NovelToon NovelToon
Pesona Ibu Tiri BADASS

Pesona Ibu Tiri BADASS

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Nikah Kontrak / Ibu Tiri
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: Aurora79

Hidup tak pernah memberi pilihan mudah pada Regatta Aulia, atau yang biasa dipanggil 'Ega'. Dia adalah seorang gadis berusia 21 tahun, yang tumbuh di dalam lingkungan sebuah panti asuhan sejak dilahirkan.

Suatu malam, Ega berhasil menyelamatkan seorang pria. Pria itu adalah Raka Adinata (27 thn), seorang pengusaha muda kaya raya yang baru saja kehilangan segalanya akibat pengkhianatan orang-orang terdekatnya.

Ega hanya berniat untuk menyelamatkan pria tersebut, namun dia tidak menyangka ... jika usahanya malam itu malah menjebaknya di dalam putaran arus kehidupan pria itu lebih dalam.

Di tengah pertengkaran, rahasia masa lalu, perebutan perusahaan, dan perasaan yang perlahan tumbuh, Regatta dan Raka mengerti akan satu hal:

"Keluarga bukan selalu tentang darah, akan tetapi tentang seseorang yang memilih untuk tinggal."

↔ UPDATE 2X SEHARI, JAM 12 SIANG DAN JAM 3 SORE.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aurora79, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PITB - 08.

꧁✿ 🅷🅰🅿🅿🆈 🆁🅴🅰🅳🅸🅽🅶 ✿꧂

Ceklek!

Pintu kamar terbuka perlahan dari arah luar.

Suasana di dalam sana terlihat begitu tenang dan hangat, sangat kontras dengan 'neraka' yang baru saja terjadi di ruang tamu Penthouse itu.

Cahaya lampu kamar tidur yang berwarna kuning keemasan, menerangi ruangan yang terlihat nyaman.

Raka bersandar di kepala tempat tidur, sementara ketiga 'minions' itu berbaring disampingnya dengan mata berbinar antusias, saat mendengarkan cerita yang baru saja selesai Daddy-nya tuturkan.

Kamar anak-anak memang sengaja dipasang peredam suara, agar mereka tidak mendengar apa yang telah terjadi di luar sana.

"Daddy , Daddy ... jadi, Naga itu akhirnya berteman dengan si Pangeran itu, ya?" tanya Dewinta dengan suara anak-anak yang lembut, matanya masih terbuka lebar menatap Ayahnya.

Raka tersenyum lembut, tangannya mengusap pelan pucuk kepala anak perempuan satu-satunya itu.

"Benar, Sayang ... Karena, tidak semua yang terlihat menakutkan itu adalah jahat. Kadang, kita saja yang belum memahami mereka," jawabnya dengan nada lembut.

Setelah menjawab pertanyaan putrinya, Raka menolehkan kepala ke arah pintu, dimana Regatta sudah berdiri disana dengan wajah lelah.

Senyum di wajahnya perlahan memudar, berganti dengan tatapan yang sulit diartikan.

Bukan marah, ataupun kaget yang berlebihan ... hanya ada ketenangan, yang malah membuat jantung seorang Regatta Aulia berdegup sangat kencang.

"Apakah semuanya sudah selesai?" tanya Raka, pelan.

Regatta menganggukkan kepalanya pelan, lalu dia masuk dan menutup pintu dibelakangnya rapat-rapat.

Dewanta dan Dionata langsung bangkit dari rebahnya, lalu berlari untuk memeluk Ibu sambungnya itu.

"Mommy, Mommy! Apakah pekerjaan Mommy sudah selesai? Daddy bilang, Mommy sedang sibuk di luar sana, sehingga kami tidak diperbolehkan keluar untuk bertemu Mommy!" adu Dionata, yang memang ceria itu.

Regatta berlutut untuk memeluk kedua bocah itu, dia mencari ketenangan dari aroma bayi kedua anak sambungnya itu.

"Iya, sayangnya Mommy. Pekerjaan Mommy sudah selesai, dan sekarang adalah waktunya kalian untuk tidur, oke?" jawab Regatta dengan nada lembut.

Dia membawa mereka ke tempat tidurnya masing-masing, lalu menyelimuti tubuh mungil mereka hingga rapi. Sementara Raka menyelimuti tubuh mungil Dewinta.

Tidak membutuhkan waktu lama sebelum napas mereka terdengar teratur, mereka sudah terlelap masuk ke dalam mimpi indahnya.

Setelah mencium kening mereka masing-masing, Regatta bangkit dan berjalan menuju sofa yang ada di dalam kamar itu, dimana Raka sudah lebih dulu menunggunya di sana.

