NovelToon NovelToon
AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

AKAD NIKAHKU BATAL KARENA TUNANGANKU MENGHAMILI WANITA LAIN

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Pengkhianatan / Drama
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Umma Khummaira

Dua minggu sebelum pernikahan, dunia Larasati runtuh saat memergoki Arjuna, tunangan sekaligus pacar pertamanya yang ternyata sudah menghamili wanita lain.

Tanpa air mata, Larasati melempar cincin dan membatalkan pernikahan demi harga diri. Namun, pengkhianatan itu justru membawa Larasati ke pelukan Dewa Dirgantara, CEO konglomerat tempatnya bekerja yang siap pasang badan melindunginya.

Sementara itu, Arjuna menyesal bersama selingkuhannya yang tinggal di sebuah rumah kecil.

Sanggupkah Larasati menyembuhkan lukanya demi cinta Dewa? Dan bagaimanakah akhir dari penyesalan sang mantan tunangan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Umma Khummaira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 14

"Selamat pagi, Larasati. Saya harap Evan tidak mengganggumu dengan banyolan yang tidak bermutunya di pagi hari yang cerah ini." ucap Dewa dengan suara baritonnya yang terdengar begitu lembut.

Larasati berdehem pelan, mencoba menguasai degup jantungnya yang mendadak melompat sedikit lebih cepat dari biasanya.

"Selamat pagi, Pak Dewa. Sama sekali tidak terganggu. Terima kasih banyak atas sarapannya."

Dewa melangkah mendekat, memperkecil jarak di antara mereka hingga aroma parfum kayu cendananya yang mewah kembali mengusik indra penciuman Larasati.

Dewa menatap mata indah Larasati dengan binar kekaguman yang luar biasa.

"Rapat dengan perusahaan mitra sudah saya tunda menjadi besok, karena hari ini saya ingin kamu fokus merapikan draf akhir tanpa ada gangguan eksternal apa pun. Jika ada detail yang kurang, kamu bisa langsung masuk ke ruangan saya kapan saja untuk mendiskusikannya berdua dengan saya" kata Dewa, memberikan hak istimewa yang membuat Evan di belakangnya langsung batuk-batuk kecil yang sengaja dibuat-buat untuk menggoda bosnya.

"Ehem... ehem... berdua saja nih Bos? Saya tidak diajak?" celetuk Evan sambil melirik genit.

"Evan, kembali ke mejamu sebelum saya memindahkanmu menjadi staf kebersihan di lantai bawah!" ancam Dewa dengan suara dingin tanpa menoleh, membuat Evan langsung kabur sambil tertawa tanpa suara di balik punggung bosnya.

Larasati tidak bisa menahan tawa kecilnya melihat interaksi kedua pria itu. Di bawah perlindungan dan perhatian terselubung dari Dewa, Larasati menyadari bahwa hari Senin yang sempat ia takuti kini beralih menjadi hari yang penuh dengan getaran manis yang baru di hidupnya.

Di tempat yang berbeda, di rumah kecil itu, Selly merasa kesepian setelah kepergian Arjuna ke kantor. Selly duduk sendirian di meja makan kecil, menatap piring nasi gorengnya yang hanya termakan sedikit karena mual akibat morning sickness yang terlambat datang di usia kandungan lima bulan.

Selly menghela napas panjang, merapikan daster katun sederhananya. Langkah kakinya membawa tubuh mungilnya duduk di tepi ranjang. Tangannya yang agak bergetar merogoh ponsel di dalam tas, mencari satu kontak yang sudah berhari-hari tidak ia hubungi. Ibunya.

Dengan air mata yang sudah mulai mengambang di pelupuk matanya, Selly menekan tombol panggil. Tidak butuh waktu lama bagi sambungan itu untuk terhubung, dan suara serak serta batuk kecil seorang wanita paruh baya terdengar dari seberang telepon.

"Halo... Selly? Anakku? Astaga, akhirnya kamu telepon Ibu juga, Nak. Ibu kangen sekali, sudah dua minggu ini kamu susah dihubungi. Bagaimana kabarmu di Jakarta, Nak? Sehat-sehat, kan?" tanya sang ibu dengan nada suara yang penuh dengan rasa khawatir sekaligus kerinduan yang mendalam.

Mendengar suara lembut ibunya yang tulus tanpa tahu dosa apa yang sudah diperbuat putrinya di kota besar ini, pertahanan Selly runtuh total. Ia membekap mulutnya sendiri agar suara tangisnya tidak meledak di telepon.

"Halo, Ibu... Selly sehat, Bu. Selly juga kangen sekali sama Ibu." jawab Selly dengan suara yang bergetar hebat, mencoba sekuat tenaga menormalkan nadanya.

"Suaramu kenapa serak begitu, Nak? Kamu sedang sakit? Di sana makannya teratur, kan? Ibu di kampung selalu berdoa, semoga Selly selalu dilindungi Gusti Allah dan mendapatkan pekerjaan serta jodoh yang baik dengan cara yang jujur." ucap sang ibu lagi, meluncurkan kalimat yang bagaikan sembilu yang mengiris-ngiris hati Selly.

Jodoh dengan cara yang jujur? Selly telah melanggar semua doa ibunya. Selly menghapus air matanya dengan kasar, menarik napas dalam-dalam sebelum memberanikan diri membuka rahasia besarnya.

"Ibu... ada hal penting yang harus Selly sampaikan. Selly... Selly sudah menikah, Ibu. Hari Minggu kemarin." ucap Selly dengan suara parau, memejamkan matanya rapat-rapat.

