NovelToon NovelToon
PEMBALASAN DENDAM RAISA

PEMBALASAN DENDAM RAISA

Status: tamat
Genre:Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Bullying dan Balas Dendam / Tamat
Popularitas:794.9k
Nilai: 4.7
Nama Author: julieta

Rumput liar itulah julukanku

Cacian, hinaan dan makian menjadi makanan sehari–hari Raisa

Memiliki otak yang cerdas dan wajah cantik justru membuatku menjadi sasaran bullying bagi semua orang hanya karena kondisi keluarganya yang miskin

Setelah kembali dari kematian tragisnya Raisapun bertekad untuk membalas dendam kepada semua orang yang telah menyakitinya dimasa lalu, terutama mencari dalang dibalik kematianku yang mengenaskan

Mata dibalas dengan mata, siapapun yang menyakiti dirinya dan keluarganya akan Raisa balas berkali - kali lipat

Dengan bantuan kekuatan kalung liontin biru yang dia temukan sebelum kematian menjemputnya dan kini telah menyatu dalam tubuhnya, Raisa pun mulai membalaskan dendamnya satu persatu

Dalam perjalanannya membalas dendam,Raisa banyak menemukan fakta yang mengejutkan salah satunya adalah fakta jika dia dan sang kakak adalah pewaris asli keluarga Wu yang sedari awal berusaha untuk disingkirkan.....

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon julieta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEMARAHAN NYONYA WU

Raisa membuka kedua matanya waktu merasakan sebuah cahaya masuk dan menerpa wajahnya dengan hangat.

Direnggangkannya kedua tangan keatas hingga detik berikutnya terdengar suara tulang dipatahkan beberapa kali.

Setelah merasa nyawanya telah terkumpul, Raisa segera berjalan keluar kamar menuju kamar mandi untuk membersihkan dirinya dengan senyum lebar.

Bagaimana tidak, hanya dalam waktu satu malam dia bisa bisa mendapatkan uang seratus lima puluh juta dan satu motor sport yang dia perkirakan seharga satu milliar hanya dengan memenangkan balapan.

Suatu hal yang belum pernah Raisa perkirakan sebelumnya jika dia bisa dengan mudah mengumpulkan uang seperti ini.

Setelah selesai, seperti biasa Raisa akan mampir kewarung ibunya dan membantu sebentar sebelum berangkat sekolah bersama Lili sahabatnya.

Begitu memasuki gerbang sekolah  Raisa dan Lili merasakan jika suasa sekolah pagi ini terasa aneh.

Ketika semua orang melihat keduanya, bisik–bisik pun langsung terdengar oleh indera pendengaran Raisa yang tajam.

Insiden perkelahiannya dengan Caterine dan keempat temannya kemarin sore tak mungkin bisa lepas begitu saja mengingat jika mereka bertengkar dihalte bis depan gerbang sekolah.

Meski begitu Raisa sama sekali tak merasa takut karena disini bukan dirinya pihak yang salah jadi diapun melangkah dengan penuh percaya diri menuju kelas.

Ketika Raisa memasuki kelas, teman–temannya menatapnya takut seolah dia adalah malaikat pencabut nyawa.

Raisa acuh dan terus berjalan menuju tempat duduknya dengan santai seolah tak pernah ada hal besar terjadi sebelumnya.

Bel pagi berbunyi, suara berisik langsung hilang dan suasa kelas menjadi tenang menunggu guru tiba didalam kelas.

Tiba–tiba wali kelas mereka datang dan langsung mengajak Raisa keluar, sontak saja hal itu memicu kelas kembali ribut.

Raisa pergi bersama wali kelasnya dibawah tatapan teman–teman sekelasnya dengan tenang dan penuh percaya diri.

“Apakah kamu kemarin sore bertengkar dengan Caterine ?”, tanya bu Lina wali kelasnya dengan tatapan penuh selidik

“Ya”, jawab Raisa singkat.

Ada kamera pengawas digerbang sekolah dan ada banyak saksi yang melihat kejadian kemarin sore sehingga Raisa tak mungkin untuk berbohong saat ini sehingga menjawab dengan jujur.

Bu Lina tak bisa untuk menahan diri dan tidak menarik nafas dalam beberapa kali melihat anak didiknya yang biasanya sangat patuh kini mulai berulah.

