NovelToon NovelToon
Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Jangan Menyesal Setelah Aku Pergi

Status: sedang berlangsung
Genre:Single Mom / Selingkuh / Penyesalan Suami
Popularitas:363k
Nilai: 5
Nama Author: Jalur Langit

Disa ingin memberi kejutan berupa kehamilan yang telah lama dinanti-nanti, tetapi dia malah mendapatkan kejutan lebih dulu dari Cakra. Cakra membawa pulang Risa yang sedang hamil anaknya.

Dari pada menerima Cakra, yang jelas-jelas sudah mengkhianatinya, dan harus menerima Risa sebagai madunya, Disa memilih pergi dengan membawa anak Cakra yang dia sembunyikan.

"Jangan menyesal setelah aku pergi."

***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Jalur Langit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3

Diam-diam, Risa tersenyum puas saat melihat Disa ditalak hingga akhirnya keluar dari rumah Cakra. Memang seperti ini yang Risa harapkan. Dia tidak benar-benar merelakan anak yang sedang dikandungnya untuk diserahkan kepada Disa dan Cakra. Risa melakukan itu hanya untuk menarik simpati Cakra saja.

Kini, Risa sudah berhasil menendang Disa dari sisi Cakra dan menggantikan posisinya. Meskipun Risa tahu, saat ini ia hanyalah sebatas istri sirinya Cakra.

Ingatan Risa mundur ke belakang. Lima bulan yang lalu, ia melakukan hal yang sangat nekat. Yaitu menggoda suami sahabatnya sendiri. Tentunya ada alasan kuat yang menggiring Risa melakukan hal itu.

Semesta nampaknya sedang berpihak pada Risa. Cakra, yang dari luar terlihat seperti suami setia, alim, sayang istri, suami idaman para wanita, rupanya begitu gampang tergoda. Risa sampai tidak percaya dalam waktu kurang dari dua bulan, dia sudah menjadi istri kedua Cakra.

Cakra semakin masuk ke dalam perangkapnya setelah tahu Risa langsung positif hamil setelah satu bulan mereka menikah. Hal yang sangat Cakra harapkan dari Disa, justru bisa Risa berikan secepat itu.

Maka, semakin dekatlah pada gerbang kehancuran Disa.

"Bagaimana kalau kita jujur sama Disa? Kita bongkar hubungan kita dan katakan kalau aku sedang hamil," bujuk Risa kala itu.

Cakra tentu saja menolak, sebab ia tidak mau kehilangan Disa. Besar kemungkinan setelah Disa tahu tentang hubungannya dengan Risa, Disa akan meminta cerai. Cakra tidak mau itu terjadi.

"Aku nggak mau. Kalau Disa tau, dia pasti akan minta pisah."

"Nggak mungkin," sangkal Risa. "Disa kan sampai sekarang belum juga hamil, kita bilang aja kalau anak kita ini akan menjadi anaknya juga. Aku yakin, dengan bagitu Disa nggak akan ninggalin kamu," jelasnya penuh keyakinan.

Risa harus bisa meyakinkan Cakra agar setuju dengan rencananya untuk membongkar hubungan ini di depan Disa. Supaya apa? Supaya Disa semakin sakit, karena Risa tahu betul bagaimana watak Disa.

Disa tidak akan pernah mau bertahan.

Semua rencana Risa berjalan mulus. Ketika akhirnya Disa memilih pergi, di situlah awal kemenangan Risa.

"Maaf ya Mas, ternyata perkiraanku meleset. Aku kira Disa nggak akan ninggalin kamu demi anak yang kita janjikan," Risa mengusap-usap bahu kekar Cakra yang tertunduk di sofa.

Cakra menghela napas dalam. "Sudahlah," sergahnya. Semuanya sudah terlanjur terjadi. Dengan pengkhianatan yang terang-terangan Cakra akui dan tunjukkan di depan Disa, Cakra tidak akan bisa menarik perempuan itu kembali ke sisinya.

"Kamu nggak sendirian kok, Mas, kan ada aku sekarang. Aku akan nemenin kamu, menggantikan posisi Disa." Risa, yang duduk di samping Cakra, meraih tangan Cakra untuk diletakkan di atas perutnya. "Ingat, sebentar lagi kamu akan menjadi seorang ayah. Itu kan yang kamu harapkan selama ini."

Cakra menggerakkan kepalanya pelan, menoleh ke arah Risa, kemudian tersenyum tipis. Benar, Cakra tidak perlu repot-repot menangisi kepergian Disa. Ada yang lebih penting untuk dia pikirkan dibandingkan dengan kepergian Disa, yaitu anak ini.

Cakra mengusap lembut perut Risa. Dia memang kehilangan Disa, tetapi sebagai gantinya, Cakra memiliki Risa dan anak ini.

"Iya. Mulai sekarang kamu tinggal di sini aja. Besok akan aku kenalkan kamu ke mama sama papa aku, sekaligus memberitahukan hubungan kita," tutur Cakra.

"Iya, Mas," Risa mengangguk pelan dan malu-malu. Padahal di dalam hati, dia bersorak gembira.

"Kamu istirahat aja sana di kamar," suruh Cakra seraya mengusap lembut lengan Risa.

"Kamar yang mana?"

"Terserah. Di kamar utama juga boleh, toh udah nggak ada Disa di rumah ini."

Risa mengangguk kemudian beranjak ke lantai atas. Membuka pintu kamar utama, kamar yang dulunya menjadi saksi bisu cinta Disa dan Cakra.

Masih ada banyak barang-barang Disa yang tertinggal di sana sebab saat pergi tadi, Disa hanya membawa satu koper saja. Mungkin besok atau secepatnya, Risa harus menyuruh Cakra untuk mengosongkan semua barang-barang Disa.

