NovelToon NovelToon
Jiwa Yang Terjebak.

Jiwa Yang Terjebak.

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Wanita / Kontras Takdir / Romansa
Popularitas:3k
Nilai: 5
Nama Author: selvi serman

Menjalani kehidupan yang cukup sulit akibat terlilit hutang-hutang ayahnya membuat Diva terkadang ingin merasakan bagaimana enaknya menjadi orang kaya. Namun siapa sangka, suatu kejadian yang menimpanya membuat jiwa Diva terjebak dalam raga orang lain, sehingga gadis itu menyadari bahwa tidak semua orang yang terlahir kaya bisa menikmati hidupnya. Semua manusia pasti tercipta dengan sifat dan ujian yang berbeda-beda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi serman, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8.

Cukup lama suasana kamar hening hingga pada akhirnya Diva kembali berkata.

"Aku paham, mas ingin kembali tidur di kamar ini bersamaku karena tidak ingin sampai Daddy dan mommy marah. Untuk itu, aku tidak mungkin dapat mencegahnya. Silahkan, bila memang mas ingin kembali tidur di kamar ini!." Kata Diva. Ia belum pernah bertemu dengan mertua Calista sehingga tidak ingin sampai menciptakan masalah baru.

"Kamu jangan berpikir macam-macam! Aku tidak akan menggangumu, aku akan tidur di sini." Elio mengusap singkat permukaan sofa.

"Tidak perlu! Mas bisa tidur di ranjang, biar aku saja yang tidur di sofa." Balas Diva tanpa beban, seolah semua itu memanglah keinginan hatinya. Diva beranjak dari duduknya di tepi ranjang, hendak mengambil selimut dari dalam lemari.

Elio menatap intens wajah istrinya yang kini telah berdiri di dekatnya dengan memeluk selimut ditangannya, lebih tepatnya di dekat sofa, menanti ia bangkit dari sana.

"Kamu yakin?." Elio masih berpikir itu hanyalah trik Calista untuk memanipulasi keadaan hingga pada akhirnya ia setuju untuk kembali tidur seranjang dengannya.

Diva mengangguk yakin.

"Mas silahkan pindah ke ranjang, aku mau istirahat! Sudah larut malam soalnya, besok harus mengantar Elhan ke sekolah."

Mau tak mau Elio bangkit dari sofa dan digantikan oleh Diva yang langsung merebahkan tubuhnya di sana.

"Good night, mas."

"Good night." Balas Elio. Otaknya seperti masih belum percaya kalau Calista bersedia tidur di sofa, bukannya memaksa agar bisa tidur seranjang dengannya.

Elio lantas merebahkan tubuhnya di ranjang dan mulai memejamkan mata. Namun bukannya terlelap dalam tidur, pikiran Elio justru melayang ke mana-mana. Belum lenyap pemikirannya tentang ucapan Marvel tadi diacara ulang tahun tuan Tama, kini ditambah lagi dengan sikap Calista yang seolah enggan tidur seranjang bersamanya. Padahal sebelumnya, Calista bahkan pernah memasukan obat tidur ke dalam minuman Elio agar bisa kembali tidur seranjang dengan suaminya itu.

"Apa Calista sudah tidak mencintaiku lagi?." Gumam Elio seraya menatap langit-langit kamar. Entah mengapa, berpikiran istrinya sudah tidak mencintainya lagi berhasil menciptakan kegelisahan dihati Elio. "Tidak mungkin, Calista telah jatuh cinta padaku bahkan di saat kami masih duduk di bangku SMA, mana mungkin bisa secepat itu berubah dan tidak mencintaiku lagi." lanjut batin Elio.

"Jangan terlalu percaya diri, Elio! Cinta seseorang pada pasangannya bisa saja memudar bahkan lenyap tak berbekas bila terus-menerus merasa diabaikan." Kalimat tersebut seakan terlintas begitu saja di benak Elio sehingga membuat pria itu semakin kesulitan untuk memejamkan mata. Nama Marvel kembali muncul di benak Elio.

