NovelToon NovelToon
REINKARNASI ALKEMIS SUCI

REINKARNASI ALKEMIS SUCI

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

Xue Xiao adalah seorang alkemis hebat nomor satu di alam abadi, bahkan bakatnya di gadang-gadang akan mampu memecahkan batasan alam abadi dan membuka jalur kenaikan menuju alam Dewa yang telah tersegel selama jutaan tahun melalui Dao alkimia.

Namun pada suatu saat, Xue Xiao dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya untuk merebut Artefak Dewa yang dimiliki Xue Xiao.

Selama ratusan tahun, Xue Xiao hanya berfokus pada Dao Alkimia. Meskipun kultivasinya tinggi, namun dibandingkan mereka yang menempuh jalur Dao beladiri tentu ia tidak bisa menjadi lawan.

Hingga akhirnya, Xue Xiao yang terpojok dan putus asa, memilih untuk meledakkan dirinya dan menyeret para penghianat itu untuk menemaninya di jalan kematian.

Tapi tak disangka, Artefak Dewa yang ia miliki justru menyelamatkan jiwanya disaat-saat terakhir dan membawanya ke dunia yang sama sekali baru, bahkan merekonstruksi tubuh fisiknya yang sudah hancur berkeping-keping.

bagaimana perjalanan Xue Xiao di dunia baru, ikuti terus cerita ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Dia mengumpulkan semua jenis tumbuhan tersebut dengan hati-hati, selalu memastikan bahwa dia tidak mengambil semua tanaman dari satu area agar mereka bisa tetap berkembang biak dan tumbuh dengan baik di lembah tersebut. Dia juga mencatat lokasi setiap jenis tumbuhan dengan sangat jelas dalam pikirannya mencatat jenis pepohonan di sekitarnya, bentuk tanah, dan jaraknya dari mata air agar bisa kembali ke tempat ini nanti ketika dia membutuhkan lebih banyak bahan alkemis.

Saat dia hendak meninggalkan lembah tersebut dengan hati-hati setelah merasa sudah cukup mengumpulkan bahan-bahan yang dibutuhkan, dia mendengar suara deru yang kuat dari arah kejauhan, suara yang menggelegar dan membuat tanah di bawah kakinya sedikit bergetar. Dia segera menyembunyikan diri di balik batang pohon besar dengan kulit kasar yang cukup tebal untuk menyembunyikan tubuhnya, mengamati dengan seksama dari balik pohon tersebut.

Dari balik pepohonan yang lebat muncul seekor beruang hitam raksasa dengan tubuh yang besar dan kuat. Beruang ini setidaknya dua kali lipat lebih kecil ukurannya dibanding beruang hitam biasa yang dia kenal di Alam Abadi. Beruang tersebut sedang mencari makan di sekitar lembah, menggali tanah dengan cakarnya yang besar untuk mencari umbi atau serangga yang bisa dimakannya. Xue Xiao tidak merasakan takut sedikit pun karena dia tahu bahwa kekuatan tubuh fisiknya cukup untuk menghadapi beruang tersebut jika diperlukan, bahkan bisa menghancurkan tulang-tulangnya dengan satu pukulan saja. Tapi dia tidak ingin membuat masalah yang tidak perlu atau merusak keamanan area lembah yang sudah dia jadikan sebagai sumber bahan pangan baru.

Dia memilih untuk menunggu dengan sabar hingga beruang tersebut selesai mencari makan dan pergi ke arah lain, ke dalam hutan yang lebih dalam dan jauh dari lokasi mata air. Setelah beruang tersebut benar-benar hilang dari pandangan, Xue Xiao keluar dari tempat persembunyiannya dan segera kembali ke arah gubuknya dengan langkah yang cepat tapi tetap hati-hati. Dia tidak ingin menghabiskan waktu lebih lama dari yang diperlukan di area yang belum dia kenal dengan baik, terutama setelah bertemu dengan beruang hitam tersebut.

Setelah sampai di gubuk menjelang sore hari, setelah berjalan selama hampir dua jam dengan membawa keranjang yang penuh dengan tumbuhan obat. Xue Xiao segera mulai mengolah tumbuhan obat baru yang dia temukan dalam petualangannya hari ini. Dia membersihkan setiap tumbuhan dengan hati-hati menggunakan air bersih dari danau, memisahkan bagian yang bisa digunakan dari bagian yang tidak bisa digunakan, lalu mengeringkannya di atas alas daun besar yang bersih di bawah sinar matahari yang masih hangat. Dia menyimpan setiap jenis tumbuhan obat ke dalam wadah kulit kayu yang sudah dia siapkan dan diberi label dengan cara membuat goresan kecil pada permukaan wadah yang menunjukkan jenis tumbuhan yang ada di dalamnya.

