NovelToon NovelToon
My Boyfriend, My Ceo S2: My Little Girl

My Boyfriend, My Ceo S2: My Little Girl

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:393.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Kyushine / Widi Az Zahra

My Boyfriend, My Ceo musim kedua telah hadir! Yang dimana cerita ini akan mengisahkan tentang generasi baru, perjalanan hidup anak-anak mereka.

Merupakan cinta masa kecil bagi Eliane, Vero Edbert selalu menjadi prioritas dalam hidupnya. Namun, apakah Vero merasakan hal serupa seperti yang di rasakan oleh Eliane? Lalu, apakah Vero mengetahui perasaan gadis itu pada dirinya? Apa yang akan terjadi pada keduanya, dan bagaimana sikap Erian pada saudarinya saat mengetahui perasaan adiknya? Akankah dia mendukungnya? Atau mungkin sebaliknya? Temukan kisahnya hanya di 'My Little Girl'

Season 1: My Boyfriend, My Ceo

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kyushine / Widi Az Zahra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

My Little Girl Bagian 08

Melihat kehadiran ayahnya membuat Eliane langsung memeluknya. Kebahagiaan yang terpancar dari kedua mata putrinya membuat Charles merasakan hal yang sama. Ingin rasanya ia merayakan hal tersebut, namun Eliane menolaknya, dan mengatakan bahwa itu barulah permulaan.

Dua hari setelah hari pengumuman, Eliane jadi lebih sering menghabiskan waktunya di Austin Industries. Tidak ada yang di lakukannya disana, namun hanya dengan bersama saudaranya, setidaknya tidak membosankan untuknya.

Setiap kali Erian harus menghadiri pertemuan, Eliane pasti akan menunggunya di ruangan milik kakaknya, dan meminjam laptopnya. Baginya, menunggu Erian selesai meeting memang sangatlah membosankan, dan itulah yang terjadi saat ini.

Kini, Eliane tengah menikmati sesuatu pada laptop milik Erian. Dia mendengar bahwa ada yang membuka pintu ruangan itu, dan hal tersebut membuat Eliane menyimpan laptopnya, ia bahkan hampir berlari ke orang tersebut, namun siapa sangka jika bukan Erianlah yang masuk.

“Elia? Kau disini?” Tuturnya dengan senyuman hangatnya.

“Jika kak Vero ingin menemui kakakku, saat ini dia sedang mengadakan pertemuan di lantai 17.” Ucap Eliane, dan kembali duduk di sofa.

“Aku dengar kau lolos seleksi awal, kenapa tidak datang menemuiku? Bukankah kau bilang akan datang pada saat itu juga?” Tanpa permisi, Vero langsung duduk di sisi Eliane, dan menyadari itu membuat Eliane sedikit bergeser.

“I-itu, aku tidak mengingatnya.” Eliane sedikit terkekeh untuk menyembunyikan segalanya.

“Benarkah? Lalu, apa kita pergi sekarang saja? Lagi pula aku sangat yakin bahwa Erian masih membutuhkan waktu lama untuk selesai, kau juga pasti belum makan siang ‘kan?”

“T-tidak perlu, kak. Aku juga tidak mengingat hal itu bukan? Sebaiknya lupakan saja, dan untuk makan siang, aku akan menunggu kak Erian.”

Sikap Eliane kali ini benar-benar membuat Vero merasa bingung. Tidak biasanya gadis di hadapannya menolak ajakan darinya, entah apa yang terjadi pada gadis itu. Hingga akhirnya Vero memutuskan untuk meninggalkannya seorang diri.

Maafkan aku, kak. Jika tidak seperti itu, aku tidak akan bisa menahan perasaanku.

Eliane menatapi kepergian pria itu melalui jendela. Ingin rasanya ia mengatakan semua yang tertahan pada hatinya, namun sudah pasti jika Vero tidak akan menerimanya, dan dia hanya takut jika pria itu akan membencinya.

3 jam setelah pria itu pergi, Erian kembali ke ruangannya. Dia kebingungan saat melihat saudarinya tengah melamun, Eliane bahkan tak menyadari ketika Erian duduk di sisinya. Meski tidak tahu apa yang sudah terjadi, namun Erian sangat mengerti apa yang tengah di rasakan olehnya.

“Apa kau ingin makan siang? Bagaimana jika kita memesannya saja?” Bisik Erian tepat pada telinga saudarinya.

“Astaga, kau mengejutkanku kak. Kenapa tiba-tiba bicara dengan cara seperti itu?” Rutuk Eliane seraya mempoutkan bibirnya. “Aku hanya ingin meringue, dan latte float saja.” Tambahnya lagi.

“Baiklah, aku akan pesan di cafe dekat sini. Tunggulah!” Ucap Erian seraya mengusap puncak kepala Eliane.

Lagi-lagi Eliane harus di tinggalkan, dan itu membuat dia menghela napasnya. Kenapa juga Erian harus pergi seorang diri? Kenapa tidak meminta bantuan pegawainya saja? Semua pikiran itu terlintas pada pikiran Eliane. Merasa lelah, Eliane mencoba memejamkan kedua matanya hingga tanpa sadar, ia pun tertidur di sana.

Sedangkan di tempat lain, Erian tengah memesan pesanan yang di inginkan oleh adiknya, dan kebetulan jika Aurora lah yang melayaninya. Selagi menunggu pesanannya di siapkan, Erian terus mengajak gadis itu berbicara banyak hal, tidak peduli walau Aurora tengah bekerja sekalipun.

