NovelToon NovelToon
Di Jodohkan Dengan Duda Anak Satu.

Di Jodohkan Dengan Duda Anak Satu.

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Syakira edianwi

Gadis cantik dan ramah yang hidup dengan Ayahnya, namanya Alira, dia dijodohkan dengan duda anak satu sebelum wisuda, setelah wisuda mereka menikah, perjodohan ini ada karena ada amanah dari almarhum Papah Reja. Sahabat Ayah Alira. Namun sebelum pernikahan berlangsung, Reja dan Alira membuat kesepakatan, yaitu, mereka akan menikah tetapi selama dalam dua bulan tidak ada tumbuh ya cinta, mereka akan resmi berpisah, Tanpa ada yang keberatan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mata para pengunjung.

Reja meminta kunci mobil Alira.

"Kunci ya ada di mobil kok pak," ucap Alira.

Dan Reja pun berjalan menuju mobil Alira, dan memasukkan mobil itu ke depan rumah Reja.

Setelah selesai dia masuk ke dalam rumah ya itu, sambil mengajak Alira, dan Joni masuk kedalam.

"Tante kita masuk ke dalam yok, Joni mau main lagi sama Tante," ucap Joni

Alira hanya tersenyum dan mengikuti ajakan Joni.

setelah sampai di dalam Alira memerhatikan rumah Reja yang sangat berantakan, mainan yang berserak di lantai dan juga buku di meja, bungkus makanan yang di atas sofa.

Alira geleng-geleng melihat ya, wajar saja kotor seperti itu karena Reja tidak membayar pembantu, biasanya kalau ada waktu Reja sendiri lah yang selalu membersihkan akibat anak ya tidak mau ada orang lain di rumah ya, selain dia dan papah ya.

"Lagak ya seperti orang kaya, tapi bayar pembatu aja gak ada," batin Alira duduk di sofa.

Joni ke kamar ya dan juga Rendi, sementara Alira duduk sendiri di sofa.

Karena dia sangat risih semua yang mengganggu pandangan ya, dan akhirnya dia pun berniat untuk membersihkan semua itu.

Alira memulai dengan merapikan buku di meja, dan selanjutnya ke sampah dan mainan di lantai.

keringat Alira mulai bercucuran, dia melihat ke sekitar ya, ternyata masih banyak juga yang belum siap, dia beristirahat sebentar.

"Tante lagi apa?" tanya Joni yang baru saja turun dari lantai atas.

"Eh Joni, nih Tante lagi bersihin ini," ucap Alira.

"Maaf ya Tante, jadi Tante deh yang capek, akibat ulah Joni, Joni bantuin yah," ucap Joni dan mulai mengumpulkan mainan ya ke dalam kotak.

wajah Alira sekarang sudah kelihatan capek sekali, rumah Reja sekarang sudah rapi, berbeda dari yang pertama kali Alira masuk tadi, Reja keluar dari kamar ya, dan melihat ke lantai bawah dari atas.

Dia terkejut, karena sekarang rumah ya sudah bersih dan rapi, dan pandangan tertuju pada Alira dan Joni yang duduk di lantai saling bersandaran kelihatan sangat penat.

Dan Reja pun sudah tau mereka kenapa, dia pun tersenyum melihatnya.

"Tante, Joni sangat lapar," ucap Joni memegang perut ya.

Alira langsung melihat ke arah Joni.

"Kamu belum makan?" tanya Alira.

"Belum, tadi dari rumah nenek hanya makan pagi aja," ucap Joni memelas.

"Hmm, ya udah ayok kita ke dapur, Tante akan masak kan untuk kamu," ucap Alira sambil berdiri.

"Emang Tante bisa masak?" tanya Joni.

"Bisa dong, ya sudah ayok kita ke dapur," ajak Alira.

dan mereka pun bergegas menuju dapur.

Alira memeriksa kulkas dan juga semua tempat yang ada di dapur, ternyata tidak ada yang bisa di masak.

"Joni, di sini gak ada bahan masakan yang bisa di masak," ucap Alira duduk di samping Joni.

"Hmm, padahal Joni sangat lapar," ucap Joni meletakkan kepalanya di atas meja, bertungku tangan ya.

"Hmmm, kalau gitu kita keluar dulu yuk, beli bahan masakan, dan juga Joni bisa beli makanan pengganjal perut kamu," saran Alira.

Seketika senyum Joni terukir, dan langsung mengiyakan ajakan Alira.

Dan mereka pun menuju pintu rumah ya.

saat mau membuka pintu rumah itu tiba-tiba Reja memanggil ya.

"Kalian mau kemana?" tanya Reja setelah sampai di bawah. Alira dan Joni langsung melihat ke arah Reja.

"Kami mau pergi beli bahan masakan Pah, perut Joni lapar, dan juga di dapur gak ada yang bisa di makan," ucap Joni menjelaskan. Reja terdiam, karena memang di dapur sudah tak ada lagi yang mau di masak, kemaren saja dia hanya masak telor, karena mereka terbiasa beli makanan.

"Saya ikut, dan juga saya tidak enak kamu pergi membawa anak saya," ucap Reja menatap ke arah Alira.

Alira kebingungan akan perkataan Reja,

"Hmm, gak mungkin aku culik anak ya, orang berniat baik," gumam Alira.

"Yeyy, papah ikut," ucap Joni kegirangan.

