NovelToon NovelToon
Cinta Kepada Mas Duda

Cinta Kepada Mas Duda

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / Beda Usia / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:3.3k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Kisah seorang dokter tentara berpangkat mayor yang jatuh hati kepada seorang apoteker di rumah sakit tempat mereka bekerja waktu pertama kali sang gadis datang wawancara. Mayor Jonathan Benjamin nama sang dokter, dia memiliki seorang anak perempuan usia enam tahun. Bertemu dengan Sophia Abigail seorang apoteker yang sudah memiliki seorang pacar yang adalah CEO David Alexander. Bagaimana kisah mereka???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata - mata

Sofi bangun, dia tidak menyadari bahwa semalam dia tertidur bersama Briel di rumah sakit. Waktu dia bangun, Nathan sedang menatapnya dengan senyuman.

"Selamat pagi Fi."

"Selamat pagi dokter."

"Bisa ngak kalau berdua jangan sebut aku dengan dokter. Bisa panggilan lain ngak?? Mungkin mas?? Atau sayang???" Sofi tertawa langsung memukul dokter Nathan

"Bagaimana kalau kakak aja??"

"Berarti aku memanggil kamu dek ya." Pembicaraan Sofi dan Nathan didengar oleh kedua orangtuanya. Mereka hanya tersenyum melihat keakraban Sofi dan Nathan.

Sofi hanya menganti baju, dan langsung ke perusahaannya. Begitu masuk ruangan dia disambut oleh David.

"Semalam kok ngak ada di apartemen?? Mana password pintu masuk diganti. Dimana kamu sayang??" Sofi merasa geli, mendengar David memangil dia dengan kata sayang.

"Sayang???"

"Kamu lupa. Aku ingatkan lagi. Kamu itu calon istriku."

"Mas lupa, kalau di kantor ini. Diruangan kamu, calon istri kamu yang dibilang anak ingusan ini melihat kamu berhubungan badan dengan sekretarismu. Eh mantan sekretarismu." David mulai teringat tentang tentang kata anak ingusan hal itu disampaikan Theresia di sebuah restoran, apakah Sofi melihatnya juga. Dia mengingat bahwa ketika mereka keluar, pintu ruang makan VIP di restoran itu sudah terbuka sedikit. David memukul jidatnya.

"Kenapa mas??? Sudah ingat. Bukan sekali mas. Dua kali. Direstoran juga."

"Kamu kemana, semalam tidak pulang. Anak gadis tidak baik keluyuran semalaman." David membela diri.

"Bukan urusan kamu mas."

"Aku mencintaimu dek." Sofi melihat sinis ke arah David. "Aku akan melenyapkan orang - orang yang coba - coba merebut barang aku."

"Aku bukan barang mas."

"Kamu barang berhargaku. Kamu itu berlian ku. Kamu akan tetap menjadi istriku." Sofi kembali memberikan senyuman sinis kepada David.

Papi dan mami David sudah kembali ke Inggris lagi. Mereka milih tinggal disebuah perkebunan luas milik keluarga. Opanya David adalah orang Inggris menikah dengan perempuan Indonesia. Warga kebangsaan papinya David, Marthin Alexander adalah warga negara asing berkebangsaan Inggris sedang mami Olive warga negara Indonesia. Dan David memilih kewarganegaraan sama seperti maminya Indonesia.

"Kenapa sih, pendendam??"

"Kamu salah bro. Sudah tahu punya tunangan, masih bermain api."

"Kembali tempatkan orang mengikuti semua aktivitas Sophia Abigail Stevanus."

"Bro, kalau Sofi tahu, bagaimana??"

"Kamu kerja bukan baru hari ini kan Max. Jangan sampai dia tahu. Aku harus menikah dengannya."

Hari ini, kembali pulang kerja setelah selesai mandi, Sofi menyempatkan dirinya untuk menjenguk mamanya dokter Nathan. Tetapi kali ini, dia sudah memberitahukan Nathan. Dengan senyuman, dia menjemput Sofi di lobi rumah sakit.

"Bawa apa lagi dek?? Kan tadi sudah bilang ngak usah repot - repot."

"Hanya buah kok kak. Boleh ya??" Nathan tersenyum langsung mengambil kantong bawaan Sofi. Dan mereka berjalan bersama menuju ruangan mamanya Nathan di rawat. Sofi merasa senang sekali. Pelakuan Nathan kepadanya saat ini membuat dia merasa nyaman. Nathan berjalan bersama Sofi, namun Sofi kembali dibuat kaget dengan tangan Nathan yang mengandeng tangan Sofi. Jantung Sofi berdetak begitu cepat.

"Kenapa dingin tanganmu dek??? Kamu sakit??"

