NovelToon NovelToon
Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Transmigrasi: Pesona Istri Galak

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Mengubah Takdir / Aliansi Pernikahan
Popularitas:19k
Nilai: 5
Nama Author: Aplolyn

Yvaine, ratu es yang legendaris di pasukan khusus, mengalami pengkhianatan dalam misinya. Dua tembakan menghantam tubuhnya, dan dia jatuh tak bernyawa di tempat.

Namun, ketika Yvaine membuka matanya lagi, dunia telah berubah. Kini dia menjadi nyonya rumah dari keluarga besar yang menyepelekan dirinya, seorang istri yang marah tapi diabaikan suaminya, dan seorang ibu yang anaknya juga tak pernah memperhatikannya.

“Kalau aku tidak salah, kita sudah bercerai. Sekarang kamu malah masuk ke rumahku, mantanku tercinta,” suara dingin sang mantan terdengar.

Yvaine mengangkat dagu, duduk di ujung sofa dengan kaki terlipat, menebarkan aura sombong yang tak terbantahkan. “Kalau begitu… kita bisa menikah lagi,” ujarnya dengan tenang tapi penuh tantangan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aplolyn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 25

Di sisi lain, Laura tampaknya sama sekali tidak peduli nada sindiran dalam ucapan suaminya sendiri.

Ia tetap melanjutkan keluhannya, seolah-olah semua yang terjadi hanyalah kesalahan satu orang.

“Begitu dia menceraikan Tobias, dia bukan lagi Nyonya keluarga Raguel,” gumamnya dengan nada getir. “Itu artinya dia kehilangan segalanya.”

Ia menghela napas panjang, lalu menggelengkan kepala.

“Dia akan jadi bukan siapa-siapa. Keluarga Raguel bisa menyingkirkannya semudah membuang remah roti. Ketidakmampuannya berpikir matang justru menyeret kita semua ke dalam masalah.”

Nada suaranya terdengar seolah penuh penyesalan, namun jika diperhatikan lebih dalam..

Lebih banyak kekecewaan daripada kepedulian.

“Sudahlah,” lanjutnya, berpura-pura tenang. “Tidak ada gunanya marah terus. Lebih baik kita cari solusi.”

Ia melirik Harris, lalu menambahkan dengan nada seakan-akan mengasihani, “Sungguh.. bagaimana bisa Vaine sebodoh itu?”

Kemudian, seperti biasa, ia tidak lupa membandingkan.

“Tidak seperti Fania,” katanya dengan bangga. “Meskipun keluarga Aros tidak sebesar Raguel, tapi dia dan Redrik benar-benar saling mencintai. Mereka pasti akan jadi pasangan yang harmonis.”

Fania adalah adik tiri Vaine yang kecil, hubungannya tidak pernah benar-benar hangat, bahkan bisa dibilang penuh persaingan.

Fania tumbuh dengan satu tujuan yang terus ditanamkan oleh ibunya, yaitu mengalahkan Yvaine dalam segala hal.

Dan benar saja, Fania memang berhasil dalam banyak hal baik segi penampilan, perilaku bahkan kesan di mata orang lain. Namun hanya satu hal yang membuatnya kalah telak yaitu pernikahan.

Dulu, ia juga mengincar Tobias, Pria dengan status, kekuasaan, dan wajah yang nyaris sempurna itu. Namun sebelum ia sempat mendekat, Vaine sudah lebih dulu masuk, dengan cara yang bahkan dianggap memalukan.

Namun tetap saja Vaine menang dan kekalahan itu selalu menjadi duri dalam hati Fania.

Karena itulah, sekarang ketika Yvaine akhirnya bercerai..

Bagaimana mungkin ia dan ibunya melewatkan kesempatan ini?

Benar saja, ucapan Laura berhasil mengalihkan perhatian Harris.

Pria itu menatap putri keduanya. Sorot matanya mulai melembut, bahkan ada sedikit rasa bangga.

“Lalu apa yang harus kita lakukan?” tanyanya.

Kemudian ia menarik napas dalam.

“Besok aku akan menyuruh seseorang mencari gadis itu. Aku akan memaksanya pergi ke keluarga Raguel dan meminta maaf.”

Nada suaranya tegas. Seolah itu satu-satunya jalan.

Laura langsung mengangguk. “Aku ikut,” katanya cepat. “Kita harus membujuknya dengan benar.”

Namun di balik wajah yang tampak penuh kekhawatiran, qlada kilatan licik di matanya.

Mereka tidak benar-benar peduli pada Vaine, yang mereka pedulikan adalah posisi mereka yang sedang terancam.

Sementara itu, di sudut ruangan, Fania yang sejak tadi diam hanya memutar matanya.

Senyum tipis terukir di bibirnya.

'Jadi mereka benar-benar bercerai ya..'

Pikiran itu berputar di benaknya.

'Kalau begitu.. sepertinya aku masih punya kesempatan.'

