seorang Cowok yang mencintai gadis kejam tapi banyak nya kesalah pahaman
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Junita Aisyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
9
"rasakan Vina!! Hahaha" Rosyi sambil duduk
"Lagian Kalo dia gak nanya mungkin gio Gak akan nyolot ke dia!!" Lilis
"Benar" jenisa menjawab
"Kalian kenapa lama?" jiaqi datang membawa piring dan duduk dekat mereka
"gue heran deh sama Lo! Lo gak punya teman atau gimana?, Slalu aja nongol depan muka kami!!" Jenisa natap jiaqi
"Kenapa? Gak boleh?" jiaqi natap Jenisa
"bukan gak boleh!, nengok Lo itu bosan! Gak di rumah, Slalu ketemu Lo!!" jenisa natap jiaqi
"Begini lah Kakak adek!!" Rosyi geleng-geleng
"bukan urusan mu!!" jiaqi makan dekat mereka
"Biar aku pesanin ya!!" Lilis pergi memesan makanan
"Ehh tapi benaran loh! Kamu gak punya teman ya?"Rosyi natap Jiaqi
"punya ya!!" Jiaqi natap rosyi
"Alahh! Gak punya kalik!!" jenisa
"Gak percaya!!!" Jiaqi kesal.
"Udah-udah!!"Duan kesal karena setiap makan slalu ada drama nya
"ehh nanti pulang aja" jenisa natap jiaqi
"haaa mau kemana?" Jaiqi natap Jenisa
"Kami ada rapat!! EMG mau nungguin?" Jenisa kesal
"yaa santai dong"
"Lo bikin kesal!!"
"Udah gue pesanin" Lilis datang
"Apa Lo pesan?" Rosyi natap lilis
"Nasi goreng semua" Lilis
"Tambah es" Lilis
"nahh baru benar" Duan
.....
Pulang sekolah
Selesai rapat udah langsung malam, mereka langsung ke pasar malam, dan jiaqi nungguin mereka di sana
"itu rapat apaan sampai malam begini!" jiaqi natap mereka yang datang
"Kepo Lo!!" jenisa nyolot
"Naik itu yuk!!" Nunjuk kora-kora
"Wahh aku kaek nya gak bisa!!" Rosyi geleng-geleng
"Aku juga gak bisa!!" jenisa geleng-geleng
"Gak!! Semua nya harus!!!" Jiaqi natap mereka
Jiaqi narik jenisa dan Lilis narik Rosyi dan Jenisa duduk di tengah, Yang mana sebelah kiri jiaqi dan sebelah Kanan Taevin, dan Jenisa di tengah-tengah, Dan Jenisa Meluk Taevin saat kora-kora jalan cepat, dan Rosyi meluk lilis kuat dan gantungan ke Duan kuat.
Jiaqi kaget liat Taevin meluk jenisa dan Mata nya melek liat itu, dan Lilis juga kaget liat itu.
Saat sudah selesai jenisa sama Rosyi sama-sama muntah.
"Pengecut banget!!" Lilis
"naik lagi yokk!!" Duan ketawa
"Sialan!!!" jenisa kesal
"Hahahah" Duan ketawa liat mereka
"Naik itu!!" Lilis nunjuk rumah hantu
"nafas gue belum reda anjing!!" jenisa kesal
"tau!! Bajingan banget!!" Rosyi kesal
"Udah kita duduk makan dulu!"Taevin ngusap Punggung jenisa biar tenang dan mereka lalu pergi duduk, dan Taevin ngasih air ke Jenisa.
mereka lalu makan disana bentar dan istirahat Dulu.
"Ayokk!" Lilis natap mereka
"Aku di sini aja!!" jenisa geleng-geleng karena udah mabuk itu gak mau Lagi
"Yaudah kami aja!!" Lilis gandeng tangan Jiaqi
"Aku juga dong" Duan senyum dan pergi
"aihh! Aku kaek nya ikut juga" Rosyi gak tahan liat Taevin sama jenisa berduaan, dan Dia mengejar mereka yang mau beli tiket nya
"Kamu gak ikut?" jenisa natap Taevin
"Gak" Taevin Geleng-geleng
"Kenapa?" jenisa natap Taevin
"Aku takut gelap"
"Owhh" jenisa ngangguk
.....
"Apaan ini?" Mama nya kaget jiaqi bawa Kompor gas sama Jenisa bawa gitar
"Kami menang permainan di sana" jiaqi senyum ngasih ke mama nya
"Di jual bisa ini!!"