Pada awalnya bu Lina merasa jika apa yang dia dengar pagi ini hanyalah rumor karena tak mengira jika Raisa akan bisa bersikap seburuk itu.

Namun, ketika murid yang begitu dikaguminya itu mengakuinya dengan santai membuat bu Lina tercengang sesaat dan ada rasa kecewa dalam hatinya.

Tak ingin bu Lina salah paham terhadapnya, Raisa yang sedari tadi melihat perubahan ekpresi diwajah wali kelasnya buru–buru menjelaskan kejadian kemarin sore secara garis besar.

“Kemarin Caterine dan teman–temannya yang memulai perkelahian terlebih dahulu. Aku memukulnya hanya sebagai bentuk pertahanan diri bu”, ucap Raisa menjelaskan.

Bu Lina mengangguk dengan lembut ketika dia mendengar ucapan Raisa sambil berkata “Tentu saja, aku percaya kepadamu. Tak mungkin kamu akan berkelahi jika tak memiliki alasan”

“Tapi, otot paha Caterine terluka cukup parah sehingga dia tak akan bisa pulih dalam waktu dekat. Kurasa orang tuanya pasti akan mempersulitmu akan masalah ini”, ucap Bu Lina sedih.

Semua orang disekolah sangat tahu bagaimana arogannya Caterine beserta keluarganya, melihat bagaimana parahnya luka sang anak bu Lina sangat yakin jika kedua orang tua Caterine tak akan membiarkan masalah ini berlalu begitu saja.

“Bu, Caterine tidak terluka olehku. Aku bahkan sama sekali tidak menyentuhnya. Kalau keempat temannya, memang aku yang memukul mereka aku akui itu”, ucap Raisa menjelaskan.

Mendengar penjelasan Raisa wajah Bu Lina terlihat sedikit lega, setidaknya apa yang menimpa Caterine bukanlah karenanya sehingga gadis itu bisa menghindari diri untuk dikeluarkan dari sekolah.

“Kalau begitu, jelaskan semuanya nanti didepan kepala sekolah”, ucap Bu Lina tulus.

Begitu keduanya berada diluar ruangan kepala sekolah, dapat Raisa dengar bagaimana marahnya mama Caterine yang saat ini sedang memaki–maki kepala sekolah dengan kalimat kasar.

Suara mama Caterine sangat keras sehingga bisa terdengar hingga koridor luar yang berada tak jauh dari ruang kepala sekolah.

Untung saja posisi ruang kepala sekolah berada  disudut yang sepi yang sangat jarang dilalui oleh para siswa dan guru sehingga tak ada yang mendengar teriakan tersebut.

Begitu bu Lina mengetuk pintu dan kepala sekolah membukakannya, dapat Raisa lihat saat ini Caterine duduk diatas kursi roda dengan keadaan mengenaskan.

“Itu gadis yang mencelakai putriku bukan ?”, teriaknya penuh amarah.

Ketika mama Caterine hendak melangkah maju untuk menghajar Raisa, bu Lina buru–buru memasang badan untuk melindungi muridnya.

“Nyonya Wu, tenanglah. Kita belum mengetahui apa yang terjadi sesungguhnya”, ucap bu Lina tenang.

“Apa yang harus dicari tahu !!!”

“Tidakkah kamu lihat sekarang !!!”

“Putriku tak bisa berjalan dan itu semua karena ulahnya !!!”, teriak nyonya Wu dengan lantang.

“Jika kalian tidak becus mengurus satu murid busuk ini maka aku akan menyeret pihak sekolah kemeja hijau !!!”, tambahnya penuh ancaman.

Suara nyaring nyonya Wu membuat telinga semua orang berdengung hebat.

Meski Caterine sebagai korban, dengan sikap dan sifat mamanya yang tak sopan seperti itu maka tak akan bisa membangkitkan simpati bagi siapapun yang melihatnya.

“Nyonya Wu, karena Raisa sudah berada disini maka itu sudah cukup membuktikan jika pihak sekolah sedang menyelidiki masalah ini secara menyeluruh”

“Kami semua tahu bahwa anda merasa sangat kasihan kepada putri anda, tapi karena ini melibatkan beberapa orang jadi kami akan mengklarifikasi masalah tersebut ke semua pihak yang bersangkutan sebelum memutuskan dan memberi hukuman kepada murid yang memang jelas–jelas bersalah”, ucap kepala sekolah bijaksana.

