Di Dunia Bela Diri, kekuatan adalah kebenaran mutlak dan kelemahan adalah dosa tak berampun.
Ye Xuan, jenius nomor satu yang pernah dibanggakan oleh klannya, jatuh ke dasar jurang penderitaan setelah dikhianati oleh orang yang paling ia percayai. Meridiannya diputuskan, kultivasinya dihancurkan, dan ia dibuang ke Tebing Mayat untuk membusuk bersama rongsokan dan tulang-belulang.
Namun, di saat napas terakhirnya hampir berhembus, darahnya mengaktifkan sebuah artefak misterius dari zaman purba.
[Ding! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
Kini, seluruh alam semesta adalah harta karun bagi Ye Xuan.
Menyentuh pedang berkarat? Mengekstrak Niat Pedang Tertinggi!
Menemukan mayat monster tingkat rendah? Mengekstrak Garis Keturunan Binatang Buas Kuno!
Mengamati musuh yang sedang berlatih? Mengekstrak Teknik Rahasia Langsung ke Tingkat Sempurna!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syahriandi Purba, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 1: Kebangkitan di Dasar Tebing Mayat
Angin malam menderu bagaikan lolongan hantu, membawa serta aroma darah yang mengering dan daging yang membusuk.
Tebing Mayat—tempat pembuangan bagi para murid Sekte Pedang Berkabut yang tewas dalam duel, atau sampah yang tidak lagi berguna bagi sekte. Di antara tumpukan tulang belulang dan senjata yang patah, sesosok tubuh remaja tergeletak tak bernyawa.
Pakaiannya compang-camping berlumuran darah kental. Tulang dadanya melesak ke dalam akibat hantaman energi spiritual yang brutal. Namun, yang paling mengerikan adalah area perutnya—Dantiannya, pusat dari segala energi kultivasi, telah hancur lebur. Meridian di seluruh tubuhnya diputus dengan paksa.
Remaja itu adalah Ye Xuan.
Tiga hari yang lalu, ia masih dikenal sebagai jenius nomor satu di Sekte Luar, bintang terang yang masa depannya tak terbatas. Namun, semuanya hancur dalam semalam.
"Maafkan aku, Kakak Xuan... Akar Spiritual Tingkat Bumi milikmu terlalu berharga. Tuan Muda Zhao membutuhkannya untuk menembus Alam Inti Emas. Sebagai gantinya, dia berjanji akan menjadikanku istri utamanya."
Suara lembut namun sedingin es itu terus terngiang di benak Ye Xuan yang memudar. Itu adalah suara Murong Xue, wanita yang telah ia lindungi dengan nyawanya, tunangan yang ia besarkan kultivasinya dengan sumber dayanya sendiri. Pada akhirnya, wanita itu membiusnya, membiarkan Zhao Tian—Tuan Muda Sekte Dalam—mengoyak Dantiannya hidup-hidup dan merampas Akar Spiritualnya.
Setelah ia menjadi cacat, Zhao Tian memerintahkan para pelayannya untuk mematahkan tangan dan kaki Ye Xuan, lalu membuangnya ke Tebing Mayat untuk dimakan anjing liar.
"Murong Xue... Zhao Tian..."
Dalam kesadarannya yang mulai gelap gulita, kebencian yang mendalam berkobar di dalam jiwa Ye Xuan. Keengganan untuk mati menyala bak api penyucian. Jika ia bisa menjadi hantu, ia bersumpah akan merobek mereka dari neraka!
Tanpa ia sadari, darah segar yang terus mengalir dari luka di dadanya menetes dan meresap ke dalam sebuah liontin batu giok hitam kusam yang tergantung di lehernya. Liontin itu adalah satu-satunya peninggalan misterius dari ibunya.
Tiba-tiba, batu giok hitam itu bergetar hebat. Sebuah cahaya keemasan meledak, menembus lautan kesadaran Ye Xuan yang hampir padam.
Sebuah suara mekanis yang tak bersuara, kuno, dan mutlak bergema di dalam benaknya.
[Ding! Darah Inang terdeteksi. Menginisiasi penyatuan jiwa...]
[Kondisi Inang sangat kritis. Dantian hancur 99%. Meridian terputus 100%. Tingkat kelangsungan hidup: 0,01%.]
[Memaksa aktivasi protokol darurat...]
[Penyatuan berhasil! Sistem Ekstraksi Surgawi telah aktif!]
Jari telunjuk Ye Xuan berkedut. Matanya tiba-tiba terbuka lebar, memancarkan seberkas cahaya emas yang menyilaukan di tengah kegelapan malam.
"Ukh..." Ye Xuan memuntahkan seteguk darah hitam pekat. Rasa sakit yang merobek jiwa menjalar ke seluruh tubuhnya, mengingatkannya bahwa ia masih berada di alam fana.
"Sistem... Ekstraksi Surgawi?" napasnya tersengal-sengal. "Apa ini ilusi sebelum mati?"
