Darah hal biasa bagiku, bahkan membunuh adalah keseharian ku. (Mr.Mafia)
Keikhlasan dalam menjalani hidup dan tentang rasa syukur atas apa yang tlah kita miliki.
Memberi merupakan hal yang paling membahagiakan bagiku, semua senyum dan canda tawa. (Gadis Muslimah).
Hingga pada masa kau bertemu dunia yang tak seharusnya,?
Gimana kelanjutan nya?
Apakah konflik Mr. Mafia dan Gadis Muslimah?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Annisa Niswa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Menolong
Ya, suara yang menjadi pengganggu Mark ingin memotong jemari perampok tersebut adalah Annisa.
Annisa tadinya hanya ingin berjalan menikmati pemandangan sore yang indah dan sejuk ditaman.
Dikagetkan dengan adegan yang ia hanya tau sebagian.
Bahwa ada orang yang merintih kesakitan dengan darah yang mengalir di tangan nya.
Annisa berlari menuju laki" yang tersungkur di atas tanah tersebut dengan keadaan yang cukup memprihatikan.
Dikeluarkan sapu tangan nya yang ada di tas nya membalut luka yang ada di tangan si perampok tersebut.
"Tuan mari aku bantu." Ucap Annisa pada perampok tersebut.
Annisa kemudian berdiri dan berniat beranjak dari tempat tersebut untuk melarikan perampok itu ke rumah sakit terdekat.
"Hai, kau mau membawa kemana penjahat tersebut." Ucap Mark sedikit berteriak kepada Annisa.
"Penjahat?" Ucap Annisa lagi.
"Ya, yang kau tolong itu seorang penjahat yang berusaha merampok ku." Ucap Mark lagi dengan nada kesal.
"Maaf tuan, sebelum nya perkenalkan nama saya Annisa. Jika dia memang bersalah biarkan Allah yang membalas perbuatan nya. Kita sebagai umat manusia berkewajiban menolong sesama. Tuan lihatlah, dia sudah tak berdaya. Aku disini mewakili dia untuk meminta maaf kepadamu. Biarkan aku membawanya pergi berobat. Jika tidak nyawanya tak akan tertolong. Dan aku menjadi orang yang sangat berdosa jika tidak bisa membantu sesamaku dan membuatnya meregang nyawa di hadapan ku." Ucap Annisa panjang lewat begitu lirih kepada Mark.
Annisa pun pergi meninggalkan Mark yang masih mencerna semua kata-kata yang baru saja ia dengar.
Sesampainya di rumah sakit.
Perawat begitu sikap membantu Annisa meletakkan pria tersebut dan membaringkan nya di brankar.
"Maaf nona, anda tidak boleh masuk. Biarkan para dokter yang memeriksa nya. Anda bisa tunggu di luar." Ucap salah satu perawat tersebut.
"Baik Sus, saya mohon selamat kan dia." Ucap suster tersebut pada Annisa.
Annisa pun duduk di bangku yang sudah disediakan dan menunggu perampok tersebut di periksa.
"Ya Allah selamat kan pria tersebut, berikan dia kesempatan untuk menebus kesalahannya. "
Dertttttt
Ponsel Annisa berbunyi, tertera nama "Ibu" diponsel Annisa.
Ia pun segera mengangkatnya.
"Assalamualaikum nak, kamu dimana? kenapa jam segini belum pulang?"
Ucap Ibu Annisa di sebrang sana dengan rasa khawatir pada putri bungsu nya itu.
"Waalaikumsalam bu, maaf Annisa lupa memberitahu ibu. Annisa berada dirumah sakit..... " Ucap Annisa memberitahu, namun perkataan Annisa dipotong ibunya.
"Nak kau tidak apa? kenapa kau berada di rumah sakit? nak jelaskan? ibu khawatir." Ucap Ibu Annisa yang memberikan pertanyaan beruntun kepada putrinya.
"Tenanglah bu, Annisa tidak apa-apa. Annisa menolong seseorang yang sedang terluka dan membawanya kerumah sakit." Ucap Annisa menjelaskan kepada ibunya.
"Syukurlah, lekas kembali ya nak. " Ucap Ibu Annisa lega karena tau putrinya tidak apa-apa.
"Baik bu, setelah urusan Annisa disini selesai. Annisa akan segera pulang kerumah ibu." Ucap Annisa pada ibunya.
1 jam kemudian.
pintu ruang UGD pun terbuka. Annisa segera berdiri dan berjalan ke arah dokter yang baru saja keluar.
" Dok, bagaimana kondisi nya.? " Ucap Annisa pada dokter.
"Dia tidak apa-apa. lukanya sudah saya jahit. kemungkinan 1 minggu luka tersebut akan mengering tetapi pasien harus di rawat inap terlebih dahulu." Ucap Dokter tersebut menjelaskan.
" Baik dok. " Ucap Annisa.
"Saya permisi, pasien akan segera dipindahkan di ruang rawat inap." Ucap Dokter tersebut meninggalkan Annisa.
🤗🤗🤗
Ditunggu part selanjutnya ya. aku usahain update sore atau engga malem.
Semoga kalian suka ya.
Terima kasih buat yang baca. 🤗