Dasar kurang ajar Lo araby!!!!!" Sumpah serapah dari mulut Richard yg tak henti henti nya,di sertai dengan pukulan di wajah araby,yg membuat araby babak belur di buat nya
" Kenapa Lo ngak lawan gue ???!!!!" Richard yg sudah kerasukan setan, ingin rasa nya melayangkan pisau ke perut araby
" Pushtttttt " pisau pun tertancap ke arah wanita yg melindungi araby dari murka nya Richard ( teman ny sendiri )
" Lo udah gila chard !!!!!" Araby yg membawa sufi dengan derain darah yg tak henti hentinya mengalir
" Lo harus selamat fi "
" Kenapa Lo lakuin ini ????, Kenapa ????" Araby yg sudah gila ketika mengendarai mobil nya dengan kecepatan yg sangat tinggi di jalan raya, pikiran nya tidak dapat di kendalikan,araby hanya berpikir tentang keselamatan sufi
" Gue ngak bisa hidup tampa Lo sufi ??" Araby yg menangis sejadi jadinya
" Serahkan kepada saya " ucap pak Agra di luar ruang operasi
" Gue ngak bisa nyerahin sufi ke Lo !!!"
" Biar gue yg operasi sufi
" Gue juga dokter di sini !!!" Araby yg ingin masuk ke dalam ruangan operasi,tapi di cegat oleh pak Agra
" Saya lebih mahir dari pada kamu !!!"
" Lagian,darah saya yg akan mengalir ke darah nya sufi " pak Agra yg langsung masuk ke dalam ruangan operasi
" Siapkan semua peralatan,kita cuman ada waktu 1 jam untuk mengoperasi pasien " perintah pak Agra yg tak henti hentinya menatap wajah nya sufi
Happy reading lovers 💗💗💗
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nofriza Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
coretan pena ku
" Lo kenapa fi ???? " Tanya Sani ketika masuk ke kelas
Sufi yg mendengar suara Sani pun langsung menyeka air matanya
" Lo habis nangis ya ??? " Tanya sufi cemas
" Enggak kok ,gue cuman kelilipan doang " ucap sufi
" Mereka lagi kan ??? " Tanya Sani dengan muka penuh amarah
" Enggak kok san , "
" Gue tuh tadi jatuh " ucap sufi menunjukkan luka di lutut nya
" Oo gitu ,Lo bikin gue cemas aja "
" Ya udah ,gue beli in hansaplas dulu ya " ucap Sani
" Iya san , makasih ya " ucap sufi dengan senyum yg terukir di bibir mungil nya .
*****
Sufi yg kembali sendiri pun lantas berucap dalam hati
" Huh " ucap sufi dengan lega
" Untung Sani percaya ,kalo ngak, bisa bisa yumi di labrak ntar " ucap sufi
Sufi termasuk tipikal orang yang tidak ingin orang lain mengetahui tentang masalah pribadi nya , dan sufi tidak pernah mengatakan sesuatu yang bersifat privasi atau pun bukan privasi kepada orang lain , bahkan kepada sahabat nya , ia tau jika orang lain punya masalah yang lebih berat dari yang di alami oleh sufi.
*****
Sani yg sebenarnya masih berdiri sembunyi di depan pintu , tiba tiba Tampa sengaja menitikkan air mata nya ,ia begitu merasa iba dengan apa yang di alami oleh sufi
" Fi ,Lo orang yang paling kuat yg gue temui " ucap Sani dengan air mata yg membasuh muka nya
" Gue akan balas semua perbuatan mereka !!!" Ucap Sani dengan mata yang berapi rapi .
*****
Sani pun langsung mendobrak pintu kelas nya yumi
" Hei yumi !!!!" Suara lantang sufi pun terdengar di ruangan kelas nya yumi
Yumi dan teman teman nya yg tengah memainkan ponselnya ,pun lantas berucap
" Eh , teman si tukang nasi goreng rupanya " ejek yumi
Yumi yang tengah naik pitam pun langsung menghampiri meja nya yumi ,dan menyiram yumi dengan air yg sengaja ia bawa
" Eh Lo apa apaan !!!" Ucap yumi dengan sangat marah di karenakan hampir semua pakaian nya yumi basah
" Seharusnya gue yg nanya kayak gitu sama Lo ??!!!!" Ucap Sani dengan amarah yg belum meredam
" Lo apain sufi !???" Tanya Sani dengan wajah yg ingin sekali menampar yumi
" Gue ngak apa apain dia kok " balas yumi dengan sedikit ketakutan ketika melihat Sani semakin memuncak rasa amarah nya
" Lo jangan bohong !!!" Ucap Sani dengan memukul meja nya yumi dengan sangat keras
" Lo yang bikin lutut sufi terluka kan ?!!!" Tanya Sani dengan amarah
" Ini belum seberapa "
" Awas kalo Lo berani gangguin sufi !!"
" Gue ngak akan segan lagi sama Lo !!!" Ancam Sani dan langsung meninggalkan ruangan kelas yumi .
*****
" Araby " ucap Zahir yg ketika melihat araby baru masuk ke lingkungan sekolah
Araby yg mendengar suara Zahir pun langsung melihat ke arah kantin ,di mana di sana sudah ada teman teman nya yg tengah bersenda gurau
Araby pun segera menuju ke kantin untuk bergabung dengan teman teman nya
" Lo tau ngak , kayak nya kita akan makan enak selama sebulan nih " ucap Richard Melirik ke Bram
" Maksud Lo ???" Tanya araby yg masih belum mengerti
" Ada yg lagi kalah taruhan " bisik Richard ke telinga araby
" Gue bisa dengar ya !!" Ucap Bram
" Bisa bisa nya Lo ejek gue di kondisi kayak gini !!" Ucap Bram yg tengah menahan amarahnya
" Kalah taruhan ???"
