NovelToon NovelToon
Rantau

Rantau

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Contest / Militer / Tamat
Popularitas:298.3k
Nilai: 5
Nama Author: Bang Regar

Ketika dua orang dengan budaya berbeda bertemu, Bonar Siregar perantauan dari Tapanuli dengan Zulaikha gadis Minang nan cantik jelita. Takdir mempertemukan mereka dan memutuskan membina rumah tangga bersama.

Namun, pihak ketiga muncul di kehidupan mereka, ia adalah Putri Sakinah. Putri Mahkota kerajaan Padang Nunang.

Putri Sakinah yang juga atasan dari Bonar Siregar sebagai Pengawal pribadinya, jatuh cinta padanya. Berbagai cara dilakukan oleh Putri Sakinah untuk mendapatkan cinta dari Pemuda tampan dan baik hati itu.

Di lain sisi, pihak Kerajaan sedang terjadi kekacauan, akibat dari Kerajaan Majapahit melakukan penaklukan terhadap daratan Sumatera.

Bagaimana kisah selanjutnya?

Pantengin terus ya, ada banyak sejarah abad ke 14 di Sumatera yang diselipkan dalam Novel ini.

#Season Dua

Putri Sakinah diculik oleh anak buah Patih Prawiranegara dan dibawa ke Majapahit.

Bagaimana nasibnya selanjutnya? atau tindakan apa yang akan dilakukan oleh Bonar Siregar?

Pantengin terus, ya. Karena alur ceritanya akan berbeda dengan season satu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bang Regar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perubahan

Hari silih berganti, empat musim panen padi telah dilalui, tak terasa kini Bonar Siregar sudah berusia tujuh belas tahun. Perawakannya semakin gagah, ditambah lagi ia kini menjadi jagoan dikampungnya. Berkali-kali ia mengalahkan Alfian yang menantangnya dengan taruhan siapa yang kalah tak boleh dekat-dekat dengan Zulaikha. Tentu saja taruhan itu tanpa sepengetahuan Zulaikha, dengan taruhan itu mereka berkembang menjadi pesilat tangguh. Si Alfian ingin menjadi kekasih Zulaikha, sedangkan Bonar Siregar ingin menjaga keluarga yang dianggapnya paling berharga di dunia ini dan tak ingin dipisahkan oleh hal sepele seperti ini, makanya ia selalu meladeni tantangan Alfian. Lagi-lagi semua tantangan itu dimentahkannya dengan mudah.

Bagaimana dengan Zulaikha?

Tentu saja ia kini menjadi Bunga kampung nan cantik jelita, sudah tak terhitung pemuda, Hulubalang, Datuk dan Saudagar kaya, yang ingin mempersuntingnya. Tapi apa hasilnya? Semua ditolaknya dengan alasan masih ingin mengabdi di Perguruan Silat Harimau Rao sebagai guru pembimbing dan membantu ayahnya. Apakah itu murni dari lubuk hatinya atau ada maksud lain? Entahlah ... hanya dia yang tahu.

Bagaimana hubungan antara Bonar Siregar dengan Zulaikha?

Selama dua tahun ia berada dalam keluarga Basridal Chaniago, hubungan mereka justru terlihat sebagai kakak beradik, bukan sepasang kekasih.

Bonar Siregar memang baik, ia selalu menyisihkan uang hasil jualan ikan dan kursi rotan buatannya untuk Zulaikha, bahkan ia sering membeli pakaian dan perhiasan untuknya. Namun itu semua tidak menjamin, walaupun Bonar gagah, ia justru kurang peka dan kurang peduli dengan yang namanya asmara. Di dalam otaknya hanya ada bagaimana membahagiakan keluarga ini.

Begitu juga dengan Zulaikha, ia kini berubah menjadi wanita yang pemalu. Bayangkan saja, mereka tiap hari berjumpa, baik itu didalam rumah atau di tempat latihan, bahkan ke pasar bersama tiap akhir pekan. Namun ia tak akan bicara jika Bonar Siregar tak memulai percakapan, malah ia sering menundukkan kepalanya jika berpas-pasan dengan Bonar Siregar. Itu semua berawal dari candaan teman-temannya ketika dua tahun yang lalu, sewaktu Bonar Siregar membelikannya sebuah kalung emas yang indah, kawan-kawannya bercanda bahwa itu adalah sebuah lamaran.

