NovelToon NovelToon
Allura

Allura

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintamanis / CEO / Tamat
Popularitas:13.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: duwi sukema

Ini kisah season 2 dari nikah kontrak dengan om ceo tampan.

Mia Allura Atmaja putra pertama dari Alex Atmaja dan Rara Artnia, ia terpaksa kabur dari rumah orangtuanya untuk menghindari perjodohan dengan rival sang papa hingga akhirnya ia terjebak cinta segitiga dengan pengusaha muda bernama William.

Akankah ia menyerah atau memperjuangkan cintanya?

Nb : Untuk melihat visual mereka bisa cek di ig ; Duwi Sukema

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon duwi sukema, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Menghabiskan uang suami

Mobil yang dikendarahin William telah tiba di butik ia sengaja tidak membawa Allura ke mall baginya pergi ke mall adalah hal yang akan membosankan apalagi ia sangat benci jika harus menunggu wanita shopping.

Lura mengerutkan keningnya hingga alisnya saling bertemu. Kok kebutik harusnya kan ke mall pertanyaan itu timbul dibenaknya dengan menatap William yang memakirkan mobilnya di area parkir.

"Cepat turun! Katanya mau cari baju ganti!" perintah William.

Kalau di butik begini pasti mahal semua, aku ngak bisalah tawar menawar bangkrut dong aku gesek atmku mana lagi aku belum bisa dapat pemasukan umpat Lura terpaksa turun mengekori William.

"Malam Tuan, ada yang bisa kami bantu," sapa pelayan butik.

William berhenti berjalan menoleh ke arah Lura yang berjalan seperti siput. Ia menatap Lura agar berjalan lebih cepat lagi.

"Lama banget kamu jalan," tegur William.

Lama gimana kamu aja yang jalannya buru-buru kayak dikejar maling umpat Lura.

"Hai William, tumben kamu datang," sapa wanita umur empat puluhan. Ya wanita itu ada tante William yang memiliki butik ini Zahra.

"Tante Zahra, ini aku lagi ngantar temanku mencari beberapa pakaian," jawab William. "Lura kenalin ini tanteku namanya Zahra," ucap William.

"Allura."

"Zahra, wah kamu cantik sekali," puji Zahra. "Kamu sungguh pintar cari pacar," ucapnya lagi sambil menggandeng Lura duduk di sofa.

"Dia bukan pacarku, dia hanya teman," sela William.

"Aku tahu kamu itu malu mengakui dia. Aku yakin kamu pasangan yang serasi kok, pasti nyokap kamu juga setuju kalian pacaran atau nikah."

Kenapa jadi serumit ini, tante Zahra juga pakai salah paham segala sudah tahu kalau aku sudah memiliki tunangan.

"Tante Zahra, aku dan om William bukan pacaran kok kita hanya teman," ucap Lura akhirnya buka suara. Kalaupun aku jadi pacarnya dia aku juga mau tidak bisa nolak ternyata diperhatikan dari dekat ia sangat tampan bahkan lebih tampan dia dari Sammy batin Lura.

"Kamu cepat cari pakaian yang kamu butuhkan! Pakaian yang formal juga untuk kerja," tutur William.

"Uncle, I just borrow clothes at home, okay? I also buy the inside for work, if I buy all the money it's not enoug**h," bohong Lura yang tidak ingin uangnya habis hanya gara-gara pakaian.

"No, my clothes aren't items that anyone but me can wear," tegas William yang tidak ingin miliknya dipakai oleh siapapun termasuk Lura.

Dasar pelit umpat Lura dalam hatinya.

"It's just me, uncle, who knows we'll be a ma**te," ketus Lura berjalan memilih pakaiannya.

Jodoh sama kamu jangan mimpi! Kamu itu hanya gadis kecil dan pastinya bukan seleraku. Thin body, unfilled breasts, flat buttocks do not pull it at all batin William.

Allura segera mengambil lima baju santai, beberapa pasang dalaman dengan tujuh setelah baju kerja, ya tidak mungkin jika ia kerja harus pakai baju itu-itu saja maka persentasi tingkat kecantikkannya bisa-bisa turun satu level.

Ia segera membawanya menuju kasir, saat ingin membayar dengan menyodorkan kartu cardnya, William lebih dulu memberikan kartu warna gold miliknya.

Lura menatap William kegirangan akhirnya atm miliknya tetap aman tanpa harus berkurang sedikitpun.

"Ini tidak gratis kamu harus ganti dengan one nigth stand," bisik William sedikit dengan nada mesum.

"Whats?! One night stand?" hardik Lura membulatkan matanya. "Emang aku cewek apaan? Emang aku suka jorok tapi aku masih punya harga diri," sinis Lura menginjak kaki William hingga sang empu meringis mengeluh kesakitan.

William melototin Lura hingga kedua matanya seperti ingin keluar dari tempatnya. Lura hanya bergidik ngeri mendapatkan tatapan membunuh itu.

"Mbak pakai kartu card milikku saja ya," ucap Lura sambil tersenyum menyodorkan kembali kartu atmnya.

