NovelToon NovelToon
Geeky Girl

Geeky Girl

Status: tamat
Genre:Teen School/College / Tamat
Popularitas:71.4k
Nilai: 5
Nama Author: Senja

Gadis cantik berpenampilan culun bernama Diana sarasvati, dia sudah beberapa kali pindah sekolah karena ada sesuatu yang tidak menyenangkan. Banyak sekali siswa laki-laki di sekolah lamanya yang menyukainya karena kecantikannya, dan membuat dia dimusuhi oleh teman wanitanya. Untuk menghindari hal tersebut dia merubah penampilannya menjadi culun, dan menjadi siswa baru di SMA Nusa Bangsa. Ternyata di sekolah baru bukan menyelesaikan masalah justru karena penampilannya yang seperti orang culun, banyak teman yang membullynya.

Ada seseorang teman laki-laki tampan namanya Galen Ray Suhendra. Dia salah satu siswa yang mau berteman dengan Diana, dan membela Diana saat dibully.

Untung saja Diana siswa yang pandai, dan karena kecerdasannya itu mengharumkan nama sekolah. Dan semenjak itu dia mulai mempunyai teman banyak, walaupun masih ada yang tidak suka dan membully.

Mari kita simak bagaimana perjuangan Diana menghadapi teman- temannya, apakah Diana akan merubah penampilannya lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rumah Ray

Diana dengan terpaksa mengucapkan terimakasih pada Ray lagi, sembari mengerucutkan bibirnya. Setelah Ray pergi Diana kembali duduk di kursi, tak sengaja ia melihat kantong plastik putih yang tadi dibawa Ray ada disebelahnya.

"Ayo kita pulang," ucap Papah Edo menenteng dua kantong plastik putih besar.

"Tunggu, Pah! ini belanjaan Ray ketinggalan," ucap Diana.

Papah Edo mengajak Diana dan Mamah Airin mengantarkan belanjaan Ray ke rumahnya, tetapi tidak ada yang tau dimana rumah Ray. Nomor ponsel pun Diana juga tidak punya, padahal teman satu kelas.

"Kita pulang aja, Pah! besok Diana bilang ke Galen," ucap Diana.

"Barang itu punya Ray, kenapa dibalikin ke Galen! siapa lagi itu? sekarang anak Papah temannya cowok semua ya," kata Papah Edo.

"Ray itu Galen, Pah! nama panjangnya Galen Ray Suhendra," jelas Diana.

Diana lupa kalau besok dirinya libur sekolah, karena ruang kelas digunakan untuk rapat orang tua wali yang diundang ke sekolah.

Saat perjalanan menuju ke rumah Mamah Airin teringat alamat yang diberikan oleh Ray kemarin, dan langsung meminta Papah Edo untuk mengantarkannya.

Tok... tok... tok

Mamah Airin mengetuk pintu rumah yang disebutkan oleh Ray, tiga kali mengetuk tidak dibuka oleh penghuni rumah. Mamah Airin kemudian mengetuk ulang, yang membuka pintu seorang wanita muda yang sedang hamil.

"Anda cari siapa?" ucap wanita itu yang tak lain adalah Icha.

"Saya ingin bertemu dengan Ray," kata Mamah Airin sembari menenteng belanjaan milik Ray yang tertinggal.

Icha menyuruh Mamah Airin masuk ke dalam rumah dan menunggu Ray, dia akan memanggil Ray dulu.

"Ray gak ada di rumah! keluar kali," ucap Icha dengan ketus. Anda siapa, ada perlu apa," Lanjutnya.

"Bukan urusan anda!" ucap Mamah Airin tak kalah ketusnya. Mamah Airin langsung keluar dari rumah Ray, karena diperlakukan tidak sopan.

Mamah Airin langsung masuk ke dalam mobil, dan membanting pintu mobil. Belanjaan milik Ray pun juga ikut dibawa lagi, karena malas menitipkan pada Icha.

"Mah, apaan sih! kan bisa pelan nutup pintunya," kata Papah Edo.

