NovelToon NovelToon
Divine Citadel

Divine Citadel

Status: sedang berlangsung
Genre:Epik Petualangan / Reinkarnasi / Dikelilingi wanita cantik / Mengubah sejarah / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Tamat
Popularitas:9.5k
Nilai: 5
Nama Author: { RUDi }

Cerita Reinkarnasi Fiksi Fantasi: MAMPIR

Divine Citadel! Adalah tempat bersejarah, dan seseorang yang menginjakkan kakinya terakhir di atas gunung menjulang yang kini di sebut Divine Citadel. Dan tak ada satupun yang mampu mengalahkannya, kecuali hanya dengan tipu muslihat seorang wanita penghianat.
"Aku akan membalaskan dendam ku"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon { RUDi }, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 9

...Chapter 9:...

...Pertemuan dengan Lilitha...

Singkat cerita.

"tidak tidak, Kau tidak boleh menghabisiku" Ujar pangeran yang terbaring di tanah, di saat Gabriel hendak menghabisinya.

seorang wanita tiba-tiba muncul dari kerumunan dan menghentikan pertarungan itu.

"Tunggu, ku mohon jangan menghabisinya"

ucap wanita yang baru muncul itu.

Gabriel yang tak sabar ingin menghabisinya pun tak menghiraukan perkataan wanitu itu.

"kenapa aku harus mendengarkan mu?" Tanya Gabriel sambil menoleh ke arah wanita itu

"Gabriel.. dia benar, kita tidak perlu membunuhnya" Ucap Roland menyela, Sambil berdiri

Saat wanita itu mendengar nama Gabriel!

"Apa? siapa barusan kamu memanggilnya?" Ujar wanita cantik itu kepada Roland

"Hah? Aku memanggilnya Gabriel! apa ada yang salah?" Jawab Roland dengan bingung

Wanita itu menoleh ke arah Gabriel!

"Ayo ikut aku, ada yang ingin ku katakan padamu, Ini tentang adikmu" Ujar Wanita itu sambil menarik tangan Gabriel.

Tetapi di saat Gabriel mendengar adiknya, dia langsung bertanya! "Tunggu, apa maksud mu dengan adik ku? apakah kau mengenalku?"

Di sisi lain, pangeran yang sudah merasa aman, kini dia berdiri, dia lebih cemburu melihat wanita idamannya di pegang oleh pria lain,

dengan ambisinya "Matilah kau bocah...."

'tiiiiinkss... "Huh, dasar memalukan, ingin menyerang diam diam" ujar Roland yang menahan serangan pangeran dari belakang Gabriel

Gabriel menoleh kebelakangnya, "Hmmm.. Sebelumnya aku sudah pertimbangkan untuk melepaskan mu, tetapi sepertinya itu bukan ide bagus" ujar Gabriel kepada pangeran itu.

Gabriel mengambil pedangnya, Tetapi selalu ada pengganggu.

"Berhenti, aku tau di mana Gabriella" Ucap wanita itu sambil menghadang jalan Gabriel

Hal itu membuat Gabriel berhenti. membatalkan niatnya untuk mengakhiri nyawa Pangeran keempat.

"Kamu beruntung kali ini" ucapnya pada Pangeran dengan nada dingin.

Sementara suasana di sekitar mereka semakin riuh oleh kerumunan orang yang menyaksikan pertarungan itu.

Wanita itu dengan tegas menyuruh orang-orang desa untuk bubar.

Setelah itu, Lilitha mengundang Gabriel dan Roland untuk istirahat sejenak dan minum di sebuah toko di sekitar sana. Mereka duduk bersama dan berbincang-bincang.

Dan mereka berinteraksi di tokoh itu.

Di sisi lain.

Roland pergi mencari Exe,

yang sebelumnya berbicara sombong.

Di saat Roland menemukan exe, "Eh kak Exe"

Tetapi Exe yg berbeda tanggapan menjawab

"hah kak Roland, apa yg bisa aku bantu untuk mu" Exe malah menjawab dengan senyum ramah.

"Hahaha.. tidak perlu sungkan begitu. Ada sesuatu, Gabriel temanku yang tadi sedang mencarimu, dia berada di tokoh sebelah sana"

Ujar Roland berinteraksi sambil menunjukkan arah.

