NovelToon NovelToon
The Hunter Bloods

The Hunter Bloods

Status: tamat
Genre:Vampir / Romansa Fantasi / Tamat
Popularitas:32.1k
Nilai: 5
Nama Author: Irma

Caitlin Magnolia, seorang gadis cantik yang jatuh cinta pada Aaron Smith, vampire cerdas dan tampan pemilik perusahaan mebel tempat Caitlin bekerja. Aaron berusaha menyembunyikan jati dirinya sebagai seorang vampire, namun seiring berjalannya waktu akhirnya Caitlin mengetahui bahwa Aaron merupakan sesosok vampire.

Perbedaan ras tak menyurutkan cinta di antara mereka, bahkan Aaron memberanikan diri untuk memperkenalkan Caitlin ke keluarga vampir-nya. Hal ini tentu saja menimbulkan goncangan pada hubungan mereka.

Keluarga besar vampir dari orangtua Aaron, dengan keras menentang hubungan mereka, bahkan Frank Smith, paman dari Aaron mengancam nyawa Caitlin jika Aaron tak memutuskan hubungan kisah asmaranya.
Lantas bagaimana mereka menyelesaikan masalah ini?
Kelanjutan kisahnya dapat kalian baca di novel The Hunter Bloods.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Irma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER - 08

Aaron mengajak Caitlin untuk melihat proses produksi, di kesempatan itu Caitlin mengungkapkan beberapa ide-idenya untuk konten iklan berikutnya, ia juga mengusulkan jika perusahaan sebaiknya menerima custom furniture, agar bisa menyesuaikan ruangan dan kebutuhan pelanggan.

Aaron mengangguk setuju. "Sebenarnya aku dan Sean sudah lama memikirkan konsep tersebut, hanya saja kami masih memiliki beberapa kendala. Tapi kedepannya mudah-mudahan bisa terrealisasikan."

Berada sedekat ini dengan Aaron membuat jantung Caitlin berdegup dengan kencang, namun sayangnya antara hati dan pikirannya bertolak belakang. Pikirannya masih saja ingin membuktikan beberapa dugaannya jika Aaron dan Sean nampak berbeda seperti manusia pada umumnya.

"Bagaiman hampir satu minggu tinggal di Solo?" tanya Aaron, ia mencoba mengganti topik pembicaraannya.

Caitlin berusaha menyingkirkan kecurigaan bodoh dalam otaknya, agar ia bisa kembali fokus mengobrol dengan Aaron.

“Kau tidak suka dingin," jawabnya.

"Jadi kau tidak senang tinggal di sini?" tanyanya kembali.

Caitlin melamun sejenak. “Entahlah, tapi di sini hampir setiap hari turun hujan, dan itu membuatku kedinginan," gumamnya.

Aaron tampak terpesona oleh Caitlin, entah apa yang membuatnya terpesona, yang jelas semua itu terlihat dari raut wajahnya. “Lalu kenapa kau datang kesini? Bukankah seharusnya kau sudah tahu bagaimana cuaca di sini? Eyangmu tinggal di sini kan?” Aaron mengetahui semua itu dari Bernard, manager keuangan di perusahaannya yang juga kerbat dari Lauren, eyang Caitlin.

Rasanya belum pernah ada satu orangpun yang menayakan hal ini kepada Caitlin, sehingga Caitlin merasa sedikit tersipu dengan pertanyaan yang terkesan seperti sebuah perhatian padanya.

Lama Caitlin terdiam, hingga membuatnya beradu pandang dengan Aaron. “Ayahku menikah lagi, dengan seorang wanita yang usianya tidak jauh denganku," ucap Caitlin

Wajah Aaron tiba-tiba berubah menjadi terlihat bersimpati. “Kalau boleh tahu kapan ayahmu menikah lagi?”

“Satu tahun yang lalu.” Suara Caitlin terdengar sedih, bahkan untuknya sendiri.

“Dan kau tidak menyukainya,” Aaron mencoba menebak, suaranya masih terdengar merdu dan ramah.

