Wanita yang bernama Rembulan adalah anak dari keluarga miskin pasangan dari pasangan dari Cantik dan Angkasa namun Angkasa telah meninggal dunia sejak Rembulan kecil dirinya bekerja di rumah Ciko dan Cintya orang tuanya Crist sementara Arabela adiknya Crist mencintai Daniel sahabatnya Crist karena suatu kejadian membuat Arabela dan Daniel terpaksa menikah membuat Arabela senang namun Daniel belum mencintai Arabela
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risa sangat cantik, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Aku Makan Di Bus
Rembulan sampai di sebelah pintu kamarnya lalu dengan cepat tangannya Rembulan langsung membuka pintu kamarnya lalu Rembulan keluar dari kamarnya tak lupa dirinya menutup pintu kamarnya mungkin takut ada semut yang terbang atau gajah yang lewat setelah itu Rembulan melanjutkan langkahnya berjalan ke arah ruang makan
"Ibu sudah selesai membangunkan adiknya aku apa belum apa adiknya aku sudah siap siap ke kampus apa aku susul ibu ke kamar adiknya aku tapi kalau aku susul ibu takutnya aku terlambat datang ke rumahnya pak Ciko dan bu Cintya apalagi aku belum sarapan dan aku ke rumahnya pak Ciko dan bu Cintya pakai bus apa aku bungkus nasi dan lauk pauk buat bekal lalu aku makan di bus supaya aku bisa membantu ibu aku membangunkan adiknya aku" batin Rembulan tanpa sadar menerbitkan senyuman lebar di wajah cantiknya setelah dirinya mendapatkan ide brilian
Arabela telah selesai meloncatkan semua pakaian dan semua celana ke ranjang empuk miliknya lalu Arabela mulai beringsut berdiri dan berjalan ke arah sisi ranjang lalu Arabela memegang pakaian yang ada di ranjang empuk miliknya satu persatu entah apa yang ada di otaknya dengan telaten Arabela melakukan itu semua setelah semua pakaian di pegang Arabela namun Arabela belum mencapai keinginannya tanpa pikir panjang Arabela langsung melemparkan semua pakaian yang ada di ranjangnya ke lantai kamarnya satu persatu sampai semua pakaian yang ada di ranjangnya habis lalu Arabela mengambil salah satu pakaian tersebut sambil mengeluarkan senyum lebar di wajahnya entah kenapa Arabela mengeluarkan senyum itu seperti habis melihat gajah yang terbang atau gajah yang bertelur saking senangnya sampai menerbitkan senyuman lebar di wajahnya
"Gue sudah menemukan pakaian yang cocok buat gue dan gue jamin kalau gue pakai pakaian ini akan membuat gue semakin cantik walaupun gue memakai pakaian apapun akan terlihat cantik karena gue sudah cantik dari sebelum lahir model pakaian ini juga meriah dan mewah gue jamin gebetan gue bakalan terpikat dan jatuh cinta sama gue gara gara penampilan gue yang memukau gue sudah ngga sabar pengin cepat cepat jadian sama pria yang jadi gebetan gue lebih baik gue sekarang pilih celana yang akan gue pakai supaya pakaian dan celana itu mewah semua" gumam Arabela meletakkan pakaian yang ada di tangannya ke meja sebelah ranjang empuk miliknya
Setelah Arabela menghempaskan pakaian yang akan di pakai ke meja sebelah ranjang tempat tidurnya kini tangannya Arabela sibuk memilah milah celana yang akan di pakai untuk berangkat ke kampus kini Arabela melakukan hal dan cara yang sama dalam memilih pakaian yaitu Arabela melemparkan semua celana yang ada di ranjang ke lantai kamarnya satu persatu sampai celana di ranjangnya habis tak tersisa walaupun hanya satu sobek celana lalu Arabela menelisik semua celana tersebut lalu Arabela langsung mengumbar senyum lebar di wajahnya tanpa komando tangannya Arabela mengambil salah satu celana lalu Arabela semakin mengembangkan senyuman lebar di wajahnya
"Ini celana cocok banget gue pakai buat ke kampus sekaligus buat memikat hatinya gebetan gue pokoknya gue harus gunakan pakaian dan celana yang gue pilih sekarang juga soalnya gue juga harus pakai make up ke wajahnya gue ada bedak lipstik blush on menyisir rambut pensil alis eye shadow dan masih banyak lagi kira kira gue nanti pakai bando atau jepit di rambutnya gue untuk menghiasi rambutnya gue" batin Arabela lalu mendamparkan celana yang ada di tangannya ke atas meja sebelah ranjang tempat tidur
