Dua wanita cantik yang memiliki paket lengkap dan komplit bikin pusing kepala
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Queenvyy27, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
3 Sahabat Rian
Kini keduanya telah berada di lantai satu, setelah memutari area sekolah, dan kini ketiganya menuju ruang kepala sekolah.
Ketika sampai di depan pintu ruangan kepala sekolah Rian pun mengangkat tangan guna untuk mengetuk pintu terlebih dahulu, tapi sebelum tangan itu mendarat di pintu, kedua gadis itu langsung saja memutar handle pintu itu dan langsung nyelonong masuk, dan lebih parah nya lagi langsung duduk begitu saja.
"Astaga, Bener bener busido, kagak kaleng kaleng tingkahnya main nyelonong seenak jidat, buka sepupu gue itu bukan. " gerutu rian sambil mulut menganga dan kepala menggeleng geleng.
Cek lek
Tap
Tap
Tap
Duk
Duk
Kini kedua gadis cantik yang memiliki wajah yang mirip telah masuk ke dalam ruang kepala sekolah dan langsung menjatuhkan diri di atas kursi yang berhadapan langsung dengan kepala sekolah.
" Astaga, Kaget saya, lain kali kalo masuk ketuk pintu dulu. " ucap pak Asim sang kepala sekolah dengan terkejut dan mengelus dadanya.
" Hehe kelamaan pak. " ucap Risa sambil nyengir.
"Ada apa. "ucapnya terpotong ketika di sela Rani.
" Kita mau sekolah di sini, mulai kapan kita masuk sekolah dan kelas apa." potong Rania sontak kepala sekolah itu pun menggeleng, bagaimana tidak menggeleng dia saja tidak tau dua gadis di hadapan nya siapa.
" Kalian si.. "ucapnya kembali terpotong lagi.
" Anak mommy shellia Alexander dan daddy doni putra Alexander. " lagi lagi Rani menyela, dan kepala sekolah pun mengangguk paham.
" Ok, kalian tanda tangan dulu disini. " titah pak asim menyodorkan dokumen dan pulpen ke hadapan mereka, dan mereka pun menandatangani nya.
" Baik, besok kalian udah bisa masuk skolah dan kalian mendapat kelas yang berbeda karena nilai mu di sekolah sebelumnya. Untuk Rania XI ips¹, dan untuk Risa XI ipa 3."_terang kepsek Dan mereka mengangguk.
" Untuk seragam nya kalian bisa ambilnya di ruang TU, dan ini kunci loker kalian. " sambung kepsek lagi.
" Oke makasih bapak raden." ucap Risa
" Perkenalkan nama saya pak Asim rendra kepala sekolah di sma Cordova. " pak Asim mengenalkan diri.
" Ah gak sesuai pak, enakan pak raden.. Soalnya sesuai dengan kumis bapak kaya pak raden. " ucap nya dan segera menarik tangan sang kakak untuk keluar dari ruangan itu.
Sebelum pak kepala sekolah itu mengeluarkan tanduknya.
Huffff
Hela napas dari pak kepsek.
"Astagaaa...anak anak itu." gumam kepsek geleng geleng kepala.
**
Hosh
Hosh
". Buat ulah apa lagi kalian. " tanya Rian penuh selidik menatap keduanya.
" Apaan, Gak ada. " bantah Risa , dan Rani hanya mengangguk.
" Makan yok, laper aku Rian." keluh Risa, dan itu membuat Rani mendelik.
Bisanya dia baru 2 jam di sekolah udah bilang laper..
" Astagaaa udah gue bilang pake loe gue cantikkkk masih aja aku kamu geli gue. "cibir Rian lelah.
" Yok makan gue juga laper. " sela Rani dengan menggandeng langsung tangan Rian dan segera beranjak dari sana menuju kantin.
" Isssshhh ko di tinggalin sihhhh. " teriak Risa cemberut dan mengejar langkah Rian dan Rani .
Kini mereka bertiga melangkahkan kakinya menuju kantin.
" Rian, lo kok gak belajar? Kok malah ngajak kita muter muter nih sekolah sih. " tanya Risa yang kini mensejajarkan langkahnya, dan Rian pun menoleh ke samping kanan.
