Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ban Motor Rara Pecah
Kring kring
Bell pulang berbunyi..
" Udah bel, yok turun. " ajak Rania, Kenzo pun mengangguk, Kini kedua nya berjalan berdampingan.
" KENZO SAYANGG. " teriak seseorang yang sangat familiar di telinga Kenzo, membuat Rania dan Kenzo berhenti lalu menengok, tak lama Kenzo pun menggandeng tangan Rania untuk segera berlalu dari sana.
" KENZO TUNGGU!!. " teriak nya lagi yang kini malah berlari mengejar langkah Kenzo dan Rania.
Hos
Hos
" Ihhh lepasin pacar gue!!. " ketika orang itu melepaskan genggaman tangan mereka. Namun Rania menepis nya.
" Ngapain harus gue yang lepasin?? Lo gak liat yang pegang tangan gue siapa?. " tanya Rania sambil mengangkat tangan yang di genggam oleh Kenzo.
" Ya ya pokoknya lo lepasin!. "
" Gila lo ??. " kekeh Rani sinis.
" Tadi lo bilang apa?? Pacar?? Lo yakin Kenzo pacar lo ??. " tantang Rania sambil melirik Kenzo, Kenzo pun hanya acuh dan enggan menatap seseorang yang ada di hadapan nya.
" Maksud lo apaan hah!! Lo itu pelakor. " ucap nya tak Terima, lalu matanya melirik ke arah Kenzo.
" Kenzo sayang anterin aku pulang yah. " rengek nya dengan ingin menyentuh tangan Kenzo namun Rani menarik Kenzo lebih dulu dan menyembunyikan nya di belakang tubuh Rani.
" Heh! Lo apaan sih!!!! Sayang, Kamu liat cewek jalang ini, aku kan pacar kamu. " rengek nya dengan manja, Rani pun membalikan badan nya menatap Kenzo, Kenzo pun balik menatap Rani.
" Lo pacaran sama Loundry minyak?. " tanya Rania, membuat Audy yang mendengar nya melotot.
" Gak. " jawab Kenzo dengan mantap.
" See???. " ucap Rania dengan tatapan remeh dan segera mengajak Kenzo untuk ke kelas nya, Namun dengan cepat Audy menahan nya.
" Gak gak gak mungkin kan kalo kamu udah lupain aku gitu aja hm?? Bilang sama aku kalau dia itu bukan pacar kamu, ucapan kamu yang di cafe itu bohong kan zo. "cecar Audy.
" Drama! Mending lo urus dulu noh Loundry minyak gue duluan. " pamit Rania namun dengan cepat Kenzo menarik nya, membuat tubuh Rania oleng dan wajah nya menubruk dada bidang Kenzo.
" Aawhhhhhhh anjing ya lo ! Dada lo beras beton anjir!!. " sungut Rania.
" Kamu liat kan zo?? Dia cewek kasar, Mana ada orang pacaran tapi kasar sama pacar nya." ucap Audy memojokkan Rania.
" Mana ada seorang cewek yang ngaku nya cewek baik baik tapi tubuh nya banyak tanda cinta nya, lebih baik dia yang kasar tapi bisa menjaga tubuh nya! Tidak mengobral nya dengan suka rela, Mau dia pacar gue atau bukan lo gak ada hak buat ikut campur urusan gue!. " setelah mengatakan itu Kenzo bergegas menarik tangan Rania untuk meninggalkan Audy yang gelagapan.
" Cieeee yang udah di obral Ngatain gue sasimo, Ehhh gak tau nya lo lebih parah dari gue!. " cibir seseorang datang tiba tiba membuat Audy terpekik dan menoleh ke arah nya.
" Sendirian aja nih??? Mana dua babu lo !. " tanya kila.
" Cie cieee gamon lo??? Ahahah lagian mana ada cowok yang mau sama badan dempul minyak kaya lo ! Kenzo aja ogah ngeliat lo ! Apa lagi lo nawarin tubuh lo cuma cuma, Sorry Kenzo gak mau sama barang bekas, Yuk bebs cabut. " cerocos Raisa dan langsung menggandeng tangan killa meninggalkan audy yang tengah kesal.
" Kembaran sialan !!!!!! Sama 2 jalang!!. " geram Audy dan bergegas pergi dengan menghentak hentakan kaki nya.
Kini Kenzo dkk dan Rania tengah berjalan menuju parkiran.
" RANIAAAA. " teriak Raisa dari jauh tepat berada di motor Rania.
" Ckckck. "Rania hanya berdecak.
" Anjir tuh bule.. Teriak teriak mulu kerjaan nya. " ucap lino.
