Jika aku bisa memilih antara dia atau dirimu maka aku tak kan pernah ingin mengenal kalian..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selvi Noviyanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab. 8
Tepat jam 14.00 wib
Mobil yang di kemudikan Dera dan juga Dion sampai di kota jogya. Senyuman terukir di bibir Dera saat menatap sekitar kota yang Arsih nampak indah alami
"sayang.. " panggil Dion saat menatap istri yang selalu tersenyum menatap jalanan yang ia lalui
"Sayang.. " panggil Dion saat tak di respon oleh sang istri yang masih fokus menatap jalanan
"Sayang berenti di sana sebentar ya " ucap Dera saat menatap penjual yang sedang berenti di pinggir jalan
"mau apa ?" tanya Dion dengan mengikuti arah jari telunjuk Dera yang mengarah ke jalanan
"Kita jajan di sana dulu sayang.. " Ucap Dera dengan tersenyum menatap Dion namun tak lama kemudian Dera menatap ke arah luar
"Hmm.. oke" Ucap Dion dengan menepikan mobilnya ke arah penjual makanan tradisional
Mobil pun di parkiran dan kini Dera dan juga Dion melangkah kan kakinya ke arah pedagang
"Assalammualaikum" Ucap dera dengan berjongkok di depan pedagang makanan tradisonal yang di bawa dengan bakul anyaman
"Waalaikumsalam warohmatullah wabarokatu" jawabnya dengan melihat ke arah Dera yang berjongkok
Di tatapnya Dera maupun Dika yang saat ini di depannya, dengan tatapan yang sulit di artikan. Sedangkan Dera tersenyum melihat ke arah sang pedagang yang menatapnya. Beda dengan Dera yang tersenyum ramah, Dika menatap sang pedagang dengan tatapan waspada sedangkan tangannya mengenggam tangan Dera dengan posesif.
"Ini ..? " ucap sang pedagang menatap Dera namun terhenti karna Dera langsung memotong pembicaraan
"Dera.. Ini Dera nek" ucap Dera dengan meraih tangan Sang nenek lalu menciumnya
"Deraa..? " Ucapnya dengan menatap Dera
"Dera bocah kecil yang selalu membantu nenek dulu?" sambung sang nenek menatap wajah ayu Dera
Dera tersenyum lalu menganggukkan kepalanya
"Apa kabar nek? " ucap Dera tersenyum ke arah nenek yang terlihat letih
"Alhamdulillah nak.. hidup kudu di syukurin semua " Jawabnya
"Alhamdulillah.. " jawab Dera
"Dera berapa bulan kehamilan mu nak? " Ucap sang nenek menatap dera yang memakai hijab dengan warna biru senada dengan warna gamisnya
Dera yang mendengar ucapan sang nenek tersenyum
"Alhamdulillah sudah 7 bulan nek" jawab Dera tersenyum
"Alhamdulillah, tetap jaga kesehatan dan ingatlah bahwa keajaiban itu ada. !" Ucap sang nenek dengan tangan yang terulur menyentuh pipi Dera
Dera tersenyum menatap sang nenek serta tangan yang semakin erat mengenggam tangan sang suami, Dion.
"Oh ya nek, Dera ingin makan ini karna bawaan baby yang pengen. jadi Dera kesini sama mas Dion " ucap Dera dengan tangan yang terulur mengambil Geplak makanan khas jogja yang sangat ia sukai.
(Selain gatot, ada geplak yang juga menjadi salah satu jajanan tradisional khas Jogja.
Geplak terbuat dari campuran kelapa parut, gula, serta tepung.
Rasanya manis dan warnanya menarik sehingga lebih menggugah selera. Umumnya, geplak dijual sebagai oleh-oleh.)
"Udah lama Dera gak makan-makanan ini nek, saat-saat seperti ini lah yang Dera tunggu" ucap Dera dengan tangan yang masih sibuk dengan mengambil semua makanan yang ada di bakul
Beda dengan Dera yang sibuk menjajah setiap makanan yang ada di depannya terlihat Dion yang tertegun menatap sang istri yang nampak menikmati setiap apa yang masuk di dalam mulutnya
Uhukkk uhukk
Terlihat Dera yang terbatuk Dion langsung kembali ke mobil, namun saat kakinya terulur ingin memberikan minuman yang ada ditangannya, tiba-tiba terlihat Dera yang telah menghabiskan air minum yang entah dari mana ia menerimanya
"Pelan-pelan saja " ucap seseorang saat melihat Dera yang meminum
Dera menganggukkan kepala tanpa ingin menjawab, sedangkan Dion kini terlihat wajah yang menahan amarah
...****************...
Cinta itu BUTA..
Dan kunci utamanya adalah mengucapkan kata-kata sederhana namun kesannya istimewa
...----------------...
Rate Like dan Favorit💜
jangan lupa jejak tanda Cinta .. Komentar kalian adalah semangat ku😘💜
...Salam sayang dan Salam Cinta💜...
Justru karena mencintai itu rela mengalah membiarkan Dia bahagia dengan Dunianya dan kebebasannya tanpa harus terkekang dengan segala aturan yg kita buat.
Level tertinggi mencintai itu, ketika kita rela melepaskannya disaat hati sangat mencintainya 😊
Hingga akhirnya jatuh sejatuh²nya dan berakhir dengan kecewa dan luka.
Apabila semua itu blm siap maka jaga hati untuk tidak jatuh cinta 🤧
Bukan perpisahan yang ditangisi, tapi pertemuan yang harus disesali..
Kecewa sama diri sendiri dan hati yang begitu mudahnya jatuh cinta dan terbuai 🥺
ada hubungan apa merekaa sama dera..