“3 meringue, 2 cheese fondue beserta 2 latte float milikmu, tuan. Terima kasih, dan selamat datang kembali.” Aurora menyerahkan pesanan tersebut pada pria di hadapannya, tampaknya pria itu tidak mendengarkan ucapannya, sehingga membuat Aurora mencubit lengan Erian, dan membuatnya tersadar. “Pesananmu sudah siap! Kenapa melamun?” Timpalnya kesal.

“Kecantikanmu membuatku tidak bisa mengalihkan pandanganku, Aurora!” Erian masih memandangi Aurora dengan begitu lekat.

“Cepat pergi! Kekasihmu pasti sedang menanti makanannya.”

“Kekasih apa? Ini adalah pesanan adik kesayanganku. Lagi pula aku tidak memiliki kekasih, dan belum pernah memilikinya. Bagaimana jika kau saja yang menjadi kekasihku?”

“Bodoh! Cepat pergi atau aku akan menendangmu keluar dari sini!”

“Jika kau mau melakukannya, lakukanlah! Aku akan menerimanya dengan senang hati!”

Aurora sudah benar-benar kehabisan akal meladeni pria di hadapannya. Erian memang tidak seperti pria-pria yang pernah di temui olehnya, meski pria itu banyak bicara ketika bersama dengannya, namun sesekali dia pernah melihat pria di hadapannya bicara dengan serius ketika sedang membicarakan bisnis.

Tidak tahu apa yang di katakannya adalah kebenaran atau bukan. Tetapi, dia memang tidak melihat kebohongan dari kedua mata pria itu. Sudah hampir satu jam Erian tidak juga kembali ke kantor, dan Eliane yang sudah bangun dari tidurnya sedikit merasa kesal karena menunggu saudaranya tak kunjung datang.

Mencoba menghubunginya, dia tidak membawa ponselnya. Akhirnya, Eliane berjalan keluar ruangan untuk mencari keberadaannya, salah satu pegawai Austin Industries memberitahu kemana Erian pergi, dan gadis itu langsung melangkah menghampiri tempat tersebut.

Benar apa yang dikatakan pegawai itu padanya, Erian memang berada disana, namun apa yang sedang di lakukannya sampai harus membuang-buang waktunya. Ketika hendak memasukinya, Eliane melihat jelas bahwa saudaranya sedang tertawa puas bersama dengan pegawai cafe itu.

“Apa kak Erian menyukai gadis itu?” Gumam Eliane yang masih menatapi keduanya dari luar cafe.

Sangat jarang Eliane melihat saudaranya tertawa sampai seperti itu, dan Eliane cukup bahagia melihatnya. Hingga akhirnya, Eliane memutuskan untuk pergi meninggalkan cafe, lalu mencari tempat lain agar dirinya bisa memakan sesuatu.

Tidak lama setelah Eliane pergi, Erian kembali ke kantor, dia bahkan berlari agar bisa cepat sampai di ruangannya. Dia membuka ruangannya dengan napas yang sedikit tersengal, namun dia tidak melihat keberadaan adiknya.

Kemudian, Erian menyambar ponselnya, dan disana tedapat satu panggilan tak terjawab dari Eliane. Menyadari itu membuat Erian merutuki dirinya sendiri, ia juga menyalahkan dirinya sendiri karena sudah melupakannya begitu saja. Mencoba menghubunginya kembali, Eliane tak menjawab panggilannya, dan itu benar-benar membuat Erian panik.

“Kau dimana, Elia? Terima panggilanku atau aku akan menyuruh bawahanku untuk mencarimu!” Tulis Erian pada pesannya, ia berharap jika Eliane akan membacanya, dan segera membalas pesan darinya.

Bersambung ...

1
Siti Nuraisah
elia sama daniel aja ya thorr
Ega Prasasti
Vero ma ella Thor....
uhuuuyyy
daniel dunk thoor
uhuuuyyy
terlambat kamu vero
uhuuuyyy
😭😭😭😭
uhuuuyyy
bukannya zoya itu ponakannya alliane
uhuuuyyy
kapoook...kamu vero
Yulia Citra
aku lebih senang kalau daniel lah yg bersama eliane.
Laksmi P Cristi
Mantap daniel thor...
Sama daniel saja
SRie Rahayu
Daniel aja Thor..
lebih greget ..
Alya Alghazali
aku mau elia bahagia az.. jangan banyak nangis yaa💙💙
Kristina Kalua'
semangat thorrr
mau vero ataupun daniel
aku terima kok. yg penting elia bahagia😘😘
¥~🍭Naa_Liana🍭~¥
Danielll dung akuuu pokoknya daniell.
Vero yg rambut putih😌
Nur Aini Tarigan
menurut ku vero
Lisa Queen
klo dari tatapanx cast yg didepan wanita x itu vero 😁😂🙊
Ella Ma'mun
daniel...hidup daniel
Meldania Vinie
maunya Daniel sama Elia❤️❤️❤️
Meldania Vinie: Danielnya punya Elia thor🤗
jangan diambil😂
total 2 replies
Berlian Putri Dermawan
klo ku senang ma Daniel aja,,yg jelas2 cinta tulus bgt ma elia..vero tak punya hati dan pinplan,,udah ngelakuin itu baru sadar perasaan'a.. ok Daniel yach!!!
Kyushine: author: hei daniel, mau ga sama elia?
daniel: kamu mau sama aku ga, elia?
elia: thor, aku harus pilih siapa?

#authorkabur
tamat...
total 1 replies
Hana Thyka
tetep Vero thorrr
Kyushine: doakan supaya vero bisa menemukan elia
total 1 replies
Joice Rumuat
aku tim nya vero&elia😍
Kyushine: aku tim erian aurora
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!