Mendengar penjelasan kepala sekolah, nyonya Wu hanya bisa menarik nafas dalam–dalam sambil melirik kearah Raisa dengan sengit.

“ Baiklah, saya ingin mendengar penjelasan dari semua pihak”, ucapnya sewot.

Raisa yang menjadi tersangka maju pertama untuk menjelaskan semua kejadian yang dialaminya sore tersebut bersama sahabatnya Lili.

Dia juga menjelaskan jika penyebab cidera yang dialami oleh Caterine adalah ulahnya sendiri dan tak ada campur tangannya dimana hal tersebut juga dibenarkan oleh Lili yang sekarang juga dipanggil bersamanya ke ruang kepala sekolah berasa empat sahabat  Caterine yang lainnya.

“Omong kosong !!!”, teriak nyonya Wu penuh amarah.

Diapun segera memaki–maki Raisa dengan kasar dan tetap menyalahkan semuanya kepada gadis itu tanpa mau tahu kebenaran yang ada karena menganggap jika yang diucapkan putrinya semuanya benar adanya.

Karena merasa pihak sekolah tak mendukungnya maka nyonya Wu pun menghubungi pihak berwajib untuk mendapatkan keadilan.

Melihat mamanya memanggil polisi tentu saja Caterine merasa panik karena jika sampai polisi turun tangan maka kebohongannya akan segera terekpos dengan cepat.

“Polisi sebentar lagi akan datang. Mari kita lihat siapa sebenarnya disini yang salah”, ucap nyonya Wu angkuh.

1
Rahima Nurlaela
Luarrr Biasaa
Anifa
nggak bermutu
Anifa
kebanyakan bacot
army julianto
Thor lu gila yah bikin cerita pedofil gini sih gila yah sih cewe masih dibawah umur 14 masih SMP tapi percintaan dengan laki" dewasa umur kepala 3 gila Thor ih amit" deh Thor plis jangan pergi yang pedofil sumpah itu tidak bagus bnget untuk ceritanya
army julianto
aku nggak suka banget Raisa sma Alexander soalnya mereka beda 20 thn dan Raisa masih smp yah dan Alexander udah kepala 3, Thor jangan bkin cerita cinta yang pedofil dong nggak banget Thor, lebih asik balas dendam enak dibaca dri pda percintaan yang pedofil gitu iih amit" deh Thor 🙏🙏
Dania
semangat tor
🌻Nie Surtian🌻
Seru banget ceritanya...Ga terasa udah tamat... Terima kasih Thor...
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ka... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
🌻Nie Surtian🌻
Raisa kereeeen...👍👍👍😍😍😍
Nor Azlin
ada kemungkinan orang itu merupakan ayah anak kandung nya kali yah sedangkan ayah nya si Dylan ibu nya akan mengabaikan semua kebajikan nya sebagai anak nya juga kan sedangkan anak nya yang sulung ayah nya si Catherine akan dibela &di manja mati2 dengan alasan ayah nya Dylan tidak memenuhi kriteria sebagai pewaris keluarga wu yah disini kita bisa menyimpul kan bagai mana si Beatrice terlalu menyayangi anak sulung nya ketimbang anak keturunan keluarga wu itu kan ...ini adalah penilaian aku aja deh kerana kalau bukan si nenek tiri nya maka orang di balik nya yang melakukan hal yang keji terhadap Raisa yah... ataupun orang yang disebut Nona muda oleh si larik adalah si Catherine yah 🤔🤔 lanjutkan thor
Nor Azlin
menurut aku Raisa terima atau tidak pemberian kakek nya tetap juga akan mereka buru juga kan kerana selama ini keluarga si Beatrix itu mencari kemana2 juga kan lebih baik terima aja deh Toh juga kakek kandung nya kan ...ambil kesempatan dari ini semua mana tau bisa mengurangkan beban di hati kakek mu itu disebabkan kehilangan anak kandungnya kan ...semoga Raisa bisa menemukan bukti2 yang mengaitkan nenek tiri nya dalam kasus pembunuhan ayah nya yah ...lanjutkan thor
Qillah julyan
dialog dan cara pikirnya nya terlalu dewasa utkn anak usia smp beda klu udah smu
Nor Azlin
semoga bandot tua Alfonso itu memangsa si Laura nya deh biar tau rasa kamu nya mau membalas dendam terhadap Raisa yah sendiri yang menyinggung Raisa dulu dasar gila...ayo lah Raisa nya jangan berikan kesempatan pada Laura juga Catherine membuat onar lagi deh ...hempaskan aja biar tidak bisa berkutik lagi yah biar tau rasa ni...lanjutkan thor
TokoFebri: Hai kak, jika berkenan yuk baca karya saya yang judulnya "Terjebak menikah karena surat wasiat" atau "my sunset love". terima kasih..
total 1 replies
Nor Azlin
hancurkan aja tu keluarga nya biar dia tau kamu benar2 marah yah jangan di biarkan nanti dia buat lagi lebih baik jangan bermain2 dengan musuh mu ...hancurkan terus biar tau rasa para musuh mu itu ....lanjutkan thor
Nuri_cha: Halo sahabat pembaca,

Aku baru saja menulis novel terbaru. SIAPA AKU DI SISIMU?

Bercerita tentang seorang wanita yang baru terbangun dari koma, dan tiba-tiba sudah memiliki suami.

Mampir yuk, semoga sesuai dengan genre kamu.

Terima kasih 🙏🏻
total 1 replies
Nor Azlin
beruntunglah si Raisa memeras paman tiri nya dengan uwang yang sangat besar dapat memujuk ibu nya buat berhenti berkerja di clab malam itu yah dengan itu masa depan mereka bisa berubah dengan ada nya pembukaan cabang rumah makan nya kan .,..semoga kakaknya berhati2 kerana si gila wu itu ingin membalas dendam nya yah ...lanjutkan thor
Alyanceyoumee: Assalamualaikum. Thor permisi, ikut promo ya🙏.

Kaka, Jika ada waktu luang, boleh coba baca karya ku yang berjudul "PARTING SMILE" ya, siapa tau Kaka suka.

Berkisah tentang penyanyi religi yang terjerat pernikahan kontrak dan cinta masa lalunya yang sangat rumit. Ditambah dia tipe yang gengsian dan menyebalkan, hiih dah lah.

Insyaallah seru ko... xixi
di tunggu ya ☺️🙏
total 1 replies
Nor Azlin
kalau aku jadi Raisa nya aku tetap akan cari tau kenapa papa nya Cathrine berbisik-bisik di telinga ibu nya cari tau kamu akan mendapati kamu sama kakak mu lah pewaris sah di keluarga wu bukan nya papa Cathrine yah & perlu kamu tau papa mu lah pewaris sah sebenarnya juga kematian nya juga Ulah nenek tiri mu sama paman tiri mu itu yang merupakan papa nya si Cathrine yah ...semoga Raisa bisa membongkarkan kebenaran mengenai keluarga nya Deh & bersatu dengan kakek nya yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
jangan bilang papa nya si Cathrine ini papa nya si Raisa juga yah berarti mama nya Cathrine selingkuh nya mantan suami ibu Raisa kan papa si Cathrine ini omo omo ...atau papa nya Cathrine tau ibu nya Raisa itu berkerja di clab malam & tau nama yang di guna kan di clab malam yah... lanjutkan thor
Nor Azlin
memang lah setiap pagi berjualan namun dengan anak nya si Raisa bersekolah di tempat sekolah orang kaya maka belanja nya tidak seperti kita bersekolah di sekolah negeri yang masih murah lagi yah ...sekolah elit mahal belanja nya maka berjualan begitu hanya cukup buat seisi rumah juga belanja seharian dagangan nya nanti buat berjualan lagi kan ...semoga Allah SWT memberi petunjuk buat kamu mencari uwang agar ibu mu berhenti kerja di clab malam yah ...lanjutkan thor
Nor Azlin
🤣🤣🤣🤣mau tunjuk preman malah diri yang menjadi malu dasar iri dengan orang yang tidak mengusik nya kan ...rasa kan tu itu baru permulaan yah ...lanjutkan thor
𝄟⃝Ruby࿐
terlalu tua.. ga cocok.
raisa msh 14 thn.. pentilnya aja bru numbuh ya ampunn
klo othor dr aqal jodohin sama alex knp di bkn umurnya sangat tuir.. 34 gilakk.. 25 aja pdhal.
𝄟⃝Ruby࿐
ketuaan klo alex sama raisa.. kmp alex ga di bikin usianya 24 aja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!