoba fokus dengan PPG nya agar hasilnya juga memuaskan nantinya.

Siang ini, Desi pulang ke rumah dalam keadaan sudah lelah. Apalagi dengan kesibukannya di sekolah tadi. Namun, ketika sampai rumah dia kaget. Suaminya sedang menunggu kepulangan dia.

"Ayah...." , panggil Aqilla.

"Lho mas, kok nggak nelpon aja. Atau ke sekolah minta kunci." ,  ujar Desi.

"Iya dek. Tanggung ini. Mas juga belum lama sampai kok." , jawab Ridwan.

Lalu Desi segera membuka pintu rumahnya. Mereka semua pun masuk ke dalam.

"Ayah, kok baru pulang?" , tanya Aqilla.

"Iya sayang. Ayah kerja, ini baru dapat ijin." , jawab Ridwan.

"Iya ayah. Kita semua kangen sama ayah." , ucap Rafi.

"Sama sayang. Ayah juga kangen sama kalian, makanya ayah pulang." , jawab Ridwan lagi.

Kemudian, mereka segera berganti pakaian. Lalu Desi menyuruh anak-anak untuk tidur siang dulu.

"Mama, aku kan mau main sama ayah." , ujar Aqilla.

"Mainnya nanti sore ya sayang. Sekarang bobo dulu." , rayu Desi.

"Iya deh. Tapi ayah jangan pergi lagi." , ucap Aqilla.

"Iya, ayah libur 3 hari kok." , ucap Ridwan.

"Ya udah, Aqilla bobo dulu ya ayah." , jawab Aqilla.

"Iya sayang. Aqilla kan anak pintar." , jawab Ridwan lagi.

Kemudian, anak-anak semua tidur. Kini tinggal Desi dan Ridwan yang tidak tidur.

"Mas sudah makan belum?" , tanya Desi.

Desi tetap menghargai suaminya, meskipun dia sudah tau kenyataan yang sebenarnya. Mungkin Ridwan mengira Desi tidak tau. Ridwan bersikap biasa saja tanpa rasa bersalah sedikitpun.

"Mas sudah makan tadi dek. Mampir di warteg tadi sambil nunggu adek pulang." , jawab Ridwan.

"O iya mas." , jawab Desi.

Dalam hati, Desi bertanya-tanya, tumben suaminya doyan makan di warteg. Biasanya boro-boro mau makanan warteg. Denger nama nya aja mungkin sudah mual. Suaminya paling anti makan di luar apalagi di warteg. Tapi syukurlah, Desi jadi nggak repot-repot masak siang ini.

"Mas mau istirahat dulu apa bagaimana?" , tanya Desi.

"Iya, mas mau tidur dulu aja. Badan pada capek perjalanan jauh." , jawab Rudwan.

"Iya mas. Aku juga mau tidur dulu" , jawab Desi.

Akhirnya, mereka semua tidur dulu. Melepas lelah. Sore harinya, anak-anak bangun dan langsung mengajak ayah mereka untuk jalan-jalan di taman.

"Ayah, kita ke taman yuk." , ajak Aqilla.

"Ya sudah, kalau gitu pada mandi dulu ya." , ucap Ridwan.

"Ok ayah." , jawab anak-anak kompak.

Kemudian mereka bersiap-siap untuk pergi. Desi juga ikut, nanti suaminya bolak balik mengantar mereka ke taman.

Di taman, Aqilla langsung bermain perosotan dan ayunan. Dia sangat gembira. Rafi dan Bagas pun juga bermain perosotan, ada juga jungkat jungkit. Anak-anak sangat gembira. Kemudian, Aqilla minta dibelikan jajan dan juga minuman dingin.

"Mama, aku haus." , ucap Aqilla.

"Iya sayang. Mama belikan jajan dan minum dulu disana ya. " , jawab Desi.

"Iya ma. Minumnya yang dingin ya ma." , pinta Aqilla.

Desi pun membelikan gorengan, somai dan es teh untuk mereka semua. Menjelang maghrib, mereka pun pulang. Aqilla sangat gembira sore itu. Sesampainya di rumah, mereka langsung solat maghrib. Kemudian, Desi pun segera memasak untuk makan malam mereka. Untung Desi selalu menyetok bahan-bahan makanan di kulkas, jadi pas mendadak seperti ini, dia tidak kelabakan. Selesai memasak, Desi langsung menyiapkan masakannya di meja makan. Kemudian, mereka pun makan bersama-sama.

