NovelToon NovelToon
30 Hari Menjelang Perpisahan

30 Hari Menjelang Perpisahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Mawar berduri

selow up

seorang istri yang di gugat cerai oleh suaminya disaat dia mengidap penyakit yang sangat parah.


Nadira harus menerima kenyataan ketika dia divonis kanker rahim stadium 3, yang hanya akan bertahan hidup selama 30 hari saja, bukan perhatian dan kasih sayang yang dia dapatkan, tapi kesakitan yang sangat luar biasa, kenapa?
karena suaminya menggugat cerai karena dia akan menikah lagi dengan perempuan lain.


bagaimana ceritanya?
silahkan baca kelanjutannya ya!
jangan lupa like, comen, serta votenya 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mawar berduri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

nasi goreng penuh cinta

Tetes demi tetes air mata menjadi saksi kesakitan nya saat ini.

Nadira masih ingat dengan jelas, janji pernikahan yang dulu pernah Bayu ikrarkan di depan saksi dan kedua orang tuanya.

Bayu juga pernah berjanji untuk selalu menjaga Nadira kepada kedua orang tua Nadira sewaktu mereka masih hidup, tapi sekarang apa yang dia lakukan? dia dengan tega mengkhianati nya disaat kondisinya seperti ini.

Nadira melihat pantulan wajahnya di cermin sembari terus menjatuhkan air matanya.

"Kamu cantik Nadira, suami kamu menghina hingga tega menyakiti kamu itu karena dia sedang khilaf, dia sedang dibutakan oleh nafsunya, tugas kamu saat ini hanya berusaha mempercantik dirimu, setelah bayu melihat kecantikan kamu, dia pasti akan kembali kepadamu, dia akan menyesal sudah menyakiti kamu" batin Nadira

Nadira melihat lagi ke arah cermin ternyata ada pantulan wajah Bayu yang sudah siap untuk menggendongnya.

"Sudahlah, kamu itu tidak usah nangis terus, percuma, air mata kamu tidak akan membuat aku kembali, aku akan tetap menceraikan kamu" ujar Bayu dengan jelas.

"Aku menangis, bukan karena menangisi perpisahan kita mas, aku menangis karena memikirkan nasib Ilham dan Sifa, apa kamu yakin, calon istri kamu akan menyayangi dan mengurus mereka dengan baik?" tanya Nadira menoleh ke arah Bayu

"Kamu itu tidak usah memikirkan Ilham dan Sifa, Elsa sudah pasti akan menjaga mereka, Elsa itu wanita baik baik, lagian kan ada kamu, kita bisa bergantian mengurus mereka" ujar Bayu.

Bayu tidak mengetahui kalau Nadira tidak punya waktu lebih lama untuk mengurus Ilham dan Sifa, itu sebabnya dia bisa dengan mudah berbicara seperti itu tanpa memikir kedepannya akan seperti apa.

"Kalau memang Elsa adalah wanita baik baik, kenapa dia tega merebut suami orang? kenapa harus kamu mas? dia itu cantik, sexy, dia masih bisa mencari laki laki lain diluar sana yang lebih baik dari kamu, yang pastinya tidak beristri" ujar Nadira yang tidak bisa menahan emosinya.

"Sudahlah, aku gak ada waktu buat ribut sama kamu" ujar Bayu memalingkan wajahnya

"Ya sudah, ayo kita kebawah, anak anak pasti sudah menunggu kita" ujar Nadira.

Nadira berjalan meninggalkan bayu yang sudah siap menggendongnya dengan wajah yang penuh dengan kekesalan.

"Tunggu" ujar Bayu menghentikan langkah Nadira

"Ada apa lagi?" tanya Nadira menghentikan langkahnya menoleh ke arah Bayu.

"Ayo naik!" ujar Bayu menyuruh Nadira untuk naik ke punggungnya

"aku jalan kaki saja mas"

"Tidak, meskipun aku sudah tidak mencintai kamu, aku akan tetap menepati janjiku untuk menggendong kamu sampai hari universary kita" ujar Bayu

Nadirapun naik ke atas punggung suaminya sembari tersenyum kesedihan.

"Maaf aku sudah menyusahkan kamu mas" ujar Nadira merasa tidak enak

"Tidak pp" ujar Bayu tersenyum

Bayu pun melangkahkan kakinya menuju ruang bawah untuk sarapan bersama kedua anak anaknya.

"Kamu melakukan semua ini bukan karena kamu mencintaiku mas, kamu melakukan semua ini karena kamu ingin cepat cepat menikah dengan Elsa, Astagfirullah aladzim, kuatkanlah aku ya Allah" batin Nadira

''Selamat pagi jagoan cantik dan ganteng bunda'' ujar Nadira tersenyum menyapa kedua anaknya yang sudah menunggu di meja makan.

