NovelToon NovelToon
My Sexy Lady

My Sexy Lady

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Mafia / Peran wanita dan peran pria sama-sama hebat / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:296.6k
Nilai: 5
Nama Author: lena linol

"Hi, Señorita!" Nero tersenyum miring seraya mengacungkan senjata api tepat di kening Elle.

"Kau ingin membunuhku?!" Elle terisak ketakutan saat pria itu hendak menarik pelatuk senjata apinya. Sebentar lagi dia akan mati.

DOR!

Sebenarnya apa yang terjadi? Kenapa Nero ingin melenyapkan wanita yang sangat dicintai.

Penasaran? Ikuti terus kisahnya. Dan jangan lupa, Follow IG Author @Thalindalena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jangan sampai meleset!

Ele menghembuskan nafas kasar. Pipinya menggembung seperti ikan buntal, tangannya bersedekap, seraya melirik sinis pada Nero.

Ya, pada akhirnya ia mengalah. Memilih mengikuti keinginan pria itu. Berlatih menembak.

Nero mengenalkan berbagai macam senjata api yang berjajar rapi di atas meja. "Ini adalah jenis senjata ringan. pistol, revolver, dan senapan laras ganda." Nero menunjuk satu persatu senjata tersebut.

Meski kesal dan jengkel, Ele tetap mendengar dan memperhatikan penjelasan Nero mengenai jenis-jenis senjata api.

"Pertanyaannya, kenapa aku harus belajar menembak? Sedangkan kehidupanku selalu terjamin keamaannya. Seperti dua bodyguard itu yang selalu menjagaku misalnya!" Ele menunjuk dua bodyguardnya yang berdiri di dekat pintu.

Nero menyeringai tipis mendengar pertanyaan gadis itu. "Ternyata kau masih sama seperti dulu, sangat polos dan bodoh!" Alih-Alih menjawab, Nero malah memaki gadis itu.

Kedua mata Ele melotot mendengar makian Nero. Ingin melayangkan protes tapi urung saat mendengar pria itu kembali bicara.

"Dunia ini kejam. Kau tidak tahu apa yang akan terjadi ke depannya. Jadi, untuk berjaga-jaga lebih baik kau berlatih menembak. Ini demi kebaikanmu, karena tak semua orang bisa melindungimu setiap saat!" Nero akhirnya menjelaskan pada Ele agar gadis itu paham dan tidak meremehkan lagi.

Ele terdiam, mendengar penjelasan Nero yang merasuk ke dalam otaknya. Ia tersentak kaget saat Nero tiba-tiba melemparkan pistol padanya. Untung saja tangannya cekatan menangkapnya.

"Untuk pemula, gunakan pistol saja," ucap Nero lalu meminta salah satu anak buahnya memasang papan target di depan sana dengan jarak 20 meter.

Sebelum memulai, Nero memberitahu teknik dasar menembak. Bahkan ia memberikan contoh pada gadis itu.

Nero berdiri dengan kaki selebar bahu, tubuh sedikit miring ke arah target. Tangan yang dominan memegang senjata, sementara tangan yang lain mendukung.

"Pegang yang Mantap. Pegang senjata dengan tangan dominan, dengan tangan pendukung menahan bagian bawah atau samping senjata untuk stabilitas tambahan. Untuk relaksasi otot jangan mengepalkan tangan terlalu kuat. Pegangan yang terlalu kencang dapat menyebabkan ketegangan dan mempengaruhi akurasi." Nero memberikan arahan lagi, dan Ele mengangguk paham.

"Tarik napas dalam-dalam dan buang napas perlahan. Tahan napas sejenak saat akan menembak untuk meminimalkan gerakan tubuh. Lepaskan tembakan pada saat jeda antara tarikan dan hembusan napas, ketika tubuhmu paling stabil. Tarik pelatuk dengan gerakan yang lembut dan konstan menggunakan bantalan ujung jari telunjuk. Hindari jerking, jangan menarik pelatuk dengan gerakan tiba-tiba, karena ini dapat menyebabkan senjata bergerak dan tembakan meleset." Nero melirik Ele yang memperhatikannya dengan serius. Ia tersenyum tipis, lalu kembali fokus ke papan target.

Setelah menjelaskan se-detail itu, Nero langsung melesatkan tembakan ke papan target di depan sana.

DOR!

Tepat sasaran. Tembannya tepat di titik tengah.

"Sekarang giliranmu!" Nero meminta Ele maju.