Kembali ke masa kini

Seperti biasa, pagi-pagi Bonar Siregar pergi menengok lukah ikan miliknya. Biasanya tiap pagi ia selalu mendapat puluhan ekor ikan. Nanti Zulaikha akan menyalainya dan diakhir pekan mereka menjualnya ke pasar.

"Nak Bonar ada yang ingin kuberitahukan padamu," seru Basridal Chaniago dari dalam rumah, ia sedang mengopi didalam.

"Iya pak," jawab Bonar Siregar. "Ini tangkapan hari ini cuma segini, air sungai surut, banyak lukah yang terdampar," seru Bonar Siregar pada Zulaikha. Namun orang yang ia ajak bicara cuma menjawab, "uhmm!" saja.

Ia kemudian beranjak ke dalam menghampiri Basridal Chaniago. "Ada apa pak?" sapa Bonar Siregar menghampirinya.

"Ini tentang janjiku dulu," jawab Basridal Chaniago sambil tersenyum. "Kawanku ketua Hulubalang untuk Nagari Sumpur Setia, membutuhkan dua orang pesilat untuk mengikuti kompetisi sesama Hulubalang yang diadakan oleh kerajaan Padang Nunang di Koto Tinggi.

Kerajaan Padang Nunang adalah Kerajaan yang berinduk pada Kerajaan Pagaruyung. Karena wilayah Rao(berbatasan dengan Mandailing/ sumatera Utara) termasuk wilayah rantau dari Luhak Agam, salah satu dari Luhak nan tigo, wilayah inti Kerajaan Pagaruyung. Diluar wilayah itu disebut daerah rantau. Seperti Pasaman, sebagian wilayah Riau dan Jambi juga utara Bengkulu (Jika kalian penasaran silahkan dicari sumbernya sekalian belajar sejarah dan budaya Minangkabau 😁, karena saya bukan sejarawan.)😁

Sekian saja pengenalan singkat tentang wilayah Rao, kembali ke cerita.

"Wah ... baguslah pak, aku sudah tak sabar ingin bekerja." Bonar Siregar senang.

"Apa?" tiba-tiba saja Zulaikha datang dari dapur, "Uda Bonar akan pergi dari sini?" sela Zulaikha, yang kelihatan panik.

"Bukan pergi, tapi bekerja," jawab ayahnya.

"Iya, nanti tiap akhir pekan aku akan pulang kok. Nanti siapa kawanmu ke pasar," sahut Bonar Siregar menenangkan Zulaikha.

"Uhmmm, kenapa harus pergi, nanti tak ada teman Zulaikha dong disini," jawabnya lagi cemberut.

"Hahaha, berarti kau anggap ayah tak ada dong," sahut Basridal Chaniago.

"Hahaha tenang saja, sesering mungkin aku akan menjengukmu," seru Bonar Siregar lagi sambil tertawa.

"Janji ..." seru Zulaikha sambil menggembungkan pipinya.

"Iya janji," jawab Bonar Siregar sambil mencubit pipi gembung itu.

"Akh ...." Zulaikha malu dan berlari ke dapur.

"Ada apa?" Bonar Siregar ikut berlari dari belakang.

"Tak usah kau ikut, aku cuma lupa ikan tinggal di dapur, nanti dimakan kucing," sahutnya. Padahal mukanya memerah tadi karena malu, baru kali ini mukanya dipegang oleh seorang pria.

"Ah, kirain apa tadi," jawab Bonar Siregar lagi. Kemudian ia kembali ke tempat Basridal Chaniago. "Terus siapa satu lagi pak?" tanya Bonar Siregar penasaran.

"Si Alfian, aku sudah bilang padanya. Kalian berdua besok pagi berangkat ke kantor Nagari Sumpur Setia, temui Datuk Rimbo Berangin disana. Dia itu ketua Hulubalang disini. Baik-baik bekerja nanti dan jangan bikin ulah ya," seru Basridal Chaniago.

"Iya Pak," sahut Bonar Siregar dengan semangat, ia sudah tak sabar ingin bergabung menjadi Prajurit Hulubalang.

"Satu lagi, diatas langit masih ada langit lagi. Walaupun kau itu hebat dalam Pencak Silat, tapi tak kemungkinan masih banyak yang lebih hebat darimu," seru Basridal Chaniago menasehatinya.

