NovelToon NovelToon
JANGAN AMBIL ANAK KU

JANGAN AMBIL ANAK KU

Status: tamat
Genre:KDRT (Kekerasan dalam rumah tangga) / Poligami / Obsesi / Keluarga / Selingkuh / Konflik etika / Tamat
Popularitas:61.8k
Nilai: 5
Nama Author: Afriyeni Official

Asyifa yang lugu dan polos, menjadi korban permainan kotor dari sepasang suami istri.

Pernikahan Asyifa dengan Randa, ternyata hanyalah bagian dari rencana busuk Randa dan Nikita untuk segera mendapatkan keturunan.

Setelah Asyifa melahirkan anaknya, Asyifa shock ketika Nikita datang tiba-tiba membuka jati dirinya sebagai istri pertama Randa dan berniat untuk merebut Safina anaknya.

Asyifa berjuang keras mempertahankan anaknya Safina. Segala cara yang dilakukan Nikita, selalu bisa ia gagalkan.

Namun suatu hari, Randa yang sudah dilanda cemburu buta karena melihat Asyifa bersama pria lain, berhasil kabur membawa Safina anaknya dari tangan Asyifa.

Bagaimanakah kisah selanjutnya? Apakah Asyifa dan Safina bisa bertemu kembali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Afriyeni Official, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 9

Pagi itu, Wahyu ternyata benar-benar mengajak Asyifa berbelanja ke sebuah pasar tradisional. Pasar tradisional tempat berbelanja bahan pokok yang disebut Wahyu ternyata tak begitu jauh dari tempat tinggalnya.

Asyifa disuruh Wahyu berbelanja sendiri ke dalam pasar setelah pria itu memberinya sejumlah uang untuk belanja.

"Pergilah, aku akan menunggumu didalam mobil. Tinggalkan saja Safina disini bersamaku." Ujar Wahyu menyuruh Asyifa berbelanja sendiri.

Kebimbangan terlihat di wajah Asyifa saat Wahyu memintanya untuk meninggalkan Safina didalam mobil bersama Wahyu.

"Cepatlah Asyifa..., nanti Safina keburu bangun. Apa kau mau berbelanja sambil menggendong anakmu?" hardik Wahyu tak sabaran.

Asyifa menghela nafas pelan. Dengan berat hati ia menaruh Safina di jok belakang sopir. Asyifa melangkah enggan meninggalkan mobil Wahyu yang berada diparkiran dekat pasar. Sesekali matanya melirik ke arah mobil Wahyu yang berdiri diparkiran itu dengan perasaan gundah.

"Maafkan aku Asyifa." Gumam Wahyu pelan saat tubuh Asyifa mulai tak terlihat dimatanya.

Perlahan, mobil yang dikendarai Wahyu itu pun melaju pergi meninggalkan pasar tradisional. Wahyu membawa kabur Safina tanpa disadari Asyifa yang sedang berupaya berbelanja secepat mungkin agar tidak terlalu lama meninggalkan Safina bersama Wahyu.

"Dimana kau?" sambil mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi, Wahyu menelpon Randa yang sedang berada dirumah Nikita.

"Ada apa?" sahut Randa lewat ponselnya.

"Aku sedang bersama Safina. Ada beberapa preman yang sedang mengejar ku. Mereka bilang, mereka suruhan mantan kekasih istrimu. Subuh tadi, Asyifa kabur dari rumah. Untung aku cepat melarikan Safina. Aku harus sembunyi dulu. Aku tak bisa menemui mu sekarang, karena rumah Nikita sudah di intai juga oleh mereka." Kata Wahyu berbohong dengan nada dibuat sesak seolah dikejar-kejar seseorang.

"Apa maksudmu? Asyifa kabur...,?! Preman mana yang kau maksud? Wahyu! Wahyu...,?!" teriakan Randa disertai kepanikan terdengar jelas lewat ponselnya.

Wahyu tersenyum sinis. Dia bergegas mematikan ponselnya seolah dia dalam kesulitan untuk berbicara dengan Randa. Panggilan ponsel dari Randa yang berulangkali, diabaikan Wahyu untuk beberapa lama.

Mobil yang ia kendarai berputar arah kembali ke pasar tradisional dimana ia meninggalkan Asyifa berbelanja. Sepertinya Asyifa belum selesai berbelanja. Wahyu memarkirkan mobilnya kembali, meski bukan di parkiran semula. Ia pun mematikan nada dering ponselnya dan menunggu Asyifa datang.