''Pagi juga bunda, ayah'' kedua anak lucu itu menjawab sapaan Nadira dengan senyuman manis mereka.

Nadira turun dari gendongan bayu sembari tersenyum seakan menyembunyikan kesedihannya, Nadira memperlihatkan kepada kedua anaknya kalau semua baik baik saja.

''Hari ini anak bunda yang pintar pintar ini mau di buatin sarapan apa ayooo?'' tanya Nadira tersenyum sembari mengelus kepala mereka dengan penuh kasih sayang.

''Nasi goreng bunda'' jawab kedua anaknya serentak.

''Ohhh rupanya anak anak bunda ini lagi pngen nasi goreng, baiklah, tunggu sebentar ya, bunda buatkan dulu nasi gorengnya" ujar nadira.

Nadirapun berjalan menuju lemari es untuk mengambil bahan bahan untuk di masak, sedangkan Bayu dia duduk di samping kedua anaknya menunggu nasi goreng itu masak.

15 menit kemudian

''Eng ing eng, nasi gorengnya sudah jadi'' Nadira meluncur membawa sebakul nasi goreng ditangannya.

''Loh, ko nasi gorengnya pucat bunda?'' tanya Sifa.

Sifa merasa aneh dengan makanan itu, karena Nadira tidak pernah membuatkan nasi goreng seperti itu untuk mereka, biasanya Nadira selalu menyiapkan sarapan yang menggugah selera, sedangkan hari ini, melihatnya pun mereka seperti tidak berselera.

''Iya nak, ini itu nasi goreng kesukaan ayah, dulu waktu bunda sama ayah baru menikah, bunda tidak bisa masak sama sekali, bunda cuma bisa buatkan makanan seperti ini untuk ayah, tapi ayah selalu suka, ayah tetap makan nasi goreng buatan bunda meskipun rasanya tidak enak, ayah tetap memakannya karena ayah menghargai bunda, iyakan ayah?'' Dinda menoleh ke arah Bayu.

Nadira sengaja membuatkan nasi goreng itu karena dia ingin mengingat kembali kebahagiaannya pada awal pernikahan, Nadira ingin Bayu mengingat semua kenangan itu, agar dia bisa kembali mencintainya.

''Iya nak, ayo cobain dulu, kalian pasti suka'' ujar Bayu menuangkan nasi goreng itu ke atas piring Ilham dan Sifa.

''Iya ayah, Sifa mau'' ujar sifa tersenyum.

"Nadira masih ingat kalau dulu dia sering membuatkan nasi goreng ini untukku" batin bayu

Merekapun mencoba mencicipi nasi goreng itu, sedangkan Nadira, dia hanya memperhatikan mereka dengan mata yang berkaca-kaca.

Nadira ingin keluarganya tetap seperti ini, keluarga yang penuh dengan keharmonisan.

tapi itu hanya sebuah harapan, harapan yang belum tentu bisa menjadi kenyataan.

''Loh, bunda ko ga ikut sarapan?'' tanya Sifa

''Iya, nanti bunda makan ko'' jawab Nadira tersenyum

''Ayah, bundanya suapin dong'' ujar Sifa tersenyum

''Udah gak usah, nanti biar bunda makan sendiri aja ya'' ujar Nadira merasa tidak enak

Nadira sebenarnya menahan mual yang sedari tadi menyiksa, Nadira merasa badannya sudah mulai lemah, sekarang dia sudah tidak kuat berjalan jauh, dan berdiri terlalu lama.

''Cukucukucuk, ayooo mulutnya di buka, aaaaaa'' Bayu menyuapi Nadira di depan kedua anaknya

Nadirapun memakan nasi goreng itu dengan lahap meskipun rasa mual sangat menyiksanya saat ini.

''Udah sayang, aku udah kenyang'' ujar Nadira tersenyum

''Iyaa sayang, dikit amat sih makannya'' Bayu mencubit hidung Nadira di hadapan kedua anaknya.

''Ciee cieee'' ujar Ilham menggoda ibu dan ayahnya.

''Sifa suka deh, liat ayah sama bunda mesra kaya gitu, lucu ya ka?'' Sifa menoleh ke arah kknya sembari ketawa gembira

''Iya de, ayah sama bunda lucu bingit'' ujar Ilham tertawa bahagia.

"Liat mereka seperti ini aku juga jadi ikut bahagia, mereka sangat senang melihat kemesraan ku dengan Nadira, aku jadi Gak tega, jadi begini rasanya jadi seorang ayah" batin Bayu

...bersambung...