Tetapi Exe salah tanggap lagi "hah kak, Maaf sebelumnya aku tidak tau, dan kali ini aku tidak akan..." Ucapan Exe di potong oleh Roland

"Apa yang kamu bicarakan?" Ujar Roland yang bingung.

Seketika Exe pun "eee hm eee"

"Hah, jangan banyak tanya, ayo, Gabriel sudah menunggu" Ujar Roland beranjak pergi, dan Exe mengiring di belakangnya..

Harimau Exe dengan sopan menyapa Gabriel sebagai kakak. "Kakak Gabriel" dengan senyum lebarnya "apa yang bisa aku bantu untuk kak Gabriel" ucapnya dengan rendah hati.

Gabriel meminta Harimau Exe untuk mencarikan beberapa tanama obat di pasar untuk dibuat obat.

Dengan ramah, Harimau Exe langsung menyetujui permintaan Gabriel.

Dalam hati, ia merenung, "Untung sebelumnya aku tidak menyinggung kedua orang ini. Ternyata dia sangat kuat. Langit memang berpihak kepada ku"

Sekarang, saatnya rekaman moncong lele di putar.

Di dalam tokoh~

Lele1

"hmm itu orangnya, apa latar belakang anak itu, berani sekali melawan pangeran ke empat"

Lele2

"Huh, aku yakin, umur mereka tak akan lama lagi"

Di Jalanan~

Lele1

"Akhirnya ada orang yang membalaskan dendam kita"

Lele2

"Benar, dia hanya seenaknya ingin menindas kita"

Roland "Moncong lele ini begitu cepat menyebar, munkin sebentar lagi akan sampai di Kerajaan"

"Kamu benar Roland, Kita harus segera pergi dari sini" Ujar Gabriel dengan serius

"Hah tenang saja, kalian bisa menginap di rumah ku, Aku ada 2 Rumah.

Yang satunya di pasar Kerajaan, satunya lagi tak jauh dari pasar. Tetapi orang² tidak mengetahuinya. Kalian bisa bersembunyi di sana"

Gabriel setuju, dengan sisa tenaganya sekarang, munkin tak cukup untuk menghadapi masalah di perjalanan nanti.

"Baiklah, aku akan menginap semalam dirumah mu, maaf merepotkan" ucap Gabriel

... Memulihkan Tenaga...

Setelah Exe berhasil mendapatkan rumput Xuang yang diminta oleh Gabriel sebagai bahan obat, mereka segera bergerak menuju rumah Lilitha.

Setibanya di rumah bobrok Lilitha,

"hmm aku merasakan ada formasi di sekita rumah mu Lilitha" ujar Gabriel, dan melihat sekeliling rumah Lilitha

"hehehe... ini adalah formasi yang di pasang oleh ayah ku dulu, Dia seorang Ahli formasi, formasi ini yang membuat orang luar tidak dapat menemukan rumah ini" ujar Lilitha sambil tersenyum manis

Gabriel dengan pandangannya yang kemana-mana dan bertanya, "Kenapa begitu sunyi? apa kamu tinggal sendirian? di mana ayah mu" Gabriel bertanya sambil masuk kerumah Lilitha

Lilitha tampaknya agak sedih, dan tiba-tiba

"hehehe... Ayah ku sudah lama menghilang! dan aku tinggal bersama ibuku!. Ibu.... Lilitha pulang!"

"hah kamu sudah pulang, Siapa mereka?"

Ucap ibu Lilitha.

"Mereka teman ku bu, Ceritanya panjang, Ayo Gabriel, Roland, silahkan duduk" Ucap Lilitha

"Halo bibi" , "Halo bibi" Ucap Roland dan Gabriel menyapa Ibu Lilitha.

Kini Mereka berbincang-bincang. Di saat tengah-tengah perbincangkan,

Lilitha menceritakan bahwa Ibunya bernama Lolita adalah seorang alkemis level 3

"Apa...?" Ucap Gabriel..