Niatnya untuk membawa kabur Safina jadi berubah. Dia merasa kasihan jika harus memisahkan Asyifa dengan anaknya. Rencana yang telah disusun rapi oleh Nikita, kini diubah Wahyu menjadi rencananya sendiri.

Asyifa mengerutkan dahinya saat mobil Wahyu telah berubah posisi tempat parkir. Namun, dia merasa tenang, apa yang ia cemaskan tidak menjadi kenyataan. Wahyu tampak santai duduk didalam mobil menjaga Safina sambil menunggu dirinya datang.

"Apa mas Wahyu bosan menungguku?" tanya Asyifa dengan suaranya yang merdu sekali lagi memanggilnya mas.

Wahyu sedikit gelagapan, dia menggeleng cepat.

"Tidak, aku tidak bosan. Cepatlah naik! Kita langsung pulang." Wahyu buru-buru menghidupkan mesin mobilnya menghilangkan rasa gugup yang mendadak hinggap ditubuhnya.

Asyifa bergegas masuk kedalam mobil dan duduk disamping Safina yang sedari tadi sangat lelap tanpa terusik tidurnya sama sekali.

Sementara itu di kediaman Nikita.

Randa tampak gelisah dan panik setelah mendapat telpon dari Wahyu.

"Ada apa mas? Kenapa kamu uring-uringan begitu? Emang Wahyu bilang apa sama kamu?" Nikita pura-pura bertanya pada Randa.

Walaupun Nikita sudah tahu jika Wahyu telah membawa kabur Asyifa dan Safina, namun dia belum mengetahui jika Wahyu telah merubah rencana mereka berdua.

"Subuh tadi rumah Asyifa didatangi preman. Katanya suruhan mantan pacarnya Asyifa. Wahyu bilang, Asyifa kabur bersama mantan pacarnya itu. Wahyu bisa selamat, dia membawa Safina kabur bersamanya. Tapi dia sekarang lagi dikejar preman itu, dia bilang dia harus sembunyi. Aku tak tahu Wahyu sekarang kemana membawa Safina. Kita harus bertemu dengan Wahyu. Dia bilang rumah kita sedang dipantau para preman itu. Aku bingung, mantan pacar Asyifa yang mana yang Wahyu maksud?" Tubuh Randa mondar mandir bicara seperti orang kebingungan dan dilanda kekalutan dihadapan Nikita.

Pria yang punya temperamen kasar dan emosional itu sangat gundah dan berulangkali menjambak rambutnya kasar menunjukan kemarahan dan kepanikan yang teramat sangat.

"Sabar dulu mas, jangan emosi dulu. Yang penting Safina selamat karena sudah berada ditangan Wahyu. Mengenai Asyifa dan mantan pacarnya itu, kamu tak perlu pikirkan. Bagus dong, kalau Asyifa selingkuh. Kamu bisa menuntut dia di pengadilan nanti. Kamu bisa dengan mudah menceraikan Asyifa dan mendapatkan hak asuh Safina." Tutur Nikita membujuk Randa agar tidak tersulut emosi.

"Aku akan membunuh perempuan itu. Berani-beraninya dia bermain api di belakangku!" teriak Randa makin emosi.

Api cemburu mendadak membuncah di dadanya. Seraut wajah tampan berusia jauh lebih muda darinya, melintas di benak Randa. Pria energik dengan style modis dan keren sering mengendarai sepeda motor ninja RR-4 itu selalu menghantui pikiran Randa semenjak menikah dengan Asyifa.

"Dasar lelaki brengs*k! Berani sekali dia membawa Asyifa kabur. Lihat saja, aku akan mencarinya sampai ketemu. Akan ku bunuh dia!" emosi Randa makin menjadi.

Prang...,! Dia membanting sebuah guci keramik yang ada didekatnya dengan kesal mengejutkan Nikita.

Rasa cemburu Randa sangat terlihat jelas dimata Nikita. Hanya karena mendengar Asyifa kabur bersama mantan pacarnya saja, Randa sudah marah sedemikian rupa. Nikita baru sadar, kalau suaminya itu menyimpan perasaan yang teramat dalam untuk Asyifa.