" Bokap lo udah kasih tau sahabatnya yang punya nih sekolah, " jawab nya singkat, dan mereka pun paham jadi mengangguk tanda mengerti.
Kini mereka telah tiba di kantin lantai 2, sebenarnya di sekolah ini ada dua kantin di lantai bawah dan lantai dua.
Namun karena Rian yang membawa nya ke lantai 2 pun mereka ngikut saja.
" Bukan nya tadi lantai bawah juga ada kantin ya." tanya Rani yang memang anti ribet, harus menaiki tangga karena letak kantin nya memang dekat dari arah tangga dari pada pintu lift.
" Iya ada, semua menu nya sama aja kok gak ada beda nya cuma beberapa makanan yang berbeda tapi lebih komplit disini dan juga deket sama kelas gue, dan pastinya biar temen temen gue gak perlu nyari gue di kantin bawah. " jelas rian, dan kedua perempuan kembar itu mengangguk.
" Ya udah lo pada mau mesen apa, noh di masing masing stand ada tulisan nya. " tanya Rian sambil menunjuk ke segala penjuru stand makanan.
" Ketoprak itu apa?. "tanya Rani.
". Kalo empal??. " sambung Risa ikut bertanya.
Hufff sepertinya mulai kedatangan si kembar dadakan menjadi guru penerjemah, jatuh sudah image cold boy Rian dalam sekejap.
" Ketoprak itu lontong, sayur toge, tahu, timun, bihun, yang di kasih sambal kacang terus di tambah kerupuk sama bisa di tambahin telor ceplok atau dadar, bisa request tingkat kepedesan nya, nah kalo empal itu daging sapi yang di potong kecil² di kuah kuning bersantan terus di tabur bawang goreng sama daun kucai yang bentuknya hampir mirip kaya rumput tapi bukan rumput, bisa di makan pake nasi atu lontong, bisa juga engga pake keduanya empal nya doank. kalo empal itu makanan khas cirebon selain nasi jamblang, dan berhubung yang jualannya orang cirebon jadi tuh orang jualannya empal. " jelas Rian panjang lebar.
" Lalu kalo lontong itu apa. " tanya mereka serempak, dan rian pun menjelaskan.
". Lontong itu terbuat dari beras yang di bungkus pake nasi lalu di rebus, udah lah susah jelasinnya tar gue bawain lontong nya biar kalian paham.
" Jadi kalian mau pesen apa. " tanya reno.
" Bakso" ucap mereka serempak.
Dan itu mampu membuat Rian frustasi, gimana tidak.
Rian dengan sabarnya menjelaskan panjang lebar di pikir Rian mereka akan mencoba makanan yang ingin ia coba. Namun nyatanya ini apa??
Ahh sudalah..
". Oke oke masih tetep kan? Isi bihun sayur semua? Bakso urat dan satu bakso mercon. " memastikan, dan mereka pun mengangguk.
"Minum nyaaa... " belum sempat Rani ngomong tapi Rian udah pergi menuju stand bakso,.
" Gak ada es, buat minumnya air mineral " teriak Rian semakin menjauh. Dan si kembar pun pasrah, jika sudah makan bakso maka tidak ada kata es atau minuman manis, begitu juga sebaliknya kalo makan nasi maka akan di bolehkan minum es atau yang manis.
Kring
Kring
Bell istirahat telah berbunyi.. Kini kantin yang semula sepi dan hening kini berubah menjadi lautan manusia zombie yang tengah kelaparan dan bising oleh berbagai sumber suara.
Kini Rian pun telah kembali membawa 3 botol air mineral, dan di ikuti seorang wanita paruh baya membawa nampan yang berisi 2 bakso dan 1 nasi rawon.
Duk
Duk
Duk
Duk
Kini meja pun sudah tersedia makanan untuk mereka masing masing dan juga air mineral. Dan tak lama tiga orang laki laki menghampiri nya, dan itu semakin membuat seisi kantin semakin heboh, ia adalah sahabat dari Rian.
Yaitu Raka wijaya, darren prasetya, kiki lesmana.
". Wihhhh mantep nih, wektu kita sekali ngegebet dua cewek sekaligus, mana kembar lagi..ck ck ck bagi satu napa loe Rian. "_ujar kiki dengan heboh, dan diangguki oleh darren.
