NovelToon NovelToon
Wasiat Tanpa Cinta

Wasiat Tanpa Cinta

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Nikah Kontrak
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Ndo' Anha

Demi menyelamatkan hak waris adiknya dari keserakahan sang kakak tiri, seorang CEO wanita yang berhati dingin terpaksa terjebak dalam pernikahan kontrak. Ia harus bersanding dengan pengacara mendiang ayahnya—pria yang memandangnya dengan kebencian, namun memegang kunci kekuatan hukum yang ia butuhkan.

Tempaan hidup yang keras telah membentuknya menjadi sosok yang tegas dan tak kenal lelah. Di bawah atap yang sama, tak ada ruang bagi cinta, hanya ada dendam yang membara di hati sang suami. Demi ambisi masing-masing, keduanya terpaksa memerankan sandiwara rumah tangga yang sempurna di mata dunia.

Akankah benih cinta tumbuh di sela-sela permusuhan mereka, ataukah perpisahan pahit yang menjadi akhir dari kesepakatan ini?

Mau tahu kelanjutan ceritanya? Jangan lupa baca di sini, ya. 🤗

Jangan lupa, like dan komentarnya sebagai penyemangat Author. Terima kasih.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ndo' Anha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. WATACI

Adnan tak menghiraukan perkataan Nika. Ia segera membantu Nika berkemas pasalnya dokter telah mengizinkannya untuk pulang.

Setiap gerak-gerik Adnan selalu dalam pengawasan Nika. Ia merasa Adnan bersikap tak seperti biasanya.

'Tidak mungkin dia melakukan ini karena aku istrinya, kan? Mustahil Adnan menganggapku seperti itu,' batin Nika.

Tok! Tok! Tok!

Ketukan suara pintu membuyarkan lamunannya.

Seorang suster mengetuk pintu lalu masuk dengan mendorong kursi roda.

"Maaf Buk. Saya diperintahkan untuk membawakan kursi roda. Kaki Buk Nika belum sepenuhnya sembuh jadi masih perlu bantuan kursi roda," jelas sang suster sambil mendorongnya mendekat ke arah ranjang.

"Terima kasih, Sus." Nika perlahan merangkak ke tepi ranjang. Tangannya berusaha meraih pegangan kursi roda, saat ia berusaha berpindah dengan bantuan suster, tiba-tiba ia kehilangan keseimbangan, tubuhnya nyaris terjungkal namun, Adnan dengan sigap merengkuh pinggang dan mengangkatnya.

Tubuh Nika diletakkan perlahan di atas kursi roda. Mata mereka terpaku sesaat sebelum Nika mendorong tubuh Adnan agar menjauh.

"Aku bisa sendiri," ucap Nika ketus.

"Benarkah? Baguslah, lebih baik seperti itu, jangan suka menyusahkan orang lain," sahut Adnan sedikit kesal.

Tanpa basa basi Adnan menarik koper keluar. Sementara Nika mendorong roda dengan kedua tangan untuk menggerakkannya.

Saat di lobi, sang sopir yang melihat nyonyanya kesusahan segera menghampiri dan membantunya. Bahkan dia membantu Nika untuk masuk ke dalam mobil. Pandangannya terhenti di Adnan sebelum kembali ke kursi kemudi.

"Benar-benar gak berperasaan!" omel Nika lirih saat melihat Adnan duduk santai di sampingnya.

Bibir Adnan hanya tersungging tipis. "Bukannya tadi Buk Nika sendiri yang bilang" aku bisa sendiri". Apa aku salah?"

"Diamlah!" sentak Nika kesal.

Sang sopir menggeleng pelan. Seolah bingung dengan pasutri baru itu.

Mesin mobil berderu saat melaju meninggalkan halaman rumah sakit.

Layar IPad menyala biru saat Nika mulai mengaktifkannya. Tangannya menggulir lincah, matanya fokus ke bagian data perusahaan.

"Ada masalah yang harus kamu kerjakan. Aku akan memecat beberapa karyawan yang tidak kompeten dalam sekala besar, tugasmu minimalisir kemungkinan yang akan terjadi. Siapkan langkah hukum jika nanti mereka akan menuntut," ucap Nika tanpa menoleh.

Adnan mengepalkan tangannya kuat. "Lagi-lagi kamu mau pecat karyawan secara sepihak. Jika terus begini imbasnya akan buruk bagi perusahaan. Apa kamu tidak memikirkan bagaimana nasip mereka setelah ini?"

Nika menoleh ke arah Adnan dengan tatapan yang sulit di artikan. "Untuk apa aku memikirkan itu semua. Aku tidak peduli. Lagi pula itu kesalahan mereka. Mereka yang tidak becus bekerja."

Adnan yang kesal merenggut pergelangan tangan Nika dan mencengkeram nya kuat. Ia merasa Nika terlalu bersikap semena-mena.

Ia yang pernah merasakan merangkak dari bawah tahu betul sulitnya mencari pekerjaan. Apa lagi dengan banyaknya tekanan dan tuntutan hidup yang tinggi. Ia merasa muak dengan sikap Nika yang selalu seenaknya tanpa ada peringatan sebelum pemecatan.

