NovelToon NovelToon
Pendekar Menjadi Dewa

Pendekar Menjadi Dewa

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Petualangan / Reinkarnasi / Pendekar / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:43.2k
Nilai: 5
Nama Author: EON

Raja Manusia adalah seseorang pendekar terhebat di benua tengah, Namun Raja dari dataran lain tidak bisa membiarkan Raja manusia bertambah kuat. Raja benua lain bekerja sama untuk membunuh Raja Manusia. Namun tidak menyangka Raja Manusia Bereinkarnasi kembali di sebuah keluarga sederhana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EON, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.9 - Awal Perjalanan.

“Ayah sepertinya aku sekarang harus bergabung ke sebuah sekte untuk mencari pengalaman.” Aura membicarakan hal tersebut bersama Paul dan Lia.

“Tidak boleh, Masih terlalu cepat, tunggu setahun lagi.” Lia menjawab langsung karena tidak setuju dengan anaknya.

“Aura tau bu, Tapi jika begini Aku tidak ada peningkatan lagi.” Jawab Aura.

“ini” Lia tidak bisa membalas jawaban Aura.

“Ayah pikir juga begitu, Kekuatanmu sudah setingkat pendekar tinggi, Sudah tidak ada yang bisa ayah ajarkan kepadamu.”

‘Paul” Lia memanggil Paul agar tidak mendukung Aura.

“Istri ku, Cepat atau lambat Aura akan masuk ke dunia persilatan, mencari pengalaman bukan suatu hal buruk.” Paul menyakini Lia.

“Dengan satu syarat.” Lia berkata dengan tegas.

“Kamu harus pulang setahun sekali.” Lia mulai menangis dan Aura langsung memeluk ibunya dengan erat.

“Ibu, Aku baik-baik saja.” Jawab Aura.

Paul membangunkan Aura tengah malam.

“Ayah ada apa.” Aura penasaran.

“Ayo ikut ayah.” Paul dan Aura bejalan ke sebuah pohon yang sangat besar.

“Ayah tau kamu bukan mencari pengalaman di sekte melainkan ingin berkelana.” Paul memasang wajah serius.

“Ayah, maaf kan Aku berbohong kepadamu.” Aura langsung berlutut di hadapan Paul.

“Berdirilah nak, Ayah tau kamu memiliki alasan sendiri, Namun dunia luar bukan suatu yang bisa di anggap sepele.” Paul sambil mengusap kepala Aura.

“Kamu boleh pergi setelah ibumu melahirkan.”

“Aku menjadi seorang kakak.” Aura yang dulunya seorang yang pendekar terhebat di benua tengah meneteskan air matanya.

“Iya, Setelah itu baru kamu bisa pergi.” Paul dan Aura kembali ke rumahnya.

Enam bulan berlalu Anak kedua dari Paul dan Lia pun lahir.

“Aura kemari lihat adik perempuan mu.” Aura sangat bahagia mempunyai seorang adik.

“Aura tolong berikan nama untuk Adik mu.” Ucap Paul.

“Aku?” Aura memikirkan banyak nama.

“Bagaimana dengan Clara, Aku ingin adik ku terus ceria.”

“Clara, Nama yang indah, Anakku Clara.” Lia mencium kening Clara.

Aura menghabiskan waktu bersama keluarganya selama enam bulan, Yang berarti Aura berumur genap delapan tahun.

“Aura, saatnya makan malam.” Lia yang berada di meja makan bersama Paul dan adiknya.

“Bu besok aku akan pergi.” Aura berbicara setelah selesai makan.

“Tapi.” Tiba-tiba tangan Paul menepuk pundaknya Lia.

“Sudah kamu siapkan barang-barang mu.” Tanya Lia dengan sedih.

“Sudah bu.” Aura juga merasa tidak enak meninggalkan keluarganya.

“Seperti sudah saatnya memberikan itu.” Lia berbicara kepada paul.

“Apa maksud ibu?” Tanya Aura dengan penasaran.

Paul pergi ke dalam kamarnya untuk mengambil sesuatu. Aura melihat ayahnya membawa sebuah kotak panjang yang sudah tua.

“Ini yang bisa Ayah berikan.” Paul memberikan kotak panjang tersebut kepada Aura.

Aura langsung membuka kotak tersebut karena penasaran.