Rembulan yang tadi berniat ke ruang makan tidak jadi melangkah ke sana karena tujuannya sekarang adalah membungkus nasi dan lauk pauk buat bekal dirinya sarapan di bus sehingga kini Rembulan telah berada di dapur lebih tepatnya kini Rembulan sedang bergaya di depan rak piring lalu Rembulan mengambil kotak bekal makanan beserta tutupnya kotak bekal makanan lalu Rembulan juga mengambil botol setelah tangannya mengambil semua keinginannya Rembulan berlanjut berkelana ke arah meja dapur setelah dirinya sampai di meja dapur kini Rembulan langsung meletakkan kotak makan dan tutup kotak makan di atas meja lalu Rembulan mengambil teko yang ada di meja dapur lalu menuangkan air di teko ke dalam botol setelah botol terisi penuh tanpa ragu Rembulan meletakkan teko tersebut ke tempat semula yaitu di meja makan setelah itu Rembulan melakukan tugas selanjutnya yaitu mengambil kotak bekal makanan dan tutup kotak bekal makanan tanpa menelantarkan botol yang ada di tangannya lalu Rembulan berjalan ke arah ruang makan sambil membawa ketiga barang di tangannya
"Aku sudah selesai mengisi air ke botol buat minum aku saat dalam bus ketika aku makan sekarang tujuan aku selanjutnya meletakkan nasi dan lauk pauk ke kotak bekal makanan buat di bawa oleh aku supaya aku bisa makan makanan di bus soalnya sekarang aku mau membantu ibu membangunkan adiknya aku takutnya adiknya aku masih tidur kasihan kalau ibu harus manggil manggil adiknya aku sementara adiknya aku masih sibuk dalam alam mimpi" batin Rembulan sambil berjalan melangkah ke ruang makan sambil mengembangkan senyum lebar di wajahnya
Crist membuka mata saat ada sinar matahari yang menerpa ke kedua matanya Crist sehingga membuat kedua matanya Crist silau lalu Crist mengucek kedua matanya lalu Crist menatap ke arah jam dinding yang menempel di dinding lalu Crist melihat jam sekarang menunjukkan jam enam lebih sehingga Crist bisa melanjutkan tidurnya lagi lalu dirinya beringsut untuk berdiri dari tempat tidurnya dengan langkah gontai Crist melangkah menuju ke tempat korden lalu Crist yang akan menutup gorden baru sadar bahwa sekarang gorden juga masih tertutup dengan rapi belum di buka walaupun satu centipun lalu Crist melangkah gontai lagi menuju ke tempat tidur setelah Crist sampai di sebelah ranjang tanpa ragu Crist mendaratkan semua anggota tubuhnya ke ranjang empuk miliknya lalu Crist tidur dengan posisi telungkup dengan kedua mata sengaja di tempelkan ke bantal Crist melakukan itu bukan untuk bergaya dan bukan untuk berfoto lalu fotonya di masukkan ke sosial media dirinya melakukan itu semua supaya Crist bisa melanjutkan acara tidurnya lagi tanpa terganggu oleh sinarnya matahari yang menyilaukan kedua matanya Crist setelah itu Crist mulai memejamkan kedua matanya mencoba menyelami alam mimpi lagi karena menurutnya sekarang masih pagi soalnya Crist tidak ada meeting pagi ini sehingga dirinya bisa bebas melanjutkan perjalanan tidurnya lagi karena Crist ada meeting nanti siang sekalian makan siang dengan rekan bisnis atau tekan kerjanya
"Gue lanjutkan tidur lagi saja lagian gue pagi ini ngga ada meeting soalnya jadwal gue meeting siang nanti lagian ini mataharinya terlalu cepat banget nongol ngga tahu kalau gue masih mengantuk gara gara mengerjakan lembur sampai pagi sekitar pukul tiga lagian sebenarnya ini mataharinya yang terlalu cepat nongol karena ngga tahan dalam kegelapan atau gue yang tidurnya pagi jadi baru tidur sebentar sekarang sudah pagi gue mau lanjutkan tidur lagi biar Arabela nantinya berangkat ke kampus sendiri tanpa gue antar lagian gue heran sama Arabela dia sudah bisa bawa mobil tapi berangkat ke kampus sering bareng sama gue terus pulangnya juga sering minta jemput ke gue kalau gue ngga sempat dia minta di jemput sahabat gue jangan jangan ada udang di balik batu atau ada udang di balik rempeyek mungkin yang benar ada udang di balik tudung saji gue mau melanjutkan tidur lagi saja kalau Arabela minta di antar sama gue tinggal gue sogok Arabela sama uang jajan pasti dia bakalan mau dasar adik gue matre banget tapi lebih tepatnya Arabela kayak malak gue bukan matre lagi soalnya kalau gue ngga mengantar dia ke kampus gue harus membayar Arabela sesuai dengan uang yang di minta Arabela" batin Crist sambil memejamkan kedua matanya untuk berkelana ke alam mimpi lagi