"Tau gak, Pah! Mamah itu kesal sekali dengan Mamahnya Ray, sama orang tua gak punya sopan santun," ucap Mamah Airin.

Papah Edo lalu memberikan nasehat pada istrinya, agar tidak mengambil hati ucapan Mamahnya Ray. Menurut Papah Edo mungkin sudah sifat bawaan, jadi sudah permanen dan tidak bisa dirubah.

Mamah Airin tidak setuju dengan pendapat suaminya, karena Mamah Ray itu masih muda. Kalau orang tua justru Mamah Airin memaklumi kalau itu sudah sifat bawaan.

"Pah, Mah, kita pulang sekarang juga! jangan berdebat di rumah orang," kata Diana.

Saat Papah Edo hendak melajukan kendaraannya keluar dari halaman rumah Ray, ada sebuah mobil yang tidak asing di pengelihatannya. Papah Edo menghentikan mobilnya, lalu turun menemui orang yang mengendarai mobil itu.

"Edo!" kaget pengendara itu yang tak lain adalah Adi pemilik rumah.

"Adi, kamu ngapain di sini?" tanya Papah Edo.

"Rasanya tidak pantas kalau kita berbicara di luar! ayo kita masuk ke dalam rumah," ujar Papah Adi.

Karena keasikan bertemu dengan sahabat lamanya, Papah Edo sampai lupa dengan Mamah Airin dan Diana yang berada di dalam mobil.

"Papah kok ikut masuk ke dalam rumah Galen, Mah," ucap Diana.

"Biarkan saja, Diana! kita tunggu di sini," ucap Mamah Airin.

Hampir satu jam Papah Edo berada di dalam rumah Papah Adi, beliau saling bertukar cerita menceritakan keluarga masing-masing.

"Reni mana kok aku datang tidak menyambut sama sekali, apa sekarang dia sombong," ucap Papah Edo.

Papah Adi terdiam, tidak menjawab pertanyaan itu. Dia malu sebenarnya menceritakan tentang keretakan rumah tangganya.

"Ya ampun... ! aku lupa kalau istri dan anakku menunggu di dalam mobil, pasti mereka sangat marah. Kalau gitu aku pamit pulang dulu, kapan-kapan kita sambung lagi," ucap Papah Edo.

Mereka lalu mengatur waktu untuk bertemu lagi, kali ini mereka berencana bertemu membawa keluarga masing-masing.

Sampai di dalam mobil, wajah Mamah Airin dan Diana sudah ditekuk. Kedua kelihatan sangat marah dan kesal, terutama Mamah Airin yang menatap tajam suaminya seperti tatapan hendak membunuh. Papah Edo langsung melajukan mobilnya menuju ke restoran, dia tau kalau istri dan anaknya pasti lapar.

"Pesan saja yang kalian suka," ucap Papah Edo saat mereka sudah duduk di kursi dan sedang melihat buku menu.

"Beneran ini, Pah?" tanya Diana meyakinkan.

"Iya dong, sayang! ayo pilih mana yang kamu suka," ucap Papah Edo. Mamah, mau pesan apa," Lanjutnya.

Mamah Airin tadi sudah sepakat dengan Diana untuk memesan makanan yang banyak, dan minta untuk dibungkus juga karena terlanjur kesal dengan Papah Edo.

Papah Edo juga sedang berjuang agar tidak kena omelan istrinya dan jatahnya tetap lancar, setelah selesai makan rencananya masih mampir ke mall untuk membelikan baju untuk istri dan anaknya.

###

Ray baru pulang dari pergi, sebenarnya dia tau kalau belanjaannya tertinggal tetapi hendak mengambil dia sudah keluar dari swalayan.

"Dari mana saja, Ray? kenapa baru pulang," ucap Papah Adi.

"Mencari Mamah," jawab Ray hendak melangkahkan kaki ke kamarnya.

"Maafkan aku, Mas! sudah membuat Mbak Reni meninggalkan rumah," sahut Icha kebetulan sedang duduk disebelah Papah Adi.