Setelah semua tumbuhan obat baru dikeringkan dan disimpan dengan baik, dia mulai membuat ramuan baru dengan menggabungkan tumbuhan obat baru tersebut dengan bahan yang sudah dia miliki sebelumnya. Dia merasa sangat bersemangat karena ini adalah kali pertama dia bisa membuat ramuan dengan variasi bahan yang lebih banyak dan beragam.

Dia membuat tungku tambahan dari tanah liat yang lebih besar dari yang biasanya dia gunakan untuk mengolah ramuan yang lebih banyak sekaligus. Dia membentuk tungku tersebut dengan tangan hingga memiliki bentuk yang sesuai, dengan bagian bawah yang lebih lebar untuk tempat api dan bagian atas yang lebih kecil untuk menampung wadah yang berisi campuran bahan alkimia. Setelah itu, dia mengeringkannya di bawah sinar matahari selama beberapa jam sebelum membakarnya dengan kayu bakar kering agar menjadi lebih kokoh dan tahan terhadap panas yang tinggi.

Untuk membuat ramuan baru tersebut, dia menggunakan api yang dia atur dengan sangat hati-hati menggunakan kayu bakar dengan ukuran yang berbeda agar suhu tetap stabil sesuai dengan kebutuhan proses pemurnian. Dia mencampurkan akar ginseng muda dengan akar kuning keemasan yang baru dia temukan dalam perbandingan yang tepat – dua bagian akar ginseng dengan satu bagian akar kuning keemasan. Kemudian dia menambahkan sedikit ekstrak dari bunga ungu muda yang sudah dihancurkan halus dan daun tombak yang diparut dengan hati-hati. Untuk memberikan rasa dan khasiat tambahan, dia juga menambahkan sedikit bubuk dari buah oranye kecil dan akar putih muda yang sudah dikeringkan.

Setelah semua bahan tercampur dengan merata dalam wadah tanah liat yang besar, dia menambahkan sedikit air dari mata air yang dia bawa pulang dari lembah, dia merasa bahwa air dari mata air tersebut memiliki kualitas yang lebih baik dibandingkan air danau karena lebih jernih dan mengandung mineral alami yang bisa meningkatkan khasiat ramuan. Dia kemudian memasak campuran tersebut dengan waktu yang lebih lama dari biasanya, sekitar tiga jam penuh. Dengan terus mengatur besarnya nyala api agar suhu tetap stabil di tingkat yang diinginkan.

Selama proses pemanasan, dia secara berkala mengaduk campuran tersebut dengan sendok kayu yang sudah dia bentuk khusus untuk tujuan ini, memastikan bahwa setiap bagian mendapatkan panas yang merata dan tidak ada bahan yang gosong di bagian bawah wadah. Dia juga menambahkan bahan lain secara bertahap sesuai dengan perkiraannya tentang khasiat masing-masing tumbuhan dan bagaimana mereka akan bereaksi saat dipanaskan bersama-sama.

Setelah proses pemurnian yang panjang dan melelahkan tersebut selesai, dia mendapatkan campuran yang kental dengan warna kuning keemasan yang cerah dan memiliki aroma yang khas, kombinasi antara aroma akar ginseng, akar kuning keemasan, dan sedikit sentuhan aroma bunga ungu yang harum. Dia mengeluarkannya dari tungku dengan hati-hati dan membentuknya menjadi pil kecil dengan menggunakan cetakan yang dibuat dari lekukan batu halus yang sudah dia siapkan sebelumnya. Setiap pil memiliki bentuk yang lebih rapi dan rata dari pil pertama yang dia buat, dengan diameter sekitar satu sentimeter dan ketebalan sekitar setengah sentimeter.

Setelah membentuk semua pil, dia meletakkannya di atas daun pisang besar yang bersih untuk dijemur di bawah sinar matahari yang masih hangat selama satu hari penuh agar mengering dan menjadi keras. Pada hari berikutnya pagi hari, dia dengan senang hati melihat bahwa pil-pil tersebut sudah mengering dengan baik dan siap untuk digunakan. Dia memiliki sekitar lima puluh pil baru yang berwarna kuning keemasan dengan permukaan yang halus.

Dia mencoba menelan satu pil dan merasakan efeknya dengan seksama sambil duduk dalam posisi duduk bersila untuk lebih fokus merasakan setiap perubahan yang terjadi di dalam tubuhnya.

1
Mujib
/Good//Good//Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅😅😅
Mujib
👀👀👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪💪💪
Mujib
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!