NovelToon NovelToon
Pak Guru, Saranghaeyo

Pak Guru, Saranghaeyo

Status: sedang berlangsung
Genre:Menyembunyikan Identitas / Romansa pedesaan / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:5.8k
Nilai: 5
Nama Author: poppy susan

Saking kayanya, keluarga Suhartanto merasa jenuh dengan kehidupan mereka yang bergelimpangan harta. Akhirnya mereka memutuskan untuk pindah ke desa, mencari suasana baru tanpa fasilitas mewah apa pun.

Akankah mereka mampu bertahan hidup di desa yang semuanya serba terbatas?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon poppy susan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 9 Mulai Jadi Guru

Wita duduk dengan wajah yang sedikit cemberut karena es stik yang dia buat gak dicicipi oleh anak dan suaminya. "Kalau kaya gini, buang-buang waktu saja gak dimakan," gerutu Mommy Wita.

Tama dan ajudannya saat ini baru sampai di kebun karena seperti biasa dia akan memantau para pekerja. Tama termasuk pria yang sombong dan juga kejam, dia tidak akan segan-segan akan memecat pekerja yang tidak benar dan malas-malasan. "Pak Tri, untung tadi saya gercep ngasih tahu kalau tidak Pak Tri dan Syarif pasti akan dipecat," seru Mang Rusdi.

"Kenapa memangnya Mang?" tanya Syarif.

"Tuh, Juragan Tama sudah datang dengan ajudannya. Dia biasanya memantau para pekerja dan dia juga tidak akan segan-segan memecat orang yang malas-malasan," sahut Mang Rusdi.

"Juragan Tama kejam juga ya," seru Daddy Tri.

"Kejam banget Pak, makanya semua karyawan pada takut kepada Juragan Tama," sahut Mang Rusdi.

"Ada ya, orang kejam kaya gitu. Padahal Daddy aja gak gitu sama karyawan," celetuk Syarif.

"Hah, Pak Tri punya karyawan apa?" tanya Mang Rusdi.

"Ah, Syarif ngelantur. Itu dulu, kalau sekarang kan saya sudah tidak punya apa-apa," sahut Daddy Tri.

Tri bicara seperti itu sembari mengetuk-ngetuk tangannya ke kepalanya sendiri sambil menyebut di dalam hati amit-amit. "Ya, Allah maafkan hamba bukannya hamba tidak bersyukur tapi hamba hanya tidak mau semua orang tahu mengenai identitas keluarga hamba yang sebenarnya," batin Daddy Tri.

"Oh begitu, ya sudah kalau begitu saya mengerjakan yang di sana. Kalian hati-hati ya, ada juragan tuh jadi kalian harus bekerja dengan baik takutnya kalian dipecat," seru Mang Rusdi memperingatkan.

"Iya, Mang terima kasih sudah memperingati kita," sahut Daddy Tri.

Rusdi pun akhirnya pergi, tinggalah Tri dan juga Syarif. "Daddy kualat loh nanti, bilang gak punya apa-apa," ledek Syarif.

"Daddy sudah amit-amit tadi di dalam hati, jangan gitulah," sahut Daddy Tri.

"Idih, mana ada kaya gitu? ada-ada saja Daddy," ledek Syarif kembali.

"Sudah ah jangan banyak ngomong, cepat kerja nanti si Tama malah pecat kita bagaimana?" kesal Daddy Tri.

Akhirnya keduanya pun kembali bekerja. Sementara itu, Wita masih sibuk membereskan barang-barang yang sudah dia bawa. Dari kejauhan Tama memperhatikan Wita dengan seksama.

"Siapa wanita itu?" tanya Juragan Tama.

"Dia istrinya si Tri, Juragan," sahut Ajudannya.

"Serius? cantik sekali istri si Tri, bening banget seperti artis," seru Juragan Tama memuji.

Tama mulai menghampiri Wita, sepertinya Tama merasa tertarik kepada Wita. Gila memang, padahal saat ini dia masih punya istri dan anak-anak. Bagaimana Tama tidak tertarik, Wita mempunyai wajah yang cantik dan tidak terlihat sudah punya anak dikarenakan Wita yang rajin perawatan super mahal.

"Maaf, anda sedang apa di sini panas-panas?" tanya Juragan Tama basa-basi.

"Astaghfirullah, bikin kaget saja," sahut Mommy Wita sembari memegang dadanya.

"Aduh maaf, anda kaget ya?" seru Juragan Tama merasa tidak enak.