[Menjawab Inang: Ini bukan ilusi. Sistem Ekstraksi Surgawi memungkinkan Inang mengekstrak esensi, atribut, dan hukum alam dari segala entitas di semesta—baik yang hidup maupun yang telah mati.]
Suara tanpa emosi itu terdengar begitu nyata. Ye Xuan, yang telah membaca beberapa teks kuno di paviliun sekte, tahu bahwa ada artefak legendaris yang memiliki rohnya sendiri. Apakah liontin ibunya adalah salah satunya?
[Peringatan! Vitalitas Inang terus menurun. Diperkirakan Inang akan mati dalam waktu 3 menit. Silakan lakukan ekstraksi pada objek di sekitar untuk bertahan hidup!]
Ye Xuan tidak punya waktu untuk terkejut. Kematian sudah menari di depan matanya. Dengan sisa-sisa tenaga terakhirnya, ia menoleh ke samping. Tepat di sebelah tangan kanannya, terdapat sebilah pedang besi berkarat yang patah menjadi dua, dan di dekatnya terbujur kaku bangkai seekor Serigala Angin (Monster Tingkat 1) yang setengah membusuk.
Ia memaksakan tangannya yang gemetar menyentuh gagang pedang berkarat tersebut.
"Ekstrak!" seru Ye Xuan serak di dalam hatinya.
[Ding! Menemukan 'Pedang Besi Patah'. Memulai ekstraksi...]
[Ekstraksi berhasil!]
[Memperoleh: Niat Pedang Pembunuh (Tingkat Dasar) x1]
[Memperoleh: 5 Poin Qi Ketajaman!]
Dalam sekejap mata, pedang besi berkarat itu hancur menjadi debu halus. Pada saat yang sama, seberkas energi hangat mengalir dari telapak tangan Ye Xuan. Energi itu tajam bagaikan ribuan jarum kecil, langsung menusuk masuk ke dalam Dantiannya yang hancur.
Luka di perutnya terasa gatal luar biasa. Dantian yang tadinya hancur lebur seperti porselen yang pecah, kini dipaksa menyatu kembali oleh energi Qi Ketajaman tersebut.
Rasa sakitnya mulai berkurang!
Mata Ye Xuan berbinar liar. "Ini nyata! Benda ini benar-benar bisa mengekstrak kekuatan!"
Tanpa membuang waktu sedetik pun, ia menyeret tubuhnya yang berlumuran darah mendekati bangkai Serigala Angin dan menempelkan telapak tangannya pada tengkorak monster itu.
"Sistem! Ekstrak lagi!"
[Ding! Menemukan 'Mayat Serigala Angin Tingkat 1'. Memulai ekstraksi...]
[Ekstraksi berhasil!]
[Memperoleh: 10 Poin Kekuatan Fisik!]
[Memperoleh: 5 Poin Atribut Kecepatan Angin!]
[Memperoleh: Esensi Darah Serigala Angin (Rendah)!]
Bangkai Serigala Angin itu layu dalam sekejap, berubah menjadi abu seolah seluruh esensi kehidupannya telah disedot hingga kering.
Booooom!
Aliran energi yang jauh lebih besar dan buas meledak di dalam tubuh Ye Xuan. Kekuatan fisik dan Esensi Darah mengalir deras ke seluruh meridiannya yang putus, menyambungnya kembali dengan kecepatan yang menakutkan. Tulang rusuknya yang melesak ke dalam terdengar berderak keras—kembali ke posisi semula.
Lebih menakjubkan lagi, Dantiannya tidak hanya pulih, tetapi kini memancarkan cahaya redup. Akar Spiritual Tingkat Bumi miliknya memang telah dicuri, namun sebagai gantinya, Sistem membentuk sebuah ruang Dantian baru yang jauh lebih luas dan murni, seolah-olah siap menampung lautan bintang.
Kraaak!
Ye Xuan mengepalkan tinjunya. Rasa sakit di tubuhnya telah lenyap sepenuhnya. Ia melompat berdiri, merasakan aliran Qi yang kuat bergejolak di dalam otot-ototnya.
Meskipun kultivasinya saat ini jatuh kembali ke Tahap Pembentukan Qi Lapis Pertama, tubuh fisiknya terasa jauh lebih kuat berkat atribut yang baru saja ia ekstrak. Ia bahkan bisa merasakan hembusan angin malam dengan sangat jelas di sekitarnya karena atribut 'Kecepatan Angin'.
Di tengah lautan mayat dan bau busuk tebing, Ye Xuan berdiri tegap. Matanya yang tajam menatap ke atas, ke arah puncak tebing yang diselimuti kabut—tempat Sekte Dalam berada.
"Zhao Tian... kau menginginkan akar spiritualku untuk menjadi naga di antara manusia?"
Ye Xuan tersenyum dingin, senyum yang bisa membuat iblis pun bergidik.
"Dan kau, Murong Xue... kau mengkhianatiku demi sedikit sumber daya? Tunggu saja. Dengan Sistem Ekstraksi Surgawi di tanganku, seluruh dunia ini, langit dan bumi, dewa dan iblis, akan menjadi batu loncatanku!"