NovelToon NovelToon
Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Menggantikan Majikanku Dalam Perjodohan

Status: sedang berlangsung
Genre:Diam-Diam Cinta
Popularitas:28.5k
Nilai: 5
Nama Author: Nita.P

Rosa Evalina, hanya seorang anak pelayan yang menggantikan Ibunya menjadi pelayan di rumah keluarga Hartanto. Lalu, tiba-tiba anak dari majikannya meminta dia untuk menggantikannya dalam sebuah perjodohan. Tidak bisa menolak, akhirnya dia terjebak dalam permainan sandiwàra ini.

"Seharusnya aku tidak pernah jatuh cinta padamu, karena nyatanya kamu tetap tidak akan di takdirkan untukku"

Sementara Albyan Danuel, seorang pria tampan yang sudah matang. Memiliki pribadi yang hangat, lembut dan sopan. Dia yang tidak pernah mengenal cinta, akhirnya menemukan perempuan yang membuatnya nyaman. Namun, apa yang akan terjadi ketika dia tahu jika perempuan itu hanyalah seseorang yang bersandiwara?

Bisakah mereka bersama dalam kisah yang berliku, tentang cinta yang dimulai dari sandiwara?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nita.P, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Apa Akan Mendapatkan Restu?

Eva pergi ke dapur, menyapa pelayan disana yang dulu bekerja dengannya. Sejenak duduk di kursi meja makan hanya untuk bertukar cerita. Mbak Nur tentu tahu cerita tentang Eva dan Laila yang saling bertukar identitas hanya untuk membatalkan perjodohan.

"Jadi sekarang kamu berpacaran dengan Tuan Muda kaya itu?" tanya Mbak Nur langsung pada poin utamanya tanpa ada yang dia jeda.

Eva tidak mungkin menjawab tidak, karena kenyataannya dia memang bersama Byan sekarang. Meski itu mungkin terasa aneh bagi semua orang, karena Eva yang hanya mantan seorang pelayan dan anak dari seorang pelayan juga. Tiba-tiba bisa bersama dengan seorang Tuan Muda dari keluarga terpandang. Hal itu akan terasa aneh bagi semua orang.

"Aneh ya Mbak, karena aku bisa dengan Mas Byan. Sebenarnya hanya karena aku menggantikan Nona Laila saat itu, membuat sekarang aku bisa bersama Mas Byan"

Mbak Nur langsung menggeleng, seperti membantah ucapan Eva. "Bukan, bukan karena aneh. Mbak hanya ikut senang saja kalau Eva menemukan kebahagiaan Eva"

"Sebenarnya Mbak, ini adalah pertama kalinya aku percaya pada seorang pria setelah ... Ayah pergi begitu saja"

Mbak Nur mengangguk, dia mengusap bahu Eva dengan prihatin. Tahu bagaimana perjalanan hidup gadis ini yang tanpa dorongan dan dukungan seorang Ayah. Bahkan kasih sayang dari Ayahnya saja hilang sejak dia kecil.

"Tidak papa, Mbak yakin sekarang kamu akan menemukan kebahagiaan itu. Biarkan masa lalu itu membuat kamu lebih kuat sekarang"

Eva mengangguk sambil tersenyum, dia menghela napas pelan ketika mengingat masa lalu tentang orang tuanya. Terkadang merasa marah pada Tuhan dan bertanya-tanya, kenapa malah Ibunya yang di ambil saat Eva masih membutuhkannya. Dan Ayahnya yang sekarang entah dimana, mungkin masih hidup. Eva juga sadar jika pertanyaannya pada Tuhan seolah memang dia menginginkan Ayahnya lebih dulu meninggalkan dunia ini daripada Ibunya. Tapi, kecewanya yang besar membuat dia sampai berpikir seperti itu.

"Mbak, bagaimana keadaan disini saat Tuan dan Ibu tahu tentang kebohongan yang aku dan Nona Laila lakukan"

"Kacau" Jawaban Mbak Nur sudah bisa membuat Eva membayangkan kacaunya perdebatan keluarga ini. "Nona Laila habis di marahi oleh Tuan, banyak kekecewaan yang Tuan dan Ibu lontarkan dan menyayangkan sikapnya yang memilih bertukar denganmu. Karena Tuan sangat berharap Nona Laila bersama Tuan Muda itu, karena Tuan juga sudah berteman baik dengan orang tuanya. Mungkin sekarang yang membuat Tuan sangat marah karena dia harus menanggung malu pada teman dekatnya itu jika perjodohan ini akhirnya gagal dan batal"

Eva menghela napas pelan, hati kecilnya masih merasa bersalah. Karena jika dia tidak menyetujui permintaan Laila saat itu, mungkin akhirnya tidak akan seperti ini.