Hening sejenak di seberang telepon, sebelum suara ibunya terdengar sangat terkejut dan bingung.

"Menikah? Dengan siapa, Nak? Kenapa mendadak sekali dan tidak memberi tahu Ibu di kampung? Apa suamimu itu orang baik-baik?"

"Selly menikah dengan Mas Arjuna, Bu... mantan pacar Selly waktu kuliah dulu yang pernah Selly ceritakan. Dia... dia bekerja sebagai manajer." jawab Selly, sengaja menyembunyikan fakta bahwa pernikahan itu adalah pernikahan darurat akibat aib perselingkuhan dan kehamilan di luar nikah.

Selly tidak mau ibunya yang sakit-sakitan di kampung langsung terkena serangan jantung jika tahu anak gadisnya merobek kehormatan keluarga.

"Oh, Mas Arjuna yang dulu itu... Tapi kenapa Ibu tidak diundang, Selly? Kenapa tidak ada acara di kampung?" tanya ibunya dengan nada lirih, ada rasa sedih yang mendalam karena tidak bisa mendampingi putri tunggalnya di pelaminan.

"Maafkan Selly, Ibu... Pernikahannya harus dilakukan cepat di Jakarta karena urusan keluarga besar Mas Arjuna yang sangat mendesak, jadi kami hanya akad nikah sederhana saja dulu. Selly janji, kalau kandungan... maksud Selly, kalau urusan pekerjaan Selly sudah senggang, Selly dan Mas Arjuna akan pulang ke kampung untuk sungkem dan minta maaf langsung di hadapan Ibu." ucap Selly beralasan, hampir saja dia keceplosan.

Mengenai urusan pekerjaannya sendiri, Selly tahu ia sudah tidak bisa kembali lagi. Tiga hari lalu, pihak HRD kantor administrasinya sudah mengirimkan surat pemutusan hubungan kerja secara sepihak karena Selly terlalu banyak absen. Dan gosip tentang dirinya yang dihamili oleh tunangan orang lain sudah mulai menyebar di kalangan staf kantor. Namun, semua penderitaan itu ia simpan rapat-rapat demi menjaga perasaan ibunya.

Ibunya di seberang telepon terdengar mengembuskan napas pasrah namun penuh keikhlasan seorang ibu.

"Ya sudah, kalau memang itu yang terbaik menurut keluarga suamimu, Ibu ga keberatan, Nak. Ibu selalu doakan semoga rumah tangga kalian berkah, dan Mas Arjuna bisa membimbingmu menjadi wanita yang lebih baik lagi. Ingat pesan Ibu, Selly... sekarang kamu sudah jadi istri orang, harus tunduk, harus melayani suami dengan tulus, dan jangan pernah menuntut kemewahan yang di luar kemampuan suamimu."

"Iya, Ibu... Selly akan selalu ingat pesan Ibu. Selly tutup dulu ya Bu, Selly mau menyiapkan keperluan rumah tangga. Ibu jaga kesehatan di kampung, nanti Selly kirim uang jamu kalau Mas Arjuna sudah gajian." ucap Selly menutup pembicaraan dengan air mata yang kembali mengalir deras.

Selly mendekap ponselnya di dada, bersimpuh di samping ranjang paviliun. Wejangan ibunya barusan seolah menjadi pemandu baru dalam hidupnya yang sudah terlanjur hancur. Ia bertekad di dalam hati, demi menebus dosanya pada Larasati, demi menjaga kehormatan ibunya di kampung, dan demi anak di dalam kandungannya, ia akan belajar menjadi istri yang tunduk dan melayani Arjuna dengan setulus hati, tidak peduli seberapa dingin dan kejamnya perlakuan Arjuna yang akan ia terima setiap hari.

1
sunaryati jarum
Kalian sudah berumur,jika sudah cocok langsung ke pernikahan Saja.Emak.berharap kehidupan rumah tangga Arjuna dan Sisil tidak bahagia karena dibangun di atas rasa sakit hati perempuan lain.
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dipinang atasan.Arjuna kau harus menghormati Larasati karena sebentar lagi akan jadi istri mitra kerjamu
sunaryati jarum
Balasan pengkhianatan dari pasangan ya hidup dengan bahagia
Melda Andriyani
jempol untuk mu Larasati 😍😍🤗
Siti M Akil
lanjut thor
sunaryati jarum
Dikhianati tunangan dicintai bos besar
sunaryati jarum
Kena mental kan kamu , Arjuna
sunaryati jarum
Kapook
sunaryati jarum
Ibumu orang baik,demi smbisimu hidup enak dan kebiasaan hidup liarmu membawamu menjadi pelakor.
Ibu Anak Dua
Sebagai pemula ya novel ini bisa dibilang lumayan ya. Semoga author semakin semangat menerbitkan karyanya
Ibu Anak Dua
laki-laki alasannya dijebak, tapi sampai hamidun gede gitu. Ya ampun Junnnn,,,sing eling toh Jun
partini
silakan di nikmati jun penyesalan mu
Ibu Anak Dua
syalan kalian emang🤭🤭🤭
Ibu Anak Dua
munahfiq banget si Jun, dasar buaya🤣🤣
tadi diawal ngomongnya manis bet ke Selly.
sekarang ditinggal Laras ngomongnya manis ke laras. hadeuh🤭🤭
partini
aihhh kata cinta tapi selingkuh itu ga cinta namanya jun
bagus lah kalian pasang yg cocok sama" bobrok
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!