NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta CEO Nakal

Terjerat Cinta CEO Nakal

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Tamat
Popularitas:2.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rossy Dildara

"Kalian sudah sah menjadi sepasang suami istri."

Kalimat yang terlontar dari mulut Pak Penghulu mampu membuat Nella membeku di tempat duduknya, ia memegangi dadanya yang teramat nyeri.

Ia merasa sudah mengkhianati Ihsan, mengkhianati cinta mereka yang telah tumbuh selama satu tahun. Nella makin terenyuh disaat Rizky perlahan mendekatkan wajahnya, bibir seksi Rizky mendarat pada kening Nella. Satu kecupan itupun, mampu membuat Nella memejamkan matanya, hingga tetesan air mata barunya mengalir kembali.

Cup~

Kak Ihsan, maaf ... Maafkan aku yang telah mengkhianatimu. Aku ... aku mencintai Kakak. Sampai kapanpun, nama Kakak akan selalu ada di hatiku' batin Nella.

Rizky terbelalak, ia kaget bukan main ketika melihat wajah Nella sudah basah dan memerah. Seolah mengerti, kalau Nella menyimpan sejuta rasa sakit di hatinya.

Apa dia benar-benar tidak suka dengan pernikahan ini?' batin Rizky.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rossy Dildara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

9. Aku tidak mau dijodohkan!

"Berikan bunganya, kau ini bodoh sekali, sih!" Guntur mendengus kesal, ia kembali berbisik ke telinga Rizky. Tapi bisikannya sampai terdengar pada telinga semua orang yang berada disana.

"Ini buat lu." Rizky mengulurkan tangannya, memberikan buket bunga yang sedari tadi ia pegang. Namun Nella hanya melihat saja, enggan untuk menerima.

"Pah ... tolong jelaskan padaku, apa maksud Papah?" Nella lebih memilih menoleh pada Sofyan, menatapnya dengan wajah binggung.

"Kita duduk dulu, kita ngobrol." Sofyan merangkul bahu Nella, mengajaknya untuk duduk bersama.

Rizky mengerucutkan bibirnya, jelas saja ia kesal karena bunga pemberiannya itu tidak di terima. Rizky langsung menaruh bunga itu diatas meja. Padahal sebelum dirinya bertemu dengan Nella, buket bunga itu selalu ia genggam.

Gue pegel-pegel megang ini bunga, tapi diacuhkan begitu aja.

Rizky hanya bisa menggerutu dalam hati.

"Sayang, ini Rizky Gumelang. Kamu pasti tau dia, dia rekan bisnis Papah," ucap Sofyan.

"Iya, lalu?"

"Dan mereka ini orang tua Rizky, mereka--"

"Biar Rizky saja yang bicara, Sofyan," sela Guntur. Ia kembali melirik Rizky dan kembali berbisik. "Ucapkan apa yang Papah katakan saat di mobil, kau masih ingatkan?"

Rizky mengangguk. Jujur saja, jiwanya seperti tertekan, merasa terhimpit dari papah dan mamahnya.

Harusnya gue jangan duduk di tengah, gue kayak sesak nafas gini.

Rizky menarik nafasnya dulu, lalu menghembuskan. "Gue dateng--"

Guntur kembali menyenggol lengan Rizky. "Pakai aku! Jangan gue! Nggak sopan sama Sofyan!" tegurnya kesal.

Rizky berdecak, lalu kembali berkata, "Aku datang kesini dengan orang tuaku, punya maksud ingin melamarmu. Apa kau mau menerima lamaranku, Nella?" walau terasa berat, akhirnya Rizky bisa mengeluarkannya. Saat berbicara tadi, Rizky sama sekali tidak menatap wajah Nella. Pandangannya hanya memusat ke depan.

"Nah, bagaimana Nella? Kamu mau, kan? Menerima lamaran Rizky? Kalau Papah sudah jelas menerima, dia menantu idaman Papah," kata Sofyan yang ikut menambahkan.