Kecemburuan Randa mengundang rasa cemburu di hati Nikita ikut meningkat. Hasrat Nikita untuk menyingkirkan Asyifa pun makin tinggi.

"Apa kamu mengenal mantan pacarnya itu mas?" tanya Nikita kembali berpura-pura.

"Aku tak mengenalnya. Tapi aku masih hapal dengan wajahnya. Dia pernah datang memberi ucapan selamat dihari pernikahanku dengan Asyifa waktu itu. Dia cuma anak kemarin sore yang masih kuliah. Aku harus mencari tahu siapa dia. Aku harus menemukan mereka berdua." ujar Randa kehilangan kesabaran.

Diapun bergegas mencari kunci mobilnya yang lupa ia taruh dimana.

"Apa kamu yakin? Asyifa kabur sama anak kuliah itu? Aku rasa kau tak perlu memikirkan Asyifa dulu. Lebih baik kita memikirkan Safina. Kasihan anak itu hidup bersama Wahyu. Kita harus mengambil Safina dari tangan Wahyu." Ujar Nikita membujuk Randa untuk lebih fokus memikirkan Safina daripada Asyifa.

Nikita takut, jika Randa membuat masalah besar dengan menemui mantan pacar Asyifa yang tak ia ketahui sama sekali. Dalam rencana yang telah ia atur bersama Wahyu, mantan pacar Asyifa itu tak pernah ada. Itu hanya skenario, rekayasa mereka berdua.

Namun, mereka semua tak sadar, skenario yang diatur Nikita dan Wahyu, memang telah menjebak mereka dalam masalah besar yang lainnya. Secara tak langsung, Nikita dan Wahyu telah membangunkan seorang anak singa yang tengah terluka karena cinta.

Randa belum mengenal sepenuhnya siapa mantan pacar Asyifa yang sesungguhnya. Yang ia tahu, pemuda tampan sok kece dan sok keren itu hanyalah pemuda ingusan yang datang petantang petenteng untuk memberi selamat saja pada Asyifa.

"Aku akan pergi. Kau jangan keluar rumah dulu. Hati-hati saja kalau dirumah. Mana tau para preman itu memang ada disekitar sini." Ucap Randa setelah berhasil menemukan kunci mobilnya yang sedari tadi ternyata ada dalam saku celananya sendiri.

"Tapi mas..., mas..., mas Randa!" Nikita berusaha mencegah kepergian Randa, namun gagal.

Randa bersikeras pergi tanpa menggubris panggilan Nikita yang memandang kepergiannya dengan senyuman sinis menghias bibirnya.

.

.

.

BERSAMBUNG

1
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
👋
𝐇⃟⃝ᵧꕥ ᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Gak mungkin bisa memilih, karena dia mau ke dua nya🤣🤣
𝐇⃟⃝ᵧꕥ ᴀsᴛɪᴀʀᴀᵃʸᵘᵈᶦᵃѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Mana ada seorang ibu yang mau menyerahkan darah daging nya untuk di asuh orang lain. Emang gampang ya mengandung dan melahirkan, kalo mau anak mah bikin aja sendiri🤣🤣
Afriyeni: ya ampyuun kamu beneran baca ya say 🤭✌️ makasih sygku, cintaku, kamu udah mampir baca /Kiss//Rose/
total 1 replies
Mr.Arez-Jr
lanjut karya baru 😍
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Asyifa astagfirullah deh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak👋
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
semangat terus kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
maaf bru mampir lagi kak🤗
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
gara2 lukisan itu hampir aja ketahuan Asyifa
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
smoga ga ktemu
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
syifa harus hati-hati nih
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
bapak2 hdeh
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
niki lgi banyak pikiran
🌺Bunga_Ros⁹⁷
Oma @Afriyeni Official maaf baru sempat mampir lagi..😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Jika ada alvino, dia pasti berseru bukan muhrim/Grin//Joyful/
Afriyeni: kalau ada Alvino, novelnya jadi seru 🙃
total 1 replies
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa tuan arif yang gerak cepat /Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Rasanya aaaa sekali mendengar dan melihat assyifa
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Astaga, kenapa harus di permalukan sih /Facepalm/
🦋⃞⃟𝓬🧸 MULIANA ѕ⍣⃝✰
Kenapa sih, demen banget ngosip. Nanya langsung aja sama Assyifa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!