NovelToon NovelToon
Cinta Satu Malam Mr. Arrogant

Cinta Satu Malam Mr. Arrogant

Status: tamat
Genre:Romantis / Perjodohan / Nikahkontrak / Tamat
Popularitas:3.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Viviane

Pertemuan tak sengaja Justin si tuan muda arogan dengan seorang perempuan malam bernama Erika. Keduanya berakhir dengan bermalam bersama. Dari perbuatan mereka itulah Erika hamil dan Justin harus bertanggung jawab.

"Gue jijik dengan perempuan malam seperti Lo," ungkapnya.

Si tuan muda arogan itu tidak menerima kenyataan bahwa anak yang dikandung Erika adalah anaknya. Menolak habis-habisan Erika dari kehidupannya. Memperlakukan Erika bak sampah yang menjijikkan. Siksaan dan hinaan dia berikan kepada Erika.

Apakah pria arogan itu akan terus mengelak anak yang dikandung Erika adalah anaknya? Bagaimana kelanjutan kehidupan Erika si perempuan malam itu? Simak terus cerita Cinta Satu Malam Mr. Aroggant

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Viviane, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Misi Rahasia

Berjalan dengan kaki pincang, Erika sampai diparkiran depan rumah sakit. Perempuan itu mengedarkan pandangannya ke sekelilingnya. Orang yang dicarinya sudah tidak terlihat sama sekali.

"Dimana ya dia?" tanyanya celingukan kesana kemari.

"Yah udah pergi dia," gumam Erika sedih.

Dilihatnya segepok uang seratus ribuan yang jika dijumlah sekitar lima belas jutaan. Erika hanya membolak-balikkan uang itu digenggamnya. Tidak seperti tadi pagi yang dia senang mendapat segepok uang dari Justin. Tapi malam ini rasanya berbeda. Entah kenapa berbeda saja.

"Bagaimana dong ini?" tanyanya bingung.

"Dimana harus menemui dia?"

Perempuan yang masih dalam tahap perawatan itu duduk pada bangku yang tersedia di depan IGD. Menunggu beberapa saat, siapa tahu Justin belum benar-benar pergi dari sana. Entah kenapa hatinya menjadi tidak tenang kalau belum bertemu dengan Justin.

"Erika!" panggilan seseorangmembuat perempuan yang masih mengenakan pakaian seksi itu mencari sumber suara.

"Er ... ini gue!" teriak orang itu lagi.

Seorang pria menghampirinya setelah berlari dari arah parkiran. Dia kemari karena tadi Erika meneleponnya. Mengabarkan kalau Erika izin tidak masuk kerja sekaligus mengabari kalau baru saja kecelakaan.

"Aduh ada Jack lagi," gumamnya seraya menyelipkan uang tersebut kedalam pakaiannya. Jangan sampai pria itu tahu kalau saat ini Erika mendapatkan ganti rugi segitu banyaknya.

"Bagaimana keadaan Lo?" tanya Jack.

"Siapa orang yang menabrak Lo?" lanjutnya.

"Katakan siapa yang nabrak Lo. Gue akan habisi dia," ucap Jack dengan kesal.

Erika tersenyum tipis melihat kekesalan Jack saat itu. Tidak mungkin Jack akan menghabisi Justin. Selain karena temannya sendiri, Justin juga pelanggan kelas VIP di klub malam miliknya. Itu sangat tidak mungkin terjadi.

"Tenang saja. Orangnya sudah bertanggung jawab kok," tutur Erika.

"Yang nabrak gue itu Tuan Justin," imbuhnya.

Pria yang memiliki banyak tato di sekujur tubuhnya itu terperangah. Ternyata orang yang akan menjadi target sasarannya.

"Justin?" Jack meyakinkan yang langsung diiyakan Erika dengan anggukan kepalanya.

Senyuman terukir dibibir milik pria itu. Kalau begini mungkin akan lebih mudah untuk menjalankan rencananya.

"Er ... gue ada misi baru. Yang pastinya duitnya gede," bisik Jack tepat ditelinga Erika.

"Apa?" lirih Erika penasaran.

Jack mengajak Erika untuk kembali ke ruang rawatnya. Pria itu memapah Erika untuk berjalan perlahan. Seraya berkata, "Kita bicarakan di kamar rawat saja."

"Karena ini sangat rahasia dan akan sangat menguntungkan kita," imbuhnya dengan nada lirih. Agar siapapun tidak ada yang mendengarnya.

Dan Erika menuruti saja perintah bosnya sekaligus sahabatnya itu. Mereka berdua menuju ruang rawat Erika. Selanjutnya Jack akan menjelaskan misi apa yang dia maksud.

"Gue punya misi baru. Jadi begini misinya ..."

*

*

Sesampainya di rumah mewah milik Keluarga Gerald. Baru saja Justin sampai di kamar mewahnya. Belum sempat ganti pakaian ataupun bersih-bersih tubuh. Dering ponselnya sudah menganggu sekali.

"Halo ... iya ada apa?" tanyanya menjawab panggilan tersebut.

Setelah beberapa saat berbicara melalui telepon dengan penuh emosi. Akhirnya Justin mematikan telepon itu secara sepihak. Melempar ponselnya ke sembarang arah. Untung saja ponsel canggih itu tidak akan pecah meskipun dibanting sekuat tenaga. Justin memang memesan ponsel yang seperti itu. Karena dia sadar diri, kalau sudah marah apapun bisa dia hempaskan begitu saja.

"Benar-benar breng$3k!" teriaknya menggelegar memenuhi seisi kamar itu.

##

Apa yang membuat Justin begitu emosi? Dan apa misi yang direncanakan Jack? Penasaran? Next bab.

Sebelum lanjut ke bab berikutnya minta klik love (favorit-kan), like dan komentar-nya ya kakak. Sehat dan sukses selalu. Terima kasih 😇

1
Nindy rachmawati
suka ceritanya
Butet Bandar baru
Biasa
lovely
e.mang murah ko Etika ngerayu laki² di saat ga sadar guru rasa klo jadi justine pasti akan marah² apalagi Etika bukan cewek baik² pstilah jijik tukang cukup sana sini🥵
Wirda Wati
Oma yen
Wirda Wati
Gerry the best...
Tinggalkan aja Justin
biar tau rasa.
Wirda Wati
Dasar Justin lebay....
Wirda Wati
tinggalkan aja justinnya Erika.
penyesalan memang terlambat.
terlalu arogan.
Wirda Wati
keguguran
Wirda Wati
lanjut
Wirda Wati
tapi...jastin ngga suka sama Erika.
biarkan aja Erika diculik...
Wirda Wati
lanjuut
Wirda Wati
lanjjut
Wirda Wati
simalamaka buat Erika.
Bagusnya tinggalkan rumah itu
jadi perempuan yg baik.
Wirda Wati
kurang suka Erika ..licik...
cocok sama jastin...
Wirda Wati
lanjuut...
Wirda Wati
Bagusnya tinggalkan jastin...
Erika yg bodoh...
Wirda Wati
Berlebihan jastin...
Wirda Wati
pintar juga jastin
Wirda Wati
🤣🤣🤣🤣
Wirda Wati
mampir
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!