Mereka terbenam dalam kesunyian sejenak, keheningan diantara mereka terasa berat, namun tidak dingin.

"Aku mendengar semuanya, Ega. Semua percakapan yang terjadi di ruang tamu tadi, aku telah mendengar semuanya," ujar Raka tiba-tiba, memecah keheningan.

Tubuh Regatta menegang sesaat, lalu dia menunduk sambil menatap ujung sepatunya.

Semua kata-kata penjelasan yang telah dia susun di dalam kepalanya, tiba-tiba hilang begitu saja.

"Pria itu memanggilmu 'Queen Relia', sebuah nama yang sangat terkenal di dunia bawah, sebagai sosok yang mematikan. Dan semua yang ada disekitarmu itu adalah anak buahmu, termasuk Xion. Apakah ada sedkit penjelasan untukku, Ega, agar aku tidak tenggelam dalam rasa penasaran?" lanjutnya dengan nada tenang.

"Aku tidak bermaksud untuk menyembunyikannya darimu, Mas Raka ..." suara Regatta bergetar saat dia mulai bicara.

Dia mendongakkan kepalanya, menatap pria itu dengan mata yang mulai berkaca-kaca.

"Aku hanya ingin melindungimu dan anak-anak dari dunia penuh da-rah dan bahaya itu, seperti janjiku kepada Tuan Suryaputra enam tahun yang lalu,"

"Aku pikir, aku bisa meninggalkan dunia itu tanpa harus membawa-bawa kalian ke dalamnya, hanya hidup tenang sebagai seorang Regatta Aulia, Istri, dan Ibu yang biasa saja. Tapi, ternyata masa lalu itu tidak pernah benar-benar melepaskanku ..." lanjutnya dengan suara parau.

"Maafkan aku, dan aku akan mulai menceritakannya sekarang,"

Regatta menarik napas panjang, lalu dia melanjutkan ceritanya dengan jujur, tanpa menutupi apapun juga.

"Ya, aku adalah Queen Relia, seorang pemimpin yang terkenal sadis dan mematikan bagi orang-orang di dunia gelap. Aku adalah pemilik dari Regall Security, sekaligus Ketua dari Mafia 'Night Shadow'."

"Banyak hal yang aku buat selama enam tahun belakangan ini, setelah nyawaku diselamatkan oleh Ayahmu waktu itu. Usiaku saat itu lima belas tahun, dan aku diburu oleh orang-orang dunia gelap karena aku adalah 'Hacker' ternama yang telah menghancurkan beberapa kelompok Mafia, bekerja sama dengan beberapa petinggi militer."

"Saat bertemu denganmu malam itu, aku sudah tahu identitasmu, jika kamu adalah anak tunggal dari Tuan Suryaputra, yang harus aku lindungi. Ketika aku tahu, jika perusahaanmu itu terpuruk, maka aku langsung menyuntikkan dana ke dalam pasar bursa untuk membantumu bangkit."

"Tadinya aku hanya ingin membantumu dari kegelapan, namun saat kamu menawarkan pernikahan kontrak, aku langsung terima. Demi ketenangan ketiga anakmu, maka aku bisa terang-terangan berada di sisi kamu dan anak-anak."

"Aku pikir, setelah kita menikah, semuanya sudah selesai dan aku bisa bersantai ... tapi ternyata, bayangan itu masih mengejarku sampai kesini. Padahal aku sudah menutup semuanya dengan rapat, kenapa Viktor malah bisa mengenaliku sebagai 'Queen Relia'? Selama menjadi ketua Mafia, aku selalu memakai topeng, demi menutup identitas asliku yang seorang anak panti, demi keselamatan orang-orang yang sayang padaku .." ujarya mengakhiri semua penjelasannya.

Regatta menundukkan kepalanya kembali, air matanya jatuh kembali membasahi pipinya.

"Aku mengerti jika kamu ingin membenciku sekarang. Kamu merasa dibohongi sejak awal, dan jika kamu ingin aku pergi karena tidak ingin anak-anak dekat dengan 'Monster' sepertiku, aku juga paham ..." ujarnya dengan nada lirih.

Walau bagaimanapun juga, Regatta sudah mencintai anak-anak imut itu dalam hatinya, sejak pertama kali mereka bertemu.

Jika tidak bisa melindungi mereka dalam terang, maka dia akan melindungi mereka dari kegelapan, begitu kiranya batin seorang Regatta.

Namun, pada detik berikutnya, Regatta merasakan sebuah pelukan hangat yang erat pada tubuhnya.