"Hah tidak perlu terkejut seperti itu" Ujar Lilitha,

"tidak, bukan itu maksudku, Tetapi apakah Bibi Lolita ada Tungku untuk membuat pil?" Ujar Gabriel bertanya, Tampaknya wajah Gabriel terlihat senang!

Tiba-tiba "hmmm apa kamu mau membuat pil anak muda?" Sahutan Bibi Lolita, kepada Gabriel.

"Ah.. aku tidak berbakat di bidang itu, Hanya saja, Apakah bibi memiliki pill mempercepat penyerapan energi spirit?" Tanya Gabriel kepada bibi Lolita.

"hahaha... Tentu saja ada. Aku akan memberikannya kepada kalian berdua" Ujar bibi Lolita sambil membawakan Botol pill tersebut.

Tetapi Gabriel tidak merasa nyaman

"Tidak bibi. Aku akan membayarnya, Ini beberapa bahan obat, Sebagai gantinya, apakah bisa?"

"Hmm baiklah" Ujar bibi Lolita dengan senyum ramah.

Mereka Roland Dan Gabriel, kini sedang menyerap energi spiritnya,

Saat siang berganti senja, Gabriel yang sudah selesai menyerap energi spirit,

"hah, Roland memiliki spirit Yin dan Yang, dia akan membutuhkan banyak waktu untuk menyerap spiritnya" Ucap Gabriel dengan Gumamnya.

Kini Gabriel dan Lilitha melanjutkan bincangnya,

sambil di meratapi sinar senja di sore hari,

Mereka berbincang-bincang tentang adik Gabriel, mencari petunjuk-petunjuk yang mungkin mengarah pada keberadaan adiknya.

Kini senja bergantikan cahaya rembulan.

Dan masih bersama Roland yang masih dalam meditasinya.

Kehadiran bulan yang terang membantu Roland menyerap energi Yin-nya, meskipun sedikit sulit bagi energi Yang.

Itu di karena sinar matahari sudah tidak ada.

Roland lebih mengandalkan sisa kehangatan di sekitarnya untuk menyerap energi Yang.

Malam berlalu dengan percakapan antara Gabriel dan Lilitha,

Dan disisi lain, Bibi Lolita sedang berada di dapur alkemis nya.

Dalam kesunyian malam yang menyelimuti, Gabriel dan Lilitha terus berbincang dengan hangatnya.

Namun, momen itu tiba-tiba terganggu disaat

"Hmmm Gaaabbbbrieeeeelll"

Gabriel, yang bereaksi dengan cepat, mengarahkan pedangnya ke arah suara itu.

Dan.... "Apa yang kau lakukan Roland, Hah hampir saja"

Sontak wajag Roland pun pucat, dengan Samurai Gabriel yang berada di lehernya.

"hah.. aku hanya bercanda, malah kau tanggap dengan serius"

"Huh lain kali jangan lagi. Apa kamu sudah menerobos kultivasi," Ucap Gabriel yang menyadari adanya perkembangan pada Roland.

Roland, yang belum paham, "hmm.. apa itu Kultivasi"

Gabriel menjelaskan bahwa dia akan menjadi lebih kuat jika level kultivasinya naik.

"Level kultivasi ada 10 tahap, Level kultivasi adalah Batasan kemampuan seseorang Kultivator, Kamu berada di tahap 1 pertengahan, sedangkan aku berada di tahap 3 akhir" Ujar Gabriel menjelaskannya kepada Roland

Gabriel juga menambahkan..

"Setelah Tahap 1 akhir, kamu akan naik ke Tahap 2 awal. Semakin tinggi tahap, semakin sulit untuk melanjutkan kultivasi, tapi badanmu akan terasa lebih ringan dan mengendalikan jurus akan menjadi lebih mudah," Tambahan Gabriel kepada Roland.

Roland penasaran tentang tahap mana yang paling kuat. Gabriel menjelaskan bahwa,

"Tahap terkuat adalah Tahap Kaisar Dewa, yaitu tahap ke-10. Dan belum ada Kultivator yang berhasil hingga tahap itu. Konon katanya, hanya ada 5 Kultivator yang berhasil, tetapi, dengan ambisi untuk memperebutkan tahta kekaisaran Dewa.