“Ini!! Sebuah pedang.” Aura kaget isi dalam kotak tersebut.

“Nama pedang itu adalah Pedang Naga.”

“Pedang tersebut merupakan pedang pusaka dari keluarga ayah.” Paul menjelaskan asal usul pedang Naga.

“Kenapa ada bersama ayah.” Aura semakin penasaran.

“Tidak ada waktu yang cukup untuk menceritakannya, Yang pasti ayah memberikan itu kepadamu sekarang.”

“Ah!! Pedang ini, Pedang legenda.” Aura tidak menyangka ada sebuah pedang legenda bersama orang tuanya.

“Makasih ayah ibu.” Aura menyimpan pedang naga tersebut di dalam cincin penyimpanan.

“Kamu sudah mengucapkan selamat tinggal kepada Naiya.” Tanya Lia.

“Belum bu, Aku berencana untuk memberi tahunya ketika berangkat.” Aura tidak ingin Naiya menahannya.

Pagi harinya.

“Ibu Ayah, dan juga kamu clara, Aku berangkat." Aura memeluk ketiganya dengan erat..

“Aura Pastikan dirimu untuk tidak dalam berbahaya.” Paul memberi beberapa pesan.

“Kakak, Kakak Jangan pergi.” Clara menangis mengetahui kakaknya akan pergi.

“Kakak akan kembali lagi Clara, Ketika kakak tidak ada Kamu harus menjaga Ayah dan ibu.” Aura memeluk Clara.

“Jangan lupa makan yang banyak, jangan sering begadang.” Lia tidak bisa menahan rasa sedihnya dan mulai menangis.

“Aku mencintai kelian semua.” Aura berjalan meninggalkan keluarganya.

Aura berjalan ke Assosiasi Pil Cahaya, dia berencana berpamitan kepada Naiya dan mengisi pil untuk perjalannya.

“Tidak boleh, Diluar Sangat berbahaya.” Seperti biasa Naiya langsung menangis mendengar hal tersebut.

“Tuan muda, ini pil yang kamu minta, juga kartu identitas dan lencana yang mungkin akan berguna.” Aura menerima semuanya dan memasuk kan kedalam Cincin penyimpanan tersebut.

“Kakek kenapa kamu memberikan dia Pil itu.” Naiya Tidak ingin memberikan pil tersebut karena ingin menahan Aura untuk tidak pergi.

“Tak!” Aura menjentikkan jarinya di kening Naiya.

“Naiya, kamu itu sudah besar, jangan terus menangis,” Jawab Aura dengan lembut.

“Tap..” Sebelum Naiya selesai berbicara, Aura memotong.

“Aku hanya akan pergi selama setahun, setelah itu aku ingin bergabung ke sebuah sekte.”

“Aku akan bergabung ke dalam Sekte Awan, Sekte nomor dua terkuat di benua utara.”

“Kurasa jika kamu bergabung ke sekte tersebut akan mudah, Apalagi mana yang kamu miliki bewarna ungu.” Aura sangat kaget mengetahui warna mana yang di miliki Naiya.

“Baiklah, Aku akan bergabung dengan sekte yang kamu sebutkan, Tapi kamu harus berjanji untuk tidak melupakan ku.” Naiya menunjukkan jari kelingkingnya.

“Iya aku berjanji.” Aura membalas jari kelingking tersebut.

Aura membalikkan badan dan ingin melanjutkan perjalanan, Tiba-tiba seorang memeluknya.

“Hati-hati di jalan.” Tidak lain Naiya yang memeluk Aura.

“Sampai jumpa lagi di sekte.” Jawab Aura dan berjalan meninggalkan mereka berdua.

BERSAMBUNG>>>

1
Shah Dian
789 big up... maaf cm saran aja Thor... bisakah? nama MC nya d ganti... rada aneh aja ...
Bariton Triono
ha ha selesai thor tggl tggu up
[ Azuya ]
makan diganggu = beli tempat makannya
Mas Rolis
Jangan sampai Haitus
Mas Rolis
Menunggu 🆙
Mas Rolis
Lanjuttttttt ➡️
Mas Rolis
Josssss gandossssss thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop Thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top Markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Lanjut thor 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
Mas Rolis
Hemmmmmmmm
Jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz jozzzzzzzzzzz Gandozzzzzzzzzz Author 👍
Mas Rolis
Top markotop thor 👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!