"Maaf semua sudah di bayar kekasih anda," jawab kasir sambil tersenyum.

Lura segera meneteng beberapa kantong plastik yang cukup besar itu dengan keteteran karena terlalu banyak barang yang ia beli. Ia melihat sikap acuh William yang tidak mau sedikitpun membantunya membawa barang belanjaan masuk ke dalam bagasi mobil.

"Laki-laki ngak pekah, pantas saja sampai sekarang belum nikah pasti tidak ada wanita yang mau hidup dengan laki-laki dingin seperti dia," cerocos Lura. "Apa aku bilang, kenapa juga aku mau hidup bersama dia?" umpat Lura.

Sampai di depan mobil Lura mengetuk kaca jendela mobil William yang sudah dari tadi berada di dalam mobil.

"Apa?" ucap ketus William dengan menurunkan kaca mobilnya.

"Om bukain bagasinya dong, Lura ngak bisa ini," perintahnya kepada William.

"Tinggal buka saja ngak bisa, bisamu apa?" tanya William tetap dengan santai duduk di kursi pengemudi dengan memainkan jarinya di atas setir pengemudinya.

"Bisaku hanya shopping habis uang calon suami," lirih Lura yang masih di dengar samar-samar oleh William.

"Kamu bilang apa? Suami?!" tanya William dengan santainya tanpa membantu Lura.

"Suami apa? Aku ngak bilang apa-apa," elak Lura.

Sungguh keterlaluan, kalau aku ngak butuh tempat tinggal sudah aku tendang kamu om umpat Lura.

Lura segera memasukkan ke dalam bagasi, lalu ia duduk disebelah William dengan mengusap bulir keringat yang membasahi pelipisnya.

Menyebalkan satu kata di dalam hatinya dengan melirik William yang menyalakan mesin mobilnya.

"Ngak usah mengumpat kali," ledek William.

"Biarin mengumpat, salah sendiri jadi laki-laki ngak punya perasaan sama sekali, bantuan bawa kek," ketus Lura. "Aku sumpahin kamu ngak dapat cewek jadi om-om jomblo," cerocos Lura.

William hanya tertawa menanggapi Lura yang asal nyeplos mulutnya. Buktinya dengan mengandalkan wajah tampan dan apa yang ia punya semua wanita mengantri meluluhkan hatinya. Ia tinggal memilih mana yang ia suka lalu ia campakkan jika sudah bosan.

"Kalau aku jadi jomblo, pasti kamu suka dan senang," ledek William dengan menarik kedua sudut bibirnya.

"Percaya diri banget kamu, kalau aku ogah gimana?" elak Lura. Benar kata dia jika kamu jomblo aku mau mengisi ruang hatimu yang kosong batin Lura.

"Jangan sebut namaku William jika tidak percaya diri, memang benar kan? Kamu saja mengharapkan bisa jadi pacarku," ucap William asal bicara.

Kenapa dia bisa tahu isi pikiranku apa jangan-jangan dia seorang psikolog yang bisa baca pikiran seseorang.

"Tidak akan."

"Yakin tidak akan, kamu masih punya hutang padaku, one night stand. Siapkan dirimu dengan baik."

Itu pikirannya mesum aja apa tidak ada kata lain selain one night stand. Pasti dia itu kurang belaian umpat Lura.

"Om kalau ingin itu, harusnya cepat kawin sana!" nasihat Lura menyilangkan tangannya ke dada dengan melototin William.

"Kawin, sudah."

"Whats?!"

1
bundanya Fa
gusmandora ganti nama ya.... bener2 penulisnya nama aslinya ini?
Dahliah Park
Luar biasa
Istiani Ani
rasa soto ayam
王贝瑞: Mampir juga kak ke Biru si ketos bad boy dan Love My Stepbrother 😄
total 1 replies
Nina kristiani
menarik, apalagi kalou, memperlihat Poto pemeran utama nya.😊
Fida Bundae Fathul
Biasa
Les Tary
segitunya lex
Sartini Sos
lura
Nina Exo
Luar biasa
kyany hamidun tuh
gue yakin bukan william tp Cwo lain si murahan itu
Noor hidayati
thor,aku bingung deh,kalau wiliam anaknya leon sama zahra,apa ga salah tuh umurnya?keon sama zahra kan seumuran raka suaminya aira,seumuran sama nia dan daniel,sedangkan alura saja cucunya nia yang sudah besar,seharunya anaknya leon kan seumuran sama anaknya raka aira,nia daniel,apa leon sama zahra punya anaknya setelah 20th menikah?
Hariani Yusuf
♥️♥️♥️👍👍👍🙏🙏🙏
Hariani Yusuf
iya kayak deh anak angkat om daniel
Meryskhah Badarwin
ceritanya good,i like,,!
Hariani Yusuf
upx d sini ajah thor
Syarwan Hermawan Sarwan
0




😍😍
Rahmawati
iya
Ainia
bagus
Rafanda 2018
tahu istilah muhrim tp tnggl satu atap pinter sekali
Ana Yuliana Malewa
mampir 🥰 aku langsung faforit loh
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!