NovelToon NovelToon
Biel

Biel

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas Dendam / Mengubah Takdir
Popularitas:9.7k
Nilai: 5
Nama Author: khitara

Hidup sungguh tak pernah berpihak kepadanya,
Sejak kecil nyawanya sudah terancam, dia harus menjadi saksi kecelakaan yang merenggut nyawa ibunya.

Menjadi yang tertuduh dan dianggap paling bertanggung jawab atas kematian satu satunya orang yang paling menyayanginya setelah sang ibu yakni sang tuan besar yang sebenarnya adalah juga kakeknya hingga akhirnya ia di buang dan ia terpaksa harus bertahan hidup di jalanan menjadi seorang kurir narkoba sejak usia belia demi hanya untuk bisa bertahan hidup.

Gabriella Calista,

mampukan ia menyelamatkan nyawanya ketika meski setelah 15 tahun berlalu, nyawanya masih di inginkan.....
dan apakah ia akan mau menerima cinta yang di tawarkan padanya oleh seseorang yang ternyata dia adalah pewaris sah darah seseorang yang telah membuatnya hidupnya hancur dan sengsara....

ikuti karya baru aku.....

" BIEL..... "

SELAMAT MEMBACA DAN SEMOGA SUKA, LOVE YOU😘😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 6 tragedi

Steve masih menatap tidak suka kepada Erick yang kini terlihat mulai memasuki teras utama rumah besarnya.

Suasana hatinya tiba tiba kian menjadi buruk. sejak dulu ia tak pernah suka kakak tirinya itu.

( hanya aku, hanya aku yang akan menjadi pewaris di keluarga ini ....

hanya aku yang akan menjadi yang paling terbaik di sini.

hanya aku.......

Tidak dia.....juga tidak......) hati Steve berbisik dengan tatapan yang begitu tajam kepada sosok Eric di sana.

Hingga bayangan Erick tak lagi bisa ia lihat.

Tatapan matanya beralih kepada Biel yang masih menunduk di tempatnya.

( dia......)

desisnya lagi masih di dalam hati.

Tiba tiba Steve melangkah cepat ke arah Biel dan langsung merebut tali balon yang di pegang Biel.

Tak siap dengan serangan Steve yang mendadak itu,

Biel tak bisa mempertahankan balonnya.

Tali balon itu berpindah kepada Steve dan tentu saja dengan balonnya.

Steve tersenyum menyeringai menatap kepada Biel.

Tatapan penuh dengan ejekan.

" kembalikan....itu punya ku " Biel berteriak sedikit kencang meminta balonnya dari Steve.

" ini punyaku, lihat ....dia ada padaku....itu artinya dia punyaku " jawab Steve dengan tak tahu malunya.

Ia bahkan mendorong Biel yang mendekat dan berusaha merebut balonnya kembali. Biel jatuh ke lantai dan Steve menendangnya.

" aww......sakit....!! " Biel meringis menahan sakit ketika Steve menendang perutnya.

" pergi sana, jauh jauh dariku ....aku jijik padamu " sentak Steve kasar

" kembalikan balonku, itu punyaku " Biel tak mau menyerah.

Ia bangkit dengan wajah yang meringis menahan sakit.

Ia kembali berusaha merebut balonnya dari tangan Steve.

" kembalikan....itu punyaku "

" mana punyamu ?! Ini punyaku ....buktinya dia ada padaku "

" pencuri......kau pencuri !! " teriak Biel kepada Steve dan itu sukses membuat Steve kian marah.

" apa kau bilang ?!!! " sentak Steve

" pencuri....kau pencuri "

" sialan ....beraninya kau menuduhku pencuri " Steve berucap dengan gigi yang bergemeretak menahan amarah.

Tangannya terulur mencekik Biel.

" uhuk uhuk....le....paskan....." Biel terbatuk dan wajahnya memerah karena cekikan Steve padanya itu.

Ia berusaha keras melepaskan cekikan Steve pada lehernya.

Steve tertawa menyeringai melihat Biel yang sudah seperti kehabisan nafas.

" inilah hasilnya kalau kau berani melawanku anak haram.... " desis Steve dengan mata melotot.

Tak lama ia melepaskan cekikannya di leher Biel dan Biel kembali jatuh ke lantai.

Tubuhnya terasa lemas karena ia yang kekurangan oksigen.

" uhuk uhuk...." Biel terbatuk dan memegangi lehernya.

Air mata nampak mengalir dari sudut matanya.

