NovelToon NovelToon
CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

CINTAKU MENTOK Di WANITA MALAM

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:26.9k
Nilai: 5
Nama Author: Aquarius97

YANG SUKA ROMCOM... MERAPAT SINI✨

PLAGIAT, BISULAN SEUMUR HIDUP YA ! 👊🏻

Restu Anggoro Wicaksono selalu menjadi bahan tertawaan ketiga sahabatnya lantaran di usianya yang hampir tiga puluh tahun, pria itu belum pernah menyentuh seorang wanita.

Jangankan menyentuh, menjalin hubungan asmara saja Restu belum pernah.

Karena itulah, ia mendapat julukan si pria beku tak tersentuh.

Sampai suatu malam, ketiga sahabatnya menyusun rencana gila. Mereka kesal melihat hidup Restu yang terlalu flat.

Akhirnya, mereka bertiga nekat mengirim Restu ke kamar VIP di sebuah klub malam.

Malam itu seharusnya hanya menjadi kenangan singkat Restu bertemu wanita sewaan ketiga sahabatnya. Tapi anehnya, wanita itu justru terus memenuhi pikirannya.

Sayangnya, wanita itu tiba-tiba menghilang tanpa jejak.

Sementara Restu terjebak dalam pencarian panjang di tengah tekanan keluarga yang terus menuntutnya untuk segera menikah.

Apakah Restu bisa menemukan wanita malam itu kembali? Yuk, ikuti terus kisahnya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aquarius97, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8 CMDWM

Ucapan Clarissa sontak membuat Restu dan ketiga sahabatnya kompak membelalakkan mata.

"Apa kamu bilang?" Restu menatap tajam ke arah Clarissa. Nada suaranya terdengar jelas tidak suka.

Clarissa mengangguk penuh percaya diri. "Benar kan, Tante?" tanyanya sambil melirik Nyonya Emma.

Nyonya Emma sendiri hanya menggeleng pelan, "Rissa, Tante tidak pernah bilang kalau kalian akan dijodohkan."

Senyum Clarissa perlahan memudar.

"Tante hanya ingin kamu dan Ayu mengenal Restu lebih dekat," lanjut Nyonya Emma lembut. "Makanya Tante meminta Mommy kalian mengajak kalian datang malam ini."

Beliau kemudian melirik sekilas ke arah putranya. "Soal siapa yang nanti menjadi bagian keluarga Wicaksono..." bibirnya tersenyum tipis, "biar hati Restu sendiri yang memilih."

Seketika wajah Clarissa berubah merah padam karena malu.

Sementara di sisi lain, Ayu tampak puas melihat rivalnya dipermalukan secara halus.

"Ma..." Restu hendak menyela dengan wajah tidak nyaman. Namun sebelum pria itu sempat melanjutkan protesnya, Tuan Ardhan buru-buru memotong.

"Sudah, sudah. Masalah itu bisa dibahas nanti." Pria paruh baya tersebut lalu menepuk pundak putranya pelan. "Sekarang kita mulai dulu acaranya."

**

Acara pun akhirnya dimulai. Namun, sedari MC membuka acara dengan sambutan meriah, hingga ke momen inti, yaitu tiup lilin, Restu terus menampilkan wajah dinginnya, terlihat terpaksa menikmati acara ulang tahun ini. Mood-nya sudah terlanjur rusak gara-gara Clarissa dan Ayu.

Acara demi acara sudah terlaksana, hingga tiba di sesi akhir, yaitu dansa. Musik lembut mulai mengalun, pasangan-pasangan bergerak anggun di lantai ballroom, mulai dari pasangan muda sampai pasangan tua. Mereka begitu menikmati, merasa senang dan bangga telah diundang di acara ini.

Restu sendiri saat ini tengah berdiri di antara Clarissa dan Ayu yang sama-sama berebut ingin lebih dulu mengajaknya. Namun, alih-alih menerima salah satunya, Restu justru melangkah begitu saja, meninggalkan mereka berdua.

Clarissa menghentakkan kakinya kesal, lalu mencoba mengejar Restu.

"Hei, jangan kejar dia. Nanti dia malah makin ilfeel denganmu," tiba-tiba Rio muncul menghadangnya.

Ya, saat ini ia sendirian, karena dua sahabatnya, Dewa dan Nathan, sedang asyik berdansa dengan pasangan masing-masing.

"Bagaimana kalau kau berdansa denganku saja, manis?" goda Rio, tersenyum lebar.

"Ogah! Aku maunya Restu, bukan elu!" sentak Clarissa dengan arogan.

Dada Rio langsung bergemuruh mendengar ucapan sarkas itu. Ia sudah ingin membalas, tapi langkahnya terhenti ketika Ayu mendekat.

"Hai, Kak!" sapanya, lalu mengulurkan tangan. "Kenalin, aku Ayu!"

Rio melirik sekilas ke arah Clarissa, lalu menatap tangan Ayu yang terulur. Senyum tipis tersungging di bibirnya.

"Aku, Rio, senang bisa berkenalan denganmu, Ayu," ucapnya menjabat tangan itu, lalu mengecupnya. "Bagaimana kalau kamu saja yang berdansa denganku?"

Ayu tersipu dan mengangguk.

"Nggak dapat kak Restu nggak papa deh, Kak Rio juga ganteng kok!" gumamnya dalam hati.

Rio langsung membimbingnya ke lantai dansa.

Dari kejauhan, Clarissa menatap mereka dengan tatapan sinis. Hatinya sedikit panas melihat Rio yang barusan ia tolak, kini begitu gampangnya menikmati dansa bersama Ayu.