Sementara di bawah, Cakra pergi ke dapur. Niatnya hendak mengambil minum, namun ia dibuat tertegun oleh keadaan meja makan yang penuh dengan makanan.

Ada satu kue tart kecil berhias coklat dengan tulisan di atasnya.

Happy anniversary ke dua

Semua ini ... Pasti Disa yang sudah repot-repot menyiapkan sejak siang.

Untuk merayakan anniversary pernikahan mereka yang ke dua. Namun, Cakra sudah menghancurkan malam yang seharusnya indah ini.

*

Disa tak dapat terlelap. Dia berbaring di atas tempat tidurnya sambil menatap langit-langit kamar. Membiarkan air mata mengalir dari kedua matanya yang kemudian membasahi telinganya.

Tadi di depan Cakra, Risa, bahkan di depan ibunya, Disa masih bisa terlihat kuat. namun saat malam datang, hanya kesendirian dan keheningan yang menemani, Disa tidak bisa menahan dadanya yang terasa sangat sesak.

Rasanya dikhianati oleh dua orang yang sangat dipercaya itu sangat sangat sakit. It's another level of broken heart.

Disa tak tahu salah apa dirinya terhadap Risa dan Cakra sehingga mereka melakukan ini terhadapnya.

Dunia Disa hancur.

Tetapi, Disa tak boleh membiarkan dunianya hancur lebih dari pada ini, kan? Sebab ada satu nyawa kecil yang kini sedang tumbuh di rahimnya.

"Harus kuat Disa ... Harus kuat. Demi dia."

Waktu sudah menunjukkan pukul dua pagi. Dari pada terus menerus larut dalam keterpurukan, Disa memilih melakukan suatu hal yang bermanfaat dan positif.

Disa perlahan bangkit dari tempat tidurnya. Mengusap kedua matanya yang basah dan sembab, kemudian pergi ke kamar mandi.

Membasahi wajahnya dengan air wudhu, lalu ia bentangkan sajadah di samping tempat tidurnya. Disa melakukan salat tahajud di sepertiga malam. Berdoa kepada sang pencipta agar ia diberikan kekuatan dalam menjalani setiap cobaan yang datang.

Jujur, ini adalah kali pertama Disa mengalami patah hati yang sangat-sangat dalam.

Usai melaksanakan salat, Disa berharap ada ketenangan yang hadir di dirinya. Seharusnya begitu, namun ia malah membuka ponselnya.

Risa mengirimkan satu pesan. Berupa foto. Foto Risa yang memamerkan dirinya yang sedang bersandar di dada bidangnya Cakra yang terlelap. Tubuh mereka tertutup selimut, hanya terlihat kedua bahu mereka yang tak tertutup apa pun. Polos.

Disa cukup tahu apa yang baru saja mereka lakukan di kamar yang kemarin masih Disa tempati bersama Cakra.

"Terima kasih sudah memilih pergi Disa. Terima kasih kamu selalu memberikan milikmu yang aku inginkan."

Begitulah pesan yang Risa tulis di bawah foto itu.

Disa menggeram.

"Tidak tahu diri! dari dulu kamu selalu menginginkan barang bekasku. Nggak mampu ya beli barang baru yang nggak bekas aku?"

Setelah mengirim balasan itu, Disa menggenggam erat ponselnya sesaat, rahangnya mengeras. Lalu menutupi wajahnya dengan kedua telapak tangan.

...****************...

1
Dewi 1234
cerita nya bagus thoorrr...cuman sayang riska dan disa ketukar2
Sky: oke, aku revisi ya kak. makasih masukannya ❤️
total 1 replies
Dewi 1234
kok disa..harus nya riska...bikin bingung aja...
Dewi 1234
oke
Samsiah Yuliana
lagi seru² nya Thor 😓
lanjut lagi cerita Thor 🙏🙏🙏
yazelin
bagus ceritanya seru
kayak di kisah nyata
Piyah
lanjut ga pake lama
Ma Em
Cakra seumpama Disa tdk jadi menikah dgn Rayyan juga kamu tdk bisa kembali lagi sama Disa karena Cakra sdh talak tiga Disa , terima nasib saja kamu Cakra karena emang perbuatanmu sendiri .
Oma Gavin
modarrr ternyata ini trik cakra buat pisahin rayyan dan disa untung disa ngga termakan hasutan nya, udah cakra terima nasibmu aja siapa suruh selingkuh kepedean banget
Sky
halooo masih ada kah yang nungguin? absen dong yang masih baca ☝️
Deasy Suryandari: halooo
total 1 replies
Areta Cantik
lanjutanya mna ya?
Sky: udah update ya kak bab selanjutnya
total 1 replies
Karsiani Kar
, apa cerita ini udah tamat
Sky: belum kak....
total 1 replies
Hatijah Cantik
walaupun menyesal tapi Cakra masih bisa melihat anaknya mereka hanya butuh anak kecuali Disa pindah jauh baru masalah
Kukun Sabarno
semoga Risa bener berubah
Kukun Sabarno
ya ampun Risa mosok bayar pake tubuhmu sih jijabajay🤭
Nentilia Jinal
ditunggu disa dan Rayyan lagi
irma wati
Ceritanya sangat menyentuh dan alurnya bagus
Vivi Zenidar
Alhamdulillah... akhirnya Risa dan Zara ada yg melindungi
ラマSkuy
waw sangat plot twist sekali ternyata Disa dan Risa saudara seayah 😱😱😱
Yunita Sophi
jgn mudah percaya sama si Cakra Dis... kamu tau si cakra lagi ngejar kamu lagi berarti dia bohong... dia yg pernah nyakitin kamu masa kamu percaya Dis si kadal buntung...
Nentilia Jinal
lannnjuuuttt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!