Ketika Cinta berlabuh pada yang tepat maka di situlah kebahagiaan akan selalu di dapat. Namun, sebaliknya, Jika melabuhkan cinta pada orang yang salah. Maka, hanya ada kesedihan dan kekecewaan yang melekat.
Terbiasa hidup mewah dengan bergelimpangan harta, karir yang bagus di dunia hiburan. Gadis cantik usia 25 tahun. Putri bungsu dari keturunan keluarga pengusaha sukses. Namun, demi sebuah impian dan karirnya. Gadis itu rela meninggalkan cinta pertamanya dan juga di kucilkan oleh teman temannya.
Clara Wijaya Kusuma seorang model terkenal di Negaranya. Selalu berpenampilan minim dan terbuka, Hingga ia di juluki seorang model yang menghalalkan segala cara demi sebuah ambisinya.
Adien Arya pria dewasa 32 tahun. Sangat dingin dan arrogant. Bahkan hidupnya terlalu banyak rahasia yang di tutup rapat olehnya.
Namun, pada suatu hari Arya malah menjadi sopir sekaligus bodyguard Clara. Dan disinilah sebuah kisah dimulai.
"Siapakah Adien Arya sebenarnya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nopita Yuliana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Pemotretan
Jam menunjukkan pukul tujuh pagi, dua buah mobil mewah mulai memasuki sebuah villa mewah di kawasan puncak. Ketika pintu mobil dibuka kaki jenjang putih mulus, mulai menapaki batako yang membentang seluas halaman villa depan bangunan mewah itu.
Di sana juga sudah terparkir tiga mobil. Salah satunya adalah mobil mewah keluaran terbaru dengan harga yang sangat fantastic tentunya.
" Mari, nona cantik! Sepertinya kita benar benar sudah telat dari jadwal yang telah di tentukan". Ucap Santi yang sudah membawakan tas besar dan juga tas make up Clara.
" Aku modelnya disini , jadi, sebelum aku datang tidak akan ada sesi pemotretan bebs".Clara melangkah dengan santainya masuk kedalam villa mewah itu. Karena di depan teras sana sudah ada satu orang wanita yang telah menatikan kedatangannya.
" Anda telat sepuluh menit Nona Clara". Seru wanita itu yang merupakan kepala manajer penanggung jawab semua kegiatan selama sesi pemotretan dua hari disini.
" Yah, aku tahu".Jawab Clara santai masuk begitu tanpa rasa bersalah sedikitpun.
" Maafkan kami Nisa, Tadi dijalan sempat terjadi kendala kecil". Santi sang asisten meminta maaf pada manajer itu karena meraka saling kenal satu sama lainnya.
" Kalau gue sih gapapa Santi. Tapi, di dalam sudah ada asisten kepercayaan pemilik perusahaan yang sejak tadi sudah menunggu. Gue gak tahu dia bakal kasih toleransi atau tidak. Ini kan hari pertama kalian lakukan sesi pemotretan ". Nisa tampak sedikit khawatir jika atasannya kembali membatalkan kerjasama nya. Dan malah minta diganti dengan model yang lain.
" Gue yakin Clara mampu menghandle nya. Tenang aja!! ". Santi tampak begitu santai. Karena ia tahu modelnya itu sangat pandai merayu dan berakting. Bahkan, Clara sangat terkenal dalam tugas rayu merayu.
🌿🌿🌿🌿🌿
Santi mondar mandir mencari keberadaan Clara. Karena sejak masuk tadi, Clara sama sekali belum ia temukan. Bahkan, gadis itu tidak ada di dalam kamar yang sudah di siapkan selama mereka menginap disini.
" Ya Ampun Cla, kamu darimana aja sih?. Aku cariin kamu daritadi. Ayo buruan make up!! ".
Santi langsung menarik tangan Clara untuk segera di make up sebelum pemilik perusahaan datang. Yang katanya akan datang juga untuk mengawasi langsung sesi pemotretan Clara.
Clara pun hanya menurut dan ikut masuk kedalam kamar khusus make up nya. Hingga beberapa menit berlalu, mereka kembali keluar dengan penampilan Clara yang sudah sangat sempurna. Gaun tanpa lengan indah jatuh dengan belahan di samping sampai sebatas paha mulusnya. Bahkan membungkus body nya yang memang body goals.
Sampai sampai para pria yang merupakan kru perusahaan tampak melotot. Baru kali ini mereka melihat dengan jelas sosok model terkenal dan banyak di incar oleh para pria dengan berbagai kalangan.
" Hei, jaga mata kalian! ". Sentak Santi yang selalu saja posesif akan Clara. Gadis itu selain sedikit tomboy, ia juga pandai bela diri bahkan selalu menjaga Clara dengan baik selama ini.
Clara hanya menggeleng kan kepala nya dan melenggang menuju arah luar. Sedangkan di samping Villa memang sudah di atur tempat sedemikian rupa untuk pemotretan Clara hari ini. Yang menyingkap suasana alam terbuka.
" Wow... Sepertinya kali ini tuan Dewa tidak salah memilih modelnya". Celetuk salah satu kru yang merupakan bawahan asisten pribadi CEO perusahaan tersebut.
" Bener banget tuh, lihat saja begitu sempurna man". Sambung yang lainnya lagi.
Clara dengan anggun nya mulai masuk sesi pertama nya. Berpose pose dengan santainya, dan membuat sang fotografer nya tidak kesulitan untuk mendapatkan anggle yang pas. Karena mau di foto dari arah manapun. Clara tetap sempurna dan bagus hasilnya.
Sedangkan Santi selalu setia berada di samping Clara. Bahkan, gadis itu selalu siap untuk memberikan apapun yang Clara mau. Tanpa berniat untuk jauh sedikitpun.
" Oh sayang, kau itu begitu sempurna". Seru Santi bangga memuji Clara. ".Tapi sayang kau masih saja pilih pilih pria". Sudah kelar memuji Santi malah langsung meledek Clara.
Namun, yang di ledek sama sekali tidak perduli. Ia seakan sudah terbiasa akan semua kata kata pedas yang di lontarkan asisten nya itu. Karena sampai saat ini juga. Clara belum menemukan pria yang cocok di hatinya. Setelah, hubungan nya kandas dengan cinta pertamanya. Clara belum pernah menjalin kasih dengan pria manapun lagi.
SATU BAB DULU GENGS, MASIH BELUM BISA BUAT CRAZY UP YA🙏🙏🙏
i lovu you thorr/Heart//Heart/