NovelToon NovelToon
Incaran Sang Dokter Bedah

Incaran Sang Dokter Bedah

Status: tamat
Genre:Balas Dendam / Penyesalan Suami / Identitas Tersembunyi / Tamat
Popularitas:315.2k
Nilai: 5
Nama Author: CovieVy

Satu bulan menikah, IPTU Milka harus menelan kenyataan pahit. Kesetiaannya dibalas pengkhianatan keji oleh sang suami, Vando, yang diam-diam bermain gila dengan sahabatnya sendiri.

Hancur dan menangis di trotoar dengan seragam dinasnya, Milka tak tahu bahwa air matanya disaksikan oleh Theo, pria dari masa lalu yang kini menjadi Dokter Bedah genius sekaligus penguasa sindikat bawah tanah.

Pria yang dulu mundur demi kebahagiaan Milka, kini murka melihat wanita impiannya disia-siakan. Lewat jaringan gelapnya, Theo bergerak cepat menguliti kebusukan Vando dan Irana.

Bagi Theo, menyerahkan suami pengkhianat ke jalur hukum saja tidak cukup. Pria yang telah membuat Milka menangis ... harus merasakan kekejaman pisau bedahnya!

"Biar hukum bekerja lewat tanganmu, Milka. Tapi untuk pria yang menyakitimu ... izinkan aku yang membereskannya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon CovieVy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

26. Prosedur Perceraian

Siang harinya, wajah Vando tampak jauh lebih kusut daripada biasanya.

Sejak menerima telepon misterius tadi, rasa gelisah tak kunjung pergi meninggalkannya. Ucapan pria misterius di balik sambungan telepon tadi, terus terulang di dalam kepalanya.

"Pastikan tidak ada lagi dokumen yang bisa ditemukan."

Saat waktu istirahat datang, Vando langsung naik ke lantai tiga, menuju ruang arsip.

Tangannya bergerak cepat membuka laci yang selama ini menjadi tempat penyimpanan berkas-berkas penting, yang ia sembunyikan bersama Irana.

Ingatannya melayang pada malam ketika Irana memperkenalkannya kepada seseorang. Pria itu hanya memberi satu janji.

"Bantu kami meloloskan pengadaan. Kamu akan kaya sebelum umur empat puluh."

Awalnya Vando ragu. Namun saat ratusan juta rupiah benar-benar masuk ke rekeningnya, semua keraguan itu lenyap. Kini target mereka jauh lebih besar. AD Medical. Jika proyek itu berhasil, miliaran rupiah telah menunggu.

Kali ini, target RS. AD Medical, dengan iming-iming miliaran rupiah. Sementara kantor pun akan menjanjikan promosi jabatan, jika mampu menjual alat lebih banyak dibanding sebelumnya.

Namun, ternyata ... Semua bukti pembayaran dan tansferan palsu telah lenyap. Semuanya telah kosong.

Vando membeku beberapa detik. Ia membuka laci lain, juga kosong.

Rak besi yang dulu dipenuhi map hitam kini hanya berisi dokumen administrasi biasa.

"Astaga ..." Bisikan itu lolos begitu saja dari bibirnya.

Mereka benar-benar telah memindahkan semuanya.

Pintu di belakangnya tiba-tiba terbuka. Irana masuk sambil menutup pintu dengan tergesa. "Bagaimana?" tanyanya pelan.

Vando tidak langsung menjawab. Ia hanya menunjuk rak-rak yang kini tampak bersih.

Irana langsung kehilangan warna wajah. "Mereka ... sudah mengambil semuanya?"

Vando mengangguk pelan.

"Berarti ... mereka sudah tidak percaya lagi sama kita," ucap Irana dengan wajah yang semakin pucat.

Kali ini, bukan polisi yang membuat mereka takut. Melainkan orang-orang yang selama ini membayar mereka.

Vando mengepalkan tangan. "Kalau mereka bisa menghilangkan semua dokumen dalam sekejap ..."

"... berarti mereka juga bisa menghilangkan kita dengan mudah," ucap Vando, lirih.

Hal ini membuat tengkuk Irana meremang, tiba-tiba merinding membayangkan hal buruk ke depannya.

.

.

Di kantor polisi, Milka baru saja menyelesaikan laporan dari hasil kunjungannya ke AD Medical. Ia menutup map penyelidikan, lalu menatap kosong ke luar jendela ruang kerjanya.