Matanya menyipit. Ambisi lama yang sempat padam kini kembali menyala.

Rumah keluarga Frey mungkin tampak kacau, namun setiap orang di dalamnya memiliki rencana masing-masing.

Tak ada yang benar-benar tulus.

***

Di sisi lain kota, situasi di keluarga Raguel pun tidak jauh berbeda.

Meski tampak tenang di permukaan, ada sesuatu yang tidak biasa.

Sejak kembali dari pertemuannya dengan Yvaine, Tobias tampak berbeda.

Di kantor Grup Raguel, ia duduk di balik meja kerjanya seperti biasa. Namun pikirannya tidak ada di sana.

Zeck, asisten kepercayaannya, segera menyadari hal itu ketika ia menyerahkan dokumen namun tidak ditanggapi, bahkan saat ia menyajikan teh, minuman itu malah di biarkan dingin oleh Tobias

Dan lagi-lagi.. ketika ia menjelaskan laporan, Tobias tidak memberikan respon seperti biasanya, dan itu membuat Zeck mulai gelisah.

Presiden yang biasanya tajam dan fokus, kini terlihat linglung.

Ia ragu apakah ia haruskah bertanya atau diam saja?

Namun sebelum ia sempat memutuskan, Tobias tiba-tiba berdiri.

“Presiden?” Zeck terkejut.

“Aku akan pulang,” ucap Tobias singkat.

“Ah? Sekarang?”

“Kamu tangani sisanya.”

Tanpa memberi kesempatan untuk bertanya, Tobias langsung pergi meninggalkan Zeck yang berdiri terpaku.

Beberapa detik kemudian, Ia tersadar.

“Presiden!”

Ia bergegas mengejar.

“Ke mana Anda pergi?! Bukankah Anda biasanya tidak pernah pulang?!”

Namun tentu saja Tobias sudah pergi.

Di dalam mobil, pria itu mengemudi dengan tenang. Namun pikirannya kacau.

Bayangan Yvaine terus muncul dalam benaknya, mulai dari tatapan, nada suaranya, bahkan keberaniannya.

Wanita yang dulu selalu mengejarnya, kini justru berani menantangnya. Bahkan mempermalukannya di depan umum.

Dan entah kenapa hal itu membuatnya tidak bisa tenang.

Setelah sepanjang sore tidak fokus bekerja, ia akhirnya memutuskan pulang.

Lebih tepatnya, ia ingin melihat sendiri bagaimana wanita itu berperilaku..

Namun saat ia sampai di rumah, semuanya sudah berbeda.

Rumah itu terasa kosong.

“Tuan Muda, Anda sudah kembali.”

Kepala pelayan tua menyambutnya dengan cepat.

Tobias langsung bertanya, “Di mana dia?”

Pelayan itu terdiam sejenak. Lalu menjawab pelan, “Nyonya sudah pergi pagi tadi. Bersama tuan muda kecil.”

Tobias tertegun. Namun hanya sesaat, kemudian ia mengangguk.

Wajahnya kembali datar. Namun matanya sedikit menyipit.

Ia melirik ke lantai atas.

'Dia pergi… secepat itu?'

Pikiran itu membuatnya sedikit tidak nyaman.

'Apakah ini hanya sandiwara? Atau memang ia benar-benar ingin pergi?'

Tanpa ia sadari, kepergian Yvaine justru menimbulkan sesuatu yang lebih dalam yaitu sebuah rasa waspada.

1
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut , dan semangat 💪
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yah terus menggali kisah mantanmu talitobiss
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lain kali bagi sekalian dengan tendangan maut
Uthie
Lanjut 👍😆
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
kalau tolitabiss tu tak mengalah dengan anak dia urmm tak tahu la
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Lynn_: Iya.. makasih sudah mendukung🙏😇
total 1 replies
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut thor, dan semangat 💪
BONBON: serigala kah itu awokawok 🤣
total 1 replies
Uthie
Belum tau mereka Vaine yg baru sekarang 😏😏
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
yang "mengintai" menjadi banyak!!! seru
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Uthie
dasar wanita licik 😡
Nurmalasari
Luar biasa
Uthie
Wahhhh.. ada pemeran yg lainnya juga niii 😏
Uthie
keren gan 👍👍👍🤩😁
Uthie
Lanjutttt Vain👍😂
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
fayya_naz
suka karakter wanita nya sat set ga menye2
cerita nya bagus
🌻🇲🇾Lili Suriani Shahari
lalalala🎼🎼🎶lalalala🎼🎶🎶🎼
ᴊᴜʏ -ᴋɪᴍ
Lanjut, dan semangat thor 💪
Anita Rahayu
ayo gampar an tendang pasangan laknatnya kalau bisa bonyok tuh muka medusa biar dtg anaknya dan merasakan sendiri rasanya arti di siksa thor🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠😠
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!