Steve berjongkok di hadapannya.

" sekarang kau sudah tahu harus bagaimana bersikap di hadapankukan ?!

tempatmu memang seharusnya seperti ini, di bawah kakiku " bisik Steve di telinga Biel yang masih memucat akibat cekikannya tadi.

" dan harus selalu kau ingat....semua yang ada di rumah ini adalah milikku " lanjutnya lagi.

Biel mendongak menatap Steve, tatapan matanya berubah tajam.

" itu milikku, mamaku membelikannya untukku dengan uangnya...

bukan uangmu..." jawab Biel ketus.

" ha ha ha....." Steve sekali lagi tertawa terbahak mendengar jawaban Biel barusan.

" mamaku membelikannya untukku dengan uangnya... " Bocah laki laki itu menirukan ucapan Biel

" heh ...." Steve berdiri dan berkacak pinggang.

" kau pikir dari mana pelayan yang kau panggil mama itu mendapat uang hah ?! tentu saja dari rumah ini....

dan itu artinya apa yang kau miliki saat ini adalah juga milikku " sentaknya dengan mata melotot.

" tapi tak apa....kau sangat ingin ini kan ?! Baiklah.....

ambil kalau begitu !! " ucap Steve sambil melempar batu pemberat balon itu ke arah jalan di depan sana.

Batu itu menggelinding ke arah pagar yang tak tertutup.

Mata Biel sontak melebar melihat hal itu, seketika ia bangkit dan mengejar balonnya yang menggelinding ke arah jalan raya.

Kebetulan,

Rumah besar keluarga Lee ini berada di ketinggian dari jalan raya di depan rumah itu.

" balonku.....!!! " Biel berteriak sambil mengejar balonnya.

Gadis kecil itu terus berlari, kondisi jalan yang menurun membuat ia tak mampu mengendalikan diri.

Tubuhnya terus meluncur ke bawah.

" ahhhhh........!!!! " Biel berteriak ketakutan ketika ia tak mampu menghentikan langkah kakinya.

Sebuah mobil dari arah kanan meluncur dengan cepat dan seolah siap menghantam tubuh kecil itu.

" Biel......!!! "

sebuah teriakan menggema di telinga Biel sebelum suara keras dan sebuah teriakan juga terdengar di telinganya seiring dengan sebuah sambaran pada pinggangnya.

Tubuhnya terlempar ke sisi jalan, tapi.....

" ahhhh......!! "

Mata bocah kecil itu membulat, tubuhnya membeku seketika tatkala ia melihat tubuh sang mama terlempar jauh ke depan sana setelah terhantam mobil.

" mama......!!! " Biel berteriak histeris ketika ia mulai menyadari apa yang sudah terjadi.

Mamanya ternyata adalah orang yang telah meraih tubuhnya dan melemparnya ke pinggir jalan agar ia tak tertabrak mobil.

Tapi karena itu, mamanya justru tertabrak oleh mobil itu menggantikan dirinya.

Biel berlari kencang ke arah tubuh sang mama yang tergeletak di tengah jalan.

Ia meraup tubuh sang mama yang telah tak sadarkan diri dan bersimbah darah.

" mama.....bangun mama........mama....!!! " Biel berteriak dengan air mata yang berurai.

" nona kecil.....berikan mama kepada saya " seorang penjaga rumah mendekat kepadanya. Wajahnya nampak memucat melihat kondisi Biel dan mamanya.

Ia sedang memasukkan mobil Shahnaz ke dalam garasi di lantai dasar dan lupa menutup pintu gerbang.

" kita bawa dia kerumah sakit, saya yang akan bertanggung jawab atasnya " seseorang yang baru keluar dari mobil nampak turut mendekat.

" iya tuan " jawab penjaga itu.

" jangan sentuh mamaku " pekik Biel ketika orang asing baginya mendekat dan hendak meraih tubuh sang mama yang berada dalam dekapannya.

" Nona kecil,

tenanglah....jangan takut, kita akan membawa mama nona ke rumah sakit.

Semoga kita masih bisa menyelamatkannya...." ucap penjaga itu

" iya nak....aku yang akan bertanggung jawab pada ibumu itu " ucap pria asing itu.

Mendengar ucapan dua orang dewasa di hadapannya itu Biel melunak,

Ia mengendurkan dekapannya pada tubuh sang mama.

Laki laki asing itu berjongkok dan bersiap hendak meraih tubuh Saraswati.

