NovelToon NovelToon
Terjerat Rasa

Terjerat Rasa

Status: tamat
Genre:Keluarga / Selingkuh / Nikah Kontrak / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:281k
Nilai: 5
Nama Author: Sarah Mai

Adinda Aira tidak menduga jika kekasihnya yang bernama Frans Albar telah memiliki calon istri yang akan segera ia nikahi.

Kini Adinda hamil.

Demi menutupi Aib itu, Frans memaksa Ryan Alaska yaitu teman sekaligus rekan kerjanya agar menikahi Adinda Aira untuk sementara saja. Frans berjanji akan menikahi Adinda setelah setahun pernikahannya dengan sang istri, Nia Devira.

Ryan terpaksa menerimanya karena hidupnya pada saat itu begitu bergantung kepada Frans dan sedang mengalami konflik besar dengan keluarganya.

Lantas apakah yang terjadi? Jika mereka ternyata sudah terjerat oleh rasa cinta yang dalam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sarah Mai, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 9 - Kekecewaan

"Kamu tau dosa Riba itu apa Ryan? Dosa Riba yang paling kecil disetarakan, ibarat kamu sedang berzina dengan Mama, apa kamu tidak takut, apa yang kau cari di dunia ini, kau masih lajang, belum mempunyai keluarga, bagaimana jika besok kau mati tertembak, apa kau sanggup mempertanggung jawabkan nya atau apa kau yakin, kau bisa hidup sampai tua, lalu masih sempat bertaubat setelah kaya? Mama sadar Mama ini tidak sekaya keluarga Ayahmu yang bisa mewariskan tahta!" Omelan Khaliza membuat Ryan garuk-garuk kepala.

Pemuda itu hanya terdiam, tak mampu lagi membantah sang Bunda.

"Ryan anakku! Dengarkan Mama sayang, Mama tidak menuntut emas berlian dari kamu, harta yang berlimpah, istana yang megah, selain engkau menjadi anak yang sholeh. Pulanglah sayang, saatnya kembali ke jalan yang lurus, kau jangan terpancing dengan hinaan orang ataupun keluarga Papamu, biar saja kita hidup apa adanya, Nak! Yang penting Allah meridhoi!"

Terdengar suara batuk sang Ibu. Ryan tidak ingin memperpanjang lagi debat diskusinya bersama ibunya, ia juga sudah berjanji tidak ingin membuat ibunya marah kepadanya.

"Baiklah Mah! Ryan tutup telponnya!

Assalamualaikum!"

"Wa'alakumsalam!"

"Huuuft!" wajah Ryan semakin kusut menyandarkan kepalanya di sofa. Profit kemajuan Perusahaan kecil Ryan perlahan mulai berjalan, untuk mendongkrak lebih berkembang lagi, Ryan sedang membutuhkan modal yang cukup besar.

"Aku benar-benar pasrah!" batinnya.

Tiba-tiba terdengar suara panggilan seorang wanita dari depan pintu.

"Adinda-adinda!"

Adinda bergegas keluar dari kamar berjalan cepat membuka pintu rumahnya.

"Kakak!" Nabila langsung memeluk adiknya.

"Apa yang terjadi denganmu?" tanya Nabila melihat kaca jendela rumahnya adiknya pecah.

Nabila sempat melirik keberadaan Ryan yang tengah duduk di ruang tamu.

Tidak berapa lama Yanto yang diutus Frans juga datang menjemput Ryan.

Ryan berjalan menuju pintu utama melewati keberadaan Nabila dan Adinda.

"Aku pergi dulu!" kata Ryan pada Adinda, Pria itu bergaya dingin, mengangguk kecil sebagai rasa sopan santunnya kepada kakak kandung Adinda Aira.

"Ryan!" panggil Adinda membuat langkah pemuda itu terhenti.

"Terima kasih!" ucap Adinda.

Ryan hanya mengangguk kecil.

"Siapa dia?" tanya Nabila.