Alira,Reja,dan joni pun keluar bersama dari rumah itu,

mereka memakai mobil Alira, karena mobil Alira lah yang dekat gerbang rumahnya, mudah untuk di keluarkan.

Reja yang menyetir dan Alira duduk di sebelah tempat duduk pengemudi, Joni di pangkuan oleh Alira.

sepanjang perjalanan Alira dan Joni terus saja mengoceh, namun Reja hanya diam saja, mendengar kan kedua manusia yang di samping ya,

Sesekali Alira dan Joni tertawa karena pembahasan mereka sangat lucu, Reja hanya bisa tersenyum, namun tak di lihatkan kepada kedua orang yang di samping ya.

Mereka sampai di tujuan dan turun dari mobil, kebetulan di dekat Transmart itu ada restoran.

"Lebih baik kita makan dulu, kasian Joni kelaparan," ucap Alira.

"Hemm, ya sudah," ucap Reja,

Reja mengangkat tubuh Joni, dan membawanya ke restoran itu.Dan duduk di salah satu meja di dalam.

Reja memesan makanan dan juga Alira, mau pun Joni, makanan yang di pesan pun berbeda-beda.

mereka mulai menyantap makanan yang sudah di sajikan di atas meja.Namun mata pengunjung yang ada di sana tidak lepas dari mereka, karena semua pengunjung itu sangat mengagumi ke cocokan mereka,

"Huf,, iri sekali melihat pasangan yang sangat sempurna seperti itu," bisik-bisik pengunjung.

"yang satu ganteng, dan yang satu lagi cantik, lihat anak ya imut sekali, persis seperti bapak ya, ganteng banget," bisik-bisik pengunjung lainnya.

Saat Alira mulai sadar mata pengunjung melihat mereka dari tadi, dia jadi tidak nyaman, karena Reja melihat Alira seperti tidak nyaman dan juga selalu menunduk kepalanya, Reja bertanya pada Alira.

"Kamu kenapa, ada apa di bawah meja, mengapa kamu selalu melihat kebawah?" tanya Reja.

"Hmm, tidak apa-apa pak," ucap Alira sambil menegakkan kepalanya, Reja melihat ke sekeliling restoran dan dia pun mengerti mengapa Alira seperti gelisah dan mungkin tidak nyaman akan pandangan pengunjung.

Setelah selesai makan, Reja berjalan ke arah kasir dan membayar tagihan makan mereka tadi.

"Ayok buruan kita keluar," ajak Reja yang kembali dari kasir.

Alira dan Joni segera mengikuti Reja dari belakang.

Mereka sampai di depan Transmart itu,

"Ayok masuk, saya tidak tau apa saja yang akan di beli," ucap Reja.

Alira hanya menurut saja, dan sambil menggandeng tangan Joni, saat sudah di dalam Alira mulai memilih bahan, dan Reja lah yang mendorong troli Joni yang terus saja menggandeng tangan Alira.

Yang di butuhkan pun sudah di beli, sekarang tinggal membayar semua belanjaan itu, namun menuju ke kasir Joni berhenti di tempat es krim, dan meminta di belikan.

"Papah, mau ini," rengek Joni.

dan Reja mengambil kan ya, untuk Joni dan melihat ke arah Alira yang berdiri tidak jauh dari mereka.

"Kamu mau?" tanya Reja pada Alira.

...----------------...

Terimakasih yang sudah mau mampir

jangan lupa tinggalkan dukungan ya buat author

jangan pernah bosan yah kak

🙂🙏🙏🙏🙂

1
mince
mana janjimu reja
Rezqi Fatimah [🐧²⁴]
Luar biasa
Isha Atmini
kkk kasihan ya thor liat alira nya, berasa ga rela klo alira ma reja. selain reja ga bs move on reja jg dah ena2 ma wanita lain..klo mslh dudanyà mah gpp lha ini selingkuh klo hny dijebak pasti hny sekali trs nyesal ni sampai ga perhatian trs berhari2 ga pulang...ga rela bngt thor..
mince: kok tamat kapan alira bahagianya
total 1 replies
Lenny Fitriany
cerita nya bagus cuma suka salah nama tokoh nya hehehehe
Ira: Terimakasih banyak kak, mohon maaf atas kesalahannya yang tidak membuat nyaman. Kalau berkenan mampir juga yah ke karya baru ku🥰🥰🥰
total 1 replies
Yani
Ceritanya bagus masih banyak typo sering salah nulis nama
Yani
Duanya bodoh ngapain juga dari awal bilang mau dari awal aja nolak .semoga tifak terjadi apa" sama bu Rati dan Joni
Yani
Sabar Alira ngadepin orang emosian
Yani
Biatin Slira jangan di angkat biar bangun Reja nya
Yani
Ntar buat Reja jatuh cinta duluan thor
Yani
Reja makan tu gengsi kalau laper" aja 🤣🤣
Yani
Dasar Reja kalau cemburu" aja ga usah gengsi
Yani
Kadian pak Hengki belum apa" sudah patah hati duluan
Yani
Typo thor 🙏🙏
Yani
Seperti Fina kayanya perlu perhatian seorang ayah
Yani
Reja jangan pasang muka datar aja ntar juga bucin
Yani
Rendi kali typo thor 🙏🙏
Yani
Ga sabar 🤭
Yani
Fina cobalah menerima takdir
Yani
Semoga aja sikap Fina bisa berubah menjafi anak baik lagi
Yani
ItuAlira calin mantu bu Rati
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!