"Enak sekali masakan mama. Aku suka sayur bayam." , ucap Aqilla.

"Iya sayang. Ayok mskan yang banyak kalau suka." , jawab Desi.

"Iya mama pasti." , jawab Aqilla.

Selesai makan malam, anak-anak belajar ditemani ayah mereka. Mumpung ada suaminya, Desi memintanya untuk menemani anak-anak belajar. Sementara Desi merapikan piring-piring kotor bekas makanan mereka. Setelah itu, baru ikut bergabung bersama anak-anaknya. Desi sangat senang melihat anak-anaknya begitu gembira bertemu dengan ayah mereka.

"Ayah, besok kan hari minggu. Kita jalan-jalan pagi yuk." , ajak si tengah Rafi.

"Iya boleh sayang. Jalan kaki ya beneran, nggak boleh naik motor." , jawab Ridwan.

"Iya ayah." , jawab Rafi lagi.

Keesokkan paginya, mereka semua bangun pagi dan bersiap-siap untuk jalan santai. Aqilla, Rafi dan Bagas sangat senang. Mereka semua bersemangat. Mereka jalan dari rumah sekitar pukul enam pagi.

Sesampainya di taman, mereka semua sangat senang. Aqilla sampai berlari-lari. Kemudian, mereka jalan sampai sekitar pukul delapan pagi. Karena sudah capek dan lapar, mereka memilih membeli sarapan saja. Menu yang dipilih adalah bubur ayam. Anak-anak makan dengan lahap nya. Aqilla sangat bersemangat. Selesai makan, mereka pun pulang ke rumah dengan hati yang bahagia.

1
Lee Mba Young
wanita Banting tulang laki nya mah enak, kerja pulang kelon ma wanita lain. sdng istri ttp terima Dan Cinta walau gk di kasih duit. asal pulang jatah kelon cm 3 Hari tinggl pergi lagi. itu pun burung nya dah bekas wanita lain, iuhh jijik banget kan berbagi burung suami. ya cm bgitu desi dah terima banget. kl aku mnding janda lah. ngapa in punya suami kl masih Banting tulang ngurus anak gk dapat nafkah lahir batin.
Lee Mba Young
yg aneh adlh desi, laki gk nyukupi selingkuh tp masih bertahan. kelihatan kecintaan banget. mnding janda jelas status nya. pasti alasan desi anak anak. pdhl anaknya gk Ada yg di perhatikan bpk nya🤣. sbenere bukan anak anak tp desi nya yg kecintaan ma rizwan. punya suami tp kayak janda mnding janda sekalian to. punya suami tp hidup masih jd tulang punggung.
puput: mksh komen nya kk. Desi msh jaga nama baik 2 keluarga kk jg bertahan demi anak2. Walaupun sulit jg menyakitkan. Dia msh berpikir pandangan orang trhdp dia dan anak2 nya jika bercerai.
total 1 replies
Lee Mba Young
desi laki model bgitu masih bertahan, berarti desi yg gk bisa tanpa laki nya. bukan anaknya yg gk bisa tanpa bpk nya.
pulang juga desi masih mau di tiduri ma laki nya pdhl laki nya gk peduli ma mereka kerja jauh krn punya gundik. desi tau tp masih mau berarti desi yg kecintaan ma lakinya. pdhl anak anak juga dia ngurus sendiri masih hrs kerja juga.
kl aku juga ogah jd desi.
puput
makasih komen nya kk...
Lee Mba Young
buktinya hrse di kirim ke HP mu desi trus tuntut suami mu penjarakan sm gundik nya. knp gk di simpan buktinya. mungkin krn Desi gk ingin cerai mniknati jd istri yg gk di anggap🤣.
kl Aku mnding cerai toh anak juga gk di nafkahi. cerai lbih jos bhgia walau tanpa suami.
puput: Desi terlalu takut mengingat anaknya msh kcl2 trs jg mengingat watak suaminya yg temperamen klo marah bs nekat...
total 2 replies
puput
Semangat selalu. Semoga suka dengan novel ini.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!