"Rasanya kurang menarik jika targetnya hanya titik merah," kata Nero, lalu meminta Botak maju ke depan.

"Tu-Tuan, saya belum mau mati!" pekiknya panik saat Nero memintanya memegang apel hijau di atas kepalanya yang pelontos. Kakinya gemetar, karena sangat ketakutan, ia belum siap mati.

"Kau gila! Kenapa menjadikan Paman Botak target? Kalau tembakanku meleset bagaimana?!" protes Ele, marah pada Nero.

"Maka dari itu jangan sampai meleset. Sekarang nyawa Botak ada di tanganmu. Ayo, mulai tembak!"

Tidak!!

Botak berteriak sambil memejamkan mata. Kedua kakinya gemetar, dan tak berselang lama ia ngompol.

Dor!!

1
Anonim
Yeee...Pedro bukan meledek Nero - terima saja kenyataan yang ada. Kau terkulai lemas tak berdaya - seperti Pedro yang mangalami hal sama.

Nero mau marah terhadap Pedro yang semakin terbahak sampai perutnya terguncang.

Nero malah dapat omelan dari Elle, tak boleh bersikap buruk terhadap Pedro. Elle tidak membela Pedro. Elle menjelaskan pada Nero kenapa tidak boleh bersikap tidak baik terhadap Pedro.

Ava melihat keadaan Nero yang seperti Pedro waktu mengalami kehamilan simpatik, lalu menanyakan kapan Elle terakhir kali datang bulan.

Wooow...empat bulan telat datang bulan tak disadari oleh Elle.

Ava kaget mendengarnya - dia sampai memekik keras, menyuruh Elle segera mengeceknya.
IG: @Thalinda Lena
selalu keren🥰
bunda n3
akibat kamu sering meledek suaminya ava , akhirnya kamu mengalami sendiri apa yg dirasakan oleh suaminya ava
bunda n3
ya ampun Neroooo
Sri Aastuty Julyantii Sadega
Tuhh kan emang bener kena kehamilan simpatik, seneng banget pedro bisa meledek tuannya 😅😅
Dwi Winarni Wina
Pedro gantian ngeledekin nero terkapar tidak berdaya🤣🤭nero gantian apa yg dirasakan pedre selama ini mual dan muntah pusing😀nero hanya takut dan nurut sama pawangnya elle🤣
nero tidak terima elle belain pedro dan ava😀gantian aja ava dan pedro ledekin nero, gak usah takut lagi elle akan belain...
Nero akan dapat kejutan elle lagi hamil 4 bulan, pastinya nero akan happy sekali akan jadi ayahnya...

sabar ya nero mengalami kehamilan simpatik pastinya akan tersiksa mual dan muntah pusing tapi nikmati aja
😀biasanya nero selalu kuat dan tangguh akhirnya tumbang juga masuk rumah sakit😀makanya jangan suka ngeledekin pedro ketula kan....
Ainal Fitri
setuju bnget dengan Pedro klo perlu tambahin lg Pedro biar aj Nero kelabakan Krn d ejek oleh mu. ssx boleh donk selagi ad pawang nya Nero yg akn mekerai Nero yg suamboung amat itu 🤣🤣🤣🤣
Syarifah Komsiyah
hukum karma ternyata 😍😍😍😍
enur 🍀⚘
Eleeeee kamu gda takut2 ny sama pria tua itu 🤣 dasar gadis bar bar
Eva Tigan
bagus juga itu barengan hasilnya..siapa tau kelak othor berniat menjodoh kan anak kalian😄
Aditya hp/ bunda Lia
pantesan ternyata udah 4 bulan gak kedatangan tamu dari bulan 🤭
Rita
siap2 jd daddy
Rita
ampun smpe lupa punya tamu bulanan
Rita
😂😂😂😂😂😂pov mang iya lg ngeledek akhirnya anda merasakan apa yg kurasakan
Ipehmom Rianrafa
lnjuut 💪💪💪
Tuti Tyastuti
𝘮𝘢𝘬𝘢𝘴𝘪𝘩 𝘶𝘱𝘯𝘺𝘢 𝘮𝘢𝘬
◌ᷟ⑅⃝ͩ●⍣క🎸BuNdAιиɑ͜͡✦●⑅⃝ᷟ◌ͩ
ayo cepat periksa.
isni afif
kan...kan...samaan ma pedro😍😍😘😘🤗😚
Hanima
akhirrr nya update jugaaa 🤭🙏
Yesi Marsela
terimakasih up nya kak😁🙏
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!