"Apa!? Kamu mau melawanku, hah! Ingat, kamu bukan benar-benar suamiku, Adnan. Kamu hanya kuasa hukum perusahaan yang sengaja aku ikat dengan tali pernikahan, jadi jangan lewati batasanmu," cecar Nika.

Bukannya melepaskan, Adnan semakin mempererat hingga Nika meringis kesakitan. Setelah melihat Nika mengeratkan gigi menahan perih, Adnan lalu melepasnya.

"Berhenti!" perintahnya pada sang supir.

Ciit!

Mobil berhenti mendadak. Adnan membuka pintu dan keluar, lalu membantingnya dengan kencang.

Buak!

Tanpa menoleh, Adnan berjalan menjauh. Sementara Nika hanya tersenyum tipis. "Dasar bocah."

"Ayo jalan, pak!" perintah Nika kemudian.

Sopir menoleh ragu. "Tapi, pak Adnan?"

Nika kembali fokus pada IPadnya. "Tinggalkan saja. Dia tahu jalan pulang."

Mobil kembali melaju meninggalkan tempat itu.

Malam harinya.

Semua telah berkumpul di meja makan. Elano tampak lahap menikmati makanan yang dihidangkan. Sementara Kirana merasa terharu sebab putrinya kini berangsur pulih.

Saat semua tengah asik menikmati makan malam Adnan yang baru tiba menyapa sesaat.

"Malam, Ma." Adnan mengangguk pelan.

Kirana menoleh, senyumnya merekah. "Mari ikut makan malam, Adnan. Kebetulan bibi malam ini masak banyak."

"Iya kak, ayo ikut sekalian di sini," pinta Elano sambil melambai.

Adnan segera menggeleng cepat saat melihat Nika sama sekali enggan menoleh ke arahnya.

"Tidak, kalian saja. Kebetulan aku baru selesai makan malam dengan klien. Saya masuk dulu, Ma."

Adnan melangkah pergi menuju lift naik ke lantai atas.

"Nika, apa yang terjadi? Apa kalian bertengkar?" ucap Kirana yang penasaran melihat sikap dingin sang putri.

Nika tetap tak bergeming. Ia tetap melanjutkan mengunyah makanannya.

Karina meletakkan sendoknya dengan dentingan yang cukup keras. "Apa pernikahan kalian ini hanya sandiwara. Mama juga curiga bagaimana bisa kamu menikah secepat itu dengan Adnan. Bahkan kamu tak pernah menjalin hubungan apapun dengannya."

Elano terdiam, ia mendengarkan dengan seksama karena ia juga sejujurnya penasaran.

Nika menatap Elano tajam. "Pergilah ke kamarmu kalau sudah selesai makan. Ini bukan urusan yang pantas kamu dengar."

"Baik, Kak."

Dengan langkah gontai Elano meninggalkan ruang makan. Setelah Elano pergi Nika kembali menatap sang ibu.

"Ibuk gak perlu tahu bagaimana hubunganku. Intinya semua ini aku lakukan untuk Elano. Anak kesayanganmu itu," ucapnya sinis.

Kirana meradang. Tangannya mengepal kuat. "Cukup, Nika!. Ibu sudah muak dengan sikapmu yang terus menyudutkan ibuk."

1
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wahh ada niat terselubung apa lagi si vivian ini
Resa05
novelnya keren thor, semoga makin rame semangat up terus!
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Aamiin,. makasih kak🙏
total 1 replies
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
aduhh ibuk... 🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
lahh kenapa nggak tidur bareng aja nika🤣🤣
Aldinakbar
bangun Elano jangan hanya berlindung dibalik kakakmu Bangun dan lindungi kakakmu selayaknya pria sejati
Aldinakbar
17 tahun udah bukan anak anak lagi harusnya udah ngerti,kebanyakan dimanja sih
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Iya kadang karena dia anak laki" perhatiannya dengan anak perempuan berbeda.
total 1 replies
Raine
nika yg badas kenapa jodohnya adnan sih, coba ceo kaya juga biar otaknya setara
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂: Jodoh gak ada yg tau ya kak🤭
total 1 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
cieee udah mulai naksir🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: wkwkwk iya yi🤣🤣
total 2 replies
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
iyalah.. nika istri nya, kmu cuma mantan/Tongue//Tongue//Tongue/
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
syukurin🤣🤣🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
hayo lohh Adnan, kmu pilih siapa?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐: harus nya istri lahh🤭🤭
total 4 replies
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©Violin≛⃝⃕|ℙ$☘𝓡𝓳
Astaga belum juga kering makamnya udah sibuk masalah warisan
ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©иαвιℓℓαˢ⍣⃟ₛ☕︎⃝❥
wahhh salut sama Nika wanita yg gak gampang ditindas, tapii ituu yg kenaa vas siapaa yaa?🤔🤭
༄ℒ⃟ouಡ≛⃝⃕ʸᵢ✧꧂
Jawabannya ada di bab selanjutnya ya buk.. sumpah aku bener" keteteran ini buk nulisnya🤣
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
apa Adnan ya yg menyelamatkan nika?
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika🥺🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
kasian nika
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
wkwkwkwk kesian adnan🤭🤭
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
jngn bilang gaby kenap2 ya thor🥺🥺
🟡Fhanˢ⍣⃟ₛᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🦐
semoga nika selamat
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!