NovelToon NovelToon
Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Dicerai Karena Dekil(Dinikahi Bos Mantan Suami)

Status: tamat
Genre:Romantis / Berubah manjadi cantik / Selingkuh / Tamat
Popularitas:31.4M
Nilai: 4.7
Nama Author: Danie A

Spil krisan donk. Masih pemula, tulisan masih berantakan🙏
Novel ini mengandung adegan ehem-ehem, yang merasa takut khilaf minggir dulu.


Embun 25tahun, seorang yatim piatu yang dibesarkan di sebuah Panti asuhan. Menikah dengan Danuarta diusia nya yang masih belia. Mereka dikaruniai anak yang cantik bernama Kayla. Keluarga harmonis itu berubah sejak Danu mengkritik penampilan Embun yang dekil.
Tanpa tahu Danu suaminya telah lama berselingkuh. Demi anaknya Embun mencoba bertahan dengan sikap Danu yang semakin menjadi. Namun Embun tetap diceraikan karena dekil.
Embun yang tersulut amarah merubah diri menjadi wanita cantik dan elegan dengan bantuan seorang pria asing bernama Malvin .


Siapakah Malvin? Kenapa dia mau membantu Embun? dan bagaimana reaksi Danu melihat perubahan Embun mantan istrinya itu?

Penasaran? Lanjut baca.
Like, komen, fav, Vote dan Gift nya ya😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Danie A, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chap 8 : berpisah

Bercerai? Apa itu artinya dia bebas? batin Malvin menatap Embun penuh harap. Wanita itu terdiam dengan wajah sendunya. Membuat Malvin tak bisa menahan diri lagi.

Malvin menyambar bibir Embun, membelit lidahnya dan menyusuri longga mulut Embun. Tangannya melingkar kuat ditubuh gadis itu, mencoba memberinya kenyamanan.

Embun terdiam. Dia masih terkejut oleh ciuman dadakan yang Malvin berikan. Ciuman yang lembut sangat lembut. Hatinya menolak. Namun tubuhnya yang sudah lama tak tersentuh oleh Danu bertindak lain. Embun membalas ciuman Malvin.

mereka berciuman sangat lama, menggulum dan lidah bergelut lembut didalam rongga mulut. Tangan Embun melingkar di leher Malvin.

Malvin terus memberikan Embun ciuman hangat dan lembut. Membuat wanita itu terbuai hingga lupa jika dia baru saja membuang airmata berharganya untuk seorang Danu.

Hingga Malvin mengakhiri sentuhan bibirnya di bibir mungil Embun. Wajah mereka mulai berjarak. Malvin menatap lembut pada wanita diatas pangkuannya. Bibir Embun bahkan sampai merekah setelah ciuman mereka. Malvin mengusap lembut bibir itu dengan jempolnya.

"Maaf, Aku melukai bibirmu." ucap Malvin saat dilihatnya ada luka kecil di bibir Embun. Karena dia menggigit sayang bibir itu saat mereka berciuman tadi.

Malvin meraih dagu Embun dan hendak menciumnya lagi. Namun Embun sudah berdiri. bangun dari pangkuan Malvin.

Wajahnya berubah. Dia terlihat bingung dan sedikit menyesali apa yang sudah mereka lakukan.

"Ma-maaf. A-aku, ini tidak seharusnya terjadi. A-aku akan mengambil Kay sekarang." ucap Embun terbata. berjalan cepat ke lantai atas dimana kamar Catty berada.

Embun meruntuki dirinya sendiri, apa yang telah dia lakukan? Dia merasa bodoh dengan membalas ciuman Malvin. Pria yang tak seharusnya. Walau Malvinlah yang memulai tetap salah jika dia membalasnya. Dia merasa seperti wanita yang haus akan belaian saja.

Bodoh!

Embun memasuki kamar Catty , dua gadis cantik itu tidur diatas ranjang dengan berselimut tebal menghalau dingin. Embun mengncang tubuh Kay pelan, agar gadis itu bangun.

"Kay... Kayla."

"Kayla, ayo bangun nak."

"Kayla."

Kayla membuka matanya. mengerjap sesaat,

"Ibu sudah datang?"

"Heemm... Ayo pulang." ajak Embun membantu Kayla bangun.

"Hati-hati, jangan sampai Catty terbangun."

Setelah menutup pintu kamar Catty, mereka menuruni tangga di ujung tangga malvin sudah berdiri. Menatap Embun dengan pandangan yang berbeda. Tatapan penuh cinta dan sayang terpancar disana. Bahkan kini lebih besar, mungkin karena sudah tau Embun akan secara resmi berpisah dengan Danu. Malvin sudah tak mau menahan diri lagi.

"Kalian benar-benar akan pulang?" tanya Malvin menatap lekat pada wajah Embun.

"Iya Mr. Malvin."Menundukkan wajahnya. kikuk.

"Kenapa tidak tidur disini saja? Ini sudah terlalu malam." ucap Malvin menyarankan." Masih ada banyak kamar kosong disini."

