NovelToon NovelToon
POSESIF PRIA BUTA

POSESIF PRIA BUTA

Status: sedang berlangsung
Genre:Contest / Badboy / Perjodohan / Pembunuhan / CEO / Konglomerat berpura-pura miskin / Romantis / Mafia
Popularitas:49.5k
Nilai: 5
Nama Author: Tika Putri yesi

Seorang pria tampan yang hidup dengan kegelapan penuh dengan tragis, di musuhi oleh orang sekitarnya hingga di buang oleh ibu tirinya. Hingga satu hari dia di buang oleh ibu tirinya dan di selamatkan oleh gadis berhati malaikat.

kisah yang memilukan yang sangat membuat dirinya merasa tidak layak hidup di dunia ini, sebelum seorang gadis menyelamatkan dirinya.
cover by:canva

Baca lebih lanjut di Novel Toon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tika Putri yesi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eating Together

“Kamu gak ikut makan Julian,” tanya Arga.

“Aku sudah kenyang kok kakak Arga.”

“Kamu belum makan pastinya, ayok sini biar kakak yang suapi!” ucap Arga dengan instingnya dia menyodorkan makanan lalu dia mengangkatnya dia tidak tahu posisi Julian saat ini hingga Arga mengarahkan sendok nya ke segala arah.

Julian yang melihat itu menuntun tangan Arga untuk memasukan sendok itu ke dalam mulutnya. Julian makan makana yang masuk ke dalam mulutnya itu.

“Kak, biar aku aja sendiri ya . kak duduk dan istirahat lagi aja ya mari aku antar kakak.”

“Iya Julian tapi kakak mau mandi dulu kakak rasa tubuh kakak lengket semua. Apa kamu mau bantu kakak untuk mandi?” tanya Arga.

Julian awalnya juga sedikit takut, tapi melihat keadaan Arga membuat Julian Mengurungkan rasa takutnya akhirnya dia mau membantu Arga.

“Kak Arga, ayok aku bantu,” ucapnya sambil membawa Arga menuju kamar mandi.

“Kak aku bantu untuk melepas pakaiannya ya,”

ucap Julian sambil melepaskan pakaian yang di kenakan oleh Julian hingga Arga hanya menggunakan celana pendek. Lalu dia membantu untuk memandikan hingga Arga sudah bersih.

Julian memberikan handuk itu ke Arga untuk dia mengganti celana pendeknya dan Julian membalikan tubuhnya membelakangi Arga.

“Julian aku sudah selesai,” ucap Arga dan Julian membalikan tubuhnya melihat Arga yang sudah membalut kan handuk di pinggangnya. Lalu Julian membawa Arga ke dalam kamar kecil miliknya untuk Arga berganti pakaiannya.

“Kak Arga untuk sementara waktu kak pakai pakaian ayah ya. Dan ini juga belum di pakai ayah!” tuturnya.

“Makasih, aku akan memakainya Julian.”

Kembali Julian membantu dan dia berniat akan mengurus semua keperluan Arga mulai sekarang. Karena dia gak tega dengan keadaan pria itu.

Setelah selesai semuanya Julian menyuruh Arga untuk istirahat dan dirinya pamit untuk berkerja terlebih dahulu. sebelum dirinya bekerja terlebih dahulu dia datang ke lurah yang di kampung tersebut untuk mengatakan perkara,sekalian laporan akan Arga.

Tok...tok...tok.. dia mengetuk pintu pak lurah itu hingga di bukakan oleh tersebut.

“Selamat pagi pak lurah!” sapanya.

“selamat pagi juga nak,” jawab pak Lurah tersebut.

“Ada apa yang bisa bapak bantu nak?” tanya Lurah itu.

“Begini pak, saya barusan menemuka seorang pria dengan kondisi cukup memperhatikan pak! Lalu saya membawa itu kerumahnya pak.”

“Kenapa kamu bawah kerumahnya kamu? Itu sangat berbahaya untuk kamu nak. Banyak pria bisa mengambil kesempatan seperti itu nak.”

“Mohon maaf tapi pria itu benar dengan mata kepala saya sendiri di campakkan oleh orang tuanya dan saya menemukan saat pria itu mendorong pria itu dengan kesasar ke jalan.”

