Lika liku percintaan anak SMA bernama Amara Anindita sepeninggal tunangannya dalam menjalankan tugasnya didaerahrawan konflik,dia dihadapkan pada 2 cinta yang rumit.
Cinta seorang Kapten Mahesa Anggara ataukah cinta seorang Adhikara Arjuna,yang
merupakan kakak angkat yang mencintai nya sedari kecil.
Ia terpaksa menikah dengan salah seorang dari mereka ,karena suatu kesalahan .
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon yha-nie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
*Episode 8
"Benarkah itu beeb ? "
tanya Ica berbinar,"serius,,,?" sontak Raffa
mereka datang hampir berbarengan ,apalagi Ica yang baru bisa menjenguk sahabatnya secara langsung ,karena ibunya baru keluar dari ICU dan melewati masa kritisnya,Ica hanya bisa vc untuk menanyakan sahabatnya itu, sekarang kapten Angga sedang ke mushala untuk shalat ,memberi ruang pada Amara dan teman 2 nya.
" tanggung jawab gimana?,kyk yang udah ngehamilin anak orang aja !"sungut Raffa,dari raut mukanya rupanya ia kurang setuju,padahal Angga masih merupakan kakak sepupunya sendiri.
"dihalalin juga nggak apa kalii,,,,kalau aku sih YESS!"seloroh Ica,yang langsung ditoyor kepalanya oleh Amara,"sakiit beeb !" ujarnya.
"Nggak semudah itu ferguso,,,,,mana mungkin " jawab Amara ,karena dihatinya tak semudah itu diisi dengan orang lain .
"mungkin tanggung jawab dalam bentuk lain,bukan dinikahin ,emangnya aku hamil anaknya apa? " jawab Amara lagi.
"nah ntu lu tahu Ra ,,,,!" tukas Raffa .
"kalau sekolah aku rasa nggak ada kendala,tinggal beberapa bulan lagi kan ,lagian kelas kita kan dilantai dasar ,jadi nggak begitu repot ,kan ada kita yg jagain elo!" seloroh Raffa,
"doa' in aja cepet sembuh,dan nggak lama gue jalan dengan kursi roda nya ,gue akan berusaha dan berdo'a semoga cepet sembuh dan bisa melewati semua ini !" lirih Amara.
"Ayah ibu bang Angga mau kemari besok ,aku mendengarnya dari ibu tadi malam " ujar Angga .
"lho ada apa?" tanya Ica heran .
"bukan untuk ngelamar kan ?" lanjutnya.
"untuk nengok dan ngucapin terima kasih bege!" sarkas Raffa ,rupanya ia agak kesal sama sobatnya yang satu lagi .
"oooooh ,," seru Ica sambil menganggukan kepalanya.
"Ra ,,bentar lagi suster kemari untuk mengurusmu ,baju ganti nya masih ada ? tanya Raffa ,"ada tadi mbok nah yang membawanya sekalian makan siang ,!" jawab Amara
"apa sekarang kakakmu udh tahu,keadaanmu sekarang?" tanya Raffa .
Amara mengagguk,"tadi bang Angga sudah memberihunya,supaya ia tak kaget ketika ia datang nanti,," lanjut Amara.terlihat ia menghela nafas sesaat,membayangkan perasaan mas Juna nya itu.
Raffa mengusap pucuk rambut Amara lembut
"percayalah bang Angga adalah orang baik ,jangan takut !" sahutnya.
"ih so sweet banget ga ,,,kamu kalo ke Amara,coba kalo ke akuu ih ! " seloroh Ica ,
"paan sih sini elo mau juga,tapi aku jitak ya mau ?"
jawab Raffa ,Ica hanya menndelik dan mengerucutkan bibirnya ,Amara hanya tersenyum gemas ,
tak lama perawat datang ia akan membantu Amara membersihkan dirinya,sekalian mengganti cairan infusnya,dibantu Ica, sedangkan Raffa menunggu diluar .
Disebuah mushala sebuah RS , seseorang sedang berdoa menengadahkan tangannya,
"jika memang ini takdirku dan takdirnya aku ikhlas untuk mengobati luka hatinya,mungkin ini sudah jalannya permudah jalanku untuk ada disisinya,mungkin dia adalah hadiah yang kau kirimkan untukku,aku akan menjaganya ,seperti dia yang tanpa ragu mengorbankan dirinya untukku,walau dia tidak mengenalku,aku ikhlas akan kukesampingkan lukaku ,aku ingin membuatnya bahagia tanpa terluka " lirihnya dalam sebuah do'a .
Amara terlihat segar dan tenang ia pun selesai menjalankan shalat diatas tempat tidurnya,Ica sudah pamit pulang ia akan melanjutkan menjaga ibunya.tinggalah Raffa yang menolak untuk pulang,
"tapi besok kan kamu sekolah fa,,,?"sahut Amara ,
"santai ,,,besok abis shalat shubuh aku pulang ,kayak waktu elo koma kita berdua nungguin elo sebelum mas. Juna mu datang !" lanjut Raffa.
Amara tercengang " makasih ,,,!" ucap Amara
" udah kayak kesiapa aja,siapa tahu elo jadi kakak ipar aku !" seloroh Raffa menggoda ,sambil menoleh pada Angga ,padahal hatinya tidak rela ada rasa sakit dihatinya walaupun itu adalah candaan " Raffa " sontak Amara .
"mohon do'a nya ya ,,,!" jawab Angga sambil menepuk bahu Raffa,entah itu guyonan atau serius,Raffa hanya terdiam ,senjata makan tuan inimah ,Amara hanya kaget ia melongo ,Angga mengusap pucuk kepala Amara lembut ," nah minum obat dulu ya ,,,!" perintahnya lembut .Raffa dan Amara saling pandang,tak lama amara meminum obatnya.
gimana nih thor...
Kasih banyak KK 🙏