"Aku tidak suka dengan gaya hidupnya yang terlalu high class, dia sering menghambur-hamburkan uang ayahku, dan aku tidak suka."

Aaron terus menatap Caitlin dengan pandangan menusuk, seolah kisah hidup Caitlin sangat penting untuk di dengar, padahal Caitlin sendiri merasa jika kisah hidupnya sangat membosankan.

“Wanita itu sering kali pergi ke club malam dan pulang dalam kondisi mabuk berat” Caitlin tersenyum kecut. "Aku jijik mencium bau alkoholnya memenuhi isi rumahku."

"Kau pasti sering ribut dengannya!" Aaron kembali menebaknya, dan tebakan Aaron sangat tepat. Caitlin dan ibu tirinya tiada hari tanpa ribut.

"Apa karena itu ayahmu mengirimmu ke sini supaya dia dan istri barunya bisa bebas dan tidak ada lagi keributan di rumah mereka?” Lagi-lagi Aaron melontarkan dugaan, bukan pertanyaan.

Dahi Caitlin mengerut. “Tidak, ayahku tidak pernah mengirimku kesini. Aku sendiri yang mau.”Alisnya bertaut. “Aku lelah melihat tingkah istri barunya,” ucap Caitlin, kemudian ia menghela napas. 'Kenapa aku menjelaskan semua ini kepadanya?' batin Caitlin, Aaron terus menatap Caitlin penasaran. "Kalau boleh aku tahu, kenapa ayahmu menikah lagi?

"Ibu sudah meninggal tiga tahun yang lalu, karena itulah ayah memutuskan untuk menikah lagi, tapi sayangnya sepertinya ayah salah orang, ayahku telalu tergiur dengan wajah cantiknya." Suara Caitlin terdengar muram, ada kekecewaan yang ia rasakan kepada ayahnya.

“Ibumu meninggal dan ayahmu menikah lagi dengan wanita yang tidak bisa membuat kau bahagia,” ujar Aaron.

“Lalu?”

“Itu benar-benar tidak adil.” Ia mengangkat bahu, namun tatapannya masih tajam. "Seharusnya ketika orangtua memutuskan untuk menikah lagi hal yang pertama yang di perhatikan adalah penerimaan anaknya."

Caitlin tertawa sinis. “Tidakkah ada yang pernah memberitahu pak Aaron, jika hidup memang tidak adil?"

"Aku rasa pernah," timpalnya datar.

“Ya begitulah hidup,” ucap Caitlin, ia bertanya-tanya kenapa Aaron masih memandanginya seperti itu.

Tatapan Aaron berubah. "Aku berani bertaruh jika kejadian yang kau alami lebih sedih dari apa yang kau ceritakan tadi," ucapnya pelan.

Caitlin nyengir, ia menahan keinginannya untuk menjulurkan lidah layaknya anak berusia 5 tahun, lalu memalingkan wajah. "Pak Aaron sok tahu!!" ia mencoba mengabaikan Aaron.

“Kurasa ucapanku benar,” gumamnya puas.

"Sudahlah lupakan saja, anggap saja aku tidak pernah cerita apa pun kepada bapak," ucap Caitlin jengkel.

"Apakah kau kesal denganku?" tanya Aaron, terdengar senang.

Caitlin memandang Aaron kemudian berkata. "Tidak juga. Aku kesal pada diriku sendiri, karena ekspresiku sangat mudah ditebak," wajah Caitlin merengut. "Pak Aaron pasti sangat pintar membaca sifat orang di kantor."

“Tidak juga,” Aaron tersenyum lebar, memamerkan sederet gigi putih yang bersih sempurna.

Caitlin tak percaya jika dirinya telah menceritakan kehidupannya yang membosankan kepada atasannya yang tampan dan aneh ini, yang mungkin bisa saja setelah ini Aaron akan ilfeel padanya.

Tatapan Caitlin turun pada tangan Aaron yang mencengkeram ujung meja dengan erat. Sementara Aaron memandang ke sudut ruangan, memandangi Sean yang tengah menatap mereka berdua. "Aku ke sana dulu ya," ia menunjuk ke arah Sean.