"Itu?" mama natap gitar
"ehhh! Ini gak ku kasih ke mama! Ini buat gue!!" jenisa Pergi ke kamar
"Cuma nanya aja gak bisa!!" mama nya pergi ke dapur
..........
...Besok harinya saat lagi sarapan pagi...
"Papa Dapat kerja!" Papa nya semangat
"Kerja apaan?" jenisa kepo
"Dosen"
"wahhh" Jenisa kaget
"Tapi di luar kota!!, Dan papa sebenar nya banyak di terima tapi yang paling besar di sana!, dan papa bisa ngambil dia pekerjaan di sana, sebagai guru juga bisa" papa nya senyum
"Widihh!" Jenisa senyum
"Mama akhirnya bisa belanja!!" mama terharu
"Yaelah baru seminggu lewat gak belanja! Belum juga sebulan!!" jenisa natap mama nya
"Kalian diam aja!!" mama
"Idih!!"
.....
sampai sekolah
"Besar banget apaan itu?" Jenisa natap bawaan Lilis
"Ini?, Plastik! Buat fashion show Lo!!, Karena gue baru bukak toko dan banyak sampah plastik jadi Gue sumbangin aja dari pada di buang mama ku" Lilis natap jenisa
"Dan kamu apaan itu?" Natap bawaan Rosyi
"Karton"
"Widihh!! Nanti kita kerjain ini?" Jenisa natap Mereka
"Hari Minggu!! Ogah lahh kalo pulang sekolah!! Udah capek karena sekolah Harus ngerjain ini!! Gaji juga gak seberapa!!" Rosyi ngeluh
"benar!!" Lilis
"Gue cuma nanya"
...Saat istirahat...
"Tumben nih jiaqi gak nimbrung!" jenisa liat kiri kanan
"Biasanya kan sibuk OSIS dia!!" Rosyi asik nengok hp sambil makan
"Ehh! Lo gak pengen apa masuk OSIS?" Jenisa natap Taevin
"Aku?" Natap Jenisa
"Hmm, gak mungkin Duan!"
"kenapa aku gak mungkin!!, walaupun aku gak terlalu pintar, tapi kenapa kamu bilang gak mungkin hah?, kamu kaek ngeledek gitu ya?" Duan natap jenisa
"emang"
"Emg ngeselin ya!!" Duan kesal
"Udah tau diam aja!!" Lilis membela jenisa dan mereka berdua langsung TOS
"Idih!" Duan langsung makan malas liat mereka
"Aku orang nya gak suka Di atur" Taevin Natap jenisa
"kecuali yang satu kan?" Lilis senyum natap Taevin karena sebenarnya beberapa hari lalu lilis sama Taevin sempat ketemu dan Itu di sore Hari, mereka ketemu di Sebuah mall, dan Taevin nemanin mamanya dan Lilis juga, dan Mama Lilis sama mama Taevin saling kenal dan dekat karena Sahabat ternyata, dan Bisnis mereka juga saling kerja sama.
Obrolan mereka saat orang tua mereka ngobrol dulu.
"Kamu suka jenisa?" Lilis natap Taevin
"Hmm" taevinn ngangguk.
"Pasti sulit" Lilis senyum
"benar" Taevin ngangguk
"saya gak akan ikut campur! Saya hanya akan melihat perjuangan mu!, jika kamu mendapatkan nya aku Merasa kamu hebat" Lilis ngangguk
"Kenapa?" Taevin senyum
"Dia Orang yang mandiri, Kurang peka, dia sekolah aja Pake uang nya sendiri, Makanya mama ku suka aku berteman sama nya" lilis natap Taevin
"Aku tau hal itu"
"Owhh dia cerita sama mu?" Lilis kaget
"hmm"
"berarti kalian dekat dong, Karena jenisa bukan type orang yang sembarangan tempat cerita lohh!" Lilis natap Taevin
"Yaa seperti itu lahh" Taevin senyum
"Kamu tau berarti jiaqi suka sama kamu?" Lilis natap Taevin
"tau," Taevin ngangguk
"Menurut mu Mana cantikan jenisa atau jiaqi?" Lilis natap Taevin
"Menurut mu?" Taevin natap Lilis
"Jenisa, Dia seperti lebih muda dari jiaqi, Cuma dia kekanakan dan kurang pintar aja, Kalo jiaqi orang nya egois dan slalu ingin mennang" Lilis natap Taevin
"Dua-duanya cantik, Tapi Jenisa cantik nya lebih" Taevin natap Lilis
"Dia pintar, tapi pintar nya di bidang lain"