Rio melirik sekilas ke arah Clarissa, memberi senyum penuh kemenangan, seolah berkata. "Lihat? Wanita bukan kamu saja!"

...🕊️🕊️🕊️...

Restu duduk sendirian di salah satu sudut ballroom. Jemarinya memainkan gelas di tangan, sesekali mengaduk cairan di dalamnya dengan tatapan kosong.

Tanpa ia sadari, sejak tadi ada sepasang mata yang terus memperhatikannya dari kejauhan.

Hingga akhirnya, pemilik tatapan itu melangkah mendekat. "Hellow... boleh aku duduk di sini?" sapanya lembut dengan senyum manis yang dibuat semenarik mungkin.

Wanita itu mengenakan gaun off-shoulder berwarna emas gading berpadu putih mutiara. Belahan di sisi gaunnya memperlihatkan kaki jenjang yang terekspos samar setiap kali ia melangkah. Rambut bergelombangnya dibiarkan tergerai anggun di satu sisi bahu.

Restu tetap diam, tidak merespon.

"Perkenalkan, namaku Nadine," ucapnya sambil mengulurkan tangan.

"Pergilah!" ucap Restu singkat.

Nada dingin itu, sukses membuat senyum Nadine membeku. Tangan yang tadi terulur perlahan turun kembali. Ada sedikit kekecewaan di matanya, tapi kemudian, wanita itu justru tersenyum tipis saat melihat Restu kembali menyesap minumannya hingga tandas.

"Bagus… jual mahal saja sekarang. Tapi nanti, kau akan bertekuk lutut padaku. Kau akan menjadi milikku, Restu." Senyum licik muncul di wajahnya.

Beberapa menit kemudian, kening Restu berkerut samar. Wajahnya memerah, dan napasnya mulai memburu.

"Ah, sial… kenapa tubuhku jadi panas begini?" gumamnya, sambil mengusap tengkuknya.

Nadine mendekat, pura-pura khawatir. Dengan berani jemarinya membelai lembut pipi Restu. "Kau kenapa? Apa kau sakit?"

"Jangan sentuh gue!" Restu menepis tangan itu. Tapi Nadine justru makin gencar menggodanya.

Ia membusungkan dada, semakin dekat dengan Restu. Tangan halusnya merambat pelan ke paha, mengusapnya dengan gerakan sensual.

Aroma parfum Nadine bercampur dengan rasa panas yang kini semakin mengacaukan kepala Restu. Pandangan pria itu mulai tidak fokus.

Restu yang belum pernah mengalami situasi seperti ini jadi kehilangan kendali. Saat ini, ketiga sahabatnya pun sedang tidak berada dalam jangkauannya untuk dimintai tolong.

Ia pria normal, dan godaan Nadine menyulut instingnya. Tanpa sadar, Restu meraih tengkuk Nadine, lalu melumat bibirnya dengan kasar.

"Ah, Restu, apa yang kau-" Nadine pura-pura memberontak, tapi senyumnya mengkhianati perlawanan itu.

Restu semakin liar, jemarinya mencengkeram pinggang Nadine, bibirnya berpindah menghisap lehernya.

"Ah… jangan di sini…" bisik Nadine mendorong dada bidang Restu.

Nadine meraih lengannya, memapahnya sambil tersenyum penuh arti, membawanya menuju kamar di lantai atas, tempatnya menginap malam ini.

...ΩΩΩΩΩΩΩ...

Huwaaaa, Restu......😭 Aku nggak rela kamu sama Nadine! Sadar tu...sadar!

Oh, iya, yang ingin tau visual Restu, kunjungi ke Ig ku yaa @Shikuzika97 😉 Maaf, bila tidak sesuai ekspektasi kalian, hehe.

1
Filan
Restu, ga yakin nih si Nadine ga ganggu lagi.
Filan
terlalu penasaran atau obsesi
Filan
Dia udah kesambet sih ya...
Miu.Nuha
masa lalu gk usah dibuka lagi...
Miu.Nuha
ber oh ria /Facepalm/
oh ah oh eh oh uh...
Miu.Nuha
akal2an Oma 😅
Miu.Nuha
ih kenapa pula ini Oma 🤭
apa oma kecewa Restu gk nikah2, hehe...
Miu.Nuha
hahaha ngelawak mulu neneknya 😭😭
Miu.Nuha
hilih, giliran nama cucuny aja gk mau nyebut, lupa apa niat ngelupa lagi nih 😫
Miu.Nuha
apa itu mendiang suami 🤔
Miu.Nuha
Omamu tau2 ketemu sama qiana, Res...
entah apa yg terjadi sama Oma, malah jadi akting jadi nenek pikun 😭
Miu.Nuha
mahal pak beli susu 😭😆
Miu.Nuha
mungkn saatny pk restu tampil 👍
gk mau kalah sama Angga
Miu.Nuha
calon istriku sholihah bngt, batin restu ❤
Miu.Nuha
stalker cucunya donk 😆😆😆
Miu.Nuha
takut ketauaann 😭
astagaa... bestiemu msh setia bngt Res smpe inget sama gadis yg bikin kamu gk bisa mupon...
Miu.Nuha
siap2 jadi Angga terus kamu Res kalo smpe nikah sama Qiana 😆😆
Miu.Nuha
untung bisa boong
Mingyu gf😘
heh justru itu bagus, karena se*s bebas sarang penykit
Mega Siregar
janganlah dipaksa...
jika buru2 tanpa mengenal baik pasangan yang ada hanya menimbulkan ketidakbahagiaan dalam rumah tangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!