"Tapi Eva, apa orang tua Tuan Muda itu sudah tahu hubungan kalian? Apa mereka merestu?"

Diam... Bahkan Eva sudah memikirkan hal ini sejak memilih menjalani bersama Byan. Tentang restu orang tuanya, apa akan bisa dia dapatkan? Untuk sekadar bertanya saja pada Byan tentang keluarganya, dia tidak berani. Eva memilih memendam semua pertanyaan ini dalam dirinya, membiarkan waktu perlahan menjawab semuanya.

"Aku belum tahu orang tuanya, belum pernah bertemu juga"

Mbak Nur langsung mengambil ponselnya, mencari data di internet tentang keluarga Danuel. Dan semua data tentang keluarga mereka muncul.

"Lihat ini" Mbak Nur memberikan ponselnya pada Eva. "Mereka memang keluarga terpandang, Tuan Muda yang bersama denganmu mempunyai satu Kakak laki-laki yang berada di Luar Negeri untuk mengurus Perusahaan disana. Ini Ayah dan Ibunya, mereka juga mempunyai Perusahaan besar disini. Namun Tuan bernama Albyan itu memilih menjadi Asisten sepupunya dan bekerja di Perusahaan sana. Entah kenapa, padahal orang tuanya juga punya Perusahaan sendiri. Hidup orang kaya memang tidak bisa di tebak"

Fokus Eva bukan hanya pada Perusahaan besar saja, tapi pada orang tua Byan. Melihat dari fotonya saja membuat dia ragu jika akan mendapatkan restu.

"Latar belakang keluarganya sangat terpandang ya Mbak, bagaimana aku bisa masuk ke dalam bagian mereka?"

Mbak Nur menepuk bahunya, memberikan semangat pada Eva. "Tenang saja, ketika cinta sudah berlabuh maka tidak ada yang tidak mungkin, Eva. Pasti kamu akan direstui, karena kamu yang dicintai anak mereka"

Eva hanya mengangguk pelan, berharap yang di ucapkan oleh Mbak Nur akan benar terjadi.

Saat masih asyik mengobrol beberapa hal, Eva juga menceritakan tentang pekerjaannya yang baru pada Mbak Nur. Mereka berdua terlihat asyik bertukar cerita setelah cukup lama tidak bertemu.

"Eva, pacarmu datang" bisik Mbak Nur saat melihat Byan yang berjalan ke arah mereka.

Eva menoleh, Byan sudah berdiri di sampingnya menglus kepalanya dengan lembut. Hal itu tidak luput dari pandangan Mbak Nur yang sudah ingin berteriak kegirangan melihatnya.

"Ayo pulang, sudah malam"

Eva berdiri dari duduknya, menyelempangkan tas di bahunya. "Mas sudah selesai?"

"Sudah"

Eva menoleh pada Mbak Nur, berpamitan padanya. "Mbak, kalo ada waktu senggang main ke rumahku ya"

"Iya Ev, nanti Mbak akan mampir. Kamu hati-hati dijalan"

"Iya Mbak"

Byan tersenyum dan mengangguk sopan pada Mbak Nur sebagai tanda berpamitan. Lalu membawa Eva keluar dari dapur. Mbak Nur menatap keduanya yang pergi.

"Semoga Eva mendapatkan hubungan yang baik dan membuatnya bahagia. Kasihan anak itu, sudah banyak melalui hal sulit selama ini"

*

Untuk pertama kalinya Byan mengantarkan Eva ke rumahnya. Sebuah rumah sederhana di pinggiran kota, namun tetap terawat dan terlihat rapi. Eva membuka kunci pintu, dan mempersilahkan Byan masuk. Meski hari sudah malam, tapi pria itu tetap ingin mampir ke rumahnya. Eva tahu Byan mungkin hanya penasaran saja dengan tempat tinggalnya.