Mereka pun bertarung habis-habisan, Di Devine Citadel untuk merebut tahta Kekaisaran Dewa. Tetapi hanya ada satu yang berhasil menjadi Kaisar dewa sesungguhnya. Cerita pun selesai"

ujar Gabriel bercerita,

"Wahhhh.. kamu begitu tau cerita tentang dewa kuno itu. Itu sudah lama, munkin sudah berkisar ribuan tahun yang lalu.

Roland, dengan rasa percaya diri, menyatakan keyakinannya "Aku, Roland. bersumpah di suatu hari aku akan mencapai di tahap itu" Ujar Roland berdiri di atas meja mereka sesambilnya menatap bulan.

Lilitha hanya bisa tertawa kecil.. melihat tingkah laku Roland.

"hah sudah sudah, jangan bermimpi" Ucap Gabriel menarik bajunya untuk turun

...Malam pun berlalu, Hingga Chapter 10...

...****************...

...JENIS JENIS ALAM KULTIVASI...

Tahap Bumi

Tahap Angin

Tahap Petir

Tahap Cahaya

Tahap Gelombang

Tahap Harmoni

Tahap Naga

Tahap Surga

Tahap Dewa

Tahap Kaisar Dewa

Tahap bumi level 1-4\= Bumi level awal

Tahap bumi level 5-7\= Bumi level pertengahan

Tahap bumi level 8-9\= Bumi level akhir

Jika seseorang telah mencapai level 10, itu menunjukkan bahwa mereka telah melangkah ke Tahap 2 awal,

yang disebut sebagai Tahap Angin awal.

...****************...

...CATATAN: haruskan aku ingatkan kembali, Apakah kamu tau? Seberapa capeknya Memotong lidi sosis untuk digunakan menahan Mata agar tidak tertutup mengantuk!...

...yah tentu saja dari siang hingga malam, Mengarang ide untuk 1 capter, Terkadang juga lupa dan di desain ulang....

..."tidak minta lebih dari pembaca, Hanya koment :v dan 1 Like dari kamu, Hanya satu itupun gak di kasih😴 "Tuhan begitu kejam membekukan hatimu Terhadap Karyaku"...

...Yang Like Novel, Ku do'akan Agar Rejekinya besok lancar di pagi hari hingga sore, Walaupun hanya Baring di kasur, ...

...upss itupun rejeki juga....

... tahukah kamu, istirahat adalah rejeki fisik....

1
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
alhamdulilah akhirnya Elena bisa diterima oleh penduduk di sekitar rumah Ronald deh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
untung aja ada Ronald datang menolong Elena tuh
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
Elena merasa kelemahan supernaturalnya --> Elena merasa kekuatan supernaturalnya
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
emang sih, orang yang bisa melihat makhluk astral itu sering di kucilkan dan bahkan dikatakan orang yang gak waras karena sering ngomong sendiri gitu
☠ᵏᵋᶜᶟ𝓡⃟⎼ᴠɪᴘ🍾⃝ͩʀᴇᷞᴛͧ༄⃞⃟⚡☘𝓡𝓳
eng ing eng 🏃🏃🏃🏃
Agatha cute📴
semangat
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
iya😴 gak ada semangat
Udah tamat??
Chapter ini, gua agak bingung
Stories ID
for Roland
Stories ID
huh
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan
Sepi 😴
Titin Niarti
pamer dikit gak ngaruh/CoolGuy/
Hmmm🗿
huh.. tamat kah?
Hmmm🗿
up kak.
Hmmm🗿
Dialognya dikit/Sleep/
Hmmm🗿
terlalu banyak narasi, Perbanyak dialog, Biar ada kesan bagaimana dia berbicara, Lanjukan.. /Hey/
Setia✓
mampir juga kak
Kang cilok: Mampir yuk kak ke KAU DAN AKU BERSAMA 😄
total 1 replies
🪷🍾⃝ʙᴀʙͩʏᷞ ɢᷰᴇᷠᴍᷧᴏʏ𝓐𝓷𝓷𝓪࿐
mampir kak
𝔸𝕣𝕒𝕓𝕖𝕝𝕒
lanjutkan
Saya@×͜×🐜🎸@TampAan: makasih dh mampir
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!