...jangan lupa like, comen n votenya ya🙏...

1
falea sezi
ibunya berbunga bunga mau dpet kon.. baru. ampe. lupa. ma anak😒 ma garpu aja. klo gatel. buk. janda gatel
Napiah AL Hafidza
baru nyadar Bayu kemarin2 kemana aja🤔
Larass
aku salfok sama tulisan author nya yang ngagalibrig harus nya kan gemetar ajh gtu🤭😂
Rita Eka Juliana
/Heart//Heart//Heart/
Hanum Anindya
ceritanya bagus kak. semangat ya 😊
Hanum Anindya
wow keren banget kak ceritanya kayanya. ini pernah. mampir deh novel yang menurut aku bagus banget ceritanya. semngat ya kak! maaf baru mampir lagi🙏😘
👑Keluarga author
⭐⭐⭐⭐⭐
Prapti Wati
ini novel sdh gk ada kelanjutanya apa ya.
Adelia Syavira Eryani
jd ga suka ama perannya nadira deh
Siti Aisyah
penerbangan Singapore -jakarta, cm 1jam 50 menit. tidak sampai 2 jam. Mkn author bisa Googling terlebih dulu biar ceritanya terlihat lebih real. cm saran saja. terimakasih atas ceritanya, sangat menarik dan menguras air mata. tp sayang, ada beberapa hal yang selalu diulang2.
Adelia Syavira Eryani
diatas td ktny 2 bula. skrng 2 tahun bingung euy
Adelia Syavira Eryani
bingung deh kan awalny cmn 2 bulan di Singapura ya trus si bayu jg bru 2 bulan nikah ko tbtb udh ada anakny aja ama elsa thor ? ktny jg 2 hari lg dia mau plng dr Singapore tp skrng dia udh ama dokter reza gmn ? bingung
Lory Yati
sangat menarik
winda
alur ceritanya bagus
Sahrul Hasena
setiap anak punya pikirannya masing masing.... mungkin sekarang ilham berpikir bahwa ibunya sudah tak sayang. lagi seperti dulu ..karena terlalu sibuk dg urusannya sendiri 😚😚😚...
seorang anak pun dapat memaafkan kesalahan orang tuanya sendiri seberapa besar pun kesalahannya 😚😚 disiniii kita jangan dulu menghakimi orang lain karena mereka memiliki sudut pandang yang berbeda... 😏😏😏 dg ilham yang merasa di abaikan oleh bundanya☺😢😢dan kemudian datang ke Ayahnya dan disitu dia merasakan kasih sayang ayahnya... 🤗🤗
sesungguhnya seorang anak itu hanya ingin di mengerti , dipahami, dan disayangi. 🤗🤗 tanpa alasan..
Sahrul Hasena
kasihan ilham.... jadi dewasa sebelum waktunya... semoga nanti dikemudian hari tidak ada dendam yang terselip di benak Ilham untuk kedua orang tuanya......... 🤗🤗🤗
Sahrul Hasena
Nad.. kok kamu jadi gini sih😴😴😴😴... benar kata ilham bunda sudah benar benar berubah. 😏😏😏nadira ingat jangan sampai kamu menyesal👿👿👿👿
Sahrul Hasena
nadira sampai disini apa kamu gak ngeh sama perlakuannya ilham??? ilham sebenarnya sayang sama bundanya.. tapi disisi lain iya merasa kecewa karena seolah olah tidak di anggap oleh bundanya. sampai mw fitting baju pun tak pamit dulu sama Ilham...
Nadira kami senang melihatmu bahagia... tapi kenapa kamu melupakan perasaan anak anakmu??? .
Nadira luangkanlah waktumu sebelum ijab kobulmu untuk anak anakmu.... dengarkanlah jeeitan hati mereka😍😢😢😢😢
Sahrul Hasena
salut sama ilham dengan usia yang terbilang masih di bawah umur sudah tau permasalahan yang sedang di hadapi orang tuanya
ilham yang sabar ya naaak.... mungkin bundanya Ilham tidak tau kalo ilham sudah swdewasa ini... dan tak ingin melihat ilham sedih. 😊😊😊
ilham yang semangat ya... untuk memberi semangat pada bunda,, agar Bunda selalu bahagia.. 💪💪😘😘
Poetree Feetria Natazha
Sekarang kehidupan Elsa udah mulai tdk tenang.... selalu dibayang2i ketakutan terkena penyakit mematikan...semoga Aja nanti dgn dpt penyakit yg berbahaya Elsa bisa melupakan niat jahatnya yg Akan menghancurkan kebahagiaan keluarga nadira...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!