"Tidak kok kak, aku sehat." Nathan tersenyum, dia tahu bahwa Sofi gugup karena apa yang Nathan lakukan. Hati Nathan berkata, aku itu jatuh cinta juga padamu Sophia Abigail. Apa yang kamu rasakan, juga dirasakan olehku. Nathan tetap mengandeng tangan Sofi. Orang yang ditugaskan mengintai Sophia, sudah melaporkan kepada David dan mengirim foto - foto dia. Hal ini membuat David menjadi marah. Tanpa berpikir panjang dia langsung ke rumah sakit itu.

"Mama sakit lambung. Mungkin lusa sudah bisa keluar rumah sakit."

"Sofi, bisa main ke rumah tante kok, kalau nak Sofi mau."

"Boleh ya tante???" Mamanya Nathan mengangguk.

"Asik, Briel senang sekali. Briel ada teman bermain dan cerita." Briel langsung memeluk Sofi dan dibalas pelukan itu oleh Sofi.

"Mas, ngapain disini??" Sosok David Alexander hadir di ruangan rawat mamanya dokter Nathan membuat semua orang diruangan menjadi kaget. "Ngapain??? Kamu yang harus aku tanya ngapain disini." Dengan cepat Sophia menarik David keluar.

"Aku akan kirim pesan. Maafkan aku atas ketidak nyaman ini."

"Siapa dia Nathan??"

"Nathan tidak tahu. Tetapi Sofi akan menjelaskan nanti." Nathan begitu tenang. Sebenarnya dia tahu, siapa itu sosok yang tadi masuk. Dia juga tahu bagaimana hubungan mereka. Mayor Timothy letting Nathan sudah menceritakan semua. Diam - diam Nathan mencari informasi tentang siapa itu Sophia Abigail yang membuat jantungnya berdetak cepat jika bertemu.

Pukul dua belas malam. Handphone Nathan berdering disitu tertera nama kontak Sofi memanggil. Nathan keluar dari ruangan rawat mamanya, menuju taman rumah sakit.

"Hallo" Suara isak tangis diseberang terdengar.

"Kamu kenapa dek??? Kamu dimana???" Suara tangisan itu semakin nyata terdengar. "Dek kamu dimana??"

"Sudah di apartemen." Nathan tanpa berpikir panjang, dia memberitahu papanya untuk keluar ada urusan. Dengan kecepatan penuh dia tiba di apartemen Sofi hanya dalam waktu lima menit. Lima ratus lima puluh lima, nomor apartemen Sofi. Dan Nathan sudah berdiri di depan pintu itu.

Waktu pintu apartemen dibuka. Nathan langsung memeluk Sofi. Terlihat mata Sofi bengkak. Malam ini Nathan mendengar semua cerita Sofi. Kejujuran Sofi dan pengakuan perasaannya membuat Nathan merasa bahagia.

"Aku juga merasa demikian setiap bertemu dengan kamu. Kamu tidak sendiri merasakan itu."

"Tetapi kita salah kan kak."

"Tidak!!! Mencintai kamu bukan kesalahan."

"Tetapi statusku??"

"Kamu hanya bertunangan tanpa cinta. Aku punya anak dek."

"Aku diawasi oleh David. Banyak sekali orang suruhannya."

"Aku ngak peduli dek, perasaan kamu yang aku peduli. I love you Sophia Abigail." Nathan memberanikan diri mencium bibir Sophia dan dibalas dengan merespon dengan baik ciuman Nathan. Malam ini Sofi tidur ditemani oleh Nathan. Mereka tidur berdua. Sofi sangat hancur hatinya malam ini, karena dia hampir dilecehkan oleh David, sosok yang dia anggap sebagai pelindung sedari kecil karena keakraban keluarga mereka.

Pagi - pagi Nathan bangun, dia membersihkan mukanya dan kedapur menyiapkan sarapan buat Sophia dan menulis pesan pada kertas yang ada di dapur. Dia harus berdinas. Dan dia meminta kepada Sofi untuk tidak mengunjungi mamanya dulu. Informasi yang dia terima dari dokter, kondisi mamanya sudah membaik. Dan hari ini sudah bisa pulang.

"Hallo, bagaimana keadaan Sofi nak??" orangtuanya Nathan tentu kuatir, karena mereka melihat sendiri orang yang menjemput Sofi dengan muka marahnya.

"Maafkan Nathan papa, tidak bisa menjaga papa dan mama tadi malam. Sofi sudah tenang dan membaik."

Sophia tersenyum ketika membaca pesan dari Nathan. Hatinya merasa bahagia. Kemudian dia melihat sepiring nasi goreng sudah ada di meja makan bersama dengan susu dan jus. Sophia memanas sebentar di dalam microwave selama lima menit saja.

1
Riskazputri
maksud nya
Ceisye: Briel mau menjelaskan jika mukanya sama seperti omanya yang sudah dari kecil dia panggil mama. 🤭🤭🤭
total 1 replies
Lisa
Lebih baik Sofie sama dokter Nathan aj drpd sama si David tuh yg jelas² selingkuh 🤭
Lisa: oke Kak Ceisye..aku baca dulu ya
total 4 replies
Lisa
Aku mampir Kak
Lisa: sama² Kak Ceisye
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!