Steven Grayson Addison seorang pengusaha muda yang sedang naik daun saat ini , hingga namanya di kenal di berbagai macam negara , tapi di balik kesuksesan nya itu Steven tidak mempunyai niat sedikit pun untuk menikah karena ia masih mencintai sosok wanita yang berasal dari masa lalunya .
hingga ia bertemu dengan seorang wanita cantik di sebuah club malam , wanita itu sangat membutuhkan bantuan karena di jebak oleh seseorang " aku akan membantumu tapi kau harus menikah dengan ku " ucap Steven kepada seorang wanita cantik yang terlihat sangat gelisah itu
" hhhmmm .... baik lah tuan ... aku menerima tawaran mu tapi tolong aku .... saat ini aku di jebak " ucap wanita itu penuh dengan permohonan tanpa berpikir sedikit pun, Steven tersenyum tipis seraya ia menatap wajah cantik wanita itu .
kira-kira seperti apa kelanjutan kisahnya ..!? yang penasaran mampir ya guysss 🤗🥰 .
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Waktu Yang Akan Menjawabnya
.
.
Setelah makan malam selesai , Pricilla kembali ke kamar nya tapi Steven pria itu sedang berada di halaman belakang Mansion ia sedang ber telponan dengan asisten nya .
" apa kau tidak salah lagi mendapatkan informasi Julian ? " tanya Steven
" tidak tuan , anda bisa membaca file yang saya kirim " ucap Julian
Steven segera mengakhirinya panggilan telepon itu setelah nya membuka file yang di kirim Julian .
Di pinggir kolam renang angin berhembus menerpa kulit putih pria itu , saat ia sudah selesai membacanya Steven tersenyum smirk menatap layar ponsel nya .
" kau sedang apa pria makondo " suara nyonya Isabella yang datang mengalihkan perhatian Steven
pria tampan itu mematikan layar ponsel nya setelah nya ia menyimpan ponsel nya itu ke dalam saku celana pendek nya .
Steven tersenyum tipis ia menatap wanita tua yang menatap nya dengan merendahkan " aku hanya mencari angin " ucap Steven masih dengan tersenyum tipis ia menatap lekat wajah keriput nyonya Isabella
" mencari angin atau sedang berselingkuh dengan wanita lain " ucap Nyonya Isabella penuh dengan sindiran
" aku bukan lah tipe pria seperti itu nyonya ,... " ucap Steven senyuman tipis nya berubah menjadi datar
" allaaaa itu hanya kata-kata pemanis pria saja .... Kau ini patut di curigai , berada di pinggir kolam di malam hari sambil bermain ponsel , pasti kau sedang berselingkuh kan jujur saja " ucap nyonya Isabella menatap tajam Steven
Steven melipat kedua tangannya di depan dadah , ia melangkah dengan sangat santai ke arah nyonya Isabella " terserah apa yang ingin anda katakan nyonya .... Yang terpenting aku bukan lah manusia licik dan sekejam anda yang menyimpan rahasia besar selama berpuluh-puluh tahun lamanya " ucap Steven dengan tatapan datarnya
Degh
Nyonya Isabella seketika sangat syok mendengar ucapan dari pria itu wajah nya memucat " apa maksudmu. ? " tanya nya
" waktu yang akan menjawab nya .... " ucap Steven setelah nya pria itu melangkah pergi dengan langkah lebar nya
Nyonya Isabella terus menatap punggung Steven yang melangkah semakin menjauh hingga ia pria itu tidak terlihat lagi .
" apa yang dia katakan .... " gumam nyonya Isabella
" tapi sudah lah .... lebih baik aku bersantai sebelum aku tidur " ucap nyonya Isabella .
.
.
.
Steven melangkah masuk kedalam kamar Pricilia begitu saja , sedangkan wanita cantik itu sedang berada di atas ranjangnya dengan posisi tengkurap seraya menonton Drama China kesukaannya .
" hhhmmm ... " Steven berdehem
Pricilla menoleh saat ia melihat Steven berdiri di depan pintu yang sudah tertutup wanita itu segera bangkit " tidur lah di atas ranjang , biar aku yang tidur di karpet ... " ucap Pricilla beranjak turun dari ranjangnya
Steven melangkah kearah wanita itu " kenapa ... ? bukan kah kita sudah menikah. ? " ucapan nya dengan sengaja ingin menjail'i wanita itu
" menikah kontrak ... sudah lah tuan dingin kau jangan banyak menuntut , aku lelah mau tidur " ucap Pricilla merai bantal nya setelah nya membaringkan tubuh nya di atas karpet bulu tabletnya masih menyala karena film yang ia nonton itu masih belum selesai .