Wita mengerutkan keningnya melihat ke arah Tama. "Kita belum kenalan, nama anda siapa? kenalkan saya Juragan Tama yang punya perkebunan ini dan orang paling kaya di kampung bahkan satu desa ini," seru Juragan Tama dengan bangganya.

"Ah iya. Saya Wita istrinya Pak Tri." Untuk menghormati Tama, Wita pun membalas ukuran tangan Tama.

Tama menggenggam tangan Wita dengan sangat erat sembari tersenyum membuat Wita sedikit takut dan berusaha melepaskan tangannya. "Maaf Juragan, tolong lepaskan tangan saya," kesal Mommy Wita.

Tama tersadar dan langsung melepaskan tangan Wita. "Ah iya, maaf," sahut Juragan Tama merasa malu.

"Nama anda cantik seperti wajah anda," puji Juragan Tama.

Wita yang mendapat pujian dari Tama bukanya bahagia, ia justru merasa geli. Wita pun mulai bangkit dari duduknya dan Tama pun ikut bangkit. "Loh, Jeng Wita mau ke mana?" tanya Juragan Tama.

"Mau pulanglah," sahut Mommy Wita dengan kesalnya.

Wita pun dengan cepat pergi, dia takut dengan sikap juragan Tama yang menurutnya sangat tidak sopan. "Ngeri kali orang itu," gerutu Wita.

"Yosep, saya ingin wanita itu jadi istri ke dua saya," ucap Juragan Tama.

"Hah! Bu Ningsih bagaimana Juragan?" tanya Yosep kaget.

"Ningsih dan anak-anak jangan sampai tahu, pokoknya kalau mereka tahu berarti itu dari kamu karena yang tahu ini hanya kamu saja. Saya yakin Jeng Wita mau menjadi istri kedua saya, secara saya orang paling kaya satu desa dan kecamatan. Kasihan wanita cantik seperti Jeng Wita harus hidup susah bersama Tri yang miskin itu," seru Juragan Tama dengan senyumannya.

Yosep terdiam sejenak, entah apa yang ada du pikiran bosnya itu. Tama terlalu percaya diri, bahkan kekayaan yang dia punya tidak ada setengahnya dari kekayaan milik Tri. Tapi yang membuat bahaya, Tama akan selalu melakukan berbagai cara supaya keinginannya tercapai.

Sementara itu di sekolah, Sherina sudah mulai mengajar anak-anak. Ariel lewat depan kelas yang sedang Sherina ajar, sejenak dia terdiam dan melihat cara Sherina mengajar murid-muridnya. Sherina terlihat ceria membuat anak-anak kelihatan bahagia diajar oleh Sherina.

"Pintar juga dia mengambil hati anak-anak," batin Ariel.

Ariel pun masuk ke dalam kelas lain dan mulai mengajar pula. Sherina tampak menikmati profesi barunya itu. Biasanya jam segitu, dia akan sibuk dengan berkas-berkas yang menumpuk di mejanya tapi kali ini dia sangat bahagia bisa melakukan hal yang membuatnya bahagia.

"Menjadi rakyat biasa tidak sepenuhnya menyedihkan, ternyata menyenangkan juga berbaur dengan anak-anak ini," batin Sherina dengan senyumannya.

Beberapa jam kemudian, waktunya jam istirahat tiba. Anak-anak mulai berhamburan dari dalam kelas untuk jajan. Seperti layaknya sekolah di perkampungan, para pedagang jajanan jadul sudah berbaris di depan sekolah.

"Sher, ayo kita makan!" ajak Nining.

"Aku gak bawa bekal Ning, kamu saja sana aku masih mau lihat anak-anak jajan," sahut Sherina.

"Ya, sudah kita makan berdua saja? kebetulan Ibu aku membuatkan bekal yang lumayan banyak," seru Nining.

"Aku belum lapar Ning, sudah kamu makan saja sana jangan pikirkan aku," sahut Sherina.

"Serius kamu gak mau makan?"

"Iya, sudah sana jangan pikirin aku," sahut Sherina.

Nining pun masuk ke dalam ruangan guru dan mulai makan di sana bersama guru-guru yang lainnya. Sherina tersenyum melihat anak-anak yang bahagia dengan jajanan mereka. Hingga tatapannya melihat kepada satu anak laki-laki yang duduk sendirian sembari melihat ke arah teman-temannya yang sedang jajan.

Sherina menghampiri anak itu dan duduk di sampingnya. "Hai, kamu kenapa gak jajan?" tanya Sherina.