"Apa mungkin selama ini Calista diam-diam bertemu dengan Marvel di belakangku?." Semakin banyak praduga yang muncul dipikiran Daddy-nya Elhan tersebut. Sejak setahun lalu Elio sengaja mengambil sikap dengan mengabaikan istrinya agar wanita itu dapat merubah sikap posesifnya, tapi kini malah ia yang kelabakan sendiri. Seolah senjatanya malah berbalik arah pada dirinya sendiri.

Elio baru tertidur pada pukul empat pagi dan kembali terjaga pada saat mendengar suara gemercik air dari arah kamar mandi. Rupanya waktu kini telah menunjukkan pukul enam pagi dan istrinya sudah berada di dalam kamar mandi.

Beberapa saat kemudian, Diva nampak keluar dari kamar mandi dengan mengenakan bathrobe untuk menutupi tubuh polosnya dan lanjut menuju Walk-in Closed.

"Mas ngapain ke sini? Aku lagi pakai baju." Diva terkejut dengan kedatangan tiba-tiba Elio ke Walk-in Closed, pada saat ia masih mengenakan pakaian dalam saja. Diva segera meraih kembali bathrobe untuk menutupi tubuhnya.

"Memangnya kenapa kalau aku masuk dan melihatnya? Aku suami kamu dan aku berhak atas istriku." Kalimat tersebut terucap begitu saja dari mulut Elio. Pria itu semakin mendekat pada Diva.

"Masalahnya aku bukan istri anda, tuan Elio Dirgantara." Diva hanya bisa bergumam dalam hati tanpa bisa mengucapkan kalimat tersebut secara terang-terangan dihadapan Elio.

Entah mengapa, Elio merasa terluka atas penolakan secara tidak langsung dari istrinya itu.

"Aku hanya ingin menyampaikan bahwa Daddy dan mommy sudah menunggu kita untuk sarapan bersama."

Tanpa menunggu respon apapun dari istrinya, Elio langsung berlalu begitu saja.

"Ternyata begini rasanya mendapat penolakan." gumam Elio setibanya di kamar mandi.

Setelah selesai mengenakan pakaian lengkapnya, Diva menunggu Elio agar bersama-sama menuju ruang makan. Bukan apa-apa, Diva khawatir akan salah dalam bersikap saat berada di depan mertua Calista nanti.

Wajah Diva sontak berubah merona menyaksikan Elio hanya mengenakan selembar handuk yang dililitkan pada pinggangnya, sedangkan tubuh bagian atasnya dibiarkan terpampang dengan begitu nyata.

"Kamu sudah sering melihat dan bahkan menik-matinya, jadi tidak perlu malu begitu!."

Diva menelan ludah dengan susah payah mendengar ucapan Elio.

"Apa semua mulut lelaki suka begitu? Kalau ngomong tidak menggunakan filter?." Gumam Diva dengan nada lirih setelah Elio masuk ke Walk-in Closed.

Beberapa saat kemudian, Elio nampak keluar dari Walk-in Closed. Pria itu sudah terlihat rapi dengan pakaian kerjanya, setelan jas berwarna navi lengkap dengan dasinya, serta arloji branded melingkar pada pergelangan tangan kirinya.

Setelah kembali memastikan bahwa penampilannya telah rapi paripurna melalui pantulan cermin besar, Elio lantas mengajak istrinya untuk segera turun, mengingat kedua orang tua serta putranya sudah menunggu di meja makan.

"Mommy.... Daddy ....." Seru Elhan dengan wajah berbinar saat menyadari kedatangan kedua orang tuanya di ruang makan.

"Gantengnya anak mommy...." Tak jauh berbeda dengan Elhan, wajah Diva pun nampak senang bukan main menyaksikan bocah itu sudah rapi dengan seragam sekolahnya.

Sesaat kemudian, Diva lanjut memandang ke arah Daddy dan mommy yang tengah menempati kursi masing-masing, secara bergantian. Wanita itu tersenyum manis.

"Selamat pagi, Daddy.... mommy....." Diva berusaha menyapa senatural mungkin agar tidak terlihat mencurigakan di mata kedua orang tua Elio.

"Pagi sayang...." Balas mommy dengan senyum manis di bibirnya.

"Pagi." Daddy pun membalas sapaan menantunya itu.

