Seorang gadis cantik berusia 18 tahun bernama Tiara, terpaksa menikah dengan Kenan, Boss Ayahnya yang berusia 26 tahun untuk melunasi hutang Ayahnya.
Awalnya Tiara menolak karena ia masih ingin melanjutkan pendidikannya, tapi Kenan memaksanya sehingga Tiara tidak dapat menolaknya.
Tiara juga harus menerima kenyataan, setelah menikah dia hanya dianggap pelayan.Kenan sendiri sebenarnya memiliki seorang kekasih.
Penasaran sama kisah mereka?
Simak aja ceritanya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fani Andriani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 8
Sorenya Sarah datang kerumah Kenan.Sarah kadang-kadang kerumah Kenan.Tiara sama sekali tidak tahu tentang Sarah, bahkan Ia tidak tahu kalau Sarah pacar Kenan.
"Sayang... Kamu mau minum apa?,"tanya Kenan pada Sarah.
"Apa saja boleh,Sayang,"jawab Sarah sambil mengubah acara TV kedrama jepang.Sarah sangat suka melihat drama jepang.
"Tiara...., "teriak Kenan.
Tiara mendengar panggilan Kenan bergegas ketempat Kenan.Ia kaget melihat ada seorang wanita yang memakai pakaian sangat seksi dan terlihat sangat dekat dengan Kenan.Kenan mesra sekali dengan wanita itu.
"Iya,Tuan,"ucap Tiara.
"Tiara. Buatkan Aku dan Sarah jus jeruk!, "perintah Kenan.Tiara mengiyakannya.
"Dia memang tidak punya perasaan.Beraninya dia bermesraan dengan wanita lain dihadapan istrinya sendiri,"batin Tiara sambil berjalan kedapur.
"Sayang... Barusan gadis murahan itu?,"tanya Sarah sambil menyandarkan kepalanya ke bahu Kenan.Kenan mengiyakannya.
Tak lama Tiara kembali membawa dua gekas jus jeruk.Ia menaruhnya diatas meja.Sarah memandanginya dan menatapnya dengan tatapan sinis.
"Dia jelek.Dia tak pantas menjadi Nyonya Kenan.Seharusnya aku yang jadi Nyonya Kenan,"batin Sarah.
"Hey gadis murahan. Pijitin kaki aku sekarang!,"perintah Sarah.Tiara telinganya mulai panas. Ia mengepalkan tangannya kesal dengar ucapannya.
"Pijit kakimu sendiri!Aku bukan tukang pijit dan Kamu itu yang gadis murahan,bukan aku, "ucap Tiara dengan lantang pada Sarah.Sarah kesal dengan ucapan Tiara.Kenan tak terima Sarah dibilang gadis murahan.
"Jaga mulutmu Tiara! Sarah bukan gadis murahan,"ucap Kenan sambil menampar Tiara dengan keras, hingga pipinya lebam.
"Ahh.. Sakit,Tuan,"ucap Tiara sambil menangis karena kesakitan.Sarah senang melihat Kenan membelanya.Tiara tak menyangka suaminya membela Sarah.
"Sakit.... Kalau kamu tidak mau aku tampar lagi, Jangan membuat kesalahan lagi!,"bentak Kenan pada Tiara.Tiara menganggukkan kepalanya dan menangis.
"Sayang lebih baik kita keluar saja!Disini suasananya tidak enak,"ucap Kenan lalu menggandeng Sarah keluar. Tidak pergi kekamarnya dan tidak bisa berhenti menangis.
"Sayang.Aku nggak suka sama gadis murahan itu.Dia jahat.Kamu harus menghukumnua agar dia tidak berulah lagi,"ucap Sarah.
"Tenang,Sayang.Aku memang akan menghukumnya nanti,"ucap Kenan sambil membuka pintu mobil untuk Sarah.Sarah masuk kedalam mobil dan tersenyum senang. Kenan lalu menutup pintu dan dia masuk kemobil lalu pergi.
Tiara dikamarnya sedang menangis.Bi Sumi hendak kekamarnya mau menyetrika baju,tak sengaja mendengar suara tangisan dari kamar Tiara.Ia lalu masuk kekamar Tiara tanpa mengetuk pintu.
"Non.Kenapa menangis?, "tanya Bi Sumi.Tiara menoleh ke arah Bi Sumi.Bi Sumi kaget melihat pipi Tiara lebam.
"Pipi non kenapa? kok lebam, "tanya Bi Sumi.
Tiara lalu menceritakan kejadian diruang tamu ke Bi Sumi.Bi Sumi jadi tidak tega denga Tiara.Tiara terjebak menikah dengan pria yang sama sekali tidak mencintainya, bahkan kasar dengannya. Bi Sumi lalu keluar mengambil salep di kotak P3K dan kembali kekamar mengobati Tiara.Namun tiba-tiba terdengar suara lonceng dari kamar Mama Dahlia.
"Non.. Kayanya Nyonya butuh sesuatu.Bibi Kesana dulu ya,"ucap Bi Sumi.
"Bi. Biar aku saja bi!Sudah menjadi tugas aku untuk mengurus mama,"ucap Tiara sambil memakai selendang untuk menutupi wajahnya lalu pergi.
Sampa kamar Mama Dahlia.
"Mama mau apa?, "tanya Tiara.Mama Dahlia heran Tiara menutupi wajahnya.
"Mau kekamar mandi, sayang, "ucap Mama Dahlia.
Tiara mengantarkan Mama Dahlia kekamar mandi.Setelah selesai dari kamar mandi Tiara menuntunnya kembali ketempat tidur dan membaringkannya.Selendang Tiara kena tarik Mama Dahlia.Mama Dahlia terkejut melihat wajah Tiara lebam.
"Sayang. Wajah kamu kenapa?,"tanya Mama Dahlia sambil membelai wajah Tiara.
"Tadi jatuh, Ma,"ucap Tiara berbohong.ia tidak mau Mama Dahlia memarahi Kenan.Ia Mama Dahlia jadi drop.Mama Dahlia merasa Tiara menyembunyikan sesuatu.
"Mama mau aku pijitin?, "Tiara mengalihkan pembicaraan.Mama Dahlia mengangukkam kepalanya. Tiara lalu mijitin kakinya Mama Dahlia.
Sementara itu Kenan asik nonton bioskop, makan berdua dan menemani Sarah belanja.Setelah luas, hari sudah malam. Kenan melihat arlojinya sudah jam 22:00.Ia lalu mengantarkan Sarah pulang kerumahnya terlebih dahulu.
Sampai rumah Sarah,Kenan turun dari mobil dan membukakan pintu buat Sarah.
"Sayang... Terimakasih ya. Kamu sudah buat aku happy tadi.Kamu juga udah belanjain aku banyak banget,"ucap Sarah dengan lembut dan manja.
"Iya Sayang.Apa sih yang nggak buat kamu?, "ucap kenan.Sarah tersenyum senang.
"Ya udah. Aku pulang dulu ya, Sayang, "Kenan pamit pada Sarah.
Sarah mencium pipi Kenan. Ia lalu masuk kedalam rumahnya. Kenan kemudian pulang kerumahnya.
Beberapa menit kemudian Kenan samapai dirumah. Tiara membukakan pintu untuk Kenan. Kenan langsung masuk kedalam rumah dan tidak menghiraukan Tiara. Ia masuk kedalam kamranya mengambil handuk dan mandi. Sedangkan Tiara kekamarnya dan menata buku yang akan di bawa besok kesekolah.
tokohnya anak usia sekolah/pelajar
terkesan penulis ABG