"Dia Bodyguard Frans!"

"Bodyguard?" Nabila terus memperhatikan Ryan sampai dengan masuk ke dalam mobil.

"Ada apa kak?"

"Sepertinya Kakak pernah melihatnya, wajahnya tidak asing?"

"Ouh Iyah? Kami pernah satu sekolah saat masih SMP?"

"Wajahnya tampan kulitnya bersih, Kakak yakin dia itu seorang Tuan Muda!" tebak Nabila dalam raut berpikir.

"Jangan bilang kakak naksir sama dia lantas mau cari suami kedua?" ledek Dinda mencubit kecil hidung kakaknya.

"Apaan sih kamu, aku masih tergolong wanita baik-baik?" ucap Nabila.

Adinda berjalan menuju dapur membuat minuman.

"Lalu mengapa dia bisa ada di rumahmu?" tanya Nabila dengan raut bingungnya.

"Ceritanya panjang, aku lapar, apa kakak membawa makanan untukku!"

"Ouh ada di mobil, aku akan mengambilnya?" Nabila bergegas menuju mobil kembali.

Keduanya sarapan bersama.

Di hadapan Nabila, Pagi itu Adinda masih bungkam dengan masalah yang sebenarnya terjadi, ia bingung bagaimana menjelaskannya kepada sang Kakak.

"Serius deh! Kalau tidak salah, kakak pernah melihat pemuda itu di Singapura, turun dari mobil mewah, terus di kawal banyak Bodyguard bertubuh besar dengan berpakaian rapi berjas dan berdasi!"

"Mungkin kakak salah orang!" jawab dingin dinda fokus kepada sarapannya.

"Sepertinya tidak, wajahnya sangat jelas, bahkan aku pernah melihat ia si stasiun TV Singapura!" kata Nabila sambil berpikir-pikir, mengingat apa yang pernah dia lihat ketika itu. Nabila sering bepergian menemani tugas sang suaminya ke negeri berlambang singa itu.

Adinda tidak ingin membahas tentang Ryan. Wajahnya terlihat lesu.

"Apa Ayah pernah mengunjungi Kakak?"

"Sebulan yang lalu, dia mengeluh dengan usaha Restorannya, bagaimana tidak, istrinya begitu boros!" omel Nabila.

"Dia bertanya tentang ku!"

"Sama sekali tidak, karena Ayah sudah menganggap kamu lebih dari cukup tidak butuh perhatian lagi, sepertinya istrinya tidak suka jika kita sering bertemu dengan Ayah, lupakan saja tentang dia, kolesterol ku bisa naik jika harus mengingatnya!"

"Di saat-saat seperti ini, aku sangat membutuhkan perhatian seorang Ayah, Ayah yang tidak pernah perduli dengan kami, Ibu ku tau jika Ayah sering berselingkuh di belakangnya, namun ibu memilih diam saja, ia lebih banyak mengalah dan menahan pil pahit dalam rumah tangga, apakah semua pria seperti itu, tidak bisa cukup dan puas dengan satu wanita, aku takut mengenal cinta lagi bahkan aku takut menjalani kehidupan rumah tangga karena aku tidak sekuat ibuku, semoga Mas Rendra (Suami Nabila) tidak seperti itu, ia bisa bahagia bersama kakak, aku tidak ingin kakak merasakan kekecewaan cinta!" gumam Nabila memandangi kakaknya yang lahap memakan sarapan mereka pagi itu.

"Bagaimana hubungan kamu dengan Frans?" tanya Nabila membuyarkan perkataan hati Adinda.

Adinda terdiam sejenak, akhirnya Adinda berkata jujur.

"Frans meninggalkan ku, dan aku terlanjur hamil dan sebentar lagi ia akan menikah dengan wanita lain, aku tidak tau ternyata sudah dua tahun ini dia sudah memiliki tunangan. Tadi malam aku mencoba ingin bunuh diri, lalu Ryan Bodyguardnya menolongku dengan memecahkan kaca jendela!" ucap singkat Adinda tidak bertele-tele.