Steven tidak berkata lagi ia beranjak naik keatas ranjang dan juga membaringkan tubuh nya di atas sana " tuan dingin , apa aku bisa mematikan lampu terang nya soalnya aku gak bisa tidur jika lampu nya terang " ucap Pricilla kembali duduk di atas karpet
" hhhhmmm " Steven hanya berdehem dengan mata yang tertutup
Pricilla segera mematikan lampu terang dan menyalakan lampu redup , ia juga mengatur suhu AC supaya mereka tidak kedinginan.
Setelah nya ia kembali membaringkan tubuhnya di atas karpet bulu " besok pagi kita akan berangkat ke Belanda " ucap Steven
" besok .... Astaga kenapa kau baru mengatakan nya ... Aku belum menyiapkan pakaian ku " ucap Pricilla dengan kaget
" tidak perlu membawa pakaian , cukup membawa diri saja " ucap Steven tanpa melihat wanita itu dan juga masih dengan mata yang terpejam
" baik lah .... Aku ikut saja ... karena kau sudah terlalu banyak membantu ku , dan terima kasih atas suntikan dana nya " ucap Pricilla
" hhhmmm " Steven lagi-lagi hanya berdehem
Pricilla tidak membalasnya wanita itu mematikan tablet nya setelah nya ia memejamkan matanya jangan sampai besok ia terlambat bangun dan ketinggalan pesawat .
Tak lama Pricilla larut dengan tidur nyenyak nya , bedah hal dengan Steven yang hanya berpura-pura memejamkan matanya , pria itu kembali membuka matanya dan beranjak untuk bangun , ia melihat ke arah Pricilla yang tidur dengan terlentang kedua tangan nya ia letakkan di sisi kepalanya, mulutnya sedikit terbuka dan satu kaki nya ia bengkokkan , tidak ada anggun - anggunnya .
Steven menghela napasnya dengan cukup kasar , ia berjarak turun dari ranjang dan dengan pelan ia menggendong tubuh mungil wanita itu untuk naik ke atas ranjang .
Setelah nya , Steven menyelimuti tubuh Pricilla dengan selimut tebal " hhmm ... Jack aku mencintai mu " gumam Pricilla dalam tidur nyenyak nya
Steven mengerutkan keningnya mendengar gumaman dari wanita itu yang menyebut nama pria dalam tidur nya . " hhmm ... Jack kau jahat ... Kau memilih bersama nya aku membencimu " Pricilla kembali bergumam dan setelah nya wanita itu mengubah posisi tidur nya dengan miring ke kanan .
Steven semakin mengerutkan keningnya " Jack " siapa pria itu , apa itu pria masa lalu dari wanita ini , Steven tidak ingin terlalu memikirkan nya , pria itu melangkah ke arah balkon kamar seraya membawa ponsel nya .
Di balkon kamar Steven kembali membaca file yang di kirimkan oleh Julian kepadanya , Rahasia besar keluarga Geoffrey yang selama berpuluh-puluh tahun ini tersimpan dengan rapat .
Hingga ponselnya berdering dan itu panggilan masuk dari mommy nya , Steven segera menjawab nya " Ya Mom " ucap nya saat panggilan sudah tersambung
" sudah mulai naka kau ya .... wanita mana yang kau nikahi Stev ... Astaga sayang ... kenapa kau tidak memberi tahu mommy , apa mommy ini tidak berarti lagi dalam hidup mu " suara merdu seorang wanita paruh baya terdengar di seberang sana
Steven menghela napasnya dengan cukup kasar , ia sudah menebak jika Julian lah yang sudah memberi tahu Mommy nya ini tentang pernikahan nya yang secara mendadak .
" kenapa kau diam .... Mommy sangat bersedih ini ... Kau tidak menganggap mommy ada " ucap wanita paruh baya itu dengan suara yang yang sangat merdu seperti alunan musik yang sangat indah .
" sorry mom ... bukan seperti itu tapi ini secara mendadak, " ucap Steven
" oh now ... Apa kau sudah membuat anak orang bunting sehingga kau menikahinya dengan cara yang mendadak , astaga Stev ... Mommy tidak pernah mengajari mu seperti itu " ucap wanita paruh baya itu lagi
" CK tidak mom ... ... __"
" sudah sudah mommy tidak ingin mendengar alasan kau lagi , besok kau harus berangkat ke Belanda ... , dan bawa istrimu juga mommy sangat ingin bertemu dengan menantu baru mommy " ucap Wanita paruh baya itu setelah nya panggilan pun terputus
Steven menatap layar ponsel nya yang masih menyala " baik mom , akan aku tepati janjiku itu, aku akan memperlihatkan kepada Mommy jika aku sudah melupakan nya , meskipun ini hanya sekedar kepura-puraan " gumam Steven .
.
.
.
Jangan lupa Like , komen , Vote dan berikan dukungan nya ya guys 🙏😊 supaya author semakin semangat up nya 🥰 🤗 Semoga kalian menyukai nya 🤗 maaf jika masih ada typo nya 🙏😊 .
.
.
.