Nella menggeleng cepat. "Tidak, Pah. Aku tidak menerimanya!"

Guntur dan Gita membulatkan netranya, namun tidak dengan Rizky. Pria itu sudah tau akan ditolak, bahkan sebelum ia mengungkapkannya.

"Lho, memang kenapa Nella? Apa karena kalian belum saling mengenal?" tanya Gita penasaran.

"Itu salah satunya, Bu. Tapi aku tidak suka dengan Pak Rizky, maaf ...," tolak Nella dengan sopan.

"Kenapa kamu tidak suka? Rizky pria yang baik, dia tampan dan mapan. Apa kau tau Nella? Dia sudah punya dua perusahaan, itu sangat membanggakan, bukan?" Sofyan berusaha merayu putrinya untuk menerima lamaran yang berupa perjodohan pada kedua belah pihak itu.

"Tidak, aku tidak mau. Dia bukan pria yang baik, aku tidak suka padanya!" bantah Nella.

"Nell, Nella. Kau jangan bicara seperti itu." Sofyan merangkul bahu putrinya dan mengelus dengan lembut. "Kau bahkan belum kenal Rizky lebih dekat, bagaimana bisa kau bilang dia pria yang tidak baik?"

"Aku memang tidak mengenalnya, Pah. Aku juga tidak ingin mengenal dia. Apa Papah tau, aku kemarin memergokinya di toilet, dia sedang berbuat mesum!"

Deg!

Guntur dan Gita terbelalak.

"Berbuat mesum? Kapan itu, dan dimana?" tanya Gita penasaran.

"Di Restoran Tanteku, Bu. Aku memergokinya di toilet," jawab Nella.

"Benar itu Rizky?! Apa yang kau lakukan di toilet itu?" cecar Gita marah.

"Apa apanya?" Rizky sudah gelagapan, namun berusaha untuk berkilah, menatap wajah Nella. "Kapan lu memergoki gue? Kita aja baru ketemu sekarang."

"Mungkin kamu salah lihat kali, Rizky tidak mungkin berbuat mesum, apalagi di toilet," sanggah Sofyan membela Rizky.

"Papah tidak percaya padaku? Mataku ini masih normal, Pah. Pak Rizky berbohong! Bahkan aku sudah melaporkannya ke polisi!" tekan Nella seraya menatap tajam wajah Rizky.

Plak!

Guntur menepuk kasar lengan Rizky dengan penuh emosi. "Jelaskan pada Papah Rizky! Apa maksud ucapan dari Nella?" Guntur bertanya dengan nada tinggi.

"Ini hanya salah paham, pasti Nella salah orang, Pah. Aku bahkan baru bertemu dengannya sekarang." Rizky berusaha untuk berkilah, ia tak mau membuat malu orang tuanya dan tentunya ia juga malu karena dipergoki berbuat mesum oleh calonnya itu.

"Nella. Kamu pasti salah lihat, Rizky tidak seperti itu. Memang dia anak yang nakal, tapi dia sudah berubah." Gita merasa tak enak hati terutama pada Nella, gadis cantik itu terlihat tidak menyukai anaknya.

Nella kembali memperhatikan wajah Rizky dengan seksama. Ia yakin sekali jika pria kemarin adalah dirinya. Seperti yang dikatakan Nella tadi, matanya masih normal. Dia tidak mungkin salah orang.

Aku akan ke kantor polisi nanti, aku akan bertanya sama pihak polisi. Enak saja dia bebas begitu saja, aku tidak terima!

"Iya, Bu. Saya mengenal Rizky dengan baik, saya mengerti," jawab Sofyan santai.

"Tapi aku tetap tidak menerima lamaran dia, Pah!" sanggah Nella.

"Tidak, kau harus menerimanya!" tekan Sofyan, ia menoleh pada Rizky. "Apa kau bawa cincin untuk melamar putriku? Berikan cincinnya," titah Sofyan.