"Ting!" bunyi hempasan sendok makan Nabila tanda rasa kesal bercampur terkejut. mendengar celotehan Adinda, ia serasa menelan duri.

"Apa yang kau ucapkan? Jadi selama ini kamu berkencan dengan pria yang sudah bertunangan!" kata Nabila bangkit menjewer adiknya.

"Aw! Sakit kak" histeris Adinda.

"Aku tidak tau jika ia sudah bertunangan!" tangis Adinda.

"Dari dulu sudah aku katakan jangan mau tergoda dengan lelaki itu, tapi kau tidak pernah mendengarkannya!" bentak keras Nabila memecah ruangan disana.

"A...aku...aku menyesal...Hiks...hiks...hiks...?" tangis sesenggukan Adinda yang dalam.

"Apa kau silau dengan hartanya?"

Adinda mengangguk.

"Argh!" ucap Nabila kesal.

"Frans itu kaya, dia tidak pelit, dia bisa memberikan apa yang aku mau, kalian tidak pernah perduli dengan kehidupan ku, Ayah juga tidak pernah tau tentang hidupku, aku kesiapan kak, aku capek!" jawab Adinda histeris.

"Huuuft, Adinda, kau itu bekerja, memiliki gaji!" tangis Nabila pecah, kecewa berat dengan adiknya.

"Tidak cukup kak, untuk reparasi kecantikan ku tidak cukup, juga tinggal di rumah kontrakan mewah seperti ini, biaya hidup, kendaraan dan lain-lain" jawab keras Adinda yang tidak ingin disalahkan, sosok anak perempuan yang kurang perhatian.

Nabila terdiam tidak bisa lagi berkata-kata.

"Sebanyak apapun uang yang diberikan kepadamu itu tidak akan cukup jika gaya hidupmu mengikuti kelas perempuan konglomerat, yang ada kita akan melarat!" hardik Nabila.

"Aku tidak ingin merepotkan kalian, lagian kalian tidak akan memberikan uang lebih untuk kecantikan ku!" kata Adinda dengan rasa ego yang tinggi.

1
Rani Chiko
ikutan tegang q thor bacanya/Cry/
Afnan S
pada novel terjerat rasa author banyak menyelipkan dakwah lewat mama khaliza dan alamsyah secara tidak langsung para pembaca belajar akan ketenangan jiwa dengan selalu menyerahkan urusan pada sang pencipta.. good author
Afnan S
episode ini banyak bawangnya
Afnan S
jadi ingat kelucuan Andre dan indah
Mita
luar biasa
💜⃞⃟𝓛 ᎩᏬᏁhiat ⍣⃝ꉣꉣ❀∂я
Ceritanya bagus dan kereen😍🙏
Rohmadhona Vina
terimakasih kak,dari cerita ini aku jd belajar ilmu sabar & ikhlas yg ternyata sulit tp aku yakin hasilnya nanti akan indah.
Senyiur Borneo
😅😂😂😂
Senyiur Borneo
ternyata iyaa, mmg lbh mengerikaaann hahahaa...
Senyiur Borneo
wkwkkwwk
findry
selalu suka sama karyamu Thor
lovely
pergi k neraka aja Lo Frans 🥴
lovely
kasihan amat nasibmu Ryan apem s Dinda bekas s frans 🥵
lovely
aduhhh terlalu bnyak beragumen jd ngos³an bacanya🥴
lovely
dasar manusia lucnuttt c Frans seenaknya nyuruh org yg berta ggunh jawab realnya ogahhh mski diancam🥵
lovely
ini yg pacarnya siapa.yg hamilin siapa malah Ryan malaikat penolong Dinda 🥴
lovely
kasian Ryan dapat bekasan bosnya 😜
lovely
dasar cewek begokkk d Dinda😜
Supry Atun
bagus novelnya
Supry Atun
athor yg bikin kepo Ryan kwkwkwwkwk
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!