"Ini masih jam Setengah 10. Masih belum terlalu malam. Kami baik-baik saja."

"Tidak. Aku tidak akan mengijinkan kalian kembali."

Embun menatap protes pada Malvin. Siapa dia sampai bisa tidak mengijinkan untuk kembali?

"Kay masih mengatuk. Ini juga sudah terlalu malam. bagaimana jika terjadi sesuatu pada kalian? Atau kay jatuh karena mengantuk? Naik motor dimalam hari sangat berbahaya."

"Tidak apa Mr.Malvin. kami baik-baik saja. terimakasih atas kebaikan anda. " Embun pamit.

"Biar aku mengantar kalian."Malvin menawari.

"Tidak. terima kasih." tolak Embun cepat. Setelah ciuman mereka tadi membuat Embun sedikit merasa canggung.

"Aku memaksa."

Akhirnya, Malvin mengantar mereka. Motor Embun ditinggal dikediaman Malvin, pria itu berjanji besok pagi akan mengantar motornya sampai kerumah.

Embun duduk di kursi penumpang depan. Sementara Kayla, tidur dikursi belakang. Didalam mobil berwarna Abu-abu itu mereka melaju dalam keheningan.

Malvin fokus menyetir, pikiran Embun sudah berkelana entah kemana. Tanpa tersadar dia menyentuh bibirnya beberapa kali. Malvin meliriknya.

"Apa itu sakit?"

"heemmm?"

"Bibir mu yang terluka. Apa itu sakit?" gurat cemas terpancar di wajah Malvin.

"Aaa.. tidak." Embun menunduk.

Malvin menghentikan mobilnya didepan sebuah apotek 24jam.

"Tunggu sebentar." Malvin keluar dari mobil, memasuki apotek. tak lama dia sudah kembali dengan menggenggam sesuatu ditangannya.

Malvin memasuki mobil, menutup pintu disampingnya. Dia membuka tutup salep yang dibawanya, mengeluarkan isinya dan mencondongkan tubuh nya ke arah Embun.

Dengan lembut dan perlahan, Malvin mengoleskan salep dibibir Embun yang sedikit terkoyak.

"Sakit tidak?" Embun menggeleng pelan.

"Tidak perih?" Embun menggeleng lagi.

"Im sorry." ucap Malvin. "Aku akan melakukannya lebih lembut lagi."

Embun terkesinap. Apa? Melakukannya lebih lembut lagi? Apa dia bermaksud menciumku lagi? Seperti itu?

Malvin kembali memancangkan matanya kedepan. Mengendarai dengan fokus sempurna menuju rumah Embun.

Begitu mobil terparkir sempurna dihalaman. Embun hendak membangunkan Kay namun ditahan oleh Malvin.

"Biar aku saja yang menggendongnya. Jangan dibangunkan."

Malvin mengangkat tubuh Kay.

"Dimana kamarnya?"

Embun berjalan lebih dulu, membuka pintu depan, aroma lilin masih tertinggal disana. Hidung Malvin sedikit mengernyit, matanya menyapu seisi ruang tamu. banyak lilin kecil disana sini yang telah padam.

Mereka berjalan menuju kamar Kay. Sebenarnya Malvin sedikit terkejut, suasana dan hiasan dirumah itu, dari pintu depan hingga ruang tengah tertata sangat romantis dan indah. Tapi mengapa Embun justru mendapatkan talaknya? Mengapa suaminya malah menceraikannya? Benar-benar tidak tau bersyukur.

Malvin membaringkan tubuh Kay di kasur kamarnya. Embun menyelimuti tubuh Kayla agar gadis itu merasa hangat.

Mereka keluar dari kamar Kay,berjalan hingga mereka sampai di depan ruang tamu.

"Apa kamu tak ingin menawariku kopi atau teh Embun?" Ucap Malvin karena mereka sempat terdiam sejenak.

"Ini sudah sangat larut."

Malvin tersenyum tipis.

"baiklah. Aku pulang dulu. Jangan segan menelponku jika terjadi sesuatu." pamit Malvin.

Pria itu sedikit mendekatkan tubuhnya pada Embun. Mengecup dahi Embun membuat gadis itu sedikit terlonjak kaget.

"Mulai sekarang aku tidak akan menahan diri lagi."

Malvin menghilang bersamaan dengan mobil abu-abunya dibalik tikungan. meninggalkan Embun yang penuh tanya dikepalanya.

_____

Pagi itu. Malvin berjalan menuruni tangga dengan riang. Masih terlalu lagi untuk sarapan. Pak Niar kepala pelayan dirumah itu menyapa tuannya.

"Aku harus pergi, dimana Jo anakmu?"

"Jo di depan tuan sedang mencuci mobil anda."sahut pak Niar.

"Minta dia bersiap aku akan mengajaknya."

"Baik."

"Catty masih dimana?"

"Masih tidur tuan."

"Ya sudah. jangan dibangunkan. Biarkan saja."