Rizky mengambil kotak bening didalam saku jasnya, kemudian membuka kotak itu hingga menampakkan sebuah cincin dengan satu berlian ditengah, cincin yang sangat mewah dan terlihat mahal, sampai menyilaukan mata semua orang.

"Lihat Nella, cincin dari Rizky sangat indah. Pasti cantik untuk jari manis kamu," tambah Sofyan lagi. Ia menarik lengan kiri Nella mengulurkan kearah Rizky, supaya Rizky bisa menyematkan cincin itu pada jari manisnya.

Baru di ujung kuku Rizky hendak menyematkannya, namun jari jemari Nella langsung mengepal, jelas sekali ia tidak mau. Jangankan menerima cincin, lamarannya saja ia tolak.

"Papah, please! Aku tidak mau menerima lamarannya!" bantah Nella seraya menatap lekat wajah Sofyan, ia tau sekali sang papah sangat ingin menjodohkannya.

"Rizky sudah jauh-jauh kesini dengan orang tuanya, Nella! Masa kau tolak, kau harus menerimanya!" tekan Sofyan.

Ihsan saja Papah tolak, kenapa aku harus menerima lamaran pria mesum ini.

"Tidak! Aku tidak mau!" Nella menarik tangannya dengan kasar, berupaya untuk memberontak tindakan papahnya yang memaksa.

Nella segera bangun dari duduknya, ia menatap wajah Guntur dan Gita bergantian. "Pak ... Bu, maaf. Aku tidak bisa menerima lamaran Pak Rizky. Aku juga lagi ada urusan, kalau begitu aku permisi."

"Nella!" Sofyan memekik, ia bangun lalu berlari mengejar Nella yang sudah berada di halaman rumahnya. Ia memegangi lengan Nella, menghentikan putrinya yang baru saja hendak membuka pintu mobil. "Kau mau pergi kemana? Ayok temui mereka, mereka adalah tamu. Calon suami dan mertuamu. Kamu jangan tidak sopan begini!"

"Papah ... aku sudah bilang, aku tidak mau dijodohkan! Papah ini ngerti nggak, sih? Aku ingin menikah dengan Kak Ihsan!" Nella kembali menepis kasar lengan Sofyan, ia buru-buru masuk dan membelokkan mobilnya, keluar dari gerbang rumah Sofyan.

"Ihsan! Ihsan terus! Di otakmu hanya ada si Ihsan!" pekik Sofyan kesal.

Tidak, pokoknya kamu harus menikah dengan Rizky. Entah kau setuju atau tidak, Papah tidak peduli.

Jangan lupa like 💕

1
NikenIka Ika
ih kata siapa cerita ngawur..

orsng novel bagus kaya gini kok dibilang ngawur.. alurnya aja gak ketebak sama sekali.. lucu bikin ngakak parah dan pengen trs baca. Semangat dan sukses dalam berkarya kak ros💪 abaikan komen yg jelek😁
NikenIka Ika
lanjut kak thor
NikenIka Ika
lanjut kak
Niar Yus
Luar biasa
Niar Yus
bukan cinta lagi nama nya tapi obsesi
Mariana Frutty
✔️❎
princess😜
gilaaaa perut sampai sakit🤣🤣🤣🤣
Nova Angel
tante ga tau diri
Nova Angel
usir aj tanteny ngapain dirmh lo
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣sumpah aku ngakak🤭🤣🤣🤣
Nova Angel
trima maya biar bisa nrubah nasip km🤭
Nova Angel
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤭
Nova Angel
ga suka sikap nella aku thor
Nova Angel
nela ga blh kyk gitu itu adikny lo ga ada bekas adik klu istri ada bekasny egois
Nova Angel
bagus
Nova Angel
waduh
Nova Angel
jgn iksan nanti lo dijebak
Nova Angel
aki"cemburu
Nova Angel
tu kan ngeyel sih
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!