NovelToon NovelToon
Pawang Tuan Impoten

Pawang Tuan Impoten

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Romansa / Disfungsi Ereksi / Tamat
Popularitas:31.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: DHEVIS JUWITA

Ara bingung karena tiba-tiba ada seorang lelaki yang mengaku impoten padanya.

"Aku harus menikah sebulan lagi tapi aku mendadak impoten!" ungkap lelaki yang bernama Zester Schweinsteiger tersebut.

"Terus hubungannya denganku apa?" tanya Ara.

"Kau harus membantu membuatnya berdiri lagi!" tuntut Zester sambil menunjuk bagian celananya yang menyembul.

"Apa kau memasukkan ular di dalam celanamu? katanya impoten!" Ara semakin bingung.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DHEVIS JUWITA, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PTI BAB 9 - Go To Sawah II

Zester membuka kaca mata hitamnya, dia mengatur nafasnya karena sebentar lagi kakinya akan masuk ke dalam petak sawah yang telah disiapkan untuknya.

"Kau sudah siap, Mike?" tanya lelaki itu pada asistennya.

Asisten Mike sudah siap dengan payungnya, dia akan ikut masuk ke dalam sawah.

"Siap, Tuan," jawab asisten Mike.

Perlahan Zester membuka sendal swallow yang dipakainya lalu satu kakinya mencoba masuk duluan untuk merasakan lumpur di dalam sawah.

"Kok lembek, ya," gumam lelaki itu jadi meragu.

"Lumpur memang lembek, Tuan. Kalau keras namanya tanah," ucap asisten Mike yang menunggu sang tuan masuk tapi tidak jadi-jadi.

"Kalau itu aku juga tahu," balas Zester tidak mau terlihat bodoh. Dia pun memberanikan diri memasukkan kedua kakinya.

Baru saja masuk, Zester langsung berteriak.

"Kakiku yang berharga disedot lumpur!" teriaknya histeris.

"Disedot lumpur sawah tidak akan membuatmu mati jadi cepat tanam padinya," Ara yang melihat bule lokal itu banyak tingkah sedari tadi jadi jengah sendiri.

Ara ikut masuk ke dalam petak sawah Zester dan memberikan padi yang harus ditanam lelaki itu.

"Seperti yang kau lihat dari petani lainnya, ambil sedikit-sedikit lalu tanam dengan sejajar dan mundur ke belakang," jelas Ara.

Dengan jijik Zester mengambil padi itu, ini semua karena impoten sialan.

"Kalau sudah jadi nasi di piring ekspresimu pasti tidak akan seperti itu," tegur Ara yang bisa melihat ekspresi jijik Zester.

"Kau pasti tahu yang namanya adaptasi, 'kan? Aku sedang melakukannya sekarang," balas Zester memberi alasan.

"Apapun itu, cepat lakukan nanti keburu matahari semakin naik ke atas, aku takut kau pingsan di sawah," sindir Ara.

"Aku Zester Schweinsteiger pasti bisa menanam padi, kau lihat saja dari jauh sana," lelaki itu tidak terima diremehkan.

Dia pun bergegas menungging dan mengambil bibit padi dari tangannya untuk dia tancapkan ke tanah sawah berlumpur itu.

Satu kali mundur, satu kali pula asisten Mike mundur dengan menahan payungnya terus ke atas.

Pemandangan itu membuat Ara dan para petani lainnya tertawa karena lucu.

"Itu kapan selesainya kalau gayanya seperti itu, hahaha..."

Zester menulikan telinganya saat dirinya ditertawakan. Sementara asisten Mike sudah tidak tahan lagi menjadi laki-laki payung.

"Saya akan membantu, Tuan," ucap asisten Mike seraya merebut bibit padi dari bosnya.

Seketika terik matahari langsung menembus ke kepala Zester.

Lelaki itu mulai pusing apalagi sedari tadi menunduk ditambah pinggangnya sakit.

"Aku sepertinya tidak bisa melakukan ini, menanam padi ternyata bisa memperpendek umurku," gumam Zester dengan mata berkunang-kunang.

Ara yang melihat dari kejauhan menepuk jidatnya sendiri, dia harus melakukan tindakan. Gadis itu mendekati Zester dan mencoba memapahnya ke gubuk sawah.

"Ish, payah! Belum juga dapat satu garis sudah tepar," gerutu Aya.

"Pekerjaan ini tidak cocok untukku," ucap Zester yang sudah mengibarkan bendera putih.

Pada saat itu, Agam menyusul ke sawah dengan membawa rantang makanan.

"Katanya mbak mau makan di sawah jadi ibu memasak dan memintaku membawanya kemari," ucap Agam.

"Kau datang pada waktu yang tepat," sahut Ara.

Sepertinya Zester memang belum sarapan karena kemping di depan rumahnya.

"Makan dulu," Ara memberikan lelaki itu makan dengan lauk sayur lodeh dan ikan asin.

"Bukankah kau punya meja makan? Kenapa makan di sawah?" protes Zester tak habis pikir. Kemudian dia mengambil ikan asin dari piringnya. "Terus kenapa memberiku ikan kurang gizi begini?"

1
Ida Susmi Rahayu Bilaadi
nama jerman bacanya suwainsetaiger 🤣
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
/Facepalm//Facepalm/
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
gatellll😂
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
ulerr kaliii😂
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
😂😂😂
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
😂😂
Ney🍃⃝⃟𝟰ˢ🫦
hadir
Axell Saimima
🤣🤣🤣🤣
Axell Saimima
poooorr untuk zes🤣🤣
ros
ceritanya menarik 👍
puspita
❤️
puspita
/Rose/
PrettyDuck: Halo pembaca setia Noveltoon 🤗
Aku baru menamatkan cerita berjudul "Beautifully Hurt" ✨️
Kalau berkenan silahkan berkunjung dan nikmati ceritanya 💕

Apa jadinya kalau Dinda (21) dipaksa menikah dengan Rendra (35) ? Putra tunggal presiden yang reputasinya sedang hancur karena skandal panas dengan seorang aktris.
Di balik pernikahan yang penuh tekanan, rahasia, dan sorotan publik, Dinda harus bertahan di dunia yang sama sekali bukan miliknya 💔
total 1 replies
puspita
❤️
Tira Aneri
suuukaaa
Ary hartini
ini yang lama2 gila yang baca..karna tertawa sendiri😅😅maaf ya kakak author..baru nemu ini novel
Bela Viona
kocak 🤣
Yayang Sumariana
cerita nya bagus dan didlm cerita ini bisa diambil pelajaran bahwa cinta tdk melihat umur
rena
good
Ke ke
ternyata polos itu bukan Krn TDK berpengalaman tapi watak bin karakter buktinya pak Sulis ini saat muda disebut polos disaat tua disebut kolot bin posesif🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!