"Iya, aku akan memegang teguh prinsip yang telah Pak Idal ajarkan, seperti padi semakin lama semakin merunduk," sahut Bonar Siregar dan Basridal Chaniago senang mendengarnya, ia sudah menganggap Bonar Siregar sebagai anaknya sendiri yang tak pernah mengeluh dan selalu menuruti perintahnya.

Kemudian Bonar Siregar pergi ke dapur untuk membantu Zulaikha membersihkan ikan tangkapannya itu.

"Sudah selesai kah?" tanya Bonar Siregar pada Zulaikha.

"Akh ...." Zulaikha terkejut, ia sedang melamun tadi sambil membersihkan ikan-ikan itu.

"Hahaha, kenapa kau ini. Dari tadi aneh kutengok kelakuanmu," seru Bonar Siregar membuat Zulaikha cemberut. "Sudah biar aku yang lanjutin, kau latih anak-anak saja. Mereka sudah berkumpul di tempat latihan."

Bonar Siregar mengambil ember tempat ikan-ikan yang sudah dibersihkan Zulaikha.

"Sudah bersih baru mau bantu!" sahut Zulaikha berdiri dengan wajah cemberut.

"Hahaha, inikan belum selesai, disalai dulu," jawab Bonar Siregar berkilah. Namun Zulaikha tak menjawab dan meninggalkannya disitu, ia kemudian pergi ke tempat latihan.

Bonar Siregar kemudian mengerjakan semuanya sendiri hingga selesai. Dia tak pergi ke bukit lagi mengambil rotan, sebab mulai besok ia akan memulai pekerjaan baru.

***********************************************

Catatan: Uda adalah Abang

Nagari adalah semacam kadipaten atau distrik.

Lukah adalah perangkap ikan atau nama lainnya bubuh.

1
Muhamad Hasbi
Luar biasa
Keho
ok
Roni Yakub
Luar biasa
Doe He
sakit x batin q zulayka mati.manusia ga da otak.binik orng pun mau
Doe He
klu yg aq denger dari cowo aq mamak ninik itu kya orang tua angkat nya aq kalau aq nikah sama cowo aq itu.krna dia orang minang.jadi mamak ninik itu yg bakal jagain aq nti di sana.ibarat udh kya orng tua aq sndiri.dari klu ada masalah. nikah.melahirkan.jaga anak klu kita sibuk itu ya ke mamak ninik itu aq nti.gitu sih kata cwo aq.
Wan Trado: ninik mamak itu adalah saudara laki-laki dari pihak ibu, baik yg sekandung maupun yg sapasukuan (satu suku/marga) yg biasanya didahulukan selangkah dan ditinggikan seranting, biasanya posisinya sebagai datuk/penghulu dan hulubalang
total 1 replies
abdan syakura
Aissshhh
Si Malin (Kundang) bangkit lg..
jd sobatny si Bonar nih ..🤣
Semangat Bang!!!
asih Asih
sgt bagus
ar wahkhu
tak sangka awak,mati juga si bonar. i'le baya
ar wahkhu
minang kabau = Kerbau yang menang
ar wahkhu
jika berkisah tentang semi kerajaan, sangat tabu untuk anak lawan jenis untuk memeluk. jangankan memeluk, bersentuhan tangan saja sudah membuat berbeda.
ini hanya saran dan masukan.
ar wahkhu
mandau
Farid Ma'ruf
tulisan keren
Farid Ma'ruf
keren
Farid Ma'ruf
tulisan keren
Sri Juliani
bonar2..aku lebih suka kau bersama putri sakinah,agaf anakmu hidupnya terjamin..
Sri Juliani
sampai segitu tak pekanya ,bonar siregar terhadap perasaan sakinah..
Sri Juliani
apa gak cemburu nih marga lain thor,gagah bana marga siregar nih..di perebutkan wanita cantik..gak tanggung2 putri raja..
Sri Juliani
ee..senjumnya sendiri bacanya...
Taramia
aku sudah baca, malah duluan baca itu baru baca yang ini.😁
bagus sekali ceritanya. lucu dan seru. sangat menghibur.👍
Taramia
akhirnya Bonar meninggal karena sakit, bukan karena perang.😊👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!