seorang mahasiswi cantik, bernama queeneira wijaya, yang tinggal bersebelahan dengan seorang pemuda tampan lulusan Akpol.
hati kewanitaannya mulai bergerak untuk meluluhkan pria pendiam dan dingin itu
mungkinkah gadis periang itu bisa mencuri perhatian seorang aska prayoga.???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dwie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
mau nya
"mana queen? kata nya si ganteng ceramah mulu?" tanya rindi yang asik dengan cemilan di tangan nya.
queen beranjak dari kasur nya , duduk bersila dengan bantal yang ia letakkan di atas pangkuan.
"tau dah, tadi pagi mah ceramah. ko sekarang diem diem bae" jawab queen bingung.
rindi tidak menyahut. malah semakin asik membuka bungkusan snack ringan yang baru tadi mereka beli.
dirinya menatap bungkusan itu,menatap queen dan menatap snack nya kembali. seperti sedang merencanakan sesuatu.
saat tiba tiba rindi tersenyum, queen kebingungan. apa yang sedang di fikirkan sahabat nya itu.
"queen, beliin gua minum dong.. aus nih.." tutur rindi manja, sambil memegang tenggorokannya.
"makanya jangan rakus.. gue bagi" queen bangun dan melempar bantal yang tadi ia pangku.
"iye... jangan air putih. banyak di rumah gua juga." rindi sedikit berteriak. karena queen sudah di dapur.
queen menghampirinya dengan wajah yang bersungut.
"lu mau nya apa manja?" queen sedikit kesal.
"beliin gua teh puncak yang botolan. di supermarket depan"
"depan mana???" queen sambil berfikir.
"depan kampus" rindi tertawa terbahak bahak.
"gila lu dasar." queen semakin kesal.
"cepetan ih.. kalo enggak gua pulang nih" ancam rindi yang sedikit bangkit dari duduk nya.
"dih .. dia gitu" queen sedikit berfikir, mempertimbangkan kemauan rindi . "kan jauh rin.. gua ga bisa bawa motor."
rindi bangun dari duduk nya , berjalan keluar sebentar. kemudian masuk lagi dengan wajah sumringah.
"noh.. udah gua panggilin ojol." seru rindi, yang kembali duduk di atas sofa nya tadi.
"ah lu mah.. males banget kan gua . kenapa nggak lu aja sih." meskipun queen kesal, tapi dia tetap bangun untuk menuruti kemauan rindi.
mengambil dompet dan melangkah keluar pintu.
namun,queen terkejut saat aska sudah siap di atas motor nya. aska menatap lekat queen. queen yang bingung hanya tersenyum, di kiranya itu hanya sapaan biasa aska.
queen melanjutkan langkah nya berjalan melewati aska. tapi aska menghadang, dan memegang tangan queen.
"mau di anter nggak?" tanya aska. queen jadi mengerti, apa yang di lakukan rindi tadi.
queen mengiyakan dan duduk di belakang aska.
memegang dompet nya kuat kuat. diri nyaa tidak berani kalau sampai harus berpegangan dengan aska.
sesampainya mereka, queen lebih dulu masuk ke minimarket yang terdekat dengan tempat mereka. di susul aska.
keduanya jalan beriringan, dengan queen sebagai penunjuk jalan, aska hanya mengikuti langkah kemana queen berjalan.
berada di barisan minuman, queen memilih minuman pesanan rindi, mengambil dua tiga botol. aska melihat queen kesulitan, kemudian mengambil nya dari tangan queen untuk membawakannya.
"pak polisi mau apa?" tanya queen .
aska berdecak malas mendengar nya.
"panggil biasa aja lah.. cuma beda empat tahun juga." jawab aska.
"emm... mas mau apa?" tanya queen lagi. "eeh.. mas atau aa atau abang.? lanjut queen yang kini menghadap aska. meminta kejelasan.
"mas aja." aska berjalan melewati queen menuju ke barisan snack ringan .
"mau ciki ciki mas..?" queen mengambil beberapa snack, tapi di lihat nya aska sudah tidak ada. queen mencari aska, balik ke kanan kemudian kekiri.. "kemana tuh orang?" saat berbalik lagi, aska sudah ada di hadapannya membuat queen terkejut, dan hampir jatuh.
bukannya menolong queen , aska malah mengambil snack yang ada di tangan queen. dan memasukkan nya ke dalam keranjang yang tadi dia ambil.
"ya ampun mas.. ngagetin aja" queen memegang dada nya yang berdetak cepat akibat ulah aska tadi.
"mau apa mas,, buruan ih.. kelamaan kan kasian si rindi", rengekan queen terdengar manja, tapi malah membuat aska tersenyum tipis.
"mau nomor hp kamu aja " jawab aska santai sambil memilih satu bungkus besar snack keripik.
queen melongo tak percaya mendengar nya
sudah tamat atau masih lanjut Thor ?
koq sampai skarang nggak Up ?
Tolong diperhatikan Thor kalo buat cerita, jangan di gantung ceritanya 🤔🤔
kan penasaran Thor 🤭😁
Linduuuuuu MaMas Lana😢😢😢