" Siapa ????" Tanya araby
" Tuh si cowok sok tampan " lirik Zahir
" Kalah taruhan gimana ???" Tanya araby
" Pake acara sok deketin dia !!" Ledek Zahir
" Maksud Lo apaan sih ,??"
" Gue ngak ngerti nih " ucap araby
" Lo liat kan kemaren cewek yg ada di perpus ???" Tanya tufy
Araby mengangguk dengan pemikiran kemana mana
" Nih ,si Bram taruhan untuk deketin dia "
Araby hanya diam di saat teman teman nya yg tengah berselisih paham
" Se istimewa apakah dia ???"
" Sampai sampai teman gue taruhan demi dia ??" Pikir araby dalam hati .
*****
Araby dan teman teman nya yg masih berada di kantin ,tiba tiba saja mendengar pembicaraan teman teman sekelas nya
" Huh , emang pantas geng nya yumi dapat itu semua " ucap salah seorang siswa dari kelas nya
"
Yumi kenapa ???" Bisik Richard ke teman teman nya
Teman teman nya araby hanya menaikkan bahu , seakan tidak mengetahui apa yang tengah terjadi
" Ada masalah ya ???" Tanya tufy ke teman sekelas nya
" Eh iya " balas teman sekelas araby
" Ada masalah apa ??? " Tanya Zahir
" Sani anak kelas bahasa tiba tiba saja melabrak yumi ke kelas kita " ucap teman sekelas araby
" Sani ????, emang yumi bikin masalah apa ??" Tanya Richard
" Kurang tau juga sih "
" Tapi..... Tadi Sani bilang kalo yumi yg bikin lutut nya sufi luka " penjelasan dari teman sekelas araby
" Oo gitu ,ya udah , makasih ya infonya ," ucap Zahir .
*****
" Si yumi jahat banget sih " ucap Bram mengepal tangan nya
" Tau , salah apa si sufi sampai ia di bikin terluka kayak gitu " ucap tufy
Araby seperti biasa nya ,ia hanya diam ketika teman teman nya tengah berbicara
Tapi dalam hati ,araby juga penasaran , kenapa yumi sampai tega membuat sufi terluka
Araby pun hanya bisa berdialog dengan diri nya sendiri tentang masalah yg sebenarnya tidak begitu penting untuk di pikirkan oleh nya
Tapi entah mengapa ,araby selalu memikirkan tentang masalah yg tengah di alami oleh sufi
*****
Yumi dan geng nya yg tengah berada di dalam toilet putri , terlihat sangat jelas jika yumi sangat bertambah marah kepada sufi dan Sani
" Awas aja mereka berdua !!!"
" Udah bikin baju gue basah "
" Dan udah bikin gue malu di kelas " ucap yumi sambil memukul tembok dengan wajah yg di penuhi oleh amarah
" Gue akan balas semua perbuatan mereka !!" Ucap yumi dengan penuh amarah .
*****
" Hai fi "
" Nih " ucap Sani segera memberikan hansaplas kepada sufi
" Makasih ya san " balas sufi
" Tapi ,...,kok Lo lama banget ???" Tanya sufi
" Oo itu ,gue tadi ke toilet bentar ," ucap Sani berbohong .
*****
" Baiklah anak anak , setelah kami majelis guru berembuk tentang karya kalian ,kami telah menemukan pemenang nya " ucap pak Samuel
" Dan pemenang nya adalah ..... " Ucap pak Samuel yg membuat Jantung para siswa di kelas bahasa seakan copot ,di karenakan tengah menanti siapa kah yang akan menjadi pemenang nya dan sekaligus mewakili sekolah di ajang tingkat kabupaten
" Sufi !!!" Ucap pak Samuel
Semua siswa pun memberikan tepuk tangan yg meriah untuk keberhasilan sufi
" Baiklah sufi , selamat atas keberhasilan kamu "
" Kamu di persilahkan untuk ke perpus , untuk membuat 1 buah puisi yg mengandung makna tersirat sekaligus ada unsur komedian nya untuk di tempelkan di mading " ucap pak Samuel
" Baik pak " balas sufi .
*****
Sufi pun sudah berada di dalam perpus ,ia tengah tampak memilih buku yang akan di jadikan referensi untuk membuat puisi kali ini
Dan sufi telah menentukan pilihan nya , pilihan sufi kali ini jatuh kepada buku yang berjudul " surga di telapak kaki ibu " dan " sudut kecil seorang wanita " ,sufi menghabiskan waktu sekitar 30 menit untuk membaca buku referensi yg telah ia pilih , selanjutnya sufi melanjutkan dengan menulis sebuah maha karya ( puisi )
" Berbicara tentang perempuan
Berarti , kita berbicara tentang ibu
Sosok perempuan tangguh
Tempat kita berteduh membasuh peluh
Dia yang mengangkat kita dan memberikan semangat baru
Kalau jatuh dan tak bisa bangkit lagi
Itu rumor butiran debu
Laki laki dan perempuan pada dasarnya Adalah satu
Yang ketika hilang memunculkan rasa rindu
Keduanya di cipta bukan untuk beradu siapa yang lebih maju
Tapi di cipta untuk saling membantu dalam doa penghulu " .
Sekalian rekomen buat yang kesusahan nyari novel yang seru dan bagus, mending coba baca yang judulnya (Siapa) Aku Tanpamu wajib searchnya pakek tanda kurung dan satu novel lagi judulnya Caraku Menemukanmu
lanjut.....
Salam manis buat thor kece🤗