Malvin mengendarai mobil nya menuju rumah Embun, dengan Jo mengikuti dibelakang mengendarai motor Embun. sesuai janjinya pagi-pagi sekali dia mengantar motor Embun.

Belum sampai halaman rumah Embun, Malvin terkejut melihat Embun berjalan dengan tas besar didepannya. Dia menghentikan laju mobilnya. begitupun dengan jo. Malvin mengisyaratkan pada Jo untuk menjaga jarak.

"Whats Up?" Malvin turun dari kendaraannya menghampiri Embun.

"Apa yang anda lakukan disini sepagi ini Mr.Malvin?"Embun heran melihat Malvin didekat rumahnya.

"Aku bermaksud mengantar motormu. Untuk apa tas besar itu?"

"Aah.. Iya, motor saya masih dirumah anda ya? Saya pindah pagi ini."

"Apa? kemana?"

Embun hanya tersenyum hangat.

"Kemana kamu akan pindah?"

"Itu.."

"Dimana Kay?"

"Kay masih dirumah dengan Ayah..." Belum sempat Embun menyelesaikan kalimatnya dia sudah ditarik tangan Malvin masuk kedalam mobilnya. Menutup pintu samping dan Dia sendiri berlari kecil mengitari separuh mobil dan memposisikan diri dibelakang stir.

"Pakai sabuk pengamanmu."

"Kita mau kemana Mr. Malvin?"memasang sabuk pengaman.

Malvin melajukan mobilnya membelah jalanan ibu kota. Tangannya mencengkram kuat roda yang dipegangnya. Hingga tampak urat-urat tangannya. Rahangnya sudah terlihat mengeras menahan yang bergejolak didadanya.

"Kita mau kemana Mr.Malvin?"melihat Malvin.

"Tuan Malvin?"Meninggikan suaranya.

Cengkraman tangan Malvin mengendor.

"Dia mengusirmu?"

Embun terdiam..

"Apa dia mengusirmu?"

1
Ellya Muchdiana
si Embun kenapa diam aja ditampar, tampar lagi laki2 jahat mantan suaminya itu
Ratna Ningsih
peran embun di sini lembek ..oon banget di hina sama yura ko diam ajah jdi kesal bacanya
Ratna Fika Ajah
Luar biasa
Zur Rosma Said
lanjut bro
Seven8
biang kerok dong
Seven8
/Joyful//Joyful//Joyful//Joyful//Joyful/
Akbar Razaq
Pak damar dan isyri apa tdk tahu klo Yira adalah pelakor.mungkin itu karmanya
Akbar Razaq
Sudah melihat.pertunjukqn Danu ,Yura dan mamahnya masih saja ingin ketemu Danu.keterlqluqn banget si Kay Tidakah.ia kasihan dan jaga perasaan mamanya
Akbar Razaq
Klo begini ceritanya ya ga papa ya dik ya 😆 soalnya di buang seorang centeng malah dapat rich man.
Akbar Razaq
dasar setan kenapa cuma talak 2 gak 3 sekalian nanggung toh siapa juga yg mau balikan sama yg senentar lagi jadi gembel
Akbar Razaq
aku yah baca yg beginian pasti tenggorokan rasanya kering dada sesak padahal sdh tahu bohongan.Apalagi klo pas sesi ketahuan pake lakinya gampar lagi rasanya aku pingin tiba tiba ada di samping lakinya trus nyekik dia.entahlah rasanya pingin jd super women nya istri teraniayah 🤭🤭
Sunarmi Narmi
Ambil Kay Embun jgan takut tidak bisa membiayai..pasti ada jln..jangan lemah krn Kay anak Mandiri..kasihan Kay klo kmu lemah hati.srmangattt 💪💪💪💪
Sunarmi Narmi
Semoga anak Yura cacat biar kapok..dah tau hamil kok jahat
Sunarmi Narmi
Thor jgan terlalu banyak ciumannya..ngobrol dulu selesaika mslah..jgan nyosorrr trusss
Sunarmi Narmi
Klo kusam gunakan krim mlm krim siang Mbun...pelembab biar kulit kenyal...ini authornya lgi kepingin scinkare ya /Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Sunarmi Narmi
Cuci muka yg bersih Mbun..ngak usah pake scincare..mshal..suamimu lgi gila
Sunarmi Narmi
Klo ada modelan Yura di lingkunganku..lngsung aku masukin karung tak iket buang ke laut...perempuan macam apa anak rindu ayahnya dihalangin...minta digibeng...../Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Hammer//Angry//Angry/
Rinda
ibuk bodoh, dmn2 klo bercerai ibuk mempertahankan anknya
Seven8
emang
Seven8
Danu... Danu... dr dulu embun cantik, cuma sibuk ngurusin pekerjaan rumah, ngurus anak, gak punya duit buat diri sendiri & perawatan+ makan hati punya suami kaya kamu.. kecantikannya tertutup oleh kerasnya kehidupan yg kamu kasih.
kalo ngarep bisa bersinar yah modalnya jg gede...

modal gak mau tp ngarep dpt istri yg glowing maximal
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!