"Duduk disini dulu ya, aku ambilkan minum"

Eva menyimpan tasnya di meja, lalu pergi ke dapur. Byan yang duduk di sofa sederhana disana, menatap ke sekelilingnya. Ada beberapa foto di dinding dan di rak televisi. Byan menatapnya lucu, foto Eva saat kecil bersama Ayah dan Ibunya. Lalu foto Eva saat SMA yang bersama Ibunya.

"Teh hangat Mas, cuacanya cukup dingin"

"Terima kasih Sayang"

Eva duduk di samping Byan, mengambil ponselnya dari dalam tas dan mengeceknya sekilas. Takut ada pesan atau hal lain dari pekerjaan.

"Sayang, jadi selama ini jika aku mengantarkan kamu ke rumah Om Hartanto, kamu bagaimana?" tanya Byan saat sadar jarak rumah Eva dan rumah Laila cukup jauh.

"Em, kadang pulang kalau masih ada taksi yang bisa di pesan, kalau tidak aku akan menginap disana bersama Nona"

Byan menghela napas pelan, dia mengusap lembut kepala kekasihnya dan membawanya ke dalam pelukannya. "Seandainya kamu jujur sejak awal, mungkin tidak akan seperti itu. Aku tidak peduli kau itu Laila Hartanto atau bukan, yang terpenting bagiku itu adalah kamu"

Eva tersenyum tipis, mengingat apa yang pernah terjadi, Eva juga tidak akan pernah menyangka jika akhirnya malah dia yang bersama Byan sekarang. Padahal awalnya hanya menggantikan majikannya saja.

"Sayang, kemana orang tuamu?" tanya Byan.

Eva terdiam, matanya menatap ke arah bingkai foto yang terpajang. "Ibuku sudah meninggal"

Bersambung

1
sunaryati jarum
Anak Laila bukan anak Byan,Byan.dibohoni.Lupa ingatkan saja tidak mau menyentuh Laila apalagi masih ingat sebelum kecelakaan.Bahkan dirayu juga nggak bereaksi,mana bisa punya anak
sunaryati jarum
Kamu akan terkejut jika tahu siapa saudara papamu,sifatmu seperti ayahmu Laila, serakah dan merebut milik saudara.Kalian sudah lama menikmati harta orang tua Eva dengan licik, sekarang saatnya ayahmu menuai apa dulu ia tabur.
Les Tary
double up thor udh ditunggu lanjutannya dari kemarin🤭🙏
Yani Suryani
Laila kau sudah ketemu, bahkan kau yg membawa sepupumu bertemu dengan saudara ayah mu
minta maaf gak segampang itu, istri saudaranya di jadikan pembantu dan menjadi alat untuk mengancam saudaranya sendiri hanya untuk menguasai harta warisan 😡
Les Tary
Laila main minta maaf gampang bgt setelah keluargamu sudah menghancurkan semua terutama kamu kepada eva
Yani Suryani
ditunggu up selanjutnya
tetap semangat 🤗
Les Tary
Ayo Davin Hartanto sekeluarga nya bikin jadi gembel💪💪
Oma Gavin
saatnya balas dendam dimulai ambil semua yg menjadi milikmu pak heriyanto juga byan yg seharusnya menikahi eva kembalikan mereka ke asalnya
dika edsel
/Heart/
falea sezi
males bgt klo. ampe balikan ma byan🤣🤣 perawan dapet duda meski cm. stts kesannya g bgt apalagi keluarga byan yg matre g setuju q
Yani Suryani
semangat kak masih ada yg setia nunggu ceritanya
Oma Gavin
semoga tetap lanjut ya kak anggap saja sedekah sama para readers yg setia baca 🙏
Desy Nchie
lanjut Thor aku kasih gift
Les Tary
Lanjutin thor ceritanya bagus ringan ga muter muter 👍
Aisyah Ranni
Semangat thor💪padahal cerita bagus 🤗
Yani Suryani
double up dong kak 🤭
Yani Suryani
jika anak Laila umur 2thn berarti sebelum kejadian kecelakaan Laila sudah melahirkan, tapi jika saat kecelakaan itu Laila lagi hamil berarti anak Laila kurang lebih satu setengah tahun dong 🤔?
Les Tary
kemarin ga up mohon sekarang double up thor🤣🤣🤣
Les Tary
Laila org munafik
falea sezi
telatt klo lu uda inget eva uda minggat jauh😒
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!