Namun...baru saja ia akan mengangkat tubuh itu,

Sebuah suara menghentikannya.

" turunkan dia....jangan kau berani membawanya bersamamu "

Semua orang menoleh ke arah sumber suara.

1
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘸𝘢𝘥𝘶𝘩 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘮𝘢𝘦𝘯 𝘤𝘶𝘭𝘪𝘬 𝘢𝘫𝘫 𝘵𝘶𝘩 𝘥𝘢𝘯 𝘭𝘢𝘯𝘨𝘴𝘶𝘯𝘨 𝘴𝘢𝘩🤭😂
Durrotun Nasihah
selamat erick😍
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘴𝘢𝘮𝘢𝘱𝘪 𝘬𝘢𝘮𝘶 𝘬𝘦𝘵𝘢𝘶𝘢𝘯 𝘣𝘦𝘦
Tuti Tyastuti
𝘣𝘦𝘳𝘢𝘳𝘵𝘪 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘥𝘢𝘩 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘪𝘣𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘱𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘮🤔
Tuti Tyastuti
𝘫𝘢𝘯𝘨𝘢𝘯 𝘱𝘦𝘳𝘯𝘢𝘩 𝘮𝘦𝘯𝘺𝘦𝘵𝘢𝘩 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘥𝘦𝘮𝘪 𝘮𝘦𝘯𝘦𝘨𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘪𝘭𝘢𝘯 𝘪𝘣𝘶𝘮𝘶 𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘶𝘢𝘵 𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢👍
Tuti Tyastuti
𝘢𝘺𝘰 𝘴𝘦𝘮𝘢𝘯𝘨𝘢𝘵 𝘣𝘦𝘦 💪
Tuti Tyastuti
𝘴𝘦𝘮𝘰𝘨𝘢 𝘣𝘦𝘪𝘭 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘯𝘨𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘢𝘩𝘻
Tuti Tyastuti
𝘪𝘵𝘶 𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨"𝘬𝘪𝘳𝘪𝘮𝘢𝘯 𝘪𝘣𝘶𝘮𝘶 𝘳𝘪𝘤𝘬
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘴𝘦𝘨𝘦𝘳𝘢 𝘵𝘦𝘳𝘶𝘯𝘨𝘬𝘢𝘱 𝘬𝘦𝘫𝘢𝘩𝘢𝘵𝘢𝘯 𝘴𝘩𝘢𝘯𝘩𝘢𝘻 𝘮𝘦𝘳𝘦𝘬𝘢 𝘥𝘢𝘩 𝘣𝘦𝘳𝘬𝘶𝘮𝘱𝘶𝘭
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪👍
Tuti Tyastuti
𝘦𝘯𝘵𝘢𝘩𝘭𝘢𝘩 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘬𝘰𝘮𝘦𝘯 𝘢𝘱𝘢 𝘵𝘢𝘱𝘪 𝘱𝘢𝘴𝘵𝘪 𝘩𝘶𝘬𝘶𝘮 𝘩𝘢𝘳𝘶𝘴 𝘵𝘦𝘵𝘢𝘱 𝘥𝘪 𝘵𝘦𝘨𝘢𝘬𝘢𝘯 𝘥𝘢𝘯 𝘣𝘪𝘦𝘭 𝘮𝘦𝘯𝘥𝘢𝘱𝘢𝘵𝘬𝘢𝘯 𝘬𝘦𝘢𝘥𝘪𝘭𝘢𝘯
Eka Burjo
bertelo telo 🤦
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘤𝘰𝘣𝘢 𝘣𝘦𝘪𝘭 𝘫𝘶𝘫𝘶𝘳 𝘴𝘢𝘮𝘢 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘮𝘶𝘥𝘢𝘩"𝘢𝘯 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘣𝘪𝘴𝘢 𝘮𝘦𝘮𝘣𝘢𝘯𝘵𝘶
Tuti Tyastuti
𝘭𝘢𝘯𝘫𝘶𝘵 𝘬𝘢💪
Tuti Tyastuti
𝘯𝘢𝘩 𝘭𝘰𝘩 𝘢𝘱𝘢 𝘦𝘳𝘪𝘤𝘬 𝘫𝘨 𝘵𝘢𝘶 𝘬𝘢𝘭𝘰 𝘪𝘣𝘶𝘯𝘺𝘢 𝘣𝘦𝘳𝘣𝘪𝘴𝘯𝘪𝘴 𝘣𝘢𝘳𝘢𝘯𝘨 𝘩𝘢𝘳𝘢𝘮🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!