Sebuah pelukan, yang langsung meruntuhkan semua pertahanannya, dimana poin-poin perjanjian itu tidak berlaku mulai malam ini.

Raka memeluk tubuhnya dengan erat, menopang dagunya diatas pucuk kepala wanita itu. Dia berbicara dengan suara hangat yang lembut ditelinga Regatta.

"Siapa yang bilang, jika aku membencimu dan ingin menyuruhmu pergi, hm?"

Regatta tertegun sejenak, mata indahnya membeliak sempurna saat menatap pria itu.

"T-tapi ... aku ..."

"Kamu adalah Regatta Aulia, Istriku. Ibu sambung dari ketiga minions lucu itu. Wanita yang dengan berani melindungi kami, tanpa perduli dirinya akan terluka ..." sela Raka pelan, sambil mengusap airmata Regatta.

"Aku tidak perduli masa lalu kamu sebagai seorang 'Queen Relia', yang aku tahu ... kamu melakukan semua itu demi melindungi orang-orang yang kamu sayangi. Dan itulah yang membuatku semakin kagum kepadamu," lanjutnya dengan nada tegas yang lembut.

"Apakah kamu tidak merasa takut, Mas? Dunia gelap itu sangat berbahaya. Bisa kapan saja membahayakan nyawamu dan anak-anak ..." tanya Regatta dengan suara parau.

Raka Adinata tersenyum tipis, lalu dia menggenggam erat tangan wanita yang baru seminggu dia nikahi itu.

"Kalau begitu, mari kita hadapi bersama sebagai pasangan pasutri yang kompak. Perjanjian kontrak itu akan aku tiadakan, dan kita adalah pasangan pasutri yang sebenarnya, tanpa ada embel-embel 'pernikahan kontrak' lagi. Bagaimana? Apakah kamu menerimanya?" tanyanya dengan suara rendah.

Mata Regatta kembali memanas, namun kali ini bukan tangisan kesedihan.

Rasa takut yang menyelimuti hatinya perlahan luruh, digantikan oleh sebuah kehangatan yang menenangkan.

Dia langsung membalas pelukan Raka dengan erat, menyandarkan kepalanya di da-da pria itu, mendengarkan detak jantungnya yang tenang dan teguh.

Sementara di luar sana, Lodra dan Xion sedang menyelesaikan tugasnya dengan sempurna. Menghapus jejak pertempuran malam itu, seolah-olah tidak pernah terjadi.

Namun di dalam kamar anak-anak, sebuah hal yang hangat baru saja dimulai ... sebuah kepercayaan baru mulai dibentuk utuh, demi menghadapi masa depan yang pastinya akan kelam, namun mereka akan menghadapinya bersama.

"Ega, bagaimana dengan pertemuan esok hari dengan para direktur kantorku? Semua saham telah dibeli kembali olehmu, atas nama anonim. Kamu berhak memutuskan untuk mengeluarkan kedua Om-ku yang serakah itu dari jajaran pemilik perusahaan," ujar Raka kepada Regatta.

"Hm, masalah itu, ya? Baiklah, kita ke perusahaan setelah mengantar ketiga minions itu ke sekolah. Aku akan meminta Lodra menyiapkan semua bukti-bukti kecurangan mereka malam ini, agar kita bisa bertindak besok. Saham itu aku akan kembalikan kepadamu, agar posisimu semakin kuat di dalam perusahaanmu sendiri."

"Baiklah, terima kasih, Istriku ..."

"Sama-sama, Suamiku ..."

"Lihat saja besok, kalian akan aku permalukan di depan semua jajaran direksi, karena telah mengganggu hariku, Dwipangga dan Leonard!"

...🍃☀†๏ вэ ¢๏и†เиµэ∂☀🍃...

1
penggemar_Uangkecil?!
👍👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih atas hadir dan dukungannya, Kak ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Yue Li MZy
halo mampir di cerita KA uthor,semoga ceritanya tidak Hiatus ditengah dan smgtt ya
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih dukungannya, Kak Yue Li ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚💚
total 1 replies
beybi T.Halim
kita ngelapak dimari.,mudah2an seruuu ceritanya👍
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Beybi ... Semoga suka dengan ceritanya, ya ... 🙏🏻😊🫰🏻💚💚💚💚💚
total 1 replies
Asra
Keren kak! semangat selalu, di tunggu up-nya.
ℵ⁺⁺💚𝓐𝓾𝓻𝓸𝓻𝓪⁷⁹💚ℵ⁺⁺: Terima kasih hadir dan dukungannya, Kak Asra ... 🤗🙏🏻😊💚💚💚💚💚
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!