"Aku gak punya uang Bu," sahut anak itu.

"Nama kamu siapa?"

"Rifki, Bu."

Sherina mengusap kepala Rifki dengan mata berkaca-kaca. Dia merasa kasihan kepada anak itu. "Kamu mau jajan?" tanya Sherina.

Rifki menggeleng. "Tidak Bu," lirihnya.

"Sudah jajan sana, kamu mau beli apa? nanti biar Ibu yang bayar," seru Sherina.

"Tidak Bu, tidak apa-apa," tolak Rifki malu.

Sherina bangkit lalu menarik tangan Rifki. "Ayo, jangan malu-malu. Ibu bayar jajanan kamu," seru Sherina.

Akhirnya Rifki pun mau dan beli jajanan banyak, bahkan Sherina juga memborong jajanan semua pedagang yang ada di sana dan menggratiskan untuk anak-anak. Semuanya tampak bahagia begitu juga dengan Sherina yang ikut bahagia melihat senyum anak-anak itu.

1
Patrick Khan
kawal keluarga Tama sampai miskin lah😂😂😂
Patrick Khan
ratakan hancurkan 🔪🔪🔪🔪😂😂
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
mantapppp, puasss
ꪶꫝNOVI HI
berasa kurang thor 🤣🤣, rasakno warga kampung.. kira kira hukuman apa ya yang bakal kasih daddy tri buat mereka 😁😁
Sri Yatun
patahin tuh tangan tua Bangka yg sudah mengusap ngusap kaki momy WITA,malu kan kalian sudah menghina sudah melecehkan sudah mengajak nikah sudah menfitnah,kalo aku JD istri nya tua Bangka sudah ku pukulin tuh anak dan suaminya, abis itu minta cerai, padahal momy nya Ariel orang baik berfikiran netral dan g kegabah knp anak anaknya g ada yg nurunin momy nya mlh PD nurunin tua Bangka kelakuan nya dan cara berfikir nya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan ratakan semuanya tanpa ada maaf...gak Sudi banget maafin orang gak tau diri ...baru kaya seujung kuku aja belagak bnget ...mampus buat blangsak semuanya
Naysila mom's arga
bagus sherina emang ada saat nya buat kita ngelawan apa lagi mereka gx sebanding 🤣🤣🤣🤣
Sri Yatun
jangan ada ampun buat keluarga Ariel terutama ayah nya,hukum seberat beratnya
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
hancurkan hancurkan hancurkan ....jangan kasih ampun untuk orang2 yang sudah jahat ke keluarga daddy tri ... jangan kasih ampun sekali pun ... pokoknya biar mereka rasakan balasan nya
ꪶꫝNOVI HI
tiada maaf bagi kalian, aku yang baca ny kecepatan atau apa ya.. berasa kurang 😅😅
Naysila mom's arga
mampus kau ariel dan keluarga mu semoga habis ini kamu semua di miskin kan
Sri Yatun
Alhamdulillah blm d apa apain dh d grebek JD pak tua Tama tidak sempat menodai momy WITA meskipun WITA babak belur tp bukan d nodai, Alhamdulillah akhirnya Dedy pulang jebloskan semuanya Dedy apa LG istri dan anakmu babak belur dan pingsan,bikin warga situ semuanya menyesal terutama Tama Ariel Rosa fuja Ida biang keroknya, hukum sebert berat nya baru yg mukulin warga lain nya,beli tanah dan rumah rumah warga d jadikan taman hiburan atau mol biar tau rasa
ꪶꫝNOVI HI
othor double up kalo ngga tak demo nanti 🤣🤣🤣
ꪶꫝNOVI HI
aye aye daddy tri pulang libas mereka semua daddy, ratakan kampung itu
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
ini yang aq tunggu tunggu perlihatkan siapa kalian sebenarnya😏
ꪶꫝNOVI HI
wah wah memang bang sat tama tua bangka, kenapa ngga di bahwa kunci nya sherina
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
najiss orang kaya sekampung tapi kelakuan kaya binatang...di sini nyebut nya anak kampang 🤣
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
semoga pak tri pulang biar bs menolong istrinya wita.
kalian harus perlihatkan siapa kalian biar tama dan yg lainnya kicep, kesel sumpah
Sri Yatun
y Alloh semoga Sherin pulang dan menolong momy atau engga suami nya WITA pulang jangan sampai hal buruk terjadi
Naysila mom's arga
kasihan sekali sih mama nya sherina
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!