" Bener tuh, selera loe emang gak kaleng kaleng Boleh lah yang pake topi aja gue mah, bibirnya beuhhhhhh seksi preeennnn. " heboh darren dengan terus menatap Rani Dan itu membuat Rian, Raka dan duo twins memutar bola malas.
". Kenalin, nih sepupu gue yang di Paris mereka bakal sekolah di sini dan rencana akan menetap di sini. Ayo ran, sa,
kenalan dulu mereka sahabat gue." titah Rian kepada si kembar.
" Raisa " dengan menjabat tangan sahabat dari sepupunya satu persatu. Dan di ikuti oleh Rani dan lainnya.
"Rania"
"Darren, panggil aja sayang"
" Kiki, biasa di panggil honey. " ucap kiki tak mau kalah membuat yang lainnya menjulurkan lidah nya dan memutar bola matanya jengah.
" Raka. " dan seketika mata Risa dan Raka bertemu dengan tangan yang masih terulur bersalaman. Dan itu membuat yang ada di meja itu memperhatikannya, dan tak lama Rian pun membuyarkan keheningan.
Uhukk uhukk (Rian pun pura pura batuk)
" Udah kali Sa, kenalan nya, gak pegel apa tuh tangan padahal cacing cacing di perut sudah pada demo. " sindir darren. Dan langsung menyadarkan keduanya dan melepaskan genggaman tangan mereka masing masing dengan canggung.
" Ah elah gebetan gue itu main tikung aja loe ka. " ucap kiki sedikit merajuk.
Dan kini mreka kembali melanjutkan makanan yang tertunda tadi, kecuali darren yang masih memesan makanan untuk Raka, kiki dan juga dirinya. Begitu pun dengan kiki yang sedang memesan minuman untuk mereka bertiga. Dan Raka cuma duduk manis dan keluarin duit beres.
Kini mereka semua tengah fokus ke makanan mereka masing masinh, namun sedari tadi tatapan berbinar menatap cowo di hadapan Rian yang sedang menyantap makanannya dengan lahap dan terlihat enak.
Tak
Tiba tiba ada sendok yang mengambil makanannya, Lantas semua orang yang di meja itupun menoleh.
". Hehehe minta dikit yaaa. " cengir nya dengan puppy eyes nya, sungguh menggemaskan dan mampu menghipnotis sapa saja yang melihatnya.
" Honey mau ini??. " tanya kiki memastikan, dan di jawab anggukan kepala oleh Rani. Lalu kiki pun menyodorkan nya lebih dekat dengan Rani agar lebih mudah mengambilnya.
". Emmmm, Enak bangetttt, apa ini namanya." tanya Rani dengan terus mengunyah keenakan.
" Itu namanya seblak, gimana? Suka?? " tanya kiki, dan Rani pun mengangguk semangat.
" Boleh gak tukeran aja makanan nya? Atau mau lo gue pesenin makan lagi. " tawar Rania .
" Gak usah, udah ini aja. Gak papa biar gue makan bakso punya loe. " ujar kiki, dan itu mampu membuat darren mendengus kesal.
" Padahal gue di depan dia, tapi bisanya minta tukeran nya sama yang jauh. " gerutu darren,
" Soal nya gue lebih menggoda cara makan dia dari pada loe. "ujar Rania dan beranjak berdiri meminta bertukar posisi agar ia bisa berhadapan dengan kiki. Dengan malas Rian pun mengalah.
". Nasib gini amat, gue nya suka dia ehhh dia nya berpaling ke temen gue." ucap darren dramatis Membuat yang lainnya terkekeh, kecuali Raisa dan Raka .
" Udah lanjut makan tar keburu dingin gak enak " titah rian . Dan mereka pun melanjutkan makan nya.
" Nih. " titah Rania sambil menyodorkan sendok berisi seblak ke hadapan kiki, dan kiki pun melahap nya dengan senang, kapan lagi ya kan di suapin cewe cantik manis berlesung pipi pula.
" Nih loe juga makan baksonya biar cepet habis" ucap kiki dengan menyodorkan bakso nya ke mulut Rania dan terjadilah aksi saling suap suapan.
"Serasa dunia milik berdua, Yang laen cuma numpang ampas doank." sindir darren.
Dan sampai tiba tiba..........