Percakapan antara Vando dan Irana yang ia dengar di ruang arsip beberapa waktu lalu, terus berputar berulang di kepalanya.

Ucapan Vando. Sentuhan mereka. Tatapan penuh pengkhianatan itu. Tautan di bibir mereka, hanya membuat helaan napas Milka semakin beratm

Milka memejamkan mata sesaat. Dadanya tak lagi terasa sesak. Namun, kepalanya mulai memikirkan hal yang harus ia lakukan.

"Bagaimana cara mengakhiri semua ini?"

Pertanyaan itu akhirnya membuatnya bangkit, sembari menarik tas. Ia meminta izin keluar kepada atasannya, lalu mengendarai motor menuju sebuah tempat yang bahkan tak pernah ia bayangkan untuk dikunjungi.

Pengadilan Agama.

Motor itu berhenti tepat di halaman depan. Milka masih duduk beberapa saat. Tatapannya terpaku pada papan nama besar yang berdiri di depan gedung.

Jari-jarinya menggenggam erat setang motor.

"Jadi ..."

"Di sini lah, tempat untuk memulai semua."

Ia mengembuskan napas panjang sebelum akhirnya melangkah masuk. Suasana di dalam gedung terasa tenang. Beberapa pasangan duduk berjauhan.

Ada yang saling diam. Ada pula yang ditemani keluarga. Milka sempat memperhatikan mereka sekilas.

Tak satu pun wajah yang terlihat benar-benar bahagia.

Milka duduk tertunduk di salah satu kursi ruang pelayanan sambil memangku map cokelatnya. Jemarinya saling bertaut, berusaha menguasai hati.

Tak lama kemudian, seorang petugas wanita menghampirinya dengan senyum ramah.

"Silakan, Bu. Ada yang bisa kami bantu?"

Milka mengangguk pelan. "Saya ... ingin mencari informasi."

"Tentu. Informasi mengenai apa?"

Milka menarik napas panjang sebelum akhirnya memberanikan diri bertanya.

"Kalau seorang istri ingin mengajukan gugatan cerai kepada suaminya ... bagaimana prosedurnya?"

*bersambung*

1
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
Vando dn Irana sbntr lg hidup kalian kelar 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
bagus Milka jngn mau kalah lawan 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
gercep Theo saya suka caramu 💪💪😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ayo Theo bantu Milka biar bisa lepas dr Vando 💪💪
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
ampun dh Theo jujur amat 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
th Milka lg nangis malah modus ampun dah 😅😅
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
rekam percakapan itu Milka biar jd bukti kl kamu ngajuin cerai 😏😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
cowok kayak Vando pengecut bknnya di bicarain baik" malah selingkuh 😏
💕𝘛𝘢𝘯𝘵𝘪 𝘒𝘪𝘵𝘢𝘯𝘢💕
kl baca cerita seorang istri di khianati jujur bikin saya sedih pengen nangis kejer karna gak kebayang se sakit apa 😭😭
Yohana yuni Astuti
Terima kasih ceritanya keren Thor
SoVay: makasi kak ❤️ lanjut baca yang lain juga boleh ❤️
total 1 replies
Yohana yuni Astuti
Kok jadi aku yang nangis , terharu
Yohana yuni Astuti
lanjut semakin penasaran thor
Yohana yuni Astuti
ckck keren - keren semakin seru , lanjut terus
Yohana yuni Astuti
white scalpel keren banget sih , terngiang - ngiang nih
Yohana yuni Astuti
seru banget nih cerita 👍
SoVay: ayo lanjutkan ya kak, semoga betah membacanya ❤️
total 1 replies
Yohana yuni Astuti
ada apa dengan orang tua Milka , jadi penasaran
Yohana yuni Astuti
Milka kurang peka dari awal Theo tuh udah jatuh cinta
Yohana yuni Astuti
ceritanya semakin keren 👍
SoVay: lanjutkan kakakku, ini udah tamat ❤️ kalau boleh, bantu kasih rate juga yah
total 1 replies
Yohana yuni Astuti
lagi seru " nya bersambung
SoVay: udah tamat kok kak ❤️
total 1 replies
Yohana yuni Astuti
siapa nih yang diam " mengambil gambarnya saat Milka dan Theo berada disatu mobil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!