Caitlin mengangguk, mempersilahkan Aaron untuk menghampiri adiknya, sedangka Caitlin terus berjalan melihat beberapa furniture yang baru saja melewati proses finishing, ia memandang sekeliling, mencari orang produksi di sekitarnya yang ingin ia ajak berdiskusi sebagai bahan untuk membuat konten selanjutnya. Saat ia melangkah menuju deretan kotak lemari yang tersusun menjulang, tiba-tiba saja salah satu dari kotak tersebut jatuh dan hampir mengenai Caitlin.

Caitlin bingung, baru saja dari kejauhan ia melihat Aaron dan Sean tengah mengbrol, namun sekarang Aaron memeluk tubuhnya melindunginya sehingga ia tidak terkena kotak lemari itu.

"Kau tidak apa-apa?" tanya Aaron.

Caitlin benar-benar syok dengan apa yang terjadi, bukan karena kotak ya g terjatuh itu, melainkan mengapa Aaron bisa secepat itu berada di sisinya padahal jarak mereka cukup jauh. "Aku baik-baik saja, terima kasih," ia melepaskan pelukan Aaron.

"Sudah saatnya aku kembali ke kantor. Permisi." Caitlin menundukan kepalany kemudian berlalu meninggalkan gudang.

1
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
ilove you to Aaron eh udah tamat aja kak nggak ada spesial nya belah durennya Aaron ma Catlin nih siapa tahu caranya beda kan mereka beda bangsa eh beda jenis😄😄😄
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
Will you marry me 💏
YESS i Will😄😄😄
Catlin maksudnya 😄😄😄
akhirnya kebahagiaan itu menyertaimu cat pikir keri yak gimana nanti akhirnya pokoknya kawin dulu eh nikah🏃🏃🏃
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
eh kok Frank gadungan????hmmmm
¢ᖱ'D⃤ ̐𝙽❗𝙽 𝙶 ᴸᵁᴾᴵ
astaga aku galfok sama uang di kaus kaki😂😂😂dipikir lebih malah kurang maafkan cat pak dia lagi ketakutan jadi oleng😁
hmmmm masuk perangkap Frank kan go Aaron selamatkan Catlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
happy ending ya........selamat ya buat Aaron dan Caitlin ahkir nya menikah juga
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
ya lebih baik menikah supaya Caitlin bisa di jaga Aaron selalu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
semoga Caitlin selamat ya
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
cuma jebakan ternyata ya dari frank nya
ㅤㅤʳᵛ✦
Pastinya, rasa khawatir, rindu dan lain² akan hilang seketika berganti nyaman dan lega, pas mendengar suaranya itulah Cinta
ㅤㅤʳᵛ✦
Wow satu abad menjomblo, padahal memiliki segalanya....
harta, tahta dan rupa
ㅤㅤʳᵛ✦
Ah jadi ngeri sendiri ngebayangin jadi Caitlin, harus mencintai laki² yang berasal dr keluarga Vampire yang notabene penyuka darah manusia, otomatis Caitlin jd mangsa 🙈🙈🙈
🌟𝙈𝙗 𝙔𝙪𝙡²🇵🇸
yuhuuu akhirnya aaron punya pasangan setelah berabad-abad jumblu... happy wedding aaron caitlin 💑💑💑
Asti •§͜¢•🦢🍒
Hwd Caitlin Aaron💒
Asti •§͜¢•🦢🍒
Jack yang menyerupai paman Frank
Asti •§͜¢•🦢🍒
Frank palsu 🤔
Asti •§͜¢•🦢🍒
Frank njebak Caitlin
Asti •§͜¢•🦢🍒
Caitlin dijebak 🤔
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
berhati-hati lah Caitlin pasti kamu bisa ngadapin Frank nya Aaron dan keluarga nya ngak akan tinggal diam mereka pasti akan nyelamatin kamu Caitlin
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
mungkin itu cuma jebakan Caitlin supaya kamu keluar dari tempat persembunyian mu dan Frank menangkap mu
💖🍁K@$m! Mυɳҽҽყ☪️🍁💖
Sean kamu harus segera sembunyiin Caitlin nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!