“lalu kenapa kamu begitu yakin akan hal itu?” tanya pak Lurah tersebut.

“Iya pak dia pria yang malang selain dia di campakkan pria itu juga buta pak,” tuturnya.

“Astaga nak, tapi kalau boleh pria itu tinggal di sini sama bapak saja.”

“Maaf pak, saya tidak bisa membiarkan pria itu tinggal jauh dari saya, karena saya sudah berjanji pada diri saya akan membantu mengurusnya pak Lurah,” ucap Julian.

“Tapi nak!” ucap pak lurah.

“Maaf pak untuk saat ini hanya dia yang bisa saya jaga, dan dia sudah saya anggap kakak saya sendiri pak. Karena saya sangat senang mempunyai orang bisa ajak untuk berbicara.”

“Baik lah nak jika dirimu bersikeras akan hal itu, bapak akan izinkan asal kamu aman.”

“Terima kasih pak, kalau begitu saya pamit dulu untuk bekerja.“Kamu gak ikut makan Julian,” tanya Arga.

“Aku sudah kenyang kok kakak Arga.”

“Kamu belum makan pastinya, ayok sini biar kakak yang suapi!” ucap Arga dengan instingnya dia menyedokan makanan lalu dia mengangkatnya dia tidak tahu posisi Julian saat ini hingga Arga mengarahkan sendok nya ke segala arah.

Julian yang melihat itu menuntun tangan Arga untuk memasukan sendok itu ke dalam mulutnya. Julian makan makana yang masuk ke dalam mulutnya itu..

“Kak, biar aku aja sendiri ya . kak duduk dan istirahat lagi aja ya mari aku antar kakak.”

“Iya Julian tapi kakak mau mandi dulu kakak rasa tubuh kakak lengket semua. Apa kamu mau bantu kakak untuk mandi?” tanya Arga.

Julian awalnya juga sedikit takut, tapi melihat keadaan Arga membuat Julian mengurungkan rasa takutnya akhirnya dia mau membantu Arga.

“Kak Arga, ayok aku bantu,” ucapnya sambil membawa Arga menuju kamar mandi.

“Kak aku bantu untuk melepas pakaiannya ya,” ucap Julian sambil melepaskan pakaian yang di kenakan oleh Julian hingga Arga hanya menggunakan celana pendek. Lalu dia membantu untuk memandikan hingga Arga suda bersih.

Julian memberikan handuk itu ke Arga untuk dia mengganti celana pendeknya dan Julian membalikan tubuhnya membelakangi Arga.

“Julian aku sudah selesai,” ucap Arga dan Julian membalikan tubuhnya melihat Arga yang seduh membalut kan handuk di pinggangnya.

Lalu Julian membawa Arga ke dalam kamar kecil miliknya untuk Arga berganti pakaiannya.

“Kak Arga untuk sementara waktu kak pakai pakaian ayah ya. Dan ini juga belum di pakai ayah!” tuturnya.

“Makasih, aku akan memakainya Julian.”

Kembali Julian membantu dan dia berniat akan mengurus semua keperluan Arga mulai sekarang. Karena dia gak tega dengan keadaan pria itu.

Setelah selesai semuanya Julian menyuruh Arga untuk istirahat dan dirinya pamit untuk berkerja terlebih dahulu. sebelum dirinya bekerja terlebih dahulu dia datang ke lurah yang di kampung tersebut untuk mengatakan perkara,sekalian laporan akan Arga.

Tok...tok...tok.. dia mengetuk pintu pak lurah itu hingga di bukakan oleh tersebut.

“Selamat pagi pak lurah!” sapa nya.

“selamat pagi juga nak,” jawab pak Lurah tersebut.

“Ada apa yang bisa bapak bantu nak?” tanya Lurah itu.

“Begini pak, saya barusan menemuka seorang pria dengan kondisi cukup memperhatikan pak! Lalu saya membawa pria itu ke rumah pak.”

“Kenapa kamu bawah ke rumah kamu? Itu sangat berbahaya untuk kamu nak. Banyak pria bisa mengambil kesempatan seperti itu nak.”