" Hooh baru tau gue bule bar bar kaya gitu. " farel menimpali.
" Karena gue sama Riri bule loka anjir! Gini gini gue lahir di indo. " saut Rania.
" Tapi rambut lo kok pirang?? Apa ini palsu?? Asli nya pasti nih rambut warna nya item, Secara kan lo asli Indonesia." celoteh Farel.
" Ini asli anjir! Bokap gue yang bule nyokap indo, Tapi kita berdua duplikat bokap gue, Ya kali duplikat bokap lo ! Lebih lebih maid lo di rumah!. " membuat semua tergelak kecuali Kenzo.
" Anjir! Lo sekali ngomong suka ada bener nya. " jawab Farel, Kini mereka telah sampai di parkiran motor menuju motor nya masing masing.
" Lama banget lo ! Lumutan gue. "gerutu Raisa Namun Rania tak menyahut dia berjalan ke arah motor nya.
" WOIIII BANGSATTTT SIAPA YANG NUSUK BAN GUE ANJING!!!!!!!. " teriak Rani mengejutkan semua orang yang tengah berada di parkiran, Kenzo dkk yng tengah memundurkan motor nya pun membuka kembali helm nya dan turun dari motor nya, Raisa pun terkejut dan segera mendekat.
" Anjir!! Kok bisa! Padahal gue udah nunggu di sini tiga puluh menit anjir, kok bisa gue gak ngeh!. " ucap Raisa yang berjongkok melihat kondisi naas ban motor Rania.
" Weeehhh anjirrr ini mah sengaja di sobek pake pisau njir, Gila sadis amat tuh orang cok. " heboh Farel.
" An*ir! Siapa yang udah lakuin ini. " sambung Lino, Calvin dan Kenzo yang mendengar nya pun berjalan dan berjongkok bersama untuk mengecek nya.
" BAN*SAT!!!. " geram Rani yang langsung membanting helm nya ke bawah lalu pergi begitu aja.
" Eh.. " Lino yang ingin mengejar Rani pun tak jadi karena Raisa menarik tangan lino.
" Gak usah di susul yang ada lo babak belur di buat nya ! Lagi emosi dia, Gak jamin gue ada yang berani deketin tuh anak kalo udah begitu Gue aja takut njiir. "
" An*ir, Se serem itu?. " tanya farel, Risa pun mengangguk.
" Terus tuh kembaran lo gimana pulang nya. " tanya miko.
" Biarin aja butuh waktu nenangin diri dia. " mereka pun mengangguk dan menaiki motor nya mereka masing masing.
Brom
Kenzo pun meninggalkan mereka semua.
" Motor nya biar di urus sama orang Kenzo aja, cuma kita gak bisa nemuin pelaku nya karena di parkiran gak ada CCTV. " terang Calvin
" Ohh Oke thanks. "
" Lo pulang bareng gue aja, ja... "ucapan Calvin terpotong ketika Raisa langsung saja menaiki motor Calvin.
" Anjir lo ! Ada cewek yang kaya lo, Langsung nangkring aja di motor." cibir lino.
" Lah kan tadi pin pin bilang pulang bareng dia aja, ya gue nangkring lah! Ya kali gue sok sokan nolak! Bukan gue kaya gitu mah. "
" Ais ais lo jadi cewek gak ada jaim jaim nya. " celetuk Farel, Raisa pun bergegas turun dari motor dengan memegang pundak Calvin.
"Awww shhhh anj*rrr loh sakittt woiii, Wooi udah woii tar gue ke jungkel ini woi ampun ampun. " ucap Farel heboh, pasal nya Raisa tenga menjambak rambut Farel dan meng geplak bahu nya berkali kali, Semua nya tergelak melihat Raisa yang tengah mengamuk.
" Awwww shhh gila lo ! Berasa rontok nih kulit kepala gue! Tenaga nya kagak maen maen anjirrr pedes nih bahu gue di geplak."gerutu Farel ketika Raisa melepaskan jambakan nya dan menghentikan aksi meng geplak nya.
" Awas aja lo ! Gue denger lo panggil gue kaya gitu abis lo sama gue. " ancam Risa dan berjalan menuju motor Calvin.
" Ampun suhu. " ucap Farel dengan tangan memohon.
" Ahahahha mampus lo! Lagian lo jadi orang kagak ada kapok kapok nya apa ya."_kekeh miko.
Brooommm
Tin tin
Calvin pun melajukan motor nya meninggalkan lino Farel dan miko.
" Kuy cabut. " kini mereka semua telah meninggalkan area sekolah dan bergegas melakukan kuda besi nya.