"Kamu berencana ikut ke perusahaan bersama Elio?." Tebak mommy. Biasanya menantunya itu akan bersemangat seperti sekarang ini bila diajak serta oleh suaminya. Kemanapun, asalkan bersama Elio wajah Calista pasti akan nampak berseri-seri.

"Bukan mom. Aku berencana mengantarkan Elhan ke sekolah."

Saking kagetnya dengan jawaban menantunya itu, susu yang baru saja diteguk oleh Daddy nyaris tersembur keluar. Daddy buru-buru menelan susu di dalam mulutnya. "Kamu serius mau nganterin Elhan ke sekolah?." Daddy memastikan.

Diva mengangguk yakin, dan hal itu membuat Daddy dan mommy sontak saja melempar pandangan satu sama lain.

Tak jauh berbeda dengan Elio beberapa hari yang lalu, Daddy dan mommy pun tidak kalah terkejutnya melihat sikap serta perhatian Calista pada Elhan. Calista memang bukanlah sosok ibu yang jahat, namun wanita itu bukan pula sosok ibu yang terlalu perhatian pada putranya terlebih sampai membuang-buang waktu untuk sekedar mengantarkan putranya ke sekolah.

1
Yallend Mungil
sdh ngk up lg yah thor
Felycia Fernandez
dasar pelakor jalang...
Real ya pelakor banyak gak sadar diri dan gak tau posisi...🤣🤣🤣🤣
Uba Muhammad Al-varo
ternyata Erin musuh dalam selimut,awas kau Erin sebentar lagi kejahatan mu ke Calista terbongkar, tunggulah hukuman berat menantimu
Yallend Mungil
tdk bs di triple bab kah thor... masa 2 or 3 hari up 1 bab saja🤦
Selvia: diusahakan ya syng, soalnya lagi kurang sehat Kemarin makanya nggak update 🙏🙏
total 1 replies
Uba Muhammad Al-varo
Elio...... perjuanganmu untuk menaklukkan kembali hatinya Calista, akan lebih berat lagi
Uba Muhammad Al-varo
bagus Diva tunjukkan kepada yang lain, Calista sekarang wanita yang kuat, tangguh, mandiri dan nggak gampang ditindas 💪💪💪
Yallend Mungil
up lg thor
Felycia Fernandez
Saling cinta tapi si suami dan istri tidak pernah deep talk.akhirnya banyak kesalahpahaman.apalagi sikap Elio yang selalu membenarkan Erin,secara tidak langsung sudah membuka celahnya pelakor.dia lupa seburuk apapun seorang istri,tidak harus di ceritakan pada perempuan lain.balik kan ke diri kita sendiri.gimana rasanya istrimu didekati laki laki lain
olip lip
lnjut
Uba Muhammad Al-varo
mulai deh terbongkar satu persatu kelicikannya Erin terhadap Calista yang membuat Calista posesif ke Elio 🤔🤔
Uba Muhammad Al-varo
bagus ceritanya nggak berbelit2 👍👍👌
Felycia Fernandez
makanya kamu jadi suami lebih peka dengan istri bukan dengan perempuan lain,yang sepantasnya disebut jalang.mana ada sahabat perempuan sok dekat gtu dengan sahabat laki laki yang sudah punya istri.
DIFAN2: Halo kak, telah hadir novel "SULUNG" dengan alur cerita yang seru dan emosional, yuk kak mampir.
total 1 replies
Yallend Mungil
up lg thor
Yallend Mungil
ini jalan tuhan kali yah spy diva juga bs merasakan kebahagiaan mendapat perlakuan baik dr org sekitar tdk seperti saat dia masih dlm raga nya
Felycia Fernandez
ya bole la,kan raga nya tetap raga Calista istrinya Elio.
Yallend Mungil
keren ceritanya, apakah nnti diva benar2 mrncintai suaminya calista dan apakah diva bisa ttp sayang dan bertemu dgn ibu kandung nya walau raganya milik calista
Felycia Fernandez
seperti nya begitu🤔
Felycia Fernandez
mewek aku ih 😭😭😭😭
Felycia Fernandez
sukurin,dirundung rasa bersalah kan ma istri sendiri...🤣🤣🤣🤣
Tutik Karlos
lanjut kakk....dag Dig dug ini
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!