“Mohon maaf tapi pria itu benar dengan mata kepala saya sendiri dicampakkan oleh orang tuanya dan saya menemukan saat pria itu mendorong pria itu dengan kesasar ke jalan.”

“lalu kenapa kamu begitu yakin akan hal itu?” tanya pak Lurah tersebut.

“Iya pak dia pria yang malang selain dia dicampakan pria itu juga buta pak,” tuturnya.

“Astaga nak, tapi kalau boleh pria itu tinggal di sini sama bapak saja.”

“Maaf pak, saya tidak bisa membiarkan pria itu tinggal jauh dari saya, karena saya sudah berjanji pada diri saya akan membantu mengurusnya pak Lurah,” ucap Julian.

“Tapi nak!” ucap pak lurah.

“Maaf pak untuk saat ini hanya dia yang bisa saya jaga, dan dia sudah saya anggap kakak saya sendiri pak. Karena saya sangat senang mempunyai orang bisa ajak untuk berbicara.”

“Baik lah nak jika dirimu bersikeras akan hal itu, bapak akan izinkan asal kamu aman.”

“Terima kasih pak, kalau begitu saya pamit dulu untuk bekerja.”

1
nur hayati
Kecewa
nur hayati
Buruk
mey meydi
terlalu bnyak yg gk masuk akal ...pdahl ide ceritanya bagus tapi sllu gagal fokus sama bahasa dan alurnya
Qaisaa Nazarudin
Ceritanya bagus tapi Typo bertebaran thor,,,Dan ceritanya banyak yg di ulang2..pleeaassseeee di perhatikan iya..🙏🏻🙏🏻🙏🏻😁😁
Qaisaa Nazarudin
Jordan??🤫🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Masa iya Tito gak kenal Arga,kan waktu di kampung Tito selalu dtg kerumah Julian utk menolong Arga,,,apa karna Arga gak buta lg dia gak tau itu Arga,Julian juga gak kaget tuh saat tau Arga udah hak huta 🤣🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Astaga,,Pantesan,kanur dr rumah rupanya,Terus dapat dr mana uang dia kuliah?? kakaknya udah korup hitu..
Qaisaa Nazarudin
Wkwkwk bikin malu aja,sama cewwk aja kalah Uiiuuuuhhhh👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻👎🏻🤣🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Oh Jaya itu Arlan Wijaya iya??Idih apanya yg di sombongin,tuh kakak dan mamamu udah jadi gelandangan,apa kamu gak tau??!!😂😂
Qaisaa Nazarudin
Julian ngawatirin Arga karna dia pikir Arga masih buta kan,,Duh Arga tega banget bikin Julian kek gitu..
Qaisaa Nazarudin
Harusnya kamu tau Arga gak buta,Mana ada org buta bisa nulis surat 🤣🤣
Qaisaa Nazarudin
Papanya mana? kok Arkan sama mamanya doang??td kan katanya papanya sakit??
Qaisaa Nazarudin
Wow ini adeknya Arga kah??🤫🤫
Qaisaa Nazarudin
Dia kan bisa ketja saat Julian pergi ke sekolah,ngapain kerja mlm2..😂😂
Qaisaa Nazarudin
Imur Arga sekarang 24 tahun,Dia buta udah 10 tahun,berarti saat dia buta umurnya 14 tahun iya?? apa Arga lanjut sekolah dan kuliah saat dia buta?? dan juga bisa kerja di perusahaan bokap nya saat dia buta?? 😅😅😅
Qaisaa Nazarudin
Jgn sampai dia ketemu sama Julian,enak aja mau yg bersegel,sedangkan dia aja udah gak perjaka lg 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Adtaga kenapa campur aduk kayak rojak nih thor,di ulang2 lg 🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️🤦🏻‍♀️😇😇
Qaisaa Nazarudin
Wow emejing tiba2 bisa melihat kembali tanpa rawatan atau operasi mata..😂😂😂
Qaisaa Nazarudin
Wow ku pikir Julian gadis yg lemah lembut,Ternyata sadis juga iya,Sampe patah tangan Sonia wkwkwk…
Qaisaa Nazarudin
OMG kok tidur satu ranjang?? ingat Julian, walau buta Arga pria dewasa dan normal,kalian gak ada ikatan darah,mending nikah aja deh,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!