Ucapan Icha membuat Papah Adi semakin muak, beliau langsung masuk ke dalam ruang kerjanya dan memanggil Ray untuk memberikan penjelasan.

"Penjelasan apa lagi, Pah? bukannya sudah jelas kalau Mamah pergi gara-gara Papah," kata Ray.

"Ray, dengarkan Papah dulu! selama ini kamu pikir Papah bahagia menikah dengan Icha? jawabannya tidak! Papah menikah dengan dia karena menyelamatkan keluarga besar kita, melindungi Rama," jelas Papah Adi.

"Kenapa Papah tidak berusaha mencari Mamah? Ray butuh Mamah, Pah," ucap Ray dengan mata berkaca-kaca.

Papah Adi langsung memeluk Ray, beliau juga meneteskan air mata. Memang kesalahannya menikah tanpa meminta izin lebih dulu pada istrinya, walaupun beliau juga tidak pernah tidur bersama. Papah Adi hanya membiayai kebutuhan hidup Icha dan anaknya saja, seandainya Rama tidak membuat ulah semua tidak akan seperti ini.

"Ayo kita makan dulu! Papah setiap hari sudah menyuruh orang untuk mencari tau dimana Mamah kamu berada, makannya Papah melarang kamu mencari sendiri," kata Papah Adi.

Baru satu bulan Mamah Reni pergi meninggalkan mereka, rasanya Ray sudah tidak bersemangat menjalani kehidupannya. Nyawanya berasa hilang, tanpa kehadiran seorang Mamah.

Di ruang makan Icha hendak menyiapkan makanan untuk Papah Adi dan Ray, tetapi mereka menolak ingin mengambil sendiri.

Tiba-tiba Ray merasa mual saat menyuapkan makanan ke mulutnya, dia langsung berlari ke toilet.

1
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
eh dah the end aja🤭
pєkαᴰᴼᴺᴳ: dari pada sedekah 🤭😂
total 1 replies
Andariya 💖
siska, siska ulangan sj gak bisa jawab..sok pintar 🤣🤣🤣🤣🤣
Andariya 💖
apa diana, ini dengan mama reni
Andariya 💖
keren ray, ini icah ingin menguasai harta mu🤭🤭🤭
Andariya 💖
airin ini kok, manja banget sih🙈🤗
Andariya 💖
kasihan diana😍
.
Diana demam apa itu 😊
.: oke siap kak ...otw 🤣🤣🏃🏻‍♀️
total 2 replies
.
aduh ksian banget Diana
jangan ngancam donk ray
.
wah Diana ga fokus deh parah karna Ray
.
wah Diana mulai bucin
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
jgn ancam ray.. kan diana tmbh takut🤦‍♀️
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
gegara jantung jd g fokus🤭
Myra Myra
deg deg....perasaan suka
pєkαᴰᴼᴺᴳ: Masa sih kak🤭
total 1 replies
.
akhirnya tampak juga kecantikan asli diana di depan.teman2 nya...gitu donk Thor
jangan di sembunyikan dan di zholimi mulu ....
.
apakah bnar Melia itu mama nya Amanda ?
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
wah.. jangan2.. jangan2 nich🤭🤭.. aku sich yes mah, kalo bener apa yg aku pikiran adalah mamah Airin dan mamah Reni mah menjodohkan Ray dan Diana🤭🤭
❀ ⃟⃟ˢᵏ⏤͟͟͞R🔰π¹¹™ͽ֟֯͜᷍ꮴ❤💋👻ᴸᴷ
hadeeh, kapan matinya sich itu si Cika sama Siska?? si Beno lagi, cowok kok gak tau diri banget, pengen gw tabok aja tuch cowok🙄🙄.. semoga Diana gak percaya sama hasutan nenek lampir satu itu
❥␠⃝ ͭ🍁𝐂LIFF💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
meninggoy gak🤭
༅⃟🥂ALINA_12࿐✅
Mentang" horang kaya jadi sombong dan bnyak tingkah
༅⃟🥂ALINA_12࿐✅